You are on page 1of 11

MAKALAH

DAMPAK NEGATIF GLOBALISASI DI

KALANGAN REMAJA

DiSusun Oleh :

AMELIA

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL-KHOIRIYYAH


Jalan raya sampay-cileles km 13. Kp.Lw simbut .Desa. Muaradua. Kec. Cikulur . Kab. Lebak. Prov. Banten
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karna dengan


rahmat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini,
yang nantinya akan menjadi referensi bagi kami dan teman-taman. Kami
berharap dengan adanya tugas ini dapat memberikan tambahan
pengetahuan.

Kami sadar bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan,


Oleh karna itu kami selaku penyusun senantiasa mengharapkan keritik
dan saran sifatnya membangun untuk bahan acuan tugas berikutnya.

Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu


hingga makalah ini dapat terselesaikan, terutama kepada guru yang telah
membimbing kami. Akhir kata kami selaku penyusun memohon maaf atas
segala kekurangan dari tugas kami. Semoga Allah meridhoi usaha kami.
Amin

Cikulur, Oktober 2018

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................................... i


DAFTAR ISI ......................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN ...................................................................... 1


A. Latar Belakang .......................................................................... 1
B. Rumusan Masalah ................................................................... 1

BAB II PEMBAHASAN ....................................................................... 2


A. Pengertian Globalisasi ............................................................ 2
B. Proses Globalisasi ................................................................... 2
C. Dampak Globalisasi ................................................................. 2
D. Cara Menanggulangi ................................................................ 3

BAB III PENUTUP ............................................................................... 7


A. Kesimpulan .............................................................................. 7
B. Saran ........................................................................................ 7

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................ 8

ii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Globalisasi merupakan suatu proses yang mencakup keseluruhan


dalam berbagai bidang kehidupan sehingga tidak tampak lagi adanya
batas-batas yang mengikat secara nyata, sehingga sulit untuk disaring
atau dikontrol.
Terjadinya perubahan nilai-nilai sosial pada masyarakat, sehingga
memunculkan kelompok spesialis diluar negeri dari pada dinegaranya
sendiri, seperti meniru gaya punk, cara bergaul. Hal ini yang
mengakibatkan remaja sekarang sering meniru gaya orang luar negeri.
Mereka beranggapan bias menjadi lebih menarik jika melakukan hal itu.
Padahal semua itu salah besar. Mereka tidak menyadari akan dampak
yang kan mereka terima jika mereka sampai salah jalan. Apalagi mereka
yang mulai memasuki dunia remaja dimana merekasedang mencari jati
diri.
Masa remaja yang dimaksudkan merupakan periode transisi antara
masa anak-anak dan masa dewasa. Batasan usianya tidak ditentukan
dengan jelas, sehingga banyak ahli yang berbeda dalam penentuan
rentang usianya. Namun, secara umum dapat dikatakan bahwa masa
remaja berawal dari usia 12 sampai dengan akhir usia belasan ketika
pertumbuhan fisik hampir lengkap. Salah satu pakar psikologi
perkembangan Elizabeth B. Hurlock (1980) menyatakan bahwa masa
remaja ini dimulai pada saat anak mulai matang secara seksual dan
berakhir pada saat ia mencapai usia dewasa secara hukum.

B. Rumusan Masalah
Lalu ada apakah di masa remaja ini? Seberapa besarkah pentingnya
untuk menangani masa remaja dan seberapa besar pengaruhnya untuk
kehidupan dimasa depan individu tersebut? Adakah keterkaitanya dengan
era globalisasi sekarang ini?

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Globalisasi

Adapun konsep globalisasi menurut pendapat para ahli adalah :


1. Malcom Waters Globalisasi adalah sebuah proses sosial yang
berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial
budaya menjadi kurang penting, yang terjelma didalam
kesadaran orang.
2. Emanuel Ritcher Globalisasi adalah jaringan kerja global secara
bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya
terpencar-pencar dan terisolasi kedalam saling ketergantungan
dan persatuan dunia.
3. Thomas L. Friedman Globlisasi memiliki dimensi ideology dan
teknlogi. Dimensi teknologi yaitu kapitalisme dan pasar bebas,
sedangkan dimensi teknologi adalah teknologi informasi yang
telah menyatukan dunia.

