You are on page 1of 7

RINGKASAN

CHAPTER 9: DATA COLLECTION METHODS: QUESTIONNAIRES

Types of Questionnaire

Kuesioner adalah formula awal yang sifatnya tertulis, berupa seperangkat


pertanyaan dimana responden dapat mencatat jawaban mereka, biasanya dalam
waktu yang singkat. Merupakan mekanisme pengumpulan data yang efisien ketika
ingin menggunakan studi yang explanatory atau deskriptif. Kuisioner umumnya
memakan biaya dan waktu yang lebih sedikit dibandingkan dengan wawancara atau
observasi. Tetapi hal ini membuat kuisioner lebih rentan dengan tanggapan yang
membuat data menjadi tidak akurat kebenarannya.

1. Personally Administered Questionnaires


Ketika survei terbatas pada area lokal, cara terbaik untuk mengumpulkan data
adalah dengan mengelola kuisioner secara pribadi. Keuntungan utama dari hal ini
adalah bahwa peneliti atau anggota dari tim peneliti dapat mengumpulkan semua
tanggapan dan diselesaikan dalam waktu yang singkat .

2. Mail and Electronic Questionnaires


Keuntungan utama dari elektronik kuesioner dan mail adalah wilayah geografis
yang luas dapat tercakup dalam survei. Kuisioner bisa dikirim ke responden,
dimana bisa mereka selesaikan dengan nyaman, baik itu di rumah mereka, dan
dengan langkah mereka sendiri. Namun, tingkat pengembalian kuesioner surat
biasanya rendah. Tingkat respon 30 % dianggap diterima. Kelemahan dari metode
ini adalah kesalahan yang terjadi susah diklarifikasi, dan juga dari pengembalian
yang rendah membuat representasi yang rendah dari sampel tersebut.
Guidelines for Questionnaire Design

Prinsip desain kuesioner harus fokus pada tiga bidang. Yang pertama berhubungan
dengan kata-kata dari pertanyaan. Yang kedua mengacu pada perencanaan masalah
bagaimana variabel akan dikategorikan, diskalakan, dan dikode setelah menerima
tanggapan. Yang ketiga berkaitan dengan penampilan umum kuesioner. Ketiganya
adalah isu-isu penting dalam desain kuesioner karena dapat meminimalkan
bias/gangguan dalam penelitian.
Prinsip Kalimat

 Kesesuaian isi pertanyaan;


 Bagaimana pertanyaan yang sesuai dan tingkat sophistication bahasa yang
digunakan;
 Jenis dan bentuk pertanyaan yang diajukan;
 Urutan pertanyaan;
 Data pribadi dari responden.

Isi dan Tujuan Pertanyaan

Sifat alami dari variabel yang direkam, perasaan subjektif atau fakta objektif akan
memberikan berbagai macam pertanyaan yang akan diajukan. Dan juga semua
tujuan dari pertanyaan harus diperhatikan agar variabel diperhitungkan cukup dan
tidak ada pertanyaan yang berlebihan.

Bahasa dan Penempatan Kata dalam Kuisioner

Bahasa dan penempatan kata dalam kuisioner harus sesuai dengan tingkat
pengetahuan/pemahaman responden.

Tipe dan Bentuk Pertanyaan

 Open-Ended versus Closed Questions


 Positively and Negatively Worded Questions
 Double-Barreled Questions
 Ambiguous Questions
 Recall-Dependent Questions
 Leading Questions
 Loaded Questions
 Social Desirability
 Length of Questions
 Sequencing of Questions
Klasifikasi Data atau Informasi Personal

Berisi informasi mengenai, umur, tingkat pendidikan, status, dan pendapatan.

Prinsip-Prinsip Perhitungan

 General Appearance or “Getup” of the Questionnaire


 A Good Introduction
 Organizing Questions, Giving Instructions and Guidance, and Good
Alignment
 Personal Data
 Information on Income and Other Sensitive Personal Data
 Open-Ended Question at The End
 Concluding the Questionnaire
 Review of Questionnaire Design
 Pretesting of Structured Questions
 Electronic Questionnaire and Survey Design

International Dimensions of Surveys

Penelitian yang dihubungkan dengan lintas budaya biasanya ditemukan adanya


kesamaan atau perbedaan dalam kebiasaan dan sikap tanggapan karyawan dalam
budaya yang berbeda.

Isu Spesial dalam Instrumentasi untuk Penelitian Lintas Budaya

Karena perbedaan bahasa yang digunakan dalam negara yang berbeda, menjadi
penting untuk meyakinkan bahwa terjemahan dari instrumen ke bahasa lokal telah
akurat dengan bahasa aslinya.

Isu dalam Pengumpulan Data

Terdapat tiga masalah penting yaitu tanggapan yang ekuivalen, waktu pengambilan
data, dan status dari individu yang mengoleksi data.
Review of The Advantages and Disadvantages of Different Data Collection
Methods and When to Use Each

Wawancara Tatap Muka

Beberapa kelebihan wawancara tatap muka antara lain :

 Bisa mengklarifikasi pertanyaan, mengurangi keraguan, menambah jenis


pertanyaan baru
 Bisa membaca isyarat non verbal
 Bisa memperoleh data yang banyak

Sementara kekurangannya adalah :

 Membutuhkan waktu yang lama


 Biaya besar jika responden yang akan diwawancara dalam jumlah banyak.
 Bisa menimbulkan bias pewawancara

Wawancara Telepon

Kelebihan

 Biaya lebih sedikit dan lebih cepat dari warancara tatap muka
 Bisa menjangkau daerah geografis yang luas

Kelemahan

 Isyarat non verbal tidak bisa dibaca


 Membutuhkan jawaban yang cepat
 Yang mau diwawancarai bisa menolak panggilan
Studi Observasi

Penggunaan observasi langsung sebagai cara mengumpulkan data mempunyai


keuntungan, yaitu terdapat kemungkinan untuk mencatat hal-hal, perilaku,
pertumbuhan, dan sebagainya, sewaktu kejadian tersebut berlaku, atau sewaktu
perilaku tersebut terjadi. Dengan cara pengamatan, data yang langsung mengenai
perilaku yang tipikal dari objek dapat dicatat segera, dan tidak menggantungkan
data dari ingatan seseorang. Sementara kelemahan metode ini yaitu biaya yang
dikeluarkan banyak/mahal.

Personally Administered Questionnaires

Keuntungan dari hal ini adalah bahwa peneliti atau anggota dari tim peneliti dapat
mengumpulkan semua tanggapan dan dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
Kelemahannya adalah tidak bisa menjangkau responden yang jauh, jika itu tetap
dilakukan hal ini memerlukan biaya yang banyak.

Mail and Electronic Questionnaires

Keuntungan dari elektronik kuesioner dan mail adalah wilayah geografis yang luas
dapat tercakup dalam survei. Kelemahan dari metode ini adalah kesalahan yang
terjadi susah diklarifikasi, dan juga dari pengembalian yang rendah membuat bias,
sehingga representasi yang rendah dari sampel tersebut.

Multimethods of Data Collection

Karena hampir semua metode pengumpulan data bisa terkena bias/gangguan, maka
penggabungan dari metode-metode itu dapat dilakukan guna mendapatkan data
yang lebih baik.

Managerial Implications

Sebagai penyedia informasi, manajer dapat membantu peneliti dalam melakukan


wawancara, observasi, maupun pemberian kuisioner.

Ethics in Data Collection

 Memperlakukan informasi yang diberikan responden dengan memegang


prinsip kerahasiaan dan menjaga pribadi responden merupakan salah satu
tanggung jawab peneliti.
 Peneliti tidak boleh mengemukakan hal yang tidak benar mengenai sifat
penelitian kepada subjek. Dengan demikian, peneliti harus menyampaikan
tujuan dari penelitian kepada subjek dengan jelas.
 Informasi pribadi atau yang terlihat mencampuri sebaiknya tidak
ditanyakan, dan jika hal tersebut mutlak diperlukan untuk penelitian, maka
penyampaiannya harus diungkapkan dengan kepekaan yang tinggi kepada
responden, dan memberikan alasan spesifik mengapa informasi tersebut
dibutuhkan untuk kepentingan penelitian.
 Apapun sifat metode pengumpulan data, harga diri dan kehormatan subjek
tidak boleh dilanggar
 Tidak boleh ada paksaan kepada orang untuk merespon survei dan
responden yang tidak mau berpartisipasi tetap harus dihormati.
 Dalam study lab, subjek harus diberitahukan sepenuhnya mengenai alasan
eksperimen setelah mereka berpartisipasi dalam studi.
 Subjek tidak boleh dihadapkan pada situasi yang mengancam mereka, baik
secara fisik maupun mental.
 Tidak boleh ada penyampaian yang salah atau distorsi dalam melaporkan
data yang dikumpulkan selama study.

Ethical Behavior Respondents

1. Subjek yang sudah meilih untuk ikut berpartisipasi dalam penelitian harus
bekerjasama secara penuh dalam penelitian.
2. Responden juga memiliki kewajiban memberikan tanggapan yang jujur dan
sebenarnya.