You are on page 1of 11
ANALISIS PERANCANGAN KERJA INDUSTRI I MODUL III PERHITUNGAN WAKTU SINTESA DAN STUDI GERAKAN Di susun oleh

ANALISIS PERANCANGAN KERJA INDUSTRI I

MODUL III

PERHITUNGAN WAKTU SINTESA DAN STUDI GERAKAN

Di susun oleh :

Kelompok 4

  • 1. Arief A.Firmansyah

201544579006

  • 2. Agustira Hermansyah

201544500063

  • 3. Bayu Praditya

201544500040

  • 4. Destryan Dyah putra

201544500046

  • 5. Hikmah Sidiq Kurniawan

201544500034

  • 6. Ira Puspita

201544500011

  • 7. Juandy

201544500055

  • 8. Muhammad Panji Prasetya

201544500029

  • 9. Rully Bagus Subekti

201544500020

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI

FAKULTAS TEKNIK, MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

JAKARTA

2016

LEMBAR PENGESAHAN

Penyusun

  • 1. Arief A.Firmansyah

  • 2. Agustira Hermansyah

  • 3. Bayu Praditya

  • 4. Destryan Dyah putra

:

  • 5. Hikmah Sidiq Kurniawan

  • 6. Ira Puspita

  • 7. Juandy

  • 8. Muhammad Panji Prasetya

Judul

  • 9. Rully Bagus Subekti

: Perhitungan Waktu Sintesa dan Studi Gerakan

Program studi

: Teknik Industri Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Tanggal

: 16 November 2016

Mengetahui / Menyetujui

Penanggung Jawab Kelas I

Penanggung Jawab Kelas II

(Ilham Eka Prasetya)

(Lisa Parandini)

Staff Laboratorium Teknik Industri

(

.....................................

)

LEMBAR PENILAIAN

MODUL III

Isi Laporan

Nilai

BAB I. PENDAHULUAN

 

BAB II. LANDASAN TEORI

 

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN

 

BAB IV. PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

 

BAB V. ANALISIS

 

BAB VI. KESIMPULAN

 

Total Nilai :

Jakarta, 16 November 2016

(

)

LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS

Yang bertanda tangan di bawah ini :

  • 1. Arief A. Firmansyah

201544579006

  • 2. Agustira Hermansyah

201544500063

  • 3. Bayu Praditya

201544500040

  • 4. Destryan Dyah Putra

201544500046

  • 5. Hikmah Sidiq Kurniawan

201544500034

  • 6. Ira Puspita

201544500011

  • 7. Juandy

201544500055

  • 8. Muhammad Panji Prasetya

201544500029

  • 9. Rully Bagus Subekti

201544500020

Menyatakan bahwa laporan mengenai Perhitungan waktu sintesa dan studi gerakan adalah benar-benar pekerjaan kami sendiri. Bila terbukti tidak demikian, kami bersedia menerima segala konsekuensi yang telah disepakati, yaitu nilai praktikum Analisis Perancangan Kerja I mendapat nilai E.

Jakarta, 16 November 2016

Praktikan

(Arief A.Firmansyah) (Agustira Hermansyah) (Bayu praditya) (Destryan D.Putra)

(Hikmah S.Kurniawan) ( Ira .P) (Juandy) (M. Panji Prasetya)

(Rully Bagus.S)

KATA PENGANTAR

Syukur alhamdulillah kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat- Nya, seiring dengan selesainya penyusunan modul praktikum Analisis Perancangan Kerja I ini sebagai tugas I mata kuliah Analisis Perancangan Kerja I dari Ibu. Galuh Krishna Dewanti,MT. untuk mahasiswa/i di jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Industri Universitas Indraprasta pgri.

Modul ini pada dasarnya merupakan sarana untuk mendukung mata kuliah dan praktikum Analisis Perancangan Kerja I di jurusan Teknik Industri. Oleh karena itu semoga modul ini dapat bermanfaat, terutama untuk memperdalam penguasaan teori dan aplikasi Analisis Perancangan Kerja I, baik dengan menggunakan peta kerja tangan kanan dan kiri, peta aliran proses maupun menggunakan rumus perhitungan waktu baku di ms.excel. Dalam penyusunan modul ini masih memiliki banyak kelemahan, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun diharapkan dapat menjadi bahan bagi perbaikan modul ini dimasa yang akan datang. Untuk itu, kelompok 4 menyampaikan terima kasih.

