You are on page 1of 3

SINTESIS JURNAL INTERNASIONAL

DASAR-DASAR PENELITIAN
Grade 12 students’ conceptual understanding and mental models of galvanic cells
before and after learning by using small-scale experiments
in conjunction with a model kit

Disusun oleh:
Ita Adri Supriati
2282160013

Dosen Pengampu :
- Indah Langitasari, S.Si., M.Pd.
- Dr. Euis Nursa’adah, S.Pd., M.Pd

JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
SERANG
2018
RESUME ANALISIS JURNAL

Pemahaman Konseptual dan Model Mental Gambar dari Sel Galvanik Sebelum
dan Sesudah Pembelajaran dengan menggunakan Skala Kecil Eksperimen dalam
Hubungannya dengan Model Kit. Saksri Supasorn. Pendidikan Kimia, Penelitian,
dan Praktik. 2015. DOI: 10.1039/c4rp00247d

I. Latar Belakang
Banyak siswa yang menganggap materi Elektrokimia susah, karena melibatkan
konsep-konsep tidak berwujud yang tidak dapat diakses dengan presepsi
langsung. Maka peneliti melakukan kit model dalam percobaan dan dilakukan 5E
Inquiry Learning sebagai metode pembelajaran.
II. Rumusan masalah
(1) Bagaimana nilai siswa pada tes konseptual elektrokimia dan pada gambar
model mental sel galvanik sebelum dan setelah dilakukan percobaan dalam
hubungannya dengan model kit dari Sel Galvani?
(2) Bagaimana presentase dan analisa siswa di masing – masing kategori
pemahaman konseptual dalam tes konseptual elektrokimia dan dalam model
mental Sel Galvanik sebelum dan sesudah mereka melakukan percobaan dalam
hubungannya dengan model kit dari Sel Galvani?
III. Tujuan penelitian
Mengembangkan percobaan dalam skala kecil yang melibatkan model kit
elektrokimia dan sel galvanis yang ditampilkan dengan level mikroskopik.
IV. Metode
1. Subjek penelitian : Siswa kelas 12 Srimuang Wittayakhan School, di Thailand.
2. Research desain: Kuantitatif yaitu dengan cara 34 siswa kelas 12 berpartisipasi
dalam 4 rangkaian kegiatan pembelajaran, yaitu: tes pra-konseptual, tes pasca-
konseptual, model pasca-mental, model pra-mental. Sedangkan Kualitatif yaitu
dengan cara mewawancarai siswa tentang sel galvanik untuk memenuhi bagian
kuantitatif.
3. Instrumen: Lembar tes konseptual materi Elektrokimia yang mengandung 24
item dengan tipe soal two-tier three-choice, model mental gambar sel galvanik
dengan menggunakan metode 5E Inquiry Learning, RPP (Racangan Proses
Pembelajaran), Wawancara informal.
4. Data dan Analisis Data
Data: Nilai rata-rata tes post-konseptual (mean 36.63, SD 7.69) dengan
presentase 76,39%, nilai rata-rata tes pra-konseptual (mean 21.51, SD 6.83)
dengan presentase 44,82%. Nilai rata-rata post-model mental makroskopik
(mean 3.56, SD 1.30), nilai rata-rata post-model mental mikroskopik (mean
5.98, SD 2.93), pra-model mental (mean 1.85, SD 1.11).
Analisis Data: Skor tes pra dan pasca-konseptual, skor tes pra dan pasca-
konseptual dan model mental gambar. Data dianalisis dengan menggunakan
software yang disebut Simple Item Analysis (SIA).
V. Hasil dan Pembahasan
Diungkapkan bahwa nilai rata-rata tes post-konseptual secara statistik lebih tinggi
dari tes pra-konseptual. Selain itu, nilai rata-rata model post-mental baik dalam
makroskopik dan sub mikroskopik secara statistik lebih tinggi daripada model pra-
mental. Sebelum intervensi, sebagian besar siswa berada dalam kategori konsep
kurang benar, sebagian paham dengan spesifik keliru (PMU) ke tidak paham.
Namun setelah intervensi, siswa berubah ke kategori konseps yang lebih tepat,
sebagian paham ke terdengar paham (SU). Maka hal ini menjadi indikasi bahwa
intervensi ini dapat mengubah pemahaman konseptual siswa tentang Elektrokimia
dan model mental tentang Sel Galvanik.
VI. Kesimpulan
Hasil penelitian diverifikasi bahwa model mental menggunakan model kit adalah
efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa.
VII. Komentar
Kelebihan pada jurnal ini adalah penggunaan kosakata yang mudah dimengerti,
terdapat kejelasan dalam metode, dan juga pembahasan. Kekurangan dalam
metode ini adalah tidak adanya lampiran yang menjadi tolak ukur bagus tidaknya
soal yang dibuat. Selain itu juga kurangnya kejelasan dalam indikator penelitian
setiap pra atau post- tes.