You are on page 1of 9

SIMULASI CATIA V5R17 ANALISIS KEKUATAN ASESORIS ELBOW 35o DAN 45o

TERHADAP TEKANAN AIR 50 Pa DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN


ALUMUNIUM, BAJA DAN PVC
Arifin Indaka, Burhan Nurseha, Hafil Pramudya Z

Teknik Mesin, D4 Teknik Mesin Produksi dan Perawatan, Politeknik Negeri Malang
arrrifiin@yahoo.com, burhannurseha@gmail.com, hafilpramudya9@gmail.com

Abstrak
Prosedur pemipaan tampaknya sederhana, namun sebenarnya memerlukan pengetahuan sesuai definisi
pemipaan. Tekanan air yang berada di dalam pipa dan tekanan yang ditimbulkan oleh udara pendorong pompa
air. Proses tekanan air yang di pengaruhi oleh pompa bertekanan menyebabkan perubahan sifat mekanik, fisik,
dan struktur materi dalam aksesoris elbow yang dipasang saat pemipaan. Penurunan kualitas aksesoris
disebabkan oleh udara yang bertekanan pada pompa air yang tidak tepat memilih bahan elbow dan derajat pada
elbow. Prosedur pemipaan sebenarnya memiliki standar tersendiri, tetapi standart bukanlah jaminan kualitas.
Kekuatan elbow pada prosedur pemipaan ditentukan oleh bahan dari elbow dan bentuk dari elbow. Penilitian
analisa ini menggunakan elbow 35o dan 45o dengan berbahan alumunium, baja, pvc yang nantinya diberi tekanan
air sebesar 50 Pa.
Kata kunci : pemipaan, perubahan sifat mekanik, fisik dan struktur materi, tekanan air, pompa air, elbow,
prosedur pemipaan

1. Pendahuluan jaringan pipa yang di inginkan. Bila tekanan rendah


maka akan menimbulkan masalah dalam
Saluran tertutup yang biasanya berpenampang pendistribusian jaringan pipa. Namun bila tekanan
lingkaran dan digunakan untuk mengalirkan fluida terlalu besar akan
dengan tampang aliran penuh fluida yang dialirkan menyebabkan
melalui pipa bias berupa zat cair,gas dan tekanan kehilangan energi.
atmosfir. Zat cair yang bisa mengalir yang Fluida, terutama air
mempunyai pratikel yang mudah bergerak dan dan gas merupakan
berubah bentuk tanpa massa zat yang tidak bisa
lepas dalam
Pada dunia industri tentunya efisiensi dan kehidupan kita
kualitas produk yang dihasilkan akan mempunyai sehari – hari,
nilai lebih, karena dengan efisiensi produk yang dimanapun kita
tinggi maka biaya yang diperlukan dapat ditekan dan berada. Fenomena–
harga jual produk lebih kompetitif. Dan salah satu fenomena dalam fluida dan pendistribusiannya dapat
teknologi yang berguna untuk meningkatkan dipelajari dalam ilmu fisika atau secara spesifik
efisiensi yang tinggi adalah dalam penggunaan pipa dapat di dalami dalam ilmu mekanika fluida dan
dalam pendistribusian fluida cair untuk proses perpipaan.
produksi dan kebutuhan air minum, dan lain
sebagainya. pipa Jadi, belokan untuk pengaliran air atau fluida
akan mengalami dari satu titik ketitik yang lain dibutuhkan
penurunan tekanan perhitungan. Agar, kita tau bahan apa dan derajat
atau pressure drop berapa yang cocok di gunakan untuk fluida tertentu
seiring dengan dan tekanan tertentu.
panjang pipa
ataupun disebabkan Dalam pendistribusian air tersebut sering
oleh gesekan dengan sekali dipakai sambungan pipa (fittings), pipa
permukaan saluran, lengkung, maupun flange. Tetapi dalam
dan juga ketika pendistribusian fluida yang digunakan untuk
aliran melewati membelokan arah aliran fluida dipakailah pipa
sambungan pipa, belokan, katup, difusor, dan lengkung atupun elbow. Pipa lengkung maupun
sebagainya. elbow terdiri dari bermacam-macam klasifikasi,
tergantung dari radius lengkung, sudut lengkung,
Kebutuhan air yang harus dipenuhi akan maupun ada atau tidaknya tangent. Pada dasarnya
menentukan tipe dan ukuran sistem distribusi aliran fluida dalam semua pipa lengkung fluida akan
mengalami pressure drop, termasuk pada pipa
lengkung 35ᵒ tetapi yang menjadi catatan perbedaan
besar pressure drop tersebut terhadap jari- jari
lengkung dan diameter pipa lengkung tersebut.

Menganalisa besar pengaruhnya perbedaan


bahan material yang digunakan dan lengkung elbow
dengan dilakukannya pemberian pada tekanan
didalam pipa dan dimana saja presseure drop nya.

2. Metode Penelitian
Gambar 1.2
a. Alat dan Bahan Penelitian Tabel Hasil Uji Elbow 35o Alumunium
Adapun alat dan bahan yang digunakan dalam
penelitian ini adalah: 1.2 Dari gambar tersebut didapatkan
-
Mistar sorong beberapa keterangan mengenai benda kerja
-
Aksesoris pipa elbow 35o&45o yang akan dilakukan penelitian. Data yang
-
Lem pipa terpenting adalah young’s modulus, density
-
Amplas dan yield strength.
-
Arus air dengan tekanan 50 Pa

b. Prosedur Pengujian
Metode yang dilakukan yaitu dengan
mengukur dan mencatat terlebih dahulu
dimensi luar dan dalam aksesoris elbow.
Setelah dilakukan pengukuran dan
pencatatan, digambar ulang menggunakan
software gambar CATIA V5R17, dengan
dimensi yang sama dan persis sesuai
dengan aslinya. Tujuannya agar lebih
mudah dalam melakukan analisis pada
aksesoris elbow tersebut. Apabila sudah
dilakukan analisis pada aksesoris elbow
tersebut, kemudian aksesoris elbow diberi Gambar 1.3
satu perlakuan yang sama dengan memberi Hasil Uji Elbow 35o Alumunium
tekanan pada dalam aksesoris elbow
sebesar 50 Pa. Namun, menggunakan benda 1.3 Dari gambar tersebut dapat diketahui dari
dengan derajat yang beda dan bahan yang analisa yang sudah dilakukan menggunakan
berbeda. CATIA V5R17. Keterangan lain
menunjukkan bahwa pemberian tekanan
3. Hasil Pengujian diberikan secara merata disemua bagian
elbow.
1. Elbow 35o Alumunium

2. Elbow 35o Baja

Gambar 1.1
Tabel Hasil Uji Elbow 35o Alumunium

1.1 Dari gambar tersebut didapatkan nilai


Gambar 2.1
kualitas dari aksesoris elbow 35o .
Tabel Hasil Uji Elbow 35o Baja
Diantaranya nilai distorsi, stretch dan long
ratio.
2.1 Dari gambar tersebut didapatkan nilai
kualitas dari aksesoris elbow 35o .
Diantaranya nilai distorsi, stretch dan long
ratio. 3. Elbow 35o PVC

Gambar 3.1
Gambar 2.2 Tabel Hasil Uji Elbow 35o PVC
Tabel Hasil Uji Elbow 35o Baja
3.1 Dari gambar tersebut didapatkan nilai
kualitas dari aksesoris elbow 35o .
2.2 Dari gambar tersebut didapatkan Diantaranya nilai distorsi, stretch dan long
beberapa keterangan mengenai benda kerja ratio.
yang akan dilakukan penelitian. Data yang
terpenting adalah young’s modulus, density
dan yield strength.

Gambar 3.2
Tabel Hasil Uji Elbow 35o PVC

3.2 Dari gambar tersebut didapatkan


beberapa keterangan mengenai benda kerja
yang akan dilakukan penelitian. Data yang
terpenting adalah young’s modulus, density
Gambar 2.3 dan yield strength.
Hasil Uji Elbow 35o Baja

2.3 Dari gambar tersebut dapat diketahui dari


analisa yang sudah dilakukan menggunakan
CATIA V5R17. Keterangan lain
menunjukkan bahwa pemberian tekanan
diberikan secara merata disemua bagian
elbow.
Gambar 4.2
Gambar 3.3 Tabel Hasil Uji Elbow 45o Alumunium
Hasil Uji Elbow 35o PVC

4.2 Dari gambar tersebut didapatkan


3.3 Dari gambar tersebut dapat diketahui dari beberapa keterangan mengenai benda kerja
analisa yang sudah dilakukan menggunakan yang akan dilakukan penelitian. Data yang
CATIA V5R17. Keterangan lain terpenting adalah young’s modulus, density
menunjukkan bahwa pemberian tekanan dan yield strength.
diberikan secara merata disemua bagian
elbow.

