You are on page 1of 8

NAMA : MAISURA

NIM : 150205036

MK : PENGEMBANGAN

LAPORAN kritik, saran, dan pertanyaan

Berdasarkan paper yang telah kami buat, maka berikut ada beberapa masukan dan
kritikan serta beberapa pertanyaan dari kawan-kawan yang akan saya ulas.

A. KRITIKAN DAN SARAN


1. Kritik : dalam penulisan makalah masih ada beberapa penulisan ataupun pengetikan yang
masih salah atau tertinggal.
Sarannya : dalam pengetikan makalah harus lebih teliti lagi.
 Dari kritikan tersebut saya sudah melihat kembali papernya, dan memang benar apa
yang di kritik tersebut, untuk itu setelah saya menerima kritikan dan saran tersebut
saya akan memperbaiki papernya dan akan berusaha lebih teliti lagi.

2. Kritik: masih ada beberapa pemahaman yang ambigu


Sarannya: perbaiki lagi bahasanya.
 Disini saya kurang setuj dengan kritikannya, mengapa? Karena sewaktu kawan-
kawan membaca paper kami belum mempresentasikan alat peraga kami, otomatis
masih bingung bagaimana penggunaan dan pemanfaatan alat peraga yang kami buat,
tetapi untuk sarannya kami terima.

3. Kritikan: materinya masih terlalu banyak untuk semua bangun ruang, siswa akan sulit
untuk memahaminya.
 Justru karena banyaknya bangun ruang, jadi dengan bermain sambil belajar siswa
akan lebih mudah ingat.

4. Sarannya: sebaiknya menggunakan kayu agar alat peraganya tahan lama.


 Boleh juga menggunakan kayu, tetapi alat peraga yang kami buat ini untuk anak SD,
jadi kalau menggunakan kayu rasanya lebih berat untuk anak yang usia SD, dan alat
peraga ini tahan lama karena sudah kami lapisi dengan plastik tebal. Tetapi untuk
pengenbangan alat peraga ini mungkin bisa pake kayu di tingkat SMA.

5. Sarannya: dicara mainnya dicantumkan gambar.


 Memang dipapernya kami tidak mencantumkan gambar pada cara memainkannya,
tetapi alasan kami tidak mencantumkan gambar ialah karena alat peraga ini sudah
sering kita jumpai dan bahkan kita sering mainkan, jadi alat peraga ini tidaklah susah
memainkannya menurut kami, makanya tidak kami cantumkan lagi gambarnya.

6. Sarannya: sebaiknya pada penulisan paper lebih baik menggunakan angka atau huruf
janagn menggunakan lambang. Tapi papernya sudah bagus.
 Sebenarnya pemberian lambang itu tidak ada maksud apa-apa hanya saja untuk
memisahkan kata yang satu dengan yang lainnya. Dan menurut kami dalam
pembuatan makalah pun sering kita gunakan.

7. Sarannya: lebih baik ada contoh cara menggunakannya.


 Disini saya kurang paham dengan sarannya, apakah yang dimaksud cara
penggunaaan alat peraganya atau apa, tetapi kalau cara menggunakan alat peraganya
ada kami cantumkan.

8. Sarannya: sebaiknya dalam penulisan paper atau laporan lebih baik menggunakan angka
atau huruf yang sesua dengan aturannya jangan menggunakan lambang.
 Seperti saya terangkan di atas, Sebenarnya pemberian lambang itu tidak ada maksud
apa-apa hanya saja untuk memisahkan kata yang satu dengan yang lainnya. Dan
menurut kami dalam pembuatan makalah pun sering kita gunakan.

9. Sarannya: pada paper alangkah lebih baiknya jika setiap langkah dalam memperagakan
cara peggunaanya diserti gambar.
 Sama halnya dengan penjelaan diatas, alat peraga ular tangga ini sudah tidak asing
lagi bagi kita, jadi kami merasa bahwa semua kawan-kawan tau cara memainkannya.
Karena pada alat peraga kami cara mainnya tetap sama seperti halnya kita main alat
peraga biasanya tetapi disini kami menanamkan teknik pengucapan, ketelitian, dan
ingatan siswa.
10. Sarannya : alangkah lebih bagusnya jika setiap step bermain disertakan gambar dan
contoh.
 Tanggapan saya masih sama untuk saran yang ini . 