B. Proses Globalisasi

Perkembangan yang paling menonjol dalam era globalisasi adalah


globalisasi informasi, demikian juga dalam bidang sosial seperti gaya
hidup.
Serta hal ini dapat dipicu dari adanya penunjang arus informasi
global melalui siaran televise baik langsung maupun tidak langsung, dapat
menimbulkan rasa simpati masyarakat namun bisa juga menimbulkan
kesenjangan sosial.

C. Dampak Globalisasi

Globalisasi telah menimbulkan dampak yang begitu besar dalam


dimensi kehidupan manusia, karena globalisasi merupakan proses
internasionalisasi seluruh tatanan masyarakan modern.
Sehingga terjadi dampak yang beragam terutama pada aspek sosial
dampak positif nya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi
mempermudah manusia dalam berinteraksi dengan manusia lainnya.
Sedangkan dampak negatifnya, banyaknya nilai dan budaya masyarakat
yang mengalami perubahan dengan cara meniru atau menerapkannya
secara selektif,

2
D. Cara Menanggulangi

Era Globalisasi dewasa ini mengharuskan kita untuk bersikap arif


dan mampu merumuskan serta mengaktualisasikan kembali nilai-nilai
kebangsaan yang tangguh dalam beriteraksi terhadap tatanan dunia luar
dengan tetap berpijak pada jadi diri, serta menyegarkan dan memperluas
makna pemahaman kebangsaan kita dengan mengurangi berbagai
dampak negatif yang akan timbul dengan cara :
 Pembangunan kualitas manusia Indonesia melalui pendidikan.
 Pemberian ketrampilan hidup ( life skill) agar mampu menciptakan
kreatifitas dan kemandirian
 Usaha menumbuhkan bidaya dan sikap hidup global, seperti
mandiri, kreatif, menghargai karya, optimis, dan terbuka.
 Usaha selalu menumbuhkan wawasan kebangsaan dan identitas
nasional
 Usaha menciptakan pemerintahan yang transparan dan
demokratis.

a) Karakteristik Masa Remaja (generasi muda)


Sebagai periode yang paling penting, masa remaja ini memiliki
karakterisitik yang khas jika dibanding dengan periode-periode
perkembangan lainnya. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut :
a. Masa remaja adalah masa peralihan
Periode ini menuntut seorang anak untuk meninggalkan sifat-sifat
kekanak-kanakannya dan harus mempelajari pola-pola perilaku dan
sikap-sikap baru untuk menggantikan dan meninggalkan pola-pola
perilaku sebelumnya. Selama peralihan dalam periode ini, seringkali
seseorang merasa bingung dan tidak jelas mengani peran yang
dituntut oleh lingkungan.

b. Masa remaja adalah periode perubahan


Terdapat lima karakteristik perubahan yang khas dalam periode ini
yaitu,
(1) peningkatan emosionalitas,
(2) perubahan cepat yang menyertai kematangan seksual,
(3) perubahan tubuh, minat dan peran yang dituntut oleh
lingkungan yang menimbulkan masalah baru,
(4) karena perubahan minat dan pola perilaku maka terjadi pula
perubahan nilai, dan
(5) kebanyakan remaja merasa ambivalent terhadap perubahan
yang terjadi.

3
c. Masa remaja adalah usia bermasalah
Pada periode ini membawa masalah yang sulit untuk ditangani baik
bagi anak laki-laki maupun perempuan. Hal ini disebabkan oleh dua
lasan yaitu : pertama, pada saat anak-anak paling tidak sebagian
masalah diselesaikan oleh orang tua atau guru, sedangkan sekarang
individu dituntut untuk bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.
Kedua, karena mereka dituntut untuk mandiri maka seringkali menolak
untuk dibantu oleh orang tua atau guru, sehingga menimbulkan
kegagalan-kegagalan dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

d. Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri


Pada periode ini, konformitas terhadap kelompok sebaya memiliki
peran penting bagi remaja. Mereka mencoba mencari identitas diri
dengan berpakaian, berbicara dan berperilaku sebisa mungkin sama
dengan kelompoknya. Salah satu cara remaja untuk meyakinkan
dirinya yaitu dengan menggunakan simbol status, seperti mobil,
pakaian dan benda-benda lainnya yang dapat dilihat oleh orang lain.

