You are on page 1of 2

ANALISA JURNAL

RESPIRASI
NO JURNAL P I C O
(PROBLEM) (INTERVENTION) (COMPARISON) (OUTCOME)
1 1. Judul : Penyakit pada sistem Desain penelitian yang Pada penelitian sebelumnya Dari hasil uji normalitas pada
Perbedaan Posisi respirasi ini menjadi salah digunakan peneliti adalah yang dilakukan oleh Bhatt kedua perlakuan dinyatakan
Tripod Dan Posisi satu penyakit yang rancangan eksperimen (2009),yang menyatakan berdistribusi normal dengan
Semi Fowler memiliki angka kejadian semu (Quasi Eksperiment). bahwa pada pasien PPOK p_value > 0,05. Selanjutnya
Terhadap yang tinggi. Berdasarkan yaitu dengan menggunakan yang diposisikan tripod dilakukan uji t-test dependent
Peningkatan data dari World Health rancangan separate sampel selama 3 hari berturut-turut, dan didapatkan hasil p-value
Saturasi Oksigen Organisation (WHO) pretest posttest. Kedua dimana setiap kali kelompok 0,000 pada kedua kelompok
Pada Pasien Asma memperkirakan jumlah kelompok dilakukan dua kontrol dilakukan tindakan intervensi. Ini artinya terdapat
Di Rs Paru Dr. pasien asma pada tahun kali pengukuran, yaitu tersebut pasien diberi peningkatan saturasi oksigen
Ario Wirawan 2014 mencapai angka 235 sebelum dan sesudah kesempatam untuk istirahat pada pasien asma setelah
Salatiga juta jiwa. Penyakit ini intervensi pada waktu setiap 5 menit sebanyak 3 pemberian posisi tripod
lebih sering ditemukan di penelitian. Populasi dalam kali dan kelomok 2 maupun semifowler.
negara maju penelitian ini yaitu yaitu diberikan natural breathing.
2. Peneliti :
dibandingkan negara semua pasien asma di RS Menunjukan bahwa tindakan
a. Dwi
berkembang.Di Amerika Paru dr. Ario Wirawan tersebut efektif meningkatkan
Istiyani
dan Australia angka Salatiga. saturasi oksigen pada pasien
b. Sri
prevalensi asma lebih PPOK. Perbedaan pada
Pungguh
K tinggi dibandingkan penelitian ini dengan
c. Supriyadi dengan Asia, Eropa penelitian sebelumnya adalah
Timur dan Afrika penelitian sebelumnya hanya
3. Tahun : (Depkes RI,2014,). Hasil menggunakan posisi tripod
Mei 2015 Riset Kesehatan Dasar saja tanpa menggunakan
(Riskesdas) pada tahun posisi semifowler.
4. Sumber : 2013 menunjukkan,
Jurnal Ilmu angka prevalensi asma
keperawatan di Indonesia mencapai
dan 4,5%, dengan kejadian
kebidanan, tertinggi di provinsi Jawa
Mei 2015 Tengah sebanyak 7,8%
diikuti Nusa Tenggara
Timur 7,3% dan DI
Yogyakarta sebanyak
6,9% .