You are on page 1of 13

PUTU SAN

Nomor : 74/Pid.B/2007/PN.Pwt.

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Negeri Purwokerto yang mengadili perkara-perkara pidana


dalam tingkat pertama dengan acara pemeriksaan biasa menjatuhkan putusan
sebagai berikut dalam perkara Terdakwa :
l. N a m a : TENDI PRAMONO BIN. SUMARNO;
Tempat lahir : Banyumas ;
Umur /tanggal lahir : 24 tahun /2 Januari l983 ;
Jenis kelamin : Laki-laki ;
Kebangsaan : Indonesia ;
Tempat tinggal : Kelurahan Karang Pucung RT.02/III, Kecamatan
Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas;
Agama : Islam ;
Pekerjaan : Pengamen ;
2. N a m a : BUDIARTO Bin. NASIDI ;
Tempat lahir : Banyumas ;
Umur/tanggal lahir : 27 tahun/9 Desember l980 ;
Jenis kelamin : Laki-laki ;
Kebangsaan : Indonesia ;
Tempat tinggal : Kelurahan Karang Pucung RT.3/III, Kecamatan
Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas;
Agama : Islam ;
Pekerjaan : Pengamen ;
3. N a m a : KUSRIANTO Bin. KUSDIYANTO ;
Tempat lahir : Banyumas ;
Umur /tanggal lahir : 26 tahun / 7 April l98l;
Jenis kelamin : Laki-laki ;
Kebangsaan : Indonesia ;
Tempat tinggal : Jln. Gerilya Tanjung No.206 RT.3/II Keluarahan
Tanjung, Kecamatan Purwoketto Selatan,
Kabupaten Banyumas, Kabupaten Kebumen ;
Agama : Islam ;
Pekerjaan : Pengamen ;
Para Terdakwa ditahan dalam rumah tahanan Negara :
l. Oleh Penyidik sejak tanggal l Maret 2007 s/d tanggal 20 Maret 2007 ;

Halaman -1 - dari 14 halaman Put. No.74/Pid.B/2007/PN Pwt


2. Diperpanjang oleh Penuntut Umum sejak tanggal 21 Maret 2007 s/d tanggal 8
April 2007 ;
3. Oleh Penuntut Umum sejak tanggal 5 April 2007 s/d tanggal 24 April 2007 ;
4. Oleh Hakim Pengadilan Negeri Purwokerto sejak tanggal 18 April 2007 s/d
tanggal 17 Mei 2007 ;
5. Diperpanjang Ketua Pengadilan Negeri Purwokerto sejak tanggal l8 Mei 2007
s/d tanggal l6 Juli 2007 ;
Para Terdakwa dalam persidangan menyatakan tidak bersedia didampingi
Penasehat Hukum ;
PENGADILAN NEGERI TERSEBUT ;
Telah membaca berkas perkara pelimpahan dari Kejaksaan Negeri
Purwokerto atas nama Terdakwa tersebut diatas ;
Telah membaca Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Purwokerto tentang
penunjukan Hakim Majelis untuk memeriksa dan Mengadili perkara ini ;
Telah membaca Penetapan Hakim Ketua Majelis tentang Penetapan hari
sidang ;
Telah mendengar pembacaan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum ;
Telah mendengar keterangan saksi-saksi dan Terdakwa dipersidangan ;
Telah memperhatikan barang bukti yang diajukan dipersidangan ;
Telah mendengar tuntutan pidana dari Jaksa Penuntut Umum yang pada
pokoknya menuntut agar supaya Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili
perkara ini memutuskan
1. Menyatakan Terdakwa l. TENDI PRAMONO Bin. SUMARNO, 2.
BUDIARTO Bin. NASIDI, 3. KUSRIANTO Bin. KUSDIANTO telah terbukti
secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Secara
bersama-sama dimuka umum melakukan kekerasan terhadap orang ;
2. Menjatuhkan pidana Terhadap para terdakwa l. TENDI PRAMONO Bin.
SUMARNO, 2. BUDIARTO Bin. NASIDI, 3. KUSRIANTO Bin.
KUSDIANTO, oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama
4 (empat) tahun ;
3. Menyatakan bahwa lamanya para terdakwa dalam tahahan sementara akan
dikurangkan sepenuhnya dari pidana yang dijatuhkan, dengan perintah
terdakwa tetap ditahan ;
4. Dibebankan pula kepada Para terdakwa masing-masing untuk membayar
biaya perkara sebesar Rp.2.500,- ;
5. Menyatakan barang bukti berupa potongan kayu dirampas untuk dimusnahkan
Telah mendengar pembelaan Para Terdakwa yang pada pokoknya hanya
mohon keringanan terhadap hukuman yang akan dijatuhkan ;