11. Sarannya: buat cara penggunaanya dalam materi pembelajaran.


 Dipaper di bagian cara bermain utang baru sitar ada kami memuat cara penggunanya
dalam pembelajaran dan juga pada presentasi sudah kami perjelaskan lagi cara
memainkannya.

12. Sarannya: SebaiKnya kelemahan dan kelebihan dijelaskan secara detail.


 Kami rasa pada BAB IV kami sudah menuliskan secara detail.

13. Sarannya : alangkah lebih baiknya kalau foto alat peraganya perstep juga ditampilkan
orang pembutnya jangan bahannya saja.
 Kami rasa orangnya tidak terlalu penting untuk dinampakkan, yang penting ialah foto
proses pembuatannya. Karena orang yang akan membuat alat peraga tidak perlu
meniru gaya orang lain untuk membuat alat peraganya, tetapi hanya perlu dilihat
prosesnya saja, dan terkadang orang lain bisa menggunakan tehnik yang lebih bagus
dalam membuat alat peraga ini.

14. Sarannya: sebaiknya menggunakan tiplek jangan styrofom sebagai alasnya karena
mudah patah.
 Memang benar kayu atau papan mika lebih kuat dari pada styrofom, tetapi itu juga
perlu kita perlu pertimbangkan lagi, mulai dari cara kita memperolehnya, harganya,
dan sesuaikah denagn anak usia yang akan diajarkan.

15. Sarannya : seharusnya murid tidak hanya tau ciriciri dan volume bangun ruang tetapi
murid juga mengetahui bentuk dari bangun ruang sisi datar.
 Pertama disini kami ingin memperkenalkan bangun ruang dan sifatnya. Memang
kami terlupa menampilkan gambar proses penempelan bangun ruang sisi di paper,
tetapi sebenarnya untuk macam-macam bentuk bangun ruang sisi datar ini sudah
terfikirkan oleh kami dan ada kami muat di lat peraganya.
16. Sarannya : sebaiknya pada saat memaparkan cara memainkan alat peraga dibuat foto
praktek pada paper supaya kami bisa lebih mudah melihat cara memainkannya.
 Dari sekian banyak saran, saran yang menampilkan foto cara meaminkan inilah yang
paling banyak  saya rasa untuk memainkannnya tidak susah sama seperti main ular
tangga biasa, jadi tidakperlu ada gambarnya lagi. Dan karena ini saran paling banyak,
untuk kedepannya kami akan menapilkan gambar dipaperpada cara memainkannya.

17. Sarannya : sebaiknya cantumkan foto dari cara bermain alat peraga itu.
 Sesusah itukah menurut kawa-kawan   sehingga perlu adanya foto cara bernain.

18. Sarannya : alangkah lebih baik jika alatperaganya dibuat lebh menarik lagi tidak hanya
mengenal ciri-ciri bangun runag.
 Alat peraga ini tidaklah sekaku itu hanya berlaku untuk ciri-ciri bangun ruang sisi
datar. Alat peraga ini juga bisa mengajarkan kepada siswa tentang operasi
penjumlahan dan pengurangan, dan bisa dikembangkan lagi untuk materi bilangan
bulat sertya untuk mencari turunan.

19. Saran: kalau bisa siswa di ajak untuk mengenal dulu bagaimana ciri-ciri dari bangun
runag, karena yang saya pahami dari paper ini siswa hanya bermain jika gambar di paper
dengan gambar yang ada pada dadu itu sama.
 Perlu diperhatikan lagi, alat peraga ini bukan untuk menemukan konsep bangun
ruang tetapi untuk membantu siswa mengingat sifat sifat bangun ruang sisi datar, dan
perlu diperhatikan lagi bahwa gambar di paper sangatlah jauh berbeda dengan di
dadu.

