You are on page 1of 4

Learning Organization as a Strategy to Improve Hospital’s Performance

(Research in Kabanjahe Hospital, North Sumatera Province, Indonesia)

Abstrak:
Penelitian dilakukan untuk menganalisis efek dari praktik learning organization yang
dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah Kabanjahe Provinsi Sumatera Utara, Indonesia
terhadap kinerja rumah sakit. Rumah sakit pemerintah ini sebelumnya, yakni sebelum tahun
2014 diketahui memiliki kinerja yang rendah, dengan indikator rendahnya Bed Occupancy
Rate (BOR). Manajemen rumah sakit yang buruk sebelum tahun 2014 menyebabkan
masyarakat tidak menjadikannya sebagai pilihan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Studi dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus di mana data diperoleh secara
triangulasi dengan menggunakan wawancara, pengamatan, dan Focus Group Discussion.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik learning organization secara signifikan telah
mengubah suasana bekerja di rumah sakit ini yang berdampak pada meningkatnya BOR
rumah sakit: 61% pada tahun 2014, 68% pada tahun 2015, dan tahun 2016 mencapai 70%.
Kepemimpinan organisasi melakukan praktik-praktik seperti: adaptif dengan perubahan
lingkungan eksternal, pelibatan karyawan dalam pengambilan keputusan, adanya suasana
saling belajar dalam tim kerja, dan adanya mental model yang positif, yang memberi dampak
pada peningkatan kinerja rumah sakit. Praktik learning organization di Rumah Sakit
Kabanjahe yang telah berhasil meningkatkan kinerja rumah sakit pemerintah ini diyakini
dapat diadopsi oleh rumah sakit lainnya yang memiliki masalah dalam hal rendahnya BOR.

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Kabanjahe Provinsi Sumatera Utara, Indonesia
buruk

1
Learning Organization sebagai Strategi untuk Meningkatkan Kinerja
Rumah Sakit (Penelitian Kasus di Rumah Sakit Kabanjahe, Provinsi
Sumatera Utara, Indonesia)

Latar belakang : Sebelum tahun 2014, rumah sakit Umum Daerah Kabanjahe Provinsi
Sumatera Utara, Indonesia diketahui memiliki kinerja yang rendah, dengan indikator
rendahnya Bed Occupancy Rate (BOR). Manajemen rumah sakit yang buruk menyebabkan
masyarakat tidak menjadikannya sebagai pilihan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Tujuan: Penelitian dilakukan untuk menganalisis efek dari praktik learning organization
yang dilakukan terhadap kinerja rumah sakit.
Metode: Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus di mana data
diperoleh secara triangulasi dengan menggunakan wawancara, pengamatan, dan Focus Group
Discussion.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik learning organization secara signifikan
telah mengubah suasana bekerja di rumah sakit ini yang berdampak pada meningkatnya BOR
rumah sakit: 61% pada tahun 2014, 68% pada tahun 2015, dan tahun 2016 mencapai 70%.
Kesimpulan: Praktik learning organization di Rumah Sakit Kabanjahe yang telah berhasil
meningkatkan kinerja rumah sakit pemerintah ini diyakini dapat diadopsi oleh rumah sakit
lainnya yang memiliki masalah dalam hal rendahnya BOR.
Rekomendasi: Kepemimpinan organisasi melakukan praktik-praktik seperti: adaptif dengan
perubahan lingkungan eksternal, pelibatan karyawan dalam pengambilan keputusan, adanya
suasana saling belajar dalam tim kerja, dan adanya mental model yang positif, yang memberi
dampak pada peningkatan kinerja rumah sakit.

Kata Kunci: Manajaemen Rumah Sakit, Learning Organization, Kinerja, Indikator BOR

2
Learning Organization as a Strategy to Improve Hospital’s Performance
(Research in Kabanjahe Hospital, North Sumatera Province, Indonesia)

Background : Before 2014, the Kabanjahe Regional General Hospital of North Sumatra
Province, Indonesia was known to have low performance, with a low indicator of the Bed
Occupancy Rate (BOR). Poor hospital management causes people not to make it an option to
get health services.
Purpose: The research was conducted to analyze the effects of the practice of learning
organizations conducted on hospital performance.
Method: The research was conducted using a research method in which data was obtained
by triangulation using interviews, observations, and Focus Group Discussion.
Result: The results of the research show that the practice of learning organization has
significantly changed the atmosphere of working in this hospital which has resulted in an
increase in hospital BOR: 61% in 2014, 68% in 2015, and in 2016 it reached 70%.
Conclusion: Learning organization practices at Kabanjahe Hospital that have succeeded in
improving the performance of government hospitals are believed to be adopted by other
hospitals that have problems in terms of low BOR.
Recommendation: Organizational leadership practices such as: adaptive to changes in the
external environment, involvement of employees in decision making, an atmosphere of mutual
learning in the work team, and a positive mental model, which has an impact on improving
hospital performance.

Keyword: Hospital Management, Learning Organization, Performance, BOR indicator

3
4