Halaman -2 - dari 14 halaman Put. No.74/Pid.B/2007/PN Pwt


Menimbang, bahwa Para Terdakwa diajukan kepersidangan atas dakwaan
sebagai berikut :
PRIMAIR :
Bahwa mereka terdakwa : l. TENDI PRAMONO Bin. SUMARNO, 2.
BUDIARTO Bin. NASIDI, 3. KUSRIYANTO Bin. KUSDIYANTO, pada hari
Rabu tanggal 28 Pebruari 2007 sekira pukul l5.00 wib atau setidak-tidaknya pada
waktu-waktu lain dalam bulan Pebruari 2007, bertempat didalam Bus Kurnia
jurusan Purwokerto tegal di Jl. Desa Pernasidi Kecamatan Cilongok,atau setidak-
tidaknya ditempat-tempat lain yang masih termasuk daerah hukum Pengadilan
Negeri Purwokerto, dimuka umum bersama-sama melakukan kkerasan
terhadap orang atau barang, perbuatan mana dilakukan dengan cara sebagai
berikut :
Bermula pada hari Rabu tanggal 28 Pebruari 2007 sekira pukul l5.00 wib,
ketika para terdakwa l. TENDI PRAMONO Bin. SUMARNO, 2. BUDIARTO
Bin. NASIDI, 3. KUSRIYANTO Bin. KUSDIYANTO, sedang mengamen di Bus
Kurnia jurusan Purwoketo Tegal, setelah selesai menyanyikan lagu, tepatnya di
Jl. Raya Cilongok, terdakwa Tendi Pramono meminta uang kepada setiap
penumpang, namun saksi Hilman Faeruzi tidak memberi, maka terdakwa Tendi
Pramono tersinggung lalu bertengkar dan tiba-tiba para terdakjwa beramai-ramai
membabi buta memukul tubuh, wajah dan kepala Hilman Faeruzi dengan
menggunakan tangan dan juga ada yang menggunakan potongan kayu hingga
saksi Hilman Faeruzi tidak berdaya, sebelum para terdakwa melarikan diri terlebih
dahulu diamankan oleh Polisi ;
Akibat perbuatan tersebut maka Hilman Faeruzi menderita luka-luka ,
sebagaimana Visum Et Repertum Nomor : I/III/2007-V et R.tanggal l2 Maret
2007 oleh Dr. Kusbandi , pada Puskesmas Cilongok, dengan kesimpulan bahwa
pada diri korban ditemukan memar di kepala kiri dan luka lecet di kedua kelopak
mata ;
Perbuatan terdakwa tersebut merupakan tindak pidana sebagaimana diatur
dan diancam pidana dalam Pasal l70 ayat (l) KUHP ;
SUBSIDAIR :
Bahwa mereka terdakwa : l. TENDI PRAMONO Bin. SUMARNO, 2.
BUDIARTO Bin. NASIDI, 3. KUSRIYANTO Bin. KUSDIYANTO, pada hari
Rabu tanggal 28 Pebruari 2007 sekira pukul l5.00 wib atau setidak-tidaknya pada
waktu-waktu lain dalam bulan Pebruari 2007, bertempat didalam Bus Kurnia
jurusan Purwokerto tegal di Jl. Desa Pernasidi Kecamatan Cilongok,atau setidak-
tidaknya ditempat-tempat lain yang masih termasuk daerah hukum Pengadilan
Negeri Purwokerto, melakukan, yang menyuruh melakukan atau turut

