You are on page 1of 5

Hubungan Faktor LingkunganSosial Dengan Penyalahgunaan Narkoba

Pada Tahanan PolrestabesKota Makasar


1. Hasil Rekapitulasi Data

Tahun Kasus Tersangka


2009 106 155
2010 169 233
2011 234 326
2012 257 349

Mayoritas Laki- laki usia 31 Tahun keatas Pendidikan SLTA


2. Faktor yang Mempengaruhi
1. Pengguna itu sendiri
2. Faktor social ( pengguna dalam keluarga, keutuhan keluarga,teman sebaya,kemudahan memperoleh
narkoba )

Metode
Jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional

Pelaksanaan
6 Januari – 1 Februari 2014 di rumah tahanan polrestabes kota makasar Rutan kelas 1 makasar pada 85
orang tahanan

Hasil
Laki laki 71,4%
Pemempuan 66,7%
AlasanMenggunakan Narkoba
36 orang coba-coba ingin tahu
1 orang ditawari suami, kebutuhan perjalanan jauh, karna sakit.
Sebagian besar pakai sabu sabu.
Sedikit ampetamin dan putau 15 orang, dari faektor keluarga yang menggunakan
narkoba juga
48 orang dari beberapa yang tidak utuh
37 orang dari keluarga utuh
62 orang dari teman
23 orang tidak memiliki teman

Riwayat pengguna dan Pengguna dalam keluarga


x2 = 2268 nilai P value 0,212 P>/ 0,05 artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara
riwayat pengguna dalam keluarga dengan penyalahgunaan narkoba di polrestabes kota
makasar
Pengguna yang memiliki keluarga utuh
x2 = 0,003 nilai P value 0.955 P > 0,05
artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara pengguna yang memiliki keluarga utuh dengan
penyalahgunaan narkoba di pollestarbes kota makasar

Teman
x2 = 24.488
P value 0.000
Jadi P < 0,05
artinya ada hubungan teman dengan penyalahgunaan narkoba

Alasan Tingginyakasuspadajenis kelamin laki-laki


kepribadian Laki-laki cenderung berani dan jantan sehingga mudah untuk terjerumus dala perilaku
menyimpang , merokok,alcohol,narkoba.

Yang rentan pada usia muda pada kasus broken home .


Kesimpulan
kesimpulan dari jurnal ini yang berhubungan dengan teori Vulnerable
yaitu penyalahgunaan narkoba terbesar yaitu pada kaum laki-laki yang
berpendidikan SLTA yakni diakibatkan dari factor teman sebaya untuk
Faktor resiko relatifnya yang lebih rentan yaitu pada usia muda pada
kasus broken home.
Untuk status kesehatannya ada 1 orang wanita yang ketergantungan
akibat menggunakan ampetamin untuk kebutuhan perjalanan jauh dan
sakit.