Вы находитесь на странице: 1из 2

DAFTAR PUSTAKA

1. Roth, GI and R. Calmes, 1991, Oral Biology. The CV. Mosby Co. st. Louis

2. Carranza, 9 th, 2002, Clinical Periodontology. The WB. Saunders. Co

3. Rensburg, B, G, J, 1995. Oral Biology, Quintessances Publishing, Co.

4. Friederuch. A. Pasler, Color Atlas of Dental Medicine Radiology, Thyeme.co

5. Nelson, Wheler’s Dental anatomi, Physiologi & occlusion

6. Sobotta, Anatomy

7. Woelfel, Ed.8, R.C. Scheid and Gabriela Weiss, 2013, Anatomi Gigi. Jakarta : EGC

http://www.lf.upjs.sk/uhe/histology_topics/Structure%20of%20tooth%202014%20ID%20t
opics.pdf

https://dokumen.tips/documents/anatomi-histologi-fisiologi-sementum.html

https://www.scribd.com/mobile/doc/264894203/Struktur-Mikroskopis-Komposisi-Gigi#

1
ABSTRACT

Tooth development or odontogenesis is the complex process by which dental


mineralized tissues form from embryonic cells that differentiate into ameloblasts
that secrete enamel, odontoblasts that produce dentin, and cementoblasts that
make cementum. Enamel covers the crown of each tooth. In contrast, dentin and
cementum are of mesenchymal origin. Dentin forms the bulk of the tooth and
extends within both the crown and root. It has a yellow color, in contrast to the much whiter and
harder enamel. Cemen-tum is deposited only in the root area on the recently
mineralized dentin matrix. The tooth is anchored onto its socket (alveolar bone)
by the periodontal ligament (PDL), a connective tissue structure that surrounds the
tooth root and connects each tooth to the alveolar bone through a specialized set of
collagen fibers. The periodontium serves as the supporting apparatus for the teeth in function
relationships. It consists of the gingiva, cementum, periodontal ligament, and alveolar bone.

Pertumbuhan gigi atau odontogenesis merupakan proses kompleks dari bentuk


mineralisasi jaringan gigi dari sel embrionik yang terdiferensiasi menjadi ameloblas yang
mensekredikan enamel, odontoblas memprouksi dentin, dan sementoblas yang membentuk
sementum. Enamel menutupi mahkota setiap gigi. Yang membedakan adtara dentin dan
sementum adalah asal mesenkim. Dentin dentin membentuk bagian terbesar dari gigi dan
memanjang pada mahkota mupun akar. Memiliki warna kuning, hanya saja lebih kuning
dibanding enamel. Sementum hanya tersimpan di bagian akar pada matriks dentin yang
dimineralisasi di akhir. Gigi melekat pada soketnya (tulang alveolar) oleh ligamen periodontal,
hubungan struktur jaringan disekitar akar gigi dan menghubungkan setiap gigi ke tulang
alveolar melalui serat-serat kolagen khusus. Jaringan periodontium menjadi pelengkap yang
mendukung untuk hubungan fungsi pada gigi. Terdiri dari gingiva, sementum, ligamen
periodontal, dan tulang alveolar.