e. Masa remaja adalah usia yang ditakutkan


Masa remaja ini seringkali ditakuti oleh individu itu sendiri dan
lingkungan. Gambaran-gambaran negatif yang ada dibenak
masyarakat mengenai perilaku remaja mempengaruhi cara mereka
berinteraksi dengan remaja. Hal ini membuat para remaja itu sendiri
merasa takut untuk menjalankan perannya dan enggan meminta
bantuan orang tua atau pun guru untuk memecahkan masalahnya.

f. Masa remaja adalah masa yang tidak realistis


Remaja memiliki kecenderungan untuk melihat hidup secara kurang
realistis, mereka memandang dirinya dan orang lain sebagaimana
mereka inginkan dan 4 bukannya sebagai dia sendiri. Hal ini terutama
terlihat pada aspirasinya, aspiriasi yang tidak realitis ini tidak sekedar
untuk dirinya sendiri namun bagi keluarga, teman. Semakin tidak
realistis aspirasi mereka maka akan semakin marah dan kecewa
apabila aspirasi tersebut tidak dapat mereka capai.

g. Masa remaja adalah ambang dari masa dewasa


Pada saat remaja mendekati masa dimana mereka dianggap dewasa
secara hukum, mereka merasa cemas dengan stereotype remaja dan
menciptakan impresi bahwa mereka mendekati dewasa. Mereka
merasa bahwa berpakaian dan berperilaku seperti orang dewasa
sringkali tidak cukup, sehingga mereka mulai untuk memperhatikan
perilaku atau simbol yang berhubungan dengan status orang dewasa

4
seperti merokok, minum, menggunakan obat-obatan bahkan
melakukan hubungan seksual.

b) Definisi kenakalan remaja menurut para ahli


• Kartono, ilmuwan sosiologi
Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan
istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial
pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian
sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang
menyimpang".
• Santrock
"Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku
remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi
tindakan kriminal."

c) Sejak kapan masalah kenakalan remaja mulai disoroti?


Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian masyarakat
secara khusus sejak terbentuknya peradilan untuk anak-anak nakal
(juvenile court) pada 1899 di Illinois, Amerika Serikat.

d) Masalah Generasi Muda (Remaja)


Dunia remaja akhir-akhir ini digoncangkan oleh fenomena yang
tidak menggembirakan.
a) Banyaknya tawuran pelajar, pergaulana-susila dikalangan pelajar
dan mahasiswa.
b) Pornografi yang susah dibendung. Kalangan remaja dijangkiti
kebiasaan bolos sekolah.
c) Kesukaan terhadap minuman keras.
d) Kecanduan terhadap ectasy (XTC), menjadi budak kokain dan
morfin.
e) Kesukaan judidalam urban popular culture, musro, world-wide sing,
dan sejenisnya.

Penyimpanganperil aku menjadi ukuran atas kemunduran moral


dan akhlak. Hilangnya kendali para remaja, berakibat ketahanan bangsa
akan lenyap dengan lemahnya remaja.
Penyebab utama karena;
a. Rusaknya sistim, pola dan politik pendidikan.
b. Diperparah oleh hilangnya tokoh panutan, berkembangnya
kejahatan orang tua,
c. Luputnya tanggung jawab lingkungan masyarakat,

5
d. Impotensi dikalangan pemangku adat, dan hilangnya wibawa
ulama,
e. Bergesernya fungsi lembaga pendidikan menjadi bisnis, dan profesi
guru dilecehkan.

Bahaya besar untuk generasi mendatang.

1. Pencandu Narkoba-Miras, menjadi malapetaka untuk dirinya (zalim).


• Merubah kepribadian secara drastic,penantang, pemarahdan
pelawan,
• Masa bodoh terhadap dirinya, semangat belajar menurun,
berperangai seperti orang gila,
• Kejahatan sexual menjadi meruyak termasuk anak- anak dibawah
umur,
• Hilangnya norma-norma hidup beradat, beragama, dan melecehkan
normahukum,
• Berperilaku menjadipenyiksa, putus asa, pemalas,

e) Membentuk Generasi Masa Depan


 Pertama, Mestilah diyakinkan bahwa Generasi muda akan menjadi
aktor utama dalam pentas kesejagatan . Karena itu, generasi muda
(remaja) harus dibina dengan budaya yang kuat berintikan nilai-nilai
dinamik yang relevan dengan realiti kemajuan di era globalisasi.
Generasi masa depan (era globalisasi) yang diminta lahir dengan
a. Budaya luhur
b. Kreatif dan dinamik,
c. Memiliki utilitarian ilmu berasaskanepistemologi Islam yang
jelas,
d. (world view) yang integratik dan sifatnya (bermanfaat untuk
semua, terbuka dan tran sparan).
 Kedua, Perkembangan kedepan banyak ditentukan oleh peranan
remaja sebagai generasipenerus dan pewaris dengan kepemilikan
ruang interaksi yang jelas untuk menjadi agen sosialisasi guna
menggerakkan kelanjutansurvival kehidupan kedepan.
 Ketiga, kita memerlukan generasi yang handal
 Keempat, Generasi kedepan wajib digiring menjadi taat hukum.

6
BAB III
PENUTUP

A . KESIMPULAN

Globalisasi telah menimbulkan dampak yang begitu besar dalam


dimensi kehidupan manusia, karena globalisasi merupakan proses
internasionalisasi seluruh tatanan masyarakan modern. Sehingga terjadi
dampak yang beragam terutama pada aspek sosial dampak positif nya
kemajuan teknologi komunikasi dan informasi mempermudah manusia
dalam berinteraksi dengan manusia lainnya. Sedangkan dampak
negatifnya, banyaknya nilai dan budaya masyarakat yang mengalami
perubahan dengan cara meniru atau menerapkannya secara selektif,
Masa remaja adalah masa yang sangat rentan jadi Para remaja
cenderung bergerak menjadi generasi buih yang terhempas dipantai
menjadidzurriyatan dhi’afan,suatu generasi yang bergerak menjadi “X-G” -
- the loses generation -- yang tidak memiliki keberanian ikut serta didalam
perlombaan dan percaturan gelombang era globalisasi.
Penyimpanganperil aku menjadi ukuran atas kemunduran moral
dan akhlak. Hilangnya kendali para remaja, berakibat ketahanan bangsa
akan lenyap dengan lemahnya remaja.

B. SARAN

Masa remaja sebagai periode perkembangan yang paling penting


bagi individu pada kenyataannya merupakan suatu periode yang sarat
dengan perubahan dan rentan munculnya masalah. Meskipun demikian
adanya pemahaman yang baik serta penanganan yang tepat terhadap
remaja merupakan faktor penting bagi keberhasilan remaja di kehidupan
selanjutnya, mengingat masa ini merupakan masa yang paling
menentukan. Selain itu perlu adanya kerjasama dari remaja itu sendiri,
orang tua, guru dan pihak-pihak lain yang terkait agar perkembangan
remaja di bidang pendidikan dan bidang-bidang lainnya dapat dilalui
secara terarah, sehat dan bahagia.
Maka kita sebagai remaja harus bisa membedakan mana kegiatan
positif dan negative agar kita bisa mendapat manfaat yang bisa
menunjang masa depan. Jaman era globalisasi sekarang ini banyak sekali
hal yang menarik, sesuatu yang masih baru, maka kita pun harus bisa
memilih yang terbaik, jangan sampai terpengaruh hal negative. Apabila
sudah ada yang terjerumus kedalam hal negative cepatlah sadar diri
karena masih banyak kesempatan untuk merubah masa depan.

7
DAFTAR PUSTAKA

http://zhareta.blogspot.com/2011/11/makalah-pengaruh-globalisasi-
terhadap.html