Halaman -3 - dari 14 halaman Put. No.74/Pid.B/2007/PN Pwt


melakukan penganiayaan, perbuatan mana dilakukan terdakwa dengan cara
sebagai berikut :
Bermula pada hari Rabu tanggal 28 Pebruari 2007 sekira pukul l5.00 wib,
ketika para terdakwa l. TENDI PRAMONO Bin. SUMARNO, 2. BUDIARTO
Bin. NASIDI, 3. KUSRIYANTO Bin. KUSDIYANTO, sedang mengamen di Bus
Kurnia jurusan Purwokerto Tegal, setelah selesai menyanyikan lagu, tepatnya di
Jl. Raya Cilongok, terdakwa l. Tendi Pramono meminta uang kepada setiap
penumpang, namun saksi Hilman Faeruzi tidak memberi, oleh karena iu terdakwa
l. Tendi Pramono tersinggung dan marah, yang ada di benaknya ingin membuat
sakit saksi Hilman Faeruzi lalu memukul bagian wajah dengan tangan kanan
sebanyak 3 kali, dan tangan kiri sebanyak 2 kali, selanjutnya terdakwa 2. Budiarto
melihat temannya dihina lalu memukul wajah saksi Hilman Faeruzi dengan tangan
kanan sebanyak 3 kali, selain itu terdakwa 3 Kusriyanto menarik rambut saksi
saksi Hilman Faeruzi , lalu memukul wajah saksi Hilman Faeruzi menggunakan
tangan kiri sebanyak 2 kali , oleh karena ada keributan maka diturunkan dari Bus,
namun terdakwa 3. Kusriyanto belum puas lalu mencari potongan kayu
dipukulkan pada bagian punggung Hilman Faeruzi hingga tak berdaya dan
merasakan kesakitan, sebelum para terdakwa melarikan diri terlebih dahulu
diamankan dulu oleh Polisi ;
Akibat perbuatan tersebut maka Hilman Faeruzi terhalang pekerjaan
sehari-hari karena menderita sakit dan luka-lukan sebagaimana Visum Et
Repertum Nomor : I/III/2007-V et R tanggal l2 Maret 2007 oleh Dr, Kusbandi ,
pada Puskesmas Cilongok, dengan kesimpulan bahwa pada diri korban
ditemukan memar di kepala kiri dan luka, lecet di kedua kelopak mata ;
Perbuatan terdakwa tersebut merupakan tindak pidana sebagaimana diatur
dan diancam pidana dalam Pasal 351 ayat (l) jo. Pasal 55 ayat (l) ke-l KUHP ;
LEBIH SUBSIDAIR ;
Bahwa mereka terdakwa : l. TENDI PRAMONO Bin. SUMARNO, 2.
BUDIARTO Bin. NASIDI, 3. KUSRIYANTO Bin. KUSDIYANTO, pada hari
Rabu tanggal 28 Pebruari 2007 sekira pukul l5.00 wib atau setidak-tidaknya pada
waktu-waktu lain dalam bulan Pebruari 2007, bertempat didalam Bus Kurnia
jurusan Purwokerto tegal di Jl. Desa Pernasidi Kecamatan Cilongok,atau setidak-
tidaknya ditempat-tempat lain yang masih termasuk daerah hukum Pengadilan
Negeri Purwokerto, melakukan, yang menyuruh melakukan atau turut
melakukan perbuatan dengan melawan hak memaksa orang lain untuk
melakukan, tiada melakukan atau membiarkan barang sesuatu apa dengan
kkerasan, dengan sesuatu perbuatan lain atau dengan perbuatan yang tak
menyenangkan, atau dengan ancaman kekerasan, ancaman dengan sesuatu

