You are on page 1of 13

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Rancangan Penelitian

Rancangan penelitian merupakan cara yang dilakukan dalam proses

penelitian (Notoadmojdo, 2012). Penelitian ini menggunakan metode survei

analitik dengan pendekatan cross sectional dengan tujuan untuk mengetahui

hubungan umur, lama kerja dan lama tidur dengan kejadian preeklampsia di

Klinik BPM Dahlia Kotabaru tahun 2018.

Berdasarkan latar belakang masalah, kemudian adanya perumusan

masalah, batasan masalah, tujuan dan kegunaan penelitian. kemudian disusun

rancangan penelitian yaitu bersifat survey analitik yaitu penelitian dilakukan

secara langsung dengan cara melakukan checklist atau pembagian angket

kepada responden kemudian dianalisis dengan bantuan perangkat lunak secara

komputerisasi dan menggunakan program SPSS Versi 18.

B. Populasi dan Sampel Penelitian

1. Populasi

Arikunto (2010) berpendapat bahwa populasi adalah keseluruhan

subyek penelitian. Sedangkan menurut Sugiyono (2011), populasi dapat

didefinisikan sebagai wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek atau

subyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang

ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik

kesimpulannya. Dari beberapa pendapat di atas, maka populasi dalam

37
38

penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan preeklampsia yang

berkunjung ke Klinik BPM Dahlia Kotabaru pada bulan Januari sampai

Mei 2018 sebanyak 50 orang ibu hamil Trimester II dan III.

2. Sampel

Sampel adalah objek yang di teliti dan dianggap mewakili seluruh

populasi (Notoatmodjo, 2012).

Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini

adalah teknik Porpusive Sampling yaitu dengan alah satu teknik sampling

non random sampling dimana peneliti menentukan pengambilan sampel

dengan cara menetapkan ciri-ciri khusus yang sesuai dengan tujuan

penelitian sehingga diharapkan dapat menjawab permasalahan penelitian.

(Notoatmodjo, 2012).

Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang memiliki

kriteria inklusi sebagai berikut :

a. Bertempat tinggal di wilayah tersebut

b. Bersedia menjadi responden

c. Umur kehamilan memasuki Trimester II dan III

Menurut Notoatmodjo (2012), apabila jumlah populasi kurang

dari 100, maka sebaiknya diambil secara keseluruhan untuk dijadikan

objek penelitian. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan

total sampling yaitu sebanyak 50 orang ibu hamil yang mengalami

preeklampsia pada tahun 2018 di Klinik BPM Dahlia Kotabaru.


39

C. Instrument Penelitian

Instrument dalam penelitian ini berupa checklist yaitu suatu daftar yang

berisi subjek dan aspek-aspek yang diamati yang akan diisi oleh peneliti

berdasarkan hasil pemeriksaan dan observasi terhadap ibu hamil dengan

preeklampsia yang ada di Klinik BPM Dahlia Kotabaru atau responden.

D. Variabel Penelitian

Variabel mengandung pengertian ukuran atau ciri yang dimiliki oleh

anggota-anggota suatu kelompok yang berbeda dengan yang dimiliki oleh

kelompok lain (Notoatmodjo, 2012). Variabel dalam penelitian ini yaitu umur,

lama kerja dan lama tidur dengan kejadian preeklampsia di Klinik BPM Dahlia

Kotabaru tahun 2018. Variabel dalam penelitian ini yaitu:

a. Variabel Bebas (Independent) yaitu variabel yang mempengaruhi variabel

dependen, baik yang pengaruhnya positif maupun yang pengaruhnya

negatif (Notoatmodjo, 2012). variabel independen dalam penelitian ini

adalah umur, lama kerja dan lama tidur.

b. Variabel Terikat (Dependent) adalah variabel yang menjadi pusat perhatian

utama peneliti (Notoatmodjo, 2012). Variabel terikat dalam penelitian ini

adalah kejadian preeklampsia di Klinik BPM Dahlia Kotabaru tahun 2018.

E. Definisi Operasional
40

Variabel yang diteliti adalah variabel umur, lama kerja, lama tidur dan

kejadian hipertensi. Untuk lebih jelasnya, variabel definisi operasional variabel

dapat dilihat pada tabel 3.1.

Tabel 3.1
Definisi Operasional
Skala
Variabel Definisi Operasional Alat Ukur Hasil Ukur
Data
Variabel Bebas (Independent)
Umur Ibu Lama hidup responden Checklist Umur Ibu Hamil Ordinal
Hamil dihitung dalam bentuk 1. Tidak beresiko (20-35
tahun sejak ibu dilahirkan tahun)
hingga sekarang 2. Beresiko (<20/>35
tahun)
(Prawirohardjo, 2012)
Lama Kerja Lama waktu yang Checklist 1. Normal: 6-12 Jam. Ordinal
diperlukan responden 2. Tidak Normal ≥12 Jam.
dalam bekerja (Depnaker, 2015)
perharinya.
Lama tidur Suatu keadaan tenang, Checklist 1. Normal: 6-8 Jam/Hari. Ordinal
relaks, tanpa tekanan 2. Tidak Normal: <6
emosional, dan bebas dari Jam/≥8 Jam/Hari
perasaan gelisah. (Kemenkes RI, 2017)
Variabel Terikat (dependent)
Preeklampsia Suatu gangguan pada Checklist 1. Preeklampsia Ringan Ordinal
pembuluh darah yang (Protein Urin dan
mengakibatkan suplai Albumin +, TD <
oksigen dan nutrisi yang 140/<90 mmHg)
dibawa oleh darah 2. Preeklampsia Berat
terhambat sampai ke (Protein Urin dan
jaringan yang Albumin ++, TD
membutuhkan. ≥140/≥90 mmHg)
(Prawirohardjo, 2012)

F. Teknik Pengumpulan Data dan Pengolahan Data

1. Teknik Pengumpulan Data

a. Sumber Data
41

1) Data Primer

Yaitu data yang didapat langsung dari objek penelitian, yaitu hasil

checklist yang dibagikan kepada responden dan diolah sendiri oleh

penulis.

2) Data Sekunder

Yaitu data yang didapat dari objek penelitian yang merupakan data

pendukung, seperti sejarah klinik, struktur organisasi, jumlah

bidan, data ibu hamil, data preeklampsia dan sebagainya.

b. Jenis Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif.

Data kuantitatif data yang bisa diselidiki secara langsung, data ini

meliputi data jumlah bidan, jumlah ibu hamil, hasil checklist.

Pada teknik pengumpulan data ini penulis menggunakan beberapa

metode sebagai berikut :

a. Studi Pustaka (Library Research)

Yaitu dengan menggunakan teori-teori yang didapat dari membaca

buku atau literatur yang ada hubungannya dengan apa yang penulis

bahas sehingga diperoleh dasar-dasar teoritis yang diperlukan sebagai

landasan dalam pembahasan masalah skripsi ini.

b. Studi Lapangan (Field Research)

1) Observasi (Tinjauan Lapangan)


42

Yaitu dengan melakukan pengamatan dan pencatatan terhadap

objek penelitian pada Klinik BPM Dahlia Kotabaru.

2) Checklist

Yaitu suatu daftar yang berisi subjek dan aspek-aspek yang

diamati yang akan diisi oleh peneliti berdasarkan hasil

pemeriksaan dan observasi terhadap ibu hamil dengan

preeklampsia yang ada di Klinik BPM Dahlia Kotabaru atau

responden.

3) Dokumentasi

Yaitu mengumpulkan catatan-catatan dan arsip-arsip di

perusahaan yang ada hubungannya dengan penelitian.

2. Pengolahan Data

Teknik analisa data dilakukan dengan mengumpulkan dan

menganalisis data yang diperoleh dari field research dengan menggunakan

metode yaitu deskripsi kuantitatif sederhana. Penelitian ini

menggambarkan umur, lama kerja dan lama tidur dengan kejadian

preeklampsia di Klinik BPM Dahlia Kotabaru tahun 2018 menggunakan

checklist sebagai alat pengumpulan data. Data yang sudah terkumpul

kemudian diolah dengan tujuan mengubah data menjadi informasi melalui

tahap:

a. Penyusunan Data

Penelitian ini akan menggambarkan hubungan umur, lama kerja dan

lama tidur dengan kejadian preeklampsia di Klinik BPM Dahlia


43

Kotabaru tahun 2018. Setelah data terkumpul melalui checklist maka

data akan melalui beberapa tahapan yaitu:

1) Seleksi data (Editing)

Dimana peneliti akan melakukan pemeriksaan terhadap data yang

diperoleh dan diteliti apakah terdapat kekeliruan atau tidak dalam

penelitian. Peneliti akan memeriksa kembali kebenaran data yang

diperoleh dan dikumpulkan. Memeriksa kembali apakah semua

pernyataan mengenai hubungan umur, lama kerja dan lama tidur

dengan kejadian preeklampsia di Klinik BPM Dahlia Kotabaru

tahun 2018 tersebut sudah dijawab semua oleh responden serta

semua jawaban yang tertulis dapat dibaca secara konsisten.

2) Pemberian kode (Coding)

Setelah dilakukan editing, selanjutnya peneliti memberikan kode

tertentu pada tiap-tiap data sehingga memudahkan dalam

melakukan analisis data.

3) Pengelompokkan data (Tabulating)

Pada tahap ini, jawaban responden yang sama dikelompokkan

dengan teliti dan teratur lalu dihitung dan dijumlahkan, kemudian

dituliskan dalam bentuk tabel-tabel.

b. Klasifikasi Data
44

Data yang telah disusun, diklasifikasikan sesuai dengan kelompoknya

yang telah ditetapkan. Kemudian data dianalisis dengan proses

komputerisasi dalam bentuk tabulasi data.

c. Pengolahan Data

Instrumen atau alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah

checklist dan tensimeter. Skoring yang digunakan untuk masing-

masing variabel adalah sebagai berikut:

1) Umur Ibu Hamil

Alat ukur penelitian yang digunakan adalah checklist yang telah

dikembangkan oleh peneliti dan disesuaikan dengan

permasalahan peneliti dengan konsep teorinya. Checklist yang

akan digunakan adalah checklist kategorik, yang berupa

pernyataan mengenai lama kerja pasien Hipertensi dimana

responden harus memilih jawaban yang telah tersedia. Adapun

cara pengukuran lama kerja seseorang dengan memberikan

klasifikasi, antara lain: (Prawirohardjo, 2012).

a) Tidak beresiko apabila umur ibu 20-35 tahun

b) Beresiko apabila umur ibu <20 tahun atau >35 tahun

2) Lama Kerja

Alat ukur penelitian yang digunakan adalah checklist yang telah

dikembangkan oleh peneliti dan disesuaikan dengan

permasalahan peneliti dengan konsep teorinya. Checklist yang

akan digunakan adalah checklist kategorik, yang berupa


45

pernyataan mengenai lama kerja pasien Hipertensi dimana

responden harus memilih jawaban yang telah tersedia. Adapun

cara pengukuran lama kerja seseorang dengan memberikan

klasifikasi, antara lain: (Depnaker, 2015).

a) Lama kerja seseorang dikatakan normal apabila seseorang

bekerja dengan kisaran waktu 6 jam hingga 12 jam dalam

sehari.

b) Lama kerja seseorang dikatakan tidak normal apabila

seseorang bekerja dengan kisaran ≥12 jam dalam sehari.

3) Lama tidur

Alat ukur penelitian yang digunakan adalah kuesioner yang telah

dikembangkan oleh peneliti dan disesuaikan dengan

permasalahan peneliti dengan konsep teorinya. Kuesioner yang

akan digunakan adalah kuesioner kategorik, yang berupa

pertanyaan mengenai pola istirahat dimana responden harus

memilih jawaban yang telah tersedia.

Adapun pengukuran kualitas tidur pada ibu hamil dengan

preeklampsia berdasarkan Kemenkes RI (2017) antara lain:

a) Kualitas tidur dikatakan kurang baik apabila persentase skor

jawaban total responden antara 0-45%

b) Kualitas tidur dikatakan cukup baik apabila persentase skor

jawaban total responden antara 46-65%


46

c) Kualitas tidur dikatakan baik apabila persentase skor

jawaban total responden antara 66-100%

Alat ukur lama tidur yang digunakan adalah checklist yang telah

dikembangkan oleh peneliti dan disesuaikan dengan

permasalahan peneliti dengan konsep teorinya. Checklist yang

akan digunakan adalah checklist kategorik, yang berupa

pernyataan mengenai lama tidur dimana responden harus memilih

jawaban yang telah tersedia. Adapun pengukuran lama tidur

seseorang antara lain: (Kemenkes RI, 2015).

a) Lama tidur dikatakan normal apabila seseorang tidur nyenyak

tanpa gangguan selama 6-8 jam perhari.

b) Lama tidur dikatakan tidak normal apabila seseorang tidur

nyenyak tanpa gangguan selama <6 jam/≥8 jam per hari.

4) Preeklampsia

Alat ukur penelitian yang digunakan adalah checklist yang telah

dikembangkan oleh peneliti dan disesuaikan dengan

permasalahan peneliti dengan konsep teorinya. Checklist yang

akan digunakan adalah checklist kategorik, yang berupa

pernyataan mengenai lama tidur dimana responden harus memilih

jawaban yang telah tersedia. Adapun pengukuran preeklampsia

pada ibu antara lain:

a) Preeklampsia Ringan (Protein Urin dan Albumin +, TD

<140/<90 mmHg).
47

b) Preeklampsia Berat (Protein Urin dan Albumin ++, TD

≥140/≥90 mmHg.

G. Cara Analisis Data

Penelitian ini menghubungkan antara satu variabel kategorik dengan

variabel kategorik yang lain yakni hubungan umur, lama kerja dan lama tidur

dengan kejadian preeklampsia di Klinik BPM Dahlia Kotabaru tahun 2018.

Untuk itu dalam kegiatan menganalisis data diperlukan teknik analisis data

yang sesuai. Teknik analisis data yang akan dilakukan meliputi:

1. Analisis Univariat

Analisis univariat akan dilakukan terhadap tiap variabel dari hasil

penelitian. Menurut Arikunto (2010), data yang didapatkan kemudian data

diolah dengan rumus sebagai berikut:

𝐹
𝑃= 𝑥 100%
𝑁

Keterangan:

P = Persentase

F = Jumlah data

N = Total data keseluruhan

2. Analisis Bivariat

Analisa bivariat merupakan analisis hasil dari variable-variabel

bebas yang diduga mempunyai hubungan atau berkorelasi dengan variabel

terikat (Arikunto (2010). Untuk menguji hipotesa tersebut dilakukan analisa

statistik dengan menggunakan uji dari katagori tersebut Chi-Square test


48

pada tingkat kemaknaannya adalah 95% (P value ≤ 0,05) atau batas

kemaknaan (α ≥ 0,05) dengan ketentuan:

a. Ho ditolak jika p value ≤ 0,05, berarti ada hubungan umur, lama kerja

dan lama tidur dengan kejadian preeklampsia di Klinik BPM Dahlia

Kotabaru tahun 2018.

b. Ha diterima jika p value ≥ 0,05, berarti tidak ada hubungan umur, lama

kerja dan lama tidur dengan kejadian preeklampsia di Klinik BPM

Dahlia Kotabaru tahun 2018.

H. Waktu dan Tempat Penelitian

1. Waktu Penelitian

Waktu Penelitian
Kegiatan

April Mei Juni Juli


1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Pengajuan judul
Penyiapan izin lokasi
Penyusunan proposal
Persiapan ujian
Ujian proposal
Pengumpulan data
Analisa data
Konsultasi laporan
penelitian
Seminar hasil penelitian
Penggandaan hasil
penelitian

2. Tempat Penelitian

Lokasi penelitian dilaksanakan di Klinik BPM Dahlia Kotabaru tahun

2018.
49

I. Biaya Penelitian

1. Biaya Persiapan : Rp 250.000


2. Biaya Pembuatan Proposal : Rp 750.000
3. Biaya Operasional
a. Pengumpulan data : Rp 200.000
b. Transportasi : Rp 2.000.000
c. Analisis Data : Rp 100.000
d. Penyusunan Skripsi : Rp 100.000 +
Jumlah : Rp 3.400.000