Kami menyadari bahwa paper kami sangatlah masih jauh dari kata “sempurna” untuk itu
kami sangat berterima kasih kepada kawan-kawan semua atas saran dan kritikan yang
membangun. Untuk keedepan akan kami perbaiki.
B. PERTANYAAN
1. Materi apa saja yang dapat digunakan dalam alat peraga ini ?
Jawab : materi yang dapat digunakan dalam alat peraga ini ialah :
 Untuk mengetahui konsep penjumlahan dan pengurangan. Seperti : 2+5+...=10
berapa ? nah konsep itu dapat kita temukan disini.
 Materi bangun ruang sisi datar
 Materi trigonometri, yaitu dengan mengubah di papannya menjadi gambar turunan
dari sin, cos, cosec, dll.
 Untuk mencari nilai bilangan, misal 3n-5, dengan “n” adalah nilai yang terdapat pada
angka dadu.

2. Bagaimana cara mengatasi kekurangan alat peraga ini agar semakin baik?
Jawab: kekurangan alat peraga ini ialah boros waktu dan materinya terbatas. Cara
mengatasi kekurangan boros waktu menurut saya ialah dengan menguasi kelas sebaik
mungkin, sedangkan untuk materi yang terbatas solusinya ialah dengan mengembangkan
alat peraga ini otomatis materinya pun akan bertambah yang bisa dipraktekkan.

3. Apakah dengan waktu yang boros, tujuan dari pembelajarannya akan tercapai dengan
baik?
Jawab : insya Allah pembelajarannya kan tercapai dengan baik, asalkan guru pandai
mengatur waktu menggunakan alat peraga dan mengembalikannya ke bentuk konkrit.

4. Apa yang menjadi ciri khas atau kharakteristik alat peraga ular tangga yang kalian buat
(dalam matematika) dengan ular tangga permainan matematika yang lain. Karena kita
tahu bahwa ular tangga matematika ini sudah sering dibuat?
Jawab : nah, yang menjadi khas alat peraga kami ini adalah menggunakan bahan
sederhana yang mudah didapatkan serta menggunakan warna yang cerah sehingga
membuat anak tertarik.

5. Bagaimana cara agar guru dapat mengatur waktu agar efektif dan efisien dalam
pembelajaran menggunakan alat peraga ini ?
Jawab : ada beberapa trik agar guru dapat mengatur waktu dengan efektif dan efisien
menurut saya, diantaranya
 Guru mengatur waktu belajar, jadi dikala siswa mulaijenuh dan bosan, guru bisa
mengajak siswa untuk belajar sambil bermain menggunakan alat peraga ini.
 Guru menetukan prioritas siswa, jadi karena alat peraga ini bukan untuk
menemukan konsep, guru harus menetukan yang terpenting yang harus dikerjakan
terlebih dahuluyaitu misalnya mengetahui dulu macam-macam bangun ruang dan
sifatnya. Setelah itu baru dilanjutkan menggunakan alat peraga untyk lebih mudah
mengingat bagi siswa.

6. Bagaimana cara guru agar penggunaan alat peraga ini tidak terlalu membuang waktu dan
pembelajarannya tercapai ?
Jawab : dengan cara memprioritaskan konsep matematikanya kepada siswa.

7. Apakah dengan waktu yang boros tujuan pembelajarannya tercapai ?


Jawab : insya Allah pembelajarannya kan tercapai dengan baik, asalkan guru pandai
mengatur waktu menggunakan alat peraga dan mengembalikannya ke bentuk abstrak.

8. Pada jenjang dan kelas berapa alat peraga ini dapat digunakan ?
Jawab : berdasarkan alat peraga yang kami buat ini hanay berlaku di tingkat SN dan SMP,
tapi kalu dikembangkan bisa untuk tingkat SMA.

9. Bagaimana cara membuat siswa mudah mengingat rumus dan ciri-ciri selain dengan
menghafal, berikan penjelasan ?
Jawab : dengan cara mengajak belajar sambil bermain. Dan mengajak siswa untuk
mengingatnya bukan menghafal.

10. Bagamana cara agar pemakaian alat peraga ini menarik kepada siswa ?
Jawab : siapa yang duluan sampai ke finis akan mendapat ahdiah dari guru.

11. Apakah alat peraga ini dapat dikembangkan lagi ?


Jawab : Dapat
12. Sebutkan hal yang pakling menarik si anak ketika melihat alat peraga ini diajarkan
sehingga membuat mereka mau belajar ?
Jawab : pertama mendengar nama ular tangga saja siwa sudah pasti tertarik, siswa pasti
membayangkan betapa serunya di tengah-tengah bosan saat belajar tiba-tiba disuruh
membuat kelompok untuk bermain ular tangga. Selain itu warna yang bermacam-macam
dan cerah serta gambar ular yang berbagai jenis pun membuat pikiran si anak merasa
senang.

13. Bagaimana cara siswa mengingat ciri-ciri dari bangun ruang dengan menggunakan alat
peraga yang kalian buat ?
Jawab : dengan sering menyebutnya, otomatis siswa akan teringat.

14. Apa tujuan utama dari alat peraga ini bagi siswa ?
Jawab : tujuan utama bagi siswa ialah untuk membantu siswa lebih mudah memahami
dan mengingat tentang ciri-ciri bangun ruang sisi datar, dan untuk membantu siwa dalam
mengerjakan operasi pengurangan dan penjumlahan.

15. Dikelemahan dijelaskan alat peraga ini boros waktu, lalu kenapa kalian memilih membuat
alat peraga ini ?
Jawab : setiap alat peraga pasti ada kelemahan dan kelebihannya, jadi alasan kami
memilih alat peraga ini adalah setelah kami melihat diantara kekuranagnnay tapi masih
banyak kelebihan dan manfaat yang diperoleh dari alat peraga ini.

16. Materi apa saja yang dapat diperagakan pada siwa dengan alat peraga ini ?
Jawab : materi yang dapat digunakan dalam alat peraga ini ialah :
 Untuk mengetahui konsep penjumlahan dan pengurangan. Seperti : 2+5+...=10
berapa ? nah konsep itu dapat kita temukan disini.
 Materi bangun ruang sisi datar
 Materi trigonometri, yaitu dengan mengubah di papannya menjadi gambar turunan
dari sin, cos, cosec, dll.
 Untuk mencari nilai bilangan, misal 3n-5, dengan “n” adalah nilai yang terdapat pada
angka dadu.
17. Apa kelemahan dari alat peraga ini, bagaimana siswa memainkan permainan, mungkin
siswa tidak tau ciri-ciri dari bangun ruang tsb?
Jawab : kelemahannya adalah boros waktu dan materi yang terbatas. Sedangkan syarat
utama permainan alat peraga ini bagi anak SMP adalah sudah mengetahui bentuk bangun
ruang sisi datar dan sudah pernah mendapatkan ilmu tentang sifat-sifatnya.

18. Bagaimana cara pengajar mengontrol siswa saat ketika pembelajaran dipaparkan agar
pembelajaran tidak kacau ?
Jawab : bentulah beberapa kelompok dari siswa dan tentukan setiap kelompok ketuanya,
nanti ketua diberikan tugas untuk mencatat nama-nama orang berbuat kacau.

19. Apa alasan kelompok mengangap alat peraga ini adanya pengembangan ?apa pengaruh
alat peraga ini terhadap hasil belajar siswa ?
Jawab: alasan alat peraga ini ada pengembngan adalah karena pada papan mainnya sudah
ada penambahan tempelan gambar-gambar bangun ruang. Dan pengaruhnya terhadap
belajar siswa adalah siswa dapat lebih mudah mengingat bentuk dan sifat-sifat bangun
ruang.

20. Hal apa yang menarik dari alat peraga ini sehingga dapat membantu siswa mengingat ciri-
ciri bangun ruang ?
Jawab : yang paling menarik menurut saya adalahbagi siapa yang bisa menyebutkan ciri-
ciri ataupun vulume bangun ruang dengan benar maka dapat melanjutkan permainannya,
dan adanya hadiah dari si guru bagi yang duluan sampai ke finish.

21. Apakah satu alat peraga ular tangga ular tangga dapat dimainkan untuk seluruh siswa
dalam kelas ?
Jawab : seperti memainkan ular tangga pada biasanya, bahwa untuk memainkan ular
tangga ini hanya bisa dimainkan oleh 4 orang , jadi perlu adanya beberapa alat peraga
untuk bisa dimainkan oleh siswa satu kelas.