You are on page 1of 5

ARTIKEL KKN 16B ANGKATAN 66 DI DUSUN KALANGAN

KABUPATEN BANTUL SELAMA 30 HARI

Kalangan merupakan salah satu dusun yang berada di Desa Tirtohargo, Kecamatan
kalangan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Dusun Kalangan terdiri dari 4 RT dengan masyarakat
yang mayoritasnya berkecimpung di dunia pertanian. Selama 30 hari berada di dusun ini kami
kelompok 16B angkatan 66 UPN “veteran” Yogyakarta melaksanakan kegiatan KKN (Kuliah
Kerja Nyata) dimana mata kuliah tersebut merupakan mata kuliah yang wajib ditempuh oleh
setiap mahasiswa/i UPN ”veteran” Yogyakarta. Di Desa Tirtohargo dibagi menjadi 6 kelompok
yang ditempatkan di setiap dusun yang berbeda, 1 kelompoknya terdiri dari 7-10 orang yang
berasal dari setiap jurusan yang berbeda.

Kegiatan KKN merupakan salah satu upaya pengabdian secara langsung dalam
lingkungan kemasyarakatan agar menuntut kami untuk beradaptasi dengan cepat, memiliki
kepekaan sosial yang tinggi, serta mampu bertanggungjawab atas berbagai kegiatan yang
dilakukan. Selama 30 hari di Dusun Kalangan, kelompok KKN 16B UPN “Veteran” Yogyakarta
telah melakukan beberapa program kerja. Adapun program kerja yang kelompok kami lakukan
berkecimpung pada bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, administrasi, dan sosial budaya.
Pada bidang pendidikan setiap harinya kami melakukan bimbel (bimbingan belajar) untuk anak
TPA untuk sore hari sedangkan pada pagi harinya kami membantu guru-guru TK untuk
mengajar murid TK Masyithoh Dusun Kalangan dan bimbingan belajar di posko KKN yang
dilaksanakan setiap pulang sekolah bagi anak-anak yang mau datang ke posko. Melalui kegiatan
ini diharapkan tidak hanya membantu dalam hal pendidikan tetapi juga membuat kami menjadi
lebih dekat dengan anak-anak yang berada di Dusun Kalangan.

Selanjutnya untuk bidang administrasi, kelompok KKN 16B melakukan kegiatan dengan
membantu warga dalam pembuatan Plangisasi petunjuk jalan Dusun Pengecetan invetaris Dusun
dan pembuatan Papan informasi untuk kelompok tani Dusun. Perencanaan dan pelaksanaan
pembuatan Plangisasi petunjuk jalan Dusun, Pengecetan invetaris Dusun, dan pembuatan papan
informasi untu kelompok tani sudah baik dan efesien. Program ini sangat bermanfaat bagi warga.
Namun untuk ke depannya perlu diperhatikan untuk masalah perawatan oleh warga masyarakat.

Selanjutnya yaitu bidang sosial budaya. Pada bidang ini kami kelompok KKN 16B
melakukan program kerja seperti meliputi Melakukan perawatan masjid di Dusun Kalangan,
Mengikuti kegiatan rutin Dusun Kalangan (Pengajian/yasinan), Gotong royong membersihkan
lingkungan, Mengadakan perlombaan menyambut HUT RI. Kegiatan ini berjalan dengan baik,
perawatan masjid sangat bermanfaat sehingga proses ibadah menjadi lebih nyaman serta dengan
adanya kegiatan pengajian rutin maka dapat meningkatkan iman dan taqwa serta menjalin tali
silaturrahmi sehingga dapat beradaptasi dengan cepat terhadap masyarakat di Dusun Kalangan.
Semua kegiatan berjalan dengan baik. Untuk perlombaan menyambut HUT RI diikuti oleh
pemuda pemudi dan anak –anak di Dusun Kalangan yang sangat berantusias mengikuti
perlombaan.

Selanjutnya untuk bidang lingkungan dan Kesehatan, Kelompok KKN 16B melakukan
kegiatan bantuan terhadap pelaksanaan puskesmas rutin sekali setiap bulannya di Dusun
Kalangan. Kegiatan Puskesmas ini bertujuan untuk mengontrol setiap kesehatan warga yang
berada di Dusun tersebut. Selain itu, sasaran kegiatan ini hanya difokuskan pada anak-anak
berusia balita hingga anak berumur 5 tahun dan para lansia yang berada di Dusun Kalangan dan
sosialisai kebersihan ke pada anak-anak SD di Desa Titohargo, Sosialisasi Penyuluhan dampak
hewan ternak yang ada di samping rumah warga yang dilaksanakan oleh Dinas Terkait bertujuan
untuk menjaga kebersihan lingkungan agar tercapai lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman,
Penyuluhan dan Pembuatan Pupuk Organik Penyuluhan dan pembuatan pupuk organik yang
dilaksanakan oleh Dinas Terkait untuk memperbaiki tanah dan menjaga kesuburan tanah,
tanaman serta pembaharuan lingkungan agar tercapai tanaman yang unggul . Ketiga kegiatan
tersebut cukup baik. Namun Sosialisasi Dampak Hewan Ternak, Penyuluhan dan Pembuatan
Pupuk Organik kurang banyak warga masyarakat yang diundang tidak datang sehingga pada
waktu pelaksaan yang datang tidak banyak tapi tetap terlaksana dengan baik. Untuk program
posyandu diharapkan tetap terlaksana karena sangat bermanfaat bagi masyarakat yang sangat
membantu dan pengetahuan hidup bersih kepada anak-anak SD harus selalu di laksanakan agar
selalu sehat.

Selama 30 hari di Dusun Kalangan merupakan waktu yang singkat tetapi memberi
banyak pelajaran baru serta memberikan kami keluarga baru. Ada banyak pelajaran serta hal-hal
baru yang terjadi, misalnya usaha kami untuk beradaptasi selama ditempat ini dengan warga
yang ada di Kalangan dengan cara mengadakan berbagai proker yang melibatkan warga
setempat. Pada awalnya, kami terkendala dalam hal partisipasi warga dalam setiap program yang
kami jalankan. Tetapi lambat laun hal tersebut bisa kami atasi dengan melakukan pendekatan
yang lebih kepada setiap orang di tempat tersebut.

Selama berada di Dusun Kalangan yang kami rasakan sangat berkesan, adanya
pemahaman baru tentang pengetahuan, keterampilan, cara berkomunikasi yang baik, kreativitas
yang tinggi serta membangun suatu organisasi yang mempunyai tanggung jawab yang besar.
Selain itu, yang tidak dapat kami lupakan dari tempat ini yaitu bertemu dengan banyak orang
ramah, saling bertukar informasi mengenai kebudayaan masing-masing, dan banyak hal menarik
lainnya. Hingga sampai pada penghujung hari yaitu penarikan KKN. Perasaan sedih tentu
menyelimuti hati kami dan orang-orang di Dusun Kalangan khususnya yang di samping posko.
Tetapi hubungan erat ini tidak bisa terhenti hanya KKN sudah berakhir. Kami berharap masih
diberikan kesempatan untuk berkunjung dan bertemu di Dusun Kalangan yang kami rindukan,
dan yang tidak dapat kami lupakan juga dari tempat ini ialah pada saat menjaga pintu air yang
dilaksanakan setiap hari pon (tanggalan jawa) dari pagi sampai sore yang digerakan oleh kepala
desa tirtohargo dan warga masyarakat guna mencukupi kebutuhan air untuk peranian di Desa
Tirtohargo yang menurut wilayah susah mendapatkan air pada musim kemarau untuk pertanian.