You are on page 1of 13

Makalah

Tugas Kelompok
Mata Kuliah : Zoologi vertebrata
Dosen : Syarif Hidayat Amrullah S.Pd., M.Sc.

MAMALIA

OLEH :

KELOMPOK I

SARTIKA 1503409035
ANDINI SUCI LESTARI 1603409009
NURMI C 1603409011
SASA 1603409024
RAHMAT 1603409037

PROGRAM STUDI BIOLOGI


FAKULTAS SAINS
UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO
2018

i
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.


Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, yang telah memberi kita
semua rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah
ini dengan tepat waktu. Shalawat dan salam tak lupa pula kita haturkan
kepada junjungan nabi besar kita, Nabi Muhammad SAW. yang telah berhasil
membawa umat manusia dari zaman jahiliah menuju zaman modern seperti
yang kita rasakan saat ini.
Kami selaku penulis makalah ini juga mengucapkan terima kasih yang
sebesar-basarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam
penyusunan makalah ini. Baik yang berupa bantuan materi maupun non-
materi.
Dalam makalah kami yang berjudul “Mamalia” ini akan membahas
tentang materi-materi yang berakaitan dengan mamalia.
Kami sadar bahwa dalam penyusunan makalah kami ini masih terdapat
banyak kekurangan, oleh karena itu kami masih membutuhkan kritik dan
saran dari bapak dosen dan teman-teman demi kelancaran dalam
penyusunan makalah kami selanjutnya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Palopo, 03 Mei 2018

Penulis

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN
SAMPUL ......................................................................................................................................... i
KATA PENGANTAR ................................................................................................................ ii
DAFTAR ISI ............................................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang ............................................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah ......................................................................................................... 1
1.3 Tujuan Penulisan ........................................................................................................... 1
1.4 Manfaat Penulisan ......................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN ........................................................................................................... 3
2.1 Pengertian dan Ciri-Ciri Mamalia ........................................................................... 3
2.2 Klasifikasi Mamamlia .................................................................................................. 4
2.3 Sistem Organ Mamalia ................................................................................................ 6
2.4 Peranan Mamalia .......................................................................................................... 8
BAB III PENUTUP.................................................................................................................... 9
3.1 Kesimpulan ...................................................................................................................... 9
3.2 Saran .................................................................................................................................. 9
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................... 10

iii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kingdom animalia memiliki beberapa tingkatan untuk membagi
hewan-hewan yang terdapat dimuka bumi ini. Tingkatan tertinggi pada
kingdom animalia tersebut adalah mamalia. Mamalia adalah kelompok
hewan yang paling maju diantara vertebrata lainnya. Mamalia telah
menyebar di seluruh relung ekologi, meliputi pantai, danau, sungai, laut,
pohon, di bawah tanah dan di atas tanah bahkan di udara. Daerah persebaran
Mamalia mulai dari daerah kutub hingga daerah tropis dan gurun.
Mamalia memiliki karakter yang berbeda dengan vertebrata lain.
Mamalia bersifat homoithermis. Ciri utamanya adalah memiliki kelenjar
mamae (kelenjar susu) yang berfungsi sebagai sumber makanan bagi
anaknya. Mamalia juga memiliki kelenjar minyak dan kelenjar keringat. Ciri
lainnya adalah adanya rambut di permukaan kulitnya.
Meskipun ciri-ciri yang dimiliki hampir sama, namun masing-masing
organisme anggota mamalia memiliki ciri-ciri yang khusus sehingga
dikelompokkan dalam beberapa ordo. Mamalia dikelompokkan sesuai ciri
morfologi, anatomi, dan cara hidupnya.

1.2 Rumusan Masalah


Adapun rumusan masalah yang diambil dari latar belakang :
1. Apakah pengertian dan ciri-ciri mamalia ?
2. Bagaimanakah klasifikasi pada mamalia?
3. Bagaimanakah sistem organ pada mamalia?
4. Apa saja peranan mamalia?

1.3 Tujuan Penulisan


Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menjawab semua
pertanyaan yang ada pada rumusan masalah mengenai :
1. Untuk mengetahui pengertian dan ciri-ciri mamalia;

1
2. Untuk mengetahui klasifikasi mamalia;
3. Untuk mengetahui sistem organ pada mamalia;
4. Untuk mengetahui peranan mamalia.

1.4 Manfaat Penulisan


Adapun manfaat yang diharapkan dari penulisan makalah ini adalah
sebagai berikut:
a. Bagi penulis
Pembuatan makalah ini telah memberikan berbagai pengalaman bagi
penulis seperti pengalaman untuk mengumpulkan bahan. Disamping
itu, penulis juga mendapat ilmu untuk memahami dan menganalisis
materi yang ditulis dalam makalah ini.
b. Bagi pembaca
Agar pembaca lebih memahami apa itu mamalia dan apa saja
klasifikasinya serta peranannya.

