You are on page 1of 3

No Dokumen SOP/SF/LD /05

Revisi 01
STANDARD OPERASIONAL
Tanggal 1 April 2017
LUMBUNG DESA PROSEDUR
Halaman 1 dari 3

PANEN PADI

Dibuat oleh: Direvisi oleh: Disetujui oleh:

Paraf: Paraf: Paraf:

Panen padi adalah kegiatan panen tanaman padi mulai dari pemangkasan,
I. PENGERTIAN pemisahan padi dari malai, sortasi padi kering panen, packing padi kering
panen, penjemuran, sortasi padi kering giling, packing padi kering giling.

II. TUJUAN Tujuan dari panen padi adalah untuk mendapatkan kulaitas padi sesuai
dengan kebutuhan pabrik penggilingan padi, meningkatkan randemen beras,
dan meningkatkan kualitas beras.

III. KEBIJAKAN Dibentuk Pengawas Panen Lumbung Desa terdiri dari masyarakat Penerima
Manfaat

IV. RUANG Panen Padi pada tanaman padi yang siap panen
LINGKUP

V. REFERENSI SNI Padi

1. Panen
VI. PROSEDUR a. Padi yang siap panen adalah padi yang sudah matang fisiologis yaitu
bulir padi 95% sudah menguning dan daun sudah mulai kering
b. Kontrol dan siapkan jenis peralatan yang diperlukan
c. Panen manual dengan sabit, dan dengan mesin combine harvester
d. Padi dikumpulka dan ditumpuk pada lahan yang kering

2. Perontokan Padi
a. Perontokan padi bisa dengan menggunakan kayu, mesin perontok
baik dengan power thresher atau combine harvester.
b. Pisahkan bulir padi dengan kotoran baik dari sisa tanaman maupun
tanah

3. Packing padi
a. Packing padi dengan menggunakan karung bersih
b. Berat padi maksimal 60 kg
c. Maksimal penyimpanan sebelum jemur adalah 3 hari

4. Pengeringan
a. Pengeringan bisa dengan oven mapun manual dengan matahari
b. Pengeringan dilakukan secara merata
c. Kadar air gabah kering adalah 14%
No Dokumen SOP/SF/LD /05
Revisi 01
STANDARD OPERASIONAL
Tanggal 1 April 2017
LUMBUNG DESA PROSEDUR
Halaman 2 dari 3

PANEN PADI

Dibuat oleh: Direvisi oleh: Disetujui oleh:

Paraf: Paraf: Paraf:

5. Packing Padi Kering Giling


a. Packing padi denga karung bersih
b. Kapasitas tiap karung adalah 50-75 kg

6. Penyimpanan
a. Penyimpanan padi kering giling harus dengan pallet
b. Penumpukan padi harus silang agar mengunci
c. Tumpukan maksimal ketinggian 2 m
d. Jarak tumpukan dengan tembok minimal satu jengkal

VII. SYARAT MUTU 1. Syarat Kualitatif


a. Bebas Hama dan Penyakit
b. Bebas Bau Busuk atau bau-bau lainnya
c. Bebas dari bahan kimia seperti sisa-sisa pupuk, pestisida dan bahan
kimia laiinya
d. Gabah tidak boleh panas

2. Syarat Kuantitatif

Kelas
No Komponen Mutu
I II III
1 Kadar air (% Maksimum) 14.0 14.0 14.0
2 Gabah Hampa (& Maksimum) 1.0 2.0 3.0
3 Butir Rusak + Butir Rusak (% Maksimum) 2.0 5.0 7.0
4 Butir Mengapur + Gabah Muda (% Maksimum) 1.0 5.0 10.0
5 Butir Merah (% Maksimum) 1.0 2.0 4.0
6 Benda Asing (% Maksimum) 0.0 0.5 1.0
7 Gabah Varietas Lain (% Maksimum) 2.0 5.0 10.0

VIII. DEFINISI 1 Kadar air adalah jumlah kandungan air dalam butir gabah yang
dinyatakan dalam satuan persen dari berat basah

2 Butir gabah hampa adalah gabah yang tidak berkembang sempurna,


tetapi kedua tangkup sekamnya utuh dan tidak berisi butir beras.
Termasuk butir hampa adalah tangkup sekamnya masih utuh, tetapi bulir
No Dokumen SOP/SF/LD /05
Revisi 01
STANDARD OPERASIONAL
Tanggal 1 April 2017
LUMBUNG DESA PROSEDUR
Halaman 3 dari 3

PANEN PADI

Dibuat oleh: Direvisi oleh: Disetujui oleh:

Paraf: Paraf: Paraf:

berasnya tidak ada akibat serangan hama atau akibat lain

3 Benda asing adalah segala benda-benda yang tidak tergolong gabah

4 Butir kuning adalah beras pecah kulit dan berwarna kuning akibat proses
perubahan warna yang terjadi selama perawatan dan penimbunan

5 Butir Rusak adalah butir beras pecah kulit karena factor mekanis,
fisiologis dan biologis

6 Butir mengapur adalah beras pecah kulit yang berwarna putih berasnya
rapuh seperti kapur

7 Gabah muda adalah butir padi yang belum masak sempurna yang isinya
masih rapuh dan mengapur

8 Beras merah adalah butir beras pecah kulit yang berwarna merah karena
sifat varietas asalnya

9 Gabah varietas lain adalah gabah yang seecara morfologi berbeda mulai
dari bentuk, ukuran dan lebar.

VII. UNIT TERKAIT -