Jakarta, 16 November 2016

Penyusun

( kelompok 4 )

Abstraksi

Di dalam kehidupan sehari-hari pengukuran waktu kerja digunakan untuk perencanaan kebutuhan tenaga kerja (man power planning),estimasi biaya-biaya untuk upah pekerja,penjadwalan produksi,perencanaan sistem pemberian bonus dan insentif bagi pekerja yang berprestasi dan indikasi output yang mampu dihasilkan oleh seorang operator. Pengukuran waktu kerja merupakan usaha untuk menentukan lama kerja yang dibutuhkan seorang Operator terlatih dan qualified dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang spesifik pada tingkat kecepatan kerja yang normal dalam lingkungan kerja yang terbaik pada saat itu. Jenis pengukuran waktu secara langsung adalah Pengukuran jam henti Stopwatch Time Study Sampling kerja Work Sampling secara tak langsung yaitu Data waktu baku Standard dan Data waktu Gerakan Predetermined Time System. Pengukuran waktu yang dilakukan terhadap beberapa alternatif sistem kerja, maka yang terbaik dilihat dari Waktu penyelesaian tersingkat. pengukuran waktu juga ditujukan untuk mendapatkan waktu baku penyelesaian pekerjaan, yaitu waktu yang dibutuhkan secara wajar, normal, dan terbaik. Teknik pengukuran waktu di bagi atas dua yaitu perhitungan waktu secara langsung dan tidak langsung. Pengukuran secara tidak langsung salah satunya dengan metode sintesa. Perhitungan waktu sintesa adalah waktu penyelesaian setiap elemen gerakan dibandingkan dengan harga yang diperoleh dari tabel data waktu gerakan (Tabel dua belas Sutalaksana [1979]), untuk kemudian dihitung harga rata-ratanya. Di dalam perhitungan waktu sintesa terdapat studi gerakan untuk mngetahui setiap elemen gerakan. Study gerakan adalah analisa yang dilakukan terhadap beberapa gerakan bagian badan pekerja dalam menyelesaikan pekerjaannya. Untuk memudahkan penganalisaan terhadap elemen gerakan kerja yang dipelajari, perlu dikenal dahulu gerakan - gerakan dasar. Seorang tokoh yang telah meneliti gerakan - gerakan dasar secara mendalam adalah Frank B. Gilberth beserta istrinya yang menguraikan gerakan ke dalam tujuh belas gerakan dasar atau elemen gerakan yang dinamai Therblig (Sutalaksana, 1979). Di dalam studi gerakan terdapat perhitungan waktu baku dengan metode work factor dan mos. Sistem faktor kerja (work factor) merupakan salah satu sistem dari Predetermined Time System yang paling awal dan secara luas diaplikasikan Sistem ini memungkinkan untuk menetapkan waktu untuk pekerjaan-pekerjaan mnaual dengan menggunakan data waktu gerakan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Langkah-langkah yang diambil di sini pertama kali adalah membuat analisa detail setiap langkah kerja yang ada berdasarkan empat variabel yang merupakan dasar utama pelaksanaan kerja (anggota tubuh, kerja perpidahan gerakan, manual kontrol dan berat/hambatan yang ada) dan mengunakan data faktor kerja sebagai unit pengukurnya. Methods Time Measurement (MTM) adalah suatu sistem penerapan awal waktu baku (predetermined time standard) yang dikembangkan berdasarkan studi gambar gerakan-gerakan kerja produksi miniatur truk tangki. Sistem ini didefinisikan sebagai suatu prosedur untuk menganalisa setiap operasi atau metode kerja (manual operation) ke dalam gerakan-gerakan dasar yang diperlukan untuk melaksanakan kerja tersebut, dan kemudian menetapkan standar waktu dari masing-masing gerakan tersebut berdasarkan macam gerakan dan kondisi-kondisi kerja yang ada. Dalam modul Analisis Perancangan Kerja satu mengenai perhitungan waktu sintesa dan studi gerakan melanjutkan dari sebelumnya mengenai peta kerja pada produksi miniatur truk tangki. Peta kerja pada produksi miniatur pada modul sebelumnya di lanjutkan kembali dengan mengerjakan perhitungan waktu sintesa ( perhitungan waktu secara tidak langsung) yang terbagi atas MOS dan work factor, untuk mengetahui elemen elemen gerakan pada proses produksi miniatur truk tangki, mengetahui penganalisa gerakan yang efectif dan tidak efectif dalam proses produksi truk tangki dan mengetahui waktu baku dengan mempelajari elemen gerakan yang ada.

