You are on page 1of 2

High-Tech Dalam Arsitektur

Secara umum high-tech adalah sistem penggunaan terknol ogi tinggi,akan tetapi pada kenyataannya high-tech memiliki
pengertian yang tidak terbatas dan tidak hanya dengan
memandang high-tech sebagai bentuk penggunaan teknologi tinggi mengingat perkembangan teknologi selalu mengalami siklus
penyempurnaan hingga ke fase yang lebih tinggi (canggih) sehingga pandangan umum ini tidak pernah memunculkan kesimpulan
yang pasti dan tepat.

Hight tech merupakan buah pemikiran modern abad ke-20 yang mempopulerkan pengunaan material industri. Wujudnya
dipaparkan dalam buku yang berjudul High Tech: The Industrial Style and Source Book for The Home oleh Joan Kron pada tahun
1978. Buku ini menunjukkan bagaimana memadukan produk industri seperti sistem rak gudang dan penutup lantai pabrik
untuk sebuah rumah.

Dalam arsitektur sangat banyak digunakan istilah high-tech untuk menginterpretasikan sebuah sistem teknologi yang digunakan pada
suatu bnagunan dan semakin populer digunakan pada awal 1970 untuk menggambarkan keberhasilan teknologi canggih yang dicapai
pada saat itu seperti yang terlihat pada arsitektur Pusat Georges Pompidou, Paris (1972-7) karya Renzo piano dan Richer rogers
yang memperlihatkan penggunaan material-material kaca dan logam dengan mengekspose secara transparan bentuk bentuk jaringan
dalam bangunan serta berbagai fungsi-fungsi layanan seperti escalator,walkways dan ornament-ornamen diluar gedung.

Dalam sejarah perkembangannya istilah high-tech masih tetap digunakan sejak pertama kali muncul pada awal 1970-an hingga
sekarang dengan perkembangan teknologi yang semakin tinggi dan kompleks(canggih) hal ini memperlihatkan tidak adanya kelas
khusus sebuah teknologi untuk dikatkan sebagai high-tech mengingat perkembangan teknologi selalu bergeser dari waktu ke
waktu,namun berdasarkan sejarahnya istilah high-tech telah disimpulkan sebagai teknologi tercanggih saat ini (teknologi kekinian)
yang diambil dari pengeneralisasian periode perkembangan teknologi dimana disepakati bahwa perkembangan teknologi yang
dimulai pada tahun 1970 dikategorikan sebagai high-tech (teknologi tinggi) sehingga system teknologi pada era 1960 ke bawah telah
dipertimbangkan saat sekarang untuk tidak memasukkan kedalam kategori high-tech dan pernyataan yang paling baru (2006) bahwa
semua penemuan teknologidari tahun 2000 hingga kedepan dapat dianggap sebagai high-tech (teknologi tinggi).

Sifat-Sifat Teknologi

Teknologi sebagai ilmu prngetahuan mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:

§ Obyektif dan universal

Tidak memihak pada suatu aliran tertentu maupun budaya tertentu dan memiliki resiko yang berbeda dengan yang
terdahulu

§ Rasional

Landasan penemuannya adalah berpikir logis

§ Tegas dan jelas

Sesuai dengan syarat pembuktian secara empiris

§ Sistematis dan akumulatif

Sifat rasional dan empiris membentukkerangka pikir yang sistematis

§ Tumbuh,selalu berkembang

Teknologi akan selalu mengalami perkembangan dan tidak pernah berhenti disebabkan karena sikap kritis dan
perkembangan pola pikir manusia yang mendasari perkembangan ini

§ Terbuka dan jujur


Mekanisme mengutaamakan unsur-unusur kebenaran yang telibat diungkap secara jelas sehingga terbuka terhadap
kemungkinan penilaian,dukungan ataupun sanggahan

§ Dinamis dan progresif

Sifat yang senantiasa berkembang dan bergerak selalu meneliti dan mencari serta menemukan hal yang baru.

Perkembangan Teknologi

Awal perkembangan teknologi dimulai pada tahun 5000 SM,pada masa itu bangsa mesopotamia telah menemukan konsep roda yang
kemudian sangat membantu aktivitas mereka sehari-hari.

Perkembangan teknologi selanjutnya ditandai dengan revolusi industri yang telah menjadi beberapa bagian,yaitu:

1. Revolusi industri I (1850)

Sumber energi utama adalah batu bara

2. Revolusi industri II (1900)

Sumber energi utama adalah minyak bumi dan listrik

3. Revolusi industri III (1950)

Sumber energi utama adalah nuklir,matahari dan dimulainya otamatisasi.

Pada masa masa revolusi industri tersebut ciri bangunan yang berkembang adalah ciri bangunan pabrik.hal ini dilatar
belakangi oleh perkembangan industri pada saat itu,bangunan-bangunan lebih mengutamakan efesiensinya,dimana grid-grid yang
diambil biasanya teratur dan lurus,dan ornamen sangat jarang dipakai.kemudian pada dasawarsa 80-an,timbul sekurang-kurangnya
lima inovasi baru dalam lima bidang teknologi,yaitu:

a. Teknologi mikroprosesor,sebagai lanjutan dari revolusi elektronik

b. Teknologi serap optik(fiber optik)sebagai lanjutan dari teknologi komunikasi

c. Teknologi super konduktifsebagai lanjutan dari revolusi listrik

d. Teknologi antariksa

e. Teknologi rekombinasi DNA

Pada masa-masa tersebut ciri bangunan yang ada sudah banyak berubah kecanggihan teknologi mulai mempengaruhi
bentuk-bentuk bangunan bentuk-bentuk yang dipakai seringkali adalah bentuk yang sama sekali baru untuk sebuah bangunan dan
bangunan denngan tema-tema ekologis mulai berkembang dan sekarang ini saat dunia mulai memasuki awal abad ke 21
perkembangan terjadi semakin cepat dan hampir pada semua bidang teknologi dan diantara perkembangan tersebut perkembangan
dalam arsitektur dan konstruksi bangunan adalah salah satu yang sangat penting untuk diperhatikan