Halaman -4 - dari 14 halaman Put. No.74/Pid.B/2007/PN Pwt


perbuatan lain ataupun ancaman dengan perbuatan yang tak menyenagkan,
akan melakukan sesuatu itu, baik terhadapo orang itu, maupun terhadap
orang lain , perbuatan mana dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut :
Bermula pada hari Rabu tanggal 28 Pebruari 2007 sekira pukul l5.00 wib,
ketika para terdakwa l. TENDI PRAMONO Bin. SUMARNO, 2. BUDIARTO
Bin. NASIDI, 3. KUSRIYANTO Bin. KUSDIYANTO, sedang mengamen di atas
Bus Kurnia jurusan Purwoketo Tegal, setelah selesai menyanyikan lagu, tepatnya
di Jl. Raya Cilongok, terdakwa l. Tendi Pramono meminta uang kepada setiap
penumpang, namun saksi Hilman Faeruzi tidak memberi, oleh karena iu terdakwa
l. Tendi Pramono memukul Hilman Faeruzi pada bagian wajah dengan tangan
kanan sebanyak 3 kali, dan tangan kiri sebanyak 2 kali, Hilman Faeruzi tetap tidak
memberi sehingga terdakwa 2. Budiarto memukul wajah saksi Hilman Faeruzi
dengan tangan kanan sebanyak 3 kali, selain itu terdakwa 3 Kusriyanto menarik
rambut saksi Hilman Faeruzi lalu memukul saksi Hilman Faeruzi menggunakan
tangan kiri sebanyak 2 kali, oleh karena ada keributan maka diturunkan dari Bus,
namun terdakwa 3 Kusriyanto belum puas lalu mencari potongan kayu dipukulkan
pada bagian punggung Hilman Faeruzi hingga tak berdaya merasakan kesakitan,
sebelum para terdakwa melarikan diri terlebih dahulu diamankan oleh Polisi ;
Akibat kekerasan tersebut maka Hilman Faeruzi menderita sakit dan luka-
luka sebagaimana Visum Et Repertum Nomor : I/III/2007-V et R tanggal l2 Maret
2007 oleh Dr, Kusbandi , pada Puskesmas Cilongok, dengan kesimpulan bahwa
pada diri korban ditemukan memar di kepala kiri dan luka, lecet di kedua kelopak
mata ;
Perbuatan terdakwa tersebut merupakan tindak pidana sebagaimana diatur
dan diancam pidana dalam Pasal 335 ayat (l) jo. Pasal 55 ayat (l) ke-l KUHP ;
Menimbang bahwa dipersidangan telah didengar keterangan saksi-saksi
yang pada pokoknya sebagai berikut :
l. saksi EKO YUDHO ABRIONO.
- Bahwa saksi adalah Polisi Sektor Cilongok ;
- Bahwa pengeroyokan tersebut terjadi pada hari Rabu tanggal 28 Pebruari 2007
sekitar pukul l5.00 wib diatas Bus Kurnia jurusan Purwokerto Tegal ;
- Bahwa saksi mendapat laporan dari Sucipto yang bertugas di Koramil Cilongok
, yang melaporkan tentang adanya pengeroyokan ;
- Bahwa yang menjadi korban pengeroyokan adalah Hilman Faeruzi , alamat
Perumahan Pepanbri Slawi ;
- Bahwa saksi selanjutnya mengamankan l. Tendi Pramono Bin. Sumarno, 2.
Budiarto Bin. Nasidi, 3. Kusriyanto Bin. Kusdiyanto ;
Atas keterangan saksi tersebut para terdakwa menyatakan benar ;

Halaman -5 - dari 14 halaman Put. No.74/Pid.B/2007/PN Pwt


2. Saksi HILMAN FAERUZI ;
Menimbang, bahwa saksi tersebut telah dipanggil beberapa kali secara
sah akan tetapi tidak pernah datang menghadap dipersidangan, oleh karena itu
Jaksa Penuntut Umum mohon kepada Majelis Hakim agar keterangan saksi
tersebut yang telah diberikan dimuka Penyidik sebagaimana dalam berita acara
pendahuluan untuk dapat dibacakan, atas persetujuan para terdakwa dan ternyata
para terdakwa tidak keberatan yang keterangannya pada pokoknya sebagai berikut
- Saksi saat diperiksa mengatakan bahwa kejaian pengeroyokan tersebut pada
hari Rabu tanggal 28 Pebruari 2007 sekitar jam l5.00 wib didalam Bus Kurnia
jurusan Purwokerto Tegal saat melintas di desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok,
Kabupaten Banyumas ;
- Dirinya dikeroyok karena pada saat dimintai uang oleh orang lain tidak
memberi karena tidak punya ;
- Bahwa orang yang meninta uang kepadanya adalah tidak mengenalnya yaitu
pada pengamen Bus Kurnia ;
- Bahwa yang melakukan pengeroyokan adalah 3 orang dan melakukan
pemukulan secara bersama-sama ;
- Bahwa pemukulan 3 orang pengamen tersebut mengenai bagian muka, dada,
mata , kepala serta punggung ;
- Bahwa waktu mengeroyok terhadap saksi ada yang menggunakan kayu
gelondong ukuran panjang kurang lebih 80 cm dan modeling 5 cm ;
- Bahwa akibat pengeroyokan tersebut mengalami luka memarpada bawah mata,
dagu,pelipis sebelah kiri dan pada saat itu langsung pingsan ;
- Bahwa akibat pengeroyokan tersebut sempat dibawa ke Puskesmas Cilongok
namun tidak opname dan sampai sempat tidak bisa mengerjakan aktifitas
sehari-hari ;
- Bahwa saksi saat itu tidak bisa membela diri karena baru pulang dari RSU
Banyumas ;
- Bahwa saat dikeroyok yang menolong adalah ibunya menghalang-halangi
pengamen namun tetap diserang dengan dipukuli sampai jatuh dari Bus Kurnia
dan turun kebawah masih tetap dipukuli ;
Atas keterangan saksi tersebut para terdakwa menyatakan benar ;
3. Saksi. MUSTIYANI ;
Menimbang, bahwa saksi tersebut telah dipanggil beberapa kali secara
sah akan tetapi tidak pernah datang menghadap dipersidangan, oleh karena itu
Jaksa Penuntut Umum mohon kepada Majelis Hakim agar keterangan saksi
tersebut yang telah diberikan dimuka Penyidik sebagaimana dalam berita acara

