You are on page 1of 4

Keberadaan manusia yang diberi nafsu oleh Allah SWT sempat diprotes

malaikat. Keduanya pun minta diberi nafsu juga. Namun setelah dituruti,
ternyata dua malaikat tersebut tidak mampu mengemban amanat.

Ilustrasi ( Foto @Source )


Allah SWT berfirman dalam Alquran, "...Dan, apa yang diturunkan kepada
dua orang malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut...." (QS al
Baqarah (2): 102).

Asbabul Nuzul (sebab-sebab turunnya) ayat tersebut adalah kisah dua


malaikat yang diberi nafsu oleh Allah SWT. Kedua malaikat itu bernama
Harut dan Marut. Diceritakan bahwa saat malaikat iri melihat Nabi Adam
hendak diturunkan Allah ke bumi untuk menjadi khalifah (pemimpin).

"Wahai Robb-ku, apakah Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu


seorang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah,
padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan
Engkau?" begitu protes malaikat yang merasa sebagai makhluk paling mulia.

PROTES MALAIKAT
Allah berfirman, "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu
ketahui."

Malaikat itu terus protes. Mereka menginginkan dirinyalah yang diutus


sebagai khalifah.

"Wahai Rabb kami, kami lebih taat kepadamu dari pada bani Adam,"
katanya.

Allah berkata kepada para malaikat, "Datangkan kepadaku dua malaikat


dari malaikat-malaikat yang ada sehingga keduanya diturunkan ke bumi
dan kita lihat bagaimana keduanya berbuat?"

Para malaikat berkata, "Wahai Rabb kami, turunkanlah Harut dan Marut".

Malaikat Harut dan Marut lantas segera turun ke bumi setelah dilengkapi
dengan perangkat nafsu, sebagaimana yang terdapat pada manusia.
Keduanya diperintahkan untuk senantiasa menyembah Allah SWT dan tidak
mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, dilarang membunuh
manusia yang diharamkan, memakan harta haram, mencuri, berzina, dan
meminum khamar. Keduanya tinggal di bumi selama beberapa tahun di
antara manusia dengan benar.

Pada suatu zaman, terdapat seorang wanita yang kecantikannya di kalangan


manusia amat termasyhur. Kedua malaikat itu sama-sama ingin memiliki
wanita tersebut. Namun, wanita itu mengajukan syarat agar malaikat itu mau
pindah ke agamanya.

"Kami tidak punya keinginan untuk menyembah ini." kata kedua malaikat
itu menolak.

Setelah itu, keduanya berlalu dan menyembah kepada Allah SWT. Ketika
wanita itu melihat dua laki-laki itu tetap tidak mau menyerah, ia berkata.
"Jika kalian tetap menolah, pilihlah satu di antara tiga. Kalian menyembah
berhala, membunuh manusia, atau minum khamar."

AZAB DUNIA
Keduanya memilih pilihan ketiga, yakni meminum khamar. Mereka pun
akhirnya meminum khamar hingga mabuk. Setelah itu, keduanya berzina
dengan wanita itu. Pada saat mereka melakukan perbuatan itu, seorang lelaki
lewat di hadapannya. Karena keduanya merasa khawatir bahwa orang itu
akan menyebarluaskan apa yang dilakukannya, mereka segera
membunuhnya.

Begitu sadar dari mabuknya, keduanya segera menyadari kesalahannya dan


ingin segera kembali ke atas langit. Namun, mereka tidak bisa
melakukannya. Dengan demikian, penutup tabir rahasia antara keduanya
dengan penghuni langit sudah terungkap.

Setelah kesalahan yang menimpa kedua malaikat itu terjadi, lalu dikatakan
kepadanya, "Sekarang, pilihlah azab dunia atau azab akhirat."

Keduanya memilih azab dunia. Kemudian, keduanya ditempatkan di negeri


Babil dan diazab dengan kedua kaki terikat. Keduanya berkata, "Azab dunia
akan berakhir, sedangkan azab akhirat tidak akan pernah berakhir."