4. Elbow 45o Alumunium

Gambar 4.3
Hasil Uji Elbow 45o Alumunium

Gambar 4.1 4.3 Dari gambar tersebut dapat diketahui dari


Tabel Hasil Uji Elbow 45o Alumunium analisa yang sudah dilakukan menggunakan
CATIA V5R17. Keterangan lain
4.1 Dari gambar tersebut didapatkan nilai menunjukkan bahwa pemberian tekanan
kualitas dari aksesoris elbow 45o . diberikan secara merata disemua bagian
Diantaranya nilai distorsi, stretch dan long elbow.
ratio.
5. Elbow 45o Baja

Gambar 5.1
Tabel Hasil Uji Elbow 45o Baja
Gambar 5.3
Hasil Uji Elbow 45o Baja
5.1 Dari gambar tersebut didapatkan nilai
kualitas dari aksesoris elbow 45o .
Diantaranya nilai distorsi, stretch dan long
5.3 Dari gambar tersebut dapat diketahui dari
ratio.
analisa yang sudah dilakukan menggunakan
CATIA V5R17. Keterangan lain
menunjukkan bahwa pemberian tekanan
diberikan secara merata disemua bagian
elbow.

6. Elbow 45o PVC

Gambar 5.2
Tabel Hasil Uji Elbow 45o Baja

5.2 Dari gambar tersebut didapatkan


beberapa keterangan mengenai benda kerja
yang akan dilakukan penelitian. Data yang
terpenting adalah young’s modulus, density
dan yield strength.
Gambar 6.1
Tabel Hasil Uji Elbow 45o PVC

6.1 Dari gambar tersebut didapatkan nilai


kualitas dari aksesoris elbow 45o .
Diantaranya nilai distorsi, stretch dan long
ratio.
1. Tabel Young’s modulus 35o

Bahan Young's modulus


Alumunium 7.00e+10
Baja 2.00e+11
PVC 3.00e+09

GRAFIK

Gambar 6.2
Tabel Hasil Uji Elbow 45o PVC

6.2 Dari gambar tersebut didapatkan


beberapa keterangan mengenai benda kerja
yang akan dilakukan penelitian. Data yang
terpenting adalah young’s modulus, density dan
2. Tabel Density 35o
yield strength.

Bahan Density
Alumunium 2.71e+03
Baja 7.86e+03
PVC 1.40e+03

GRAFIK

Gambar 6.3
Hasil Uji Elbow 45o PVC

6.3 Dari gambar tersebut dapat diketahui dari


analisa yang sudah dilakukan menggunakan 3. Tabel Yield strength 35o
CATIA V5R17. Keterangan lain
menunjukkan bahwa pemberian tekanan Bahan Yield strength
diberikan secara merata disemua bagian Alumunium 9.50e+07
elbow.
Baja 2.50e+08
PVC 2.00e-01
GRAFIK 2. Tabel Density 45o

Bahan Density
Alumunium 2710
Baja 7860
PVC 1400

GRAFIK

1. Tabel Young’s modulus 45o

Bahan Young's modulus


Alumunium 7e+010
Baja 2e+011
PVC 3e+009

3. Tabel Yield strength 35o

Bahan Yield strength


GRAFIK Alumunium 9.5e+007
Baja 2.5e+008
PVC 0.2

GRAFIK

4. Kesimpulan dan Saran


Dapat disimpulkan bahwa jika menggunakan
pipa dengan berbahan dasar alumunium lebih cocok
untuk pemipaaan aliran air di apartemen yang rata-
rata memiliki pompa air yang bertekanan air tidak
terlalu tinggi. Karena, alumunium tidak mudah
berkarat maka alasan itu yang membuat kami
menggunakan saran alumunium. Memang baja lebih
kuat tetapi lebih mudah berkarat dibandingkan
dengan alumunium. Saran kedua, perencanaan
pemipaan yang menggunakan PVC hanya digunakan
di rumah-rumah pribadi atau singgah karena tidak
sering mendapatkan beban dari atas seperti injakan
kaki, beban kelewatan kendaraan. Untuk derajat nya
tergantung pada saat pengerjaan di lapangan karena
kita tidak bisa membandingkan 35o dan 45o derajat
lebih bagus 45o tetapi kita harus bisa mengetahui
medannya. Saran untuk awalan dari pompa lebih
baik menggunakan 35o karena tekanan awal dari
pompa sangat bertekanan tinggi.

Daftar Pustaka:

Ari, Prio Wibowo. 2013. Analisa Penurunan


Headlosses Pada Belokan Pipa 1800. Fakultas
Teknik Universitas Jember. Jember.

Sufira, 2011. Pengaruh pembelokan (elbow)


dan perubahan penampang terhadap kehilangan
Tenaga Pada Saluran Pipa. S1 Teknik Sipil
Universitas Haluoleo. Kendari.