You are on page 1of 8

BAB III

PEMBAHASAN

A. Pembongkaran Komponen Sistem kemudi power steering.


1. Melepaskan baut pully dengan menggunakan kunci 17.

Gambar 1.pelepasan baut pulley

2. Melepaskan pulley dengan pengunci.

3. Melepaskan 3 baut pemegang reservoir pompa dengan


menggunakan kunci 14.

Gambar 2.Pelepasan 3 baut pemegang reseivor

4. Melepaskan reservoir pada gambar


Gambar 3.pelepasan reservoir

5. Melepaskan pengunci pada tutup belakang pompa dengan


menggunakan screwdrive gambar 4.19.

Gambar 4.pelepasan baut pengunci

6. Melepaskan tutup pompa dengan meberikan pukulan pada


poros

7. Melepaskan pengunci volute kemudian melepas volute

Gambar 5.Pelepasan Volute


8. Melepaskan stator pompa

Gambar 6.pelepasan stator

9. Melepaskan pengunci rotor dengan tang snapring kemudian


melepas rotor pompa.

Gambar 7.Pelepasan pengunci pompa


10. Melepaskan poros pompa dan volute bersamaan

Gambar 8.Pelepasan poros pompa dan volute

B. Pemeriksaan komponen Kemudi power steering

1. Memeriksa o-ring pada reservoir tank, volute dari pada tutup


belakang pompa.

Gambar 9.O-RING
Tabel 1.pemeriksaan o-ring
Nama standart Hasil keterangan
komponen pemeriksaan
O-ring Masih lentur Masih baik baik
kelenturan
2. Memeriksa keadaan poros, apakah poros bengkok atau aus.

Gambar 10.poros

Tabel 2.pengukuran poros

Nama Standart Hasil Keterangan


komponenen minimum pengukuran
poros 25mm 27mm Masih baik

3. Memeriksa filter oli pada reservoir tank. Apabila filter sobek maka reservoir
harus di ganti.

Gambar 11.filter reservoir tank


Tabel 3.pemeriksaan filter reservoir tank

Nama standar Hasil keterangan


komponen pemeriksaan
Filter oli pada Masih Filter Ganti baru
reservoir tank dalam keaadanya reservoir
kondisi baik tidak
baik,robek

4. Memeriksa keadaan oil seal pada poros. Apakah masih baik atau tidak(sobek)
apabila oil seal sobek atau rusak maka oil seal harus di ganti.

Gambar 12.Pemeriksaan seal oli


Tabel 4.pemeriksaan seal oli
Nama Standart seal Hasil keterangan
komponen pemeriksaan
seal Tidak Seal masih Masih baik di
sobek,kaku.keras dalam keadaan gunakan
standart

5.Pemeriksaan pegas pengontrol aliran (Flow control valve)


Gambar 13.Pengukuran pegas

Tabel 5.pengukuran pegas pengontrol aliran

Nama standart Hasil keterangan


komponen pengukuran
Flow control 36-38mm 36.5mm Masih baik
valve

Pemeriksaan pegas bisa di lakukan dengan menggunakan mistar


baja,Kondisi pegas saat di ukur dengan jangka sorong 36.5 mm,
masih layak pakai dengan spesifikasi ( 36 – 38 mm)

6.Pemeriksaana rotor dan vane plate


Gambar 14.Pengukuran rotor dan vane plate
Tabel 6.pengukuran vane plate
Nama Standart Hasil keterangan
komponen maksimum pengukuran
Pengukuran 0.03mm 0.02mm Masih baik
celah rotor dan
vane plate

Mengukur celah antara rotor dan vane plate dengan feeler gauge
masih bisa di pakai, dengan celah maksimum .

C. Pemasangan komponen kemudi sistem power steering


Langkah pemasangan adalah kebalikan dari langkah pembongkaran
Adapun langkah pemasanganya adalah sebagai berikut :
1. Memasang volute pada poros kemudiaan memasukan poros ke rumah
pompa.
2. Memasang stator.
3. Memasang rotor dan penguncinya kemudian mulai pasang volute.
4. Memasang pengunci volute, sebelum mengunci volute di dorong ke
dalam dengan palu karet.
5.Memasang tutup pompakemudiaan di lanjutkan pemasangan
penguncinya.
6. Memasang reservoir tank dan memasang seluruh baut penegangnya.
7. Memasang pully dan penguncinya.
8. Memasang baut pengunci pully.