2
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Mamalia


Mamalia adalah kelompok hewan yang paling maju diantara vertebrata
lainnya. Mamalia telah menyebar di seluruh relung ekologi, meliputi pantai,
danau, sungai, laut, pohon, di bawah tanah dan di atas tanah bahkan di udara.
Daerah persebaran Mamalia mulai dari daerah kutub hingga daerah tropis
dan gurun.
Mamalia adalah vertebrata yang tubuhnya tertutup rambut dan
mempunyai glandula ( kelenjar ) mamae , dan juga merupakan hewan yang
bersifat homoioterm atau sering di sebut hewan berdarah panas, serta
merupakan kelompok tertinggi dalam dunia hewan.

2.2 Ciri-Ciri Mamalia


Adapun ciri-ciri umum dari mamalia yaitu:
a. Tubuhnya tertutup rambut, yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari
pengaruh panas maupun dingin.
b. Pada betina terdapat kelenjar mammae (glandula mammae) yang
tumbuh baik.
c. Tetrapoda dengan anak yang diberi makan dari kelenjar susu betina.
d. Diagfragma yang menventilasi paru-paru.
e. Mempunyai kantung amniotik.
f. Tubuh yang endoterm atau berdarah panas.
g. Bernafas melalui paru-paru.
h. Mempunyai cuping telinga.
i. Gigi umumnya terbagi menjadi empat tipe yaitu gigi seri, gigi taring, gigi
premolar, dan gigi molar.
Adapun ciri-ciri khusus dari mamalia yaitu:
a. Beberapa jenis mamalia mempunyai kelenjar lain misalnya kelenjar bau
dan kelenjar pipi.
b. Memiliki kantung pada mamalia marsupialia.

3
c. Memiliki alat gerak yang berupa dua pasang tungkai, sepasang tungkai
belakang dan sepasang tangan, atau sepasang tungkai depan yang
menyerupai sirip, atau alat gerak yang menyerupai sayap.
d. Anggota gerak depan dapat bermodifikasi untuk berlari, menggali
lubang, berenang, dan terbang.
e. Pada jari-jarinya terdapat kuku, cakar, atau tracak.
f. Pada kulit terdapat banyak kelenjar minyak dan kelenjar keringat.

2.3 Klasifikasi Mamalia


Taksonomi mamalia dijelaskan sebagai berikut :
Kingdom : Animalia
Sub-kingdom : Metazoa
Filum : Chordata
Sub-filum : Vertebrata
Kelas : Mamalia
Mamalia di kelompokan kedalam banyak Ordo diantaranya sebagai
berikut :
1. Monotremata, mamalia berparuh dan bertelur, tidak memiliki putting
susu, dan menyedot susu dari bulu induknya, misalnya : platypus
(Ornithorynchus anatinus)/ cungur bebek, echidna.
2. Marsupialia atau Diprotodontia, mamalia berkantung, perkembangan
embrionik diselesaikan dalam kantung marsupial, misalnya : kanguru
(Marcropus sp).
3. Artiodactyla, mamalia yang memiliki kuku dengan jumlah jari kaki yang
genap pada masing-masing kaki, herbivore, misalnya : domba
peliharaan (Ovis aries), rusa.
4. Carnivora, mamalia pemakan daging, memilki gigi tajam, runcing dan
geraham untuk merobek, misalnya : harimau (Panthera sp), anjing,
musang.
5. Cetacea, mamalia yang hidup di laut dengan badan berbentuk ikan, kaki
depan mirip dayung dan tidak ada tungkai belakang serta lapisan tebal

4
lemak sebagai insulasi, misalnya : ikan paus (Balaenoptera omurai),
lumba-lumba.
6. Chiroptera, mamalia yang memiliki kaki seperti sayap atau bersayap
tangan dengan selaput di antara ruas jari sampai ke belakang hingga
tungkai depan bagian belakang, misalnya : kelelawar (Pteropus
vampeirus).
7. Edentata, mamalia yang memiliki geligi tereduksi atau tidak ada sama
sekali, misalnya : Armadillo, kukang.
8. Insectivora atau Soricomorpha, mamalia pemakan serangga, misalnya :
tikus cerurut (Crocidura mutina), landak.
9. Lagomorpha, mamalia yang memiliki gigi seri mamalia yang mirip
dengan ordo rodentia tetapi memiliki empat gigi seri atau lebih mirip
pahat, kaki belakang lebih panjang dibandingkan dengan kaki depan
dan diadaptasikan untuk berlari dan melompat, misalnya : Kelinci
(Lepuhnigri collis).
10. Perissodactyla, mamalia berkuku dan berjari kaki ganjil, herbivore,
misalnya : Kuda (Equus Caballus, zebra, tapir).
11. Primata, mamalia dengan ibu jari berhadapan dan yang memiliki
anggota gerak yang panjang, mata yang menghadap kedepan, korteks
serebral yang berkembang baik, omnivore, misalnya : monyet (Macaca
mulatta), lemur, orang utan.
12. Proboscidea, mamalia berotot dan badan panjang, kulit longgar dan
tebal, gigi seri atas memanjang sebagai gading misalnya : Gajah
(Elephantidae elephas).
13. Rodentia, mamalia pengerat yang memiliki gigi seri seperti pahat yang
tumbuh terus-menerus, misalnya : berang-berang (Castor sp), tikus
mencit.
14. Sirenia, mamalia herbivora akuatik, memiliki tungkai mirip sirip, dan
tidak ada kaki belakang, misalnya : sapi laut/dugong (Dugong dugong),
15. Scandentia, misalnya : tupai (Tupaia javanica)
16. Polidota, mamalia berbisik dan tidak bergigi, misalnya : Tringgiling
(Manis javanica).

5
17. Dermoptera, mamalia bersayap kulit dengan sayap mirip pada
kelelawar, misalnya Lemur (Cyanocephalus volans), Galeopithecus.

2. 4 Sistem Organ pada Mamalia


a. Sistem Saraf
Sistem saraf pada mamalia, secara general memiliki tingkat
perkembangan yang lebih tinggi dari kelas lain. Serebrum berukuran lebih
besar jika dibandingkan keseluruhan bagian otak. Serebellum juga berukuran
lebih besar dan berlobus lateral 2 buah. Lobus optikus ada 4 buah, setiap
bagian lateralnya dibagi oleh alur transversal menjadi lobus anterior dan
posterior. Otak (Encephalon) terdiri dari beberapa bagian yang hampir sama
dengan vertebrata yang lain, seperti prosencephalon, lobus opticus,
cerebellum dan medulla oblongata.
b. Sistem Respirasi
Alur-alur hidung mengandung tulang-tulang turbinal yang berkelok-
kelok yang memperluas permukaan olfaktori. Laring beratap sebuah
epiglottis yang mengandung pita-pita suara. Dua paru-paru masing-masing
dalam ruang pleura yang terpisah. Fase aktif dalam pernapasan adalah
inspirasi yang diikuti oleh depresi (perataan) dari diafragma dan elevasi dari
tulang-tulang iga (dengan gerakan melengkung keluar).
c. Sistem Sirkulasi
Jantung berbilik empat pada mammalia mempunyai dua atria dan dua
ventrikel yang terpisah secara sempurna. Terdapat sirkulasi ganda (sirkuit
sistemik dan pulmoner). Pengiriman oksigen ke seluruh tubuh akan semakin
meningkat karena tidak ada pencampuran darah yang kaya akan oksigen
dengan yang miskin oksigen, jadi lebih sempurna dari reptile. Sebgai hewan
endotermik, mammalia memerlukan lebih banyak oksigen per gram bobot
tubuhnya dibandingkan dengan vertebratalain dengan ukuran tubuh yang
sama.
d. Sistem Pencernaan
Sistem pencernaan terdiri dari kelenjar pencernaan dan organ
pencernaan. Kelenjar pencernaannya terdiri dari 4 pasang kelenjar ludah:

6
paratiroid, infaorbital, submaksilari, dan sublingual. Terdapat kantung
empedu dengan saluran empedu dan saluran getah pancreas yang bermuara
dalam duodenum. Sekum (caecum) berdinding tipis, panjangnya kira-kira 50
cm, mempunyai appendiks vermiformis (umbai cacing) yang bentuknya
seperti jari. Sedangkan organ pencernaannnya terdiri dari mulut,
kerongkongan, ventriculus, duodenum, ileum, rectum, dan anus.
e. Sistem Ekskresi
Ginjal berbentuk seperti biji kacang, ruang median ginjal yang disebut
pelvis renalis berhubungan dengan kandung kemih melalui ureter. Dari
kandung kemih mengeluarkan uretra yang akan mngeluarkan urin melalui
saluran urin. Mammalia dominan sudah memiliki saluran yang terpisah, tidak
seperti hewan vertebrata lain yang menggunakan kloaka. Mammalia
memiliki saluran pembuangan sisa pencernaan melalui anus, urin melalui
uretra, dan saluran reproduksi melalui vagina dan penis.
f. Sistem Reproduksi
Hewan mamalia melakukan fertilisasi internal, perkembangan embrio
terjadi di dalam uterus, dengan lama masa kandungan yang bervariasi
tergantung pada jenis hewannya, seperti pada kelinci masa kehamilannya
sekitar 30 hari. Berdasarkan cara reproduksi dan perkembangan fetusnya,
beberapa mamalian memiliki tingkatan-tingkatan dari yang rendah sampai
yang tinggi. Pada mammalian rendah, seperti Ordo Monotremata (platypus)
dan Ordo Marsupialia (opossum dan kangguru), platypus masih bertelur dan
mengerami telurnya. Sedangkan pada kangguru yang telurnya sangat kecil
itu berkembang dalam uterus selama beberapa hari, larva yang kemudian
menetas segera keluar dari uterus dan masuk dalam kantong perut
(marsupium) dan menghisap air susu dari putting-putting induknya. Pada
mamalia yang lebih tinggi tingkatannya, zygot yang berkembang menjadi
embrio dan kemudian tumbuh menjadi fetus tinggal dalam uterus untuk
waktu yang lebih lama. Sistem sirkulasi dan nutrisinya dihubungkan melalui
plasenta yang mengangkut nutrisi dari tubuh induknya.

7
2.5 Peranan Mamalia
Setiap elemen kehidupan tentunya memiliki peranan yang dapat
memberikan kontribusi yang positif bagi lingkungannya. Mamalia memiliki
peranan yang penting dalam kelestarian . Mamalia sangat berperan dalam
kehidupan manusia karena dimanfaatkan untuk memenuhi banyak
kebutuhan. Manusia dapat memenuhi kebutuhan dengan memakan daging
sapi, kambing, kerbau, unta atau babi. Kulit sapi dan kambing merupakan
bahan baku sandang, baik pakaian maupun sepatu. Gajah dapat digunakan
untuk mengangkut batang pohon atau balok kayu yang besar. Anjing atau
sipanse telah dijadikan bahan penelitian untuk eksplorasi angkasa luar.
Selain itu, beberapa jenis mamalia lainnya bermanfaat pula untuk penelitian
dibidang kesehatan (kedokteran). Kemampuan indra penciuman anjing juga
dimanfaatkan pihak kepolisian untuk menangani masalah criminal misalnya
pembunuhan atau perampokan.
Mamalia memiliki peranan yang penting dalam kelestarian ekosistem
hutan. Sukiya (2005) menjelaskan peranan mamalia, antara lain sebagai
penyubur tanah, penyerbuk bunga, pemencar biji, serta pengendali hama
secara biologi. Selain peranannya secara ekologis, mamalia juga memiliki
peranan dalam bidang kesehatan, ekonomi, serta estetika.

8
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
3.1.1 Mamalia adalah vertebrata yang tubuhnya tertutup rambut dan
mempunyai glandula ( kelenjar ) mamae, dan juga merupakan hewan
yang bersifat homoioterm atau sering di sebut hewan berdarah panas,
serta merupakan kelompok tertinggi dalam dunia hewan.
3.1.2 Mamalia terdiri dari beberapa ordo, yaitu Monotremata Marsupialia
Artiodactyla Carnivora Chiroptera Edentata Insectivora Lagomorpha
Perissodactyla Primata Proboscidea Rodentia Sirenia Herbivora
Omnivora Scandentia, Polidota, dan Dermoptera.
3.1.3 Mamalia memeiliki sistem organ yang kompleks, yaitu memiliki sistem
saraf, sistem respirasi, sistem sirkulasi, sistem pencernaan, sistem
ekskresi dan sistem reproduksi.
3.1.4 Peranan dari mamalia sangatlah banyak, yaitu penyubur tanah,
penyerbuk bunga, pemencar biji, serta pengendali hama secara biologi.

3.2 Saran
Semoga makalah yang kami susun ini dapat bermanfaat bagi para
pembaca, dan dapat memberikan pengetahuan sedikit tentang mamalia.
Kami mengetahui bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak
terdapat kekurangan baik dari segi penulisannya, bahasa dan lain
sebagainnya. Untuk itu saran dari pembaca yang bersifat membangun
sangat kami harapkan agar dapat terciptannya makalah yang baik yang
dapat memberi pengetahuan yang benar kepada pembaca.

9
DAFTAR PUSTAKA

Brotowidjoyo dan Mukayat Djarubito. 1990. Zoology Dasar. Erlangga. Jakarta.


Campbell. 2003. Biologi. Jilid 2. Penerbit Erlangga. Jakarta.
Jasin, maskoeri. 1992. Zoologi Vertebrata. Sinar Wijaya. Surabaya.
Sukiya. 2005. Biologi Vertebrata. UM Press. Malang.

10