Abstrac

In the daily life of the measurement of working time is used for workforce planning needs (man power planning), estimated costs for wages, production scheduling, planning a system of bonuses and incentives for workers who excel and indications of output that can be produced by a operator. Measurement of working time is an attempt to determine the length of the work required a trained and qualified operator in completing a specific task on the level of normal working speed in the best working environment at the time. This type of measurement is a direct measurement of hours of continuous work Stopwatch Time Study Work Sampling Sampling indirectly ie raw time data Standard and Data Movement predetermined time Time System. Time measurement on several alternative work systems, then the best views of the shortest turnaround time. measurement time is also intended to get standard time completion of work, ie the time required is reasonable, normal and best. Techniques for the measurement of time in the top two, the calculation time is directly and indirectly. Measurement indirectly either by synthesis method. Calculation of the synthesis time is the completion time of each element of the movement compared with the price obtained from the data table movement time (Table twelve Sutalaksana [1979]), and then calculated the average price. In the calculation of the time there is a synthesis of studies mngetahui movement for each element of movement. Study movement is An analysis of some movement of the working bodies in completing the work. To facilitate the analysis of the labor movement elements are studied, should be known first movement - the basic movement. A character who has studied the movement - the basic movement in depth is Frank B. Gilberth and his wife that describes the movement into seventeen basic movement or motion elements named Therblig (Sutalaksana, 1979). In the study of movement there is the calculation of standard time by the work method and mos factor. Factor systems work (work factor) is a system of predetermined Time System earliest and widely applied this system makes it possible to set the time for jobs mnaual using time data movement that has been determined beforehand. The steps taken here first is to make a detailed analysis of each step of work that is based on four variables is the main basis the implementation of the work (member body, work perpidahan movement, manual control and weight / barriers that exist) and using the data work factor as the measuring unit. Methods Time Measurement (MTM) is a system for the early adoption of the standard time (predetermined time standards) were developed based on the study of labor movements picture miniature tank truck production. This system is defined as a procedure to analyze each operation or method of work (manual operation) to the basic movements needed to carry out this work, and then set the standard time of each of these movements by various movements and conditions of employment there is. In the Work Design Analysis module to the calculation of the synthesis time and motion studies continue working than ever before on the map on the production of miniature tank truck. Map work on the production of miniature in the previous module proceed back to work on the timing of synthesis (calculation time indirectly) divided into MOS and work factors, to determine the elements - elements of motion in the production process miniature tank truck, knowing analyzer movement efectif and efectif not in the process of production of tank trucks and know the standard time by studying the elements of the movement.

BAB I

PENDAHULUAN

  • A. Latar Belakang

Dalam dunia industri, waktu kerja merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam suatu sistem produksi. Waktu kerja berperan penting dalam penentuan produktivitas kerja serta dapat menjadi tolak ukur untuk menentukan metode kerja yang lebih baik dalam penyelesaian suatu pekerjaan. Pengukuran waktu (time study) ialah suatu usaha untuk menentukan lama kerja yg dibutuhkan seorang operator (terlatih dan qualified ) dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang spesifik pada tingkat kecepatan kerja yang normal dalam lingkungan kerja yang terbaik pada saat itu.