Halaman -6 - dari 14 halaman Put. No.74/Pid.B/2007/PN Pwt


pendahuluan untuk dapat dibacakan, atas persetujuan para terdakwa dan ternyata
para terdakwa tidak keberatan yang keterangannya pada pokoknya sebagai berikut
- Saksi saat diperiksa mengatakan bahwa kejadian pengeroyokan tersebut pada
hari Rabu tanggal 28 Pebruari 2007 sekitar jam l5.00 wib didalam Bus Kurnia
jurusan Purwokerto Tegal saat melintas di desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok,
Kabupaten Banyumas ;
- Bahwa anaknya dikeroyok karena pada saat dimintai uang oleh orang lain tidak
memberi karena tidak punya ;
- Bahwa orang yang meminta uang kepada anaknya saksi tidak mengenalnya
yaitu pengamen Bus Kurnia ;
- Bahwa yang melakukan pengeroyokan terhadap anaknya berjumlah 3 orang
dan melakukan pemukulan secara bersama-sama ;
- Bahwa pemukulan 3 orang pengamen terhadap anaknya mengenai bagian
muka, dada, mata , kepala serta punggung ;
- Bahwa waktu mengeroyok terhadap anaknya ada yang menggunakan kayu
gelondong ukuran panjang kurang lebih 80 cm dan modeling 5 cm ;
- Bahwa akibat pengeroyokan tersebut anak saksi mengalami luka memar pada
bawah mata, dagu,pelipis sebelah kiri dan pada saat itu langsung pingsan ;
- Bahwa akibat pengeroyokan tersebut anak saksi sempat dibawa ke Puskesmas
Cilongok namun tidak opname dan anak saksi sampai sempat tidak bisa
mengerjakan aktifitas sehari-hari ;
- Bahwa anak saksi saat itu tidak bisa membela diri karena baru pulang dari RSU
Banyumas ;
- Bahwa saat dikeroyok para pengamen yang menolong adalah saksi
menghalangi-halangi pengamen dan dirinya ditarik rambutnya sampai
kerudungnya lepas entah kemana namun tetap diserang dengan dipukuli sampai
jatuh dari Bus Kurnia dan turun kebawah masih tetap dipukuli ;
- Bahwa pelaku dapat ditangkap kebetulan saat kejadian pengeroyokan Bus
Kurnia tersebut berhenti di sebelah Barat Koramil Cilongok, kemudian ada
anggota TNI yang mendekat dan mengamankannya selanjutnya Polsek
Cilongok datang dan melakukan penangkapan ;
Atas keterangan saksi tersebut para terdakwa menyatakan benar ;
4. Saksi. SUCIPTO ;
Menimbang, bahwa saksi tersebut telah dipanggil beberapa kali secara
sah akan tetapi tidak pernah datang menghadap dipersidangan, oleh karena itu
Jaksa Penuntut Umum mohon kepada Majelis Hakim agar keterangan saksi
tersebut yang telah diberikan dimuka Penyidik sebagaimana dalam berita acara

Halaman -7 - dari 14 halaman Put. No.74/Pid.B/2007/PN Pwt


pendahuluan untuk dapat dibacakan, atas persetujuan para terdakwa dan ternyata
para terdakwa tidak keberatan yang keterangannya pada pokoknya sebagai berikut
- Bahwa yang menjadi korban pengeroyokan adalah penumpang Bus Kurnia
bernama Hilman Faeruzi ;
- Bahwa yang melakukan pengeroyokan sebanyak 3 orang ;
- Bahwa saksi sebelumnya tidak kenal dengan pelaku dan setelah diperiksa Polisi
pelaku tersebut mengaku bernama Tendi Pramono, Budