You are on page 1of 7

FAKULTAS TEKNIK.

TEKNIK SIPIL (S1)


UNIVERSITAS RIAU
2015

PRESSUREMETER
TEST

HAFIZ MUKHLISIN (1107136538)


ILVI RAHMI AMALIA (1107136556)
RANDA KURNIAWAN (1207113564)
RIZKI SAHPUTRA (1207113604)
SYAHRUL RAMADHANI (1207112208)
A. Pengertian Pressuremeter Test

Uji pressuremeter (PMT) adalah uji lapangan yang terdiri atas probe silinder panjang
yang dikembangkan secara radial di dalam tanah sekelilingnya, dengan menggunakan sejumlah
cairan bertekanan pada waktu pemompaan probe. Alat pressuremeter diperkenalkan oleh
seorang ahli Perancis Louis Menard pada tahun 1955. Pengujian dapat dilakukan dalam zona
massa tanah yang lebih luas daripada uji lapangan lainnya.

B. Elemen Dari Alat Pressuremeter Test

Alat pressuremeter memiliki 3 (tiga) elemen utama, yaitu:

1. Probe
terdiri dari 3 sel (lubang), yaitu 1 measuring cell (pengukur) dan 2guard cell (penjaga).

2. Control panel (monitoring unit)


Monitoring unit mengontrol keseluruhan sistem pengukuran. Alat initerdiri dari semua
meteran untuk measuring cell dan guard cell, reservoir,stopwatch, volumeter, tombol kontrol
(regulator), dan tombol lainnya.Silinder gas CO2 dan N2 diperlukan untuk menjalankan
pengukuran.
Volumeter untuk mengukur pergantian volume dan pengukur tekanan untuk mengukur
tekanan air di measuring cell dan tekanan gas di guardcell. Perbedaan tekanan akan
dipertahankan antara measuring cell danguard celluntuk menjaga measuring cell.Pada lapisan
kerikil, koral maupun batu besar, pengukuran tidak dapat dilakukan karena measuringcell dan
guard cell akan mengalami kebocoran.

3. Co-axialtube
Co-axial tube memiliki sebuah connector dengan 2 inlet, yaitu untuk air dan untuk gas.
Connector ini terhubung ke control panel.Pipa itu memiliki sebuah tabung sebelah dalam yang
membawa air, dan sebuah tabung sebelah luar yang membawa gas.

C. Prinsip Kerja Pressuremeter Test


Prinsip dasar dari pengukuran ini adalah untuk menghasilkan tekanan radial terhadap
sisi lubang dengan menggunakan tekanan di measuring cell pada probe dan pembacaan
volume terekam di volumeter. Membran (selaput) dikembangkan berlawanan dengan tanah
dengan air dan gas minyak dibawah tekanan. Maksud dari pengujian ini adalah untuk
mendapatkan hubungan antara tekanan yang digunakan dengan deformasi tanah. Deformasi
tanah dapat diperoleh dari pencatatan volume fluida yang dimasukkan ke tengah
pressuremeter.Tekanan dan perpindahan volume akan dipertahankan selama
pengukuran.Data-data itu akan digunakan untuk menghasilkan kurva tekanan terhadap
pergantian volume. Parameter yang dihasilkan dari pengukuran ini adalah limit pressure dan
modulus elastisitas dari tanah.
D. Kegunaan dan Hasil yang Diperoleh dari Pressuremeter test
 Digunakan dalam pendesainan pondasi
 Kontrol Pemadatan
 Desain perkerasan
Hasil akhirnya berupa Limit pressure, kekuatan tanah, tegangan horizontal, modulus elastisitas,
dan lainnya

E. Kelebihan dan Kekurangan Pressuremeter Test


Kelebihan
 Dapat diaplikasikan pada berbagai tipe tanah dan batuan lunak
 Dapat diinterpretasi sebagai kurva hubungan tegangan-regangan-kekuatansecara lengkap.
 Keakuratan pengujian dapat dikontrol dari bentuk kurva
 Dari segi teknis percobaan ini dapat mengukur kekuatan dan deformasi karakteristik.

Kekurangan

 Pengeborannya membutuhkan ketelian dan kehati-hatian yang tinggi


 Tidak cocok digunakan pada gravel (kerikil).
 Kelangkaan alat sehingga alat ini jarang digunakan
 Hasil pengujian sangat berpengaruh terhadap gangguan tanah yang akan diukur.
 Untuk keperluan pengecekan parameter yang didapat dari PMT maka sebaiknya tetap
diikuti test labobatorium ,uji sondir, dan uji SPT
F. Gambar Alat Pressuremeter Test
DAFTAR PUSTAKA

Thesis Agus Sulaeman “Analisa dan Aplikasi Pressuremeter Test”.bidang khusus geoteknik program
studi. Teknik Sipil Pasca Sarjana Institut Teknologi Bandung 2000

http://www.academia.edu/9925171/Pengujian_tanah_di_lapangan