Teknik pengukuran waktu di bagi atas 2 yaitu perhitungan waktu secara langsung dan tidak langsung. Pengukuran secara tidak langsung salah satunya dengan metode sintesa. Perhitungan waktu sintesa adalah waktu penyelesaian setiap elemen gerakan dibandingkan dengan harga yang diperoleh dari tabel data waktu gerakan (Tabel 12 Sutalaksana [1979]), untuk kemudian dihitung harga rata-ratanya. Di dalam perhitungan waktu sintesa terdapat studi gerakan untuk mngetahui setiap elemen gerakan. Study gerakan adalah analisa yang dilakukan terhadap beberapa gerakan bagian badan pekerja dalam menyelesaikan pekerjaannya. Untuk memudahkan penganalisaan terhadap elemen gerakan kerja yang dipelajari, perlu dikenal dahulu gerakan - gerakan dasar. Seorang tokoh yang telah meneliti gerakan - gerakan dasar secara mendalam adalah Frank B. Gilberth beserta istrinya yang menguraikan gerakan ke dalam 17 gerakan dasar atau elemen gerakan yang dinamai Therblig (Sutalaksana, 1979).

Dalam modul Analisis Perancangan Kerja 1 mengenai perhitungan waktu sintesa dan studi gerakan melanjutkan dari sebelumnya mengenai peta kerja pada produksi miniatur truk tangki. Peta kerja pada produksi miniatur pada modul sebelumnya di lanjutkan kembali dengan mengerjakan perhitungan waktu sintesa ( perhitungan waktu secara tidak langsung) yang terbagi atas MOS dan work factor, untuk mengetahui elemen elemen gerakan pada proses produksi miniatur truk tangki, mengetahui penganalisa gerakan yang efectif dan tidak efectif dalam proses produksi truk tangki dan mengetahui waktu baku dengan mempelajari elemen gerakan yang ada.

  • B. Identifikasi Masalah

    • 1. Belum mengetahui elemen elemen gerakan pada proses produksi miniatur truk tangki

    • 2. Belum adanya penganalisa gerakan yang efectif dan tidak efectif dalam proses produksi truk tangki

    • 3. Belum mengetahui waktu baku dengan mempelajari elemen gerakan yang ada.

  • C. Rumusan Masalah

    • 1. Elemen-elemen gerakan apa saja yang terjadi pada proses produksi miniatur truk tangki/

    • 2. Bagaimana gerakan yang efectif dan tidak efectif ?

    • 3. Berapakah waktu baku yang dibutuhkan dalam setiap elemen gerakan?

  • D. Batasan Masalah

    • 1. .....

    • 2. .....

  • E. Tujuan Penelitian

    • 1. Mengetahui elemen-elemen gerakan pada proses produksi miniatur truk tangki

    • 2. Mengetahui gerakan efectf dan tidak efectif pada produksi tersebut

    • 3. Mengetahui efesiensi waktu kerja seorang operator dengan mempelajari elemen gerakan.

    • F. Sistematika Penulisan BAB I PENDAHULUAN Bab ini menguraikan tentang : Latar Belakang Masalah, Identifikasi Masalah, Pembatasan masalah, Perumusan Masalah, Tujuan Penelitian, dan Sistematika Penulisan. BAB II LANDASAN TEORI Bab ini mengulas tentang : Pengertian dari berbagai tokoh mengenai perhitungan waktu simtesa dan studi gerakan, dan juga mengetahui manfaat perhitungan waktu simtesa dan studi gerakan dalam keidupan sehari-hari maupun dalam dunia industri BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini menjelaskan tentang metode apa saja yang di gunakan dari awal hingga akhir beserta keterangan hal hal apa saja yang di perlukan saat melakukan penelitian. BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA Bab ini membahas tentang pengumpulan data yang di dapatkan dari modul sebelumnya yaitu peta-peta kerja pada produksi miniatur truk tangki dan tentang pengolahan data dengan peta kerja aliran proses dan peta tangan kanan dan kiri yang diuraikan dalam elemen-elemen gerakan dan mencari waktu baku dengan mempelajari elemen gerakan untuk mengetahui proses produksi miniature truk tengki sampai dengan selesai. BAB V KESIMPULAN Bab ini menerangkan tentang bagaimana hasil dari pengamatan atau penganalisaan yang dilakukan dengan melakukan penguraian setiap elemen gerakan pada peta aliran proses dan peta tangan kanan dan kiri serta mengetahui hasil waktu yang dibutuhkan seorang operator dalam mengerjakan pekerjaannya (setiap elemen gerakan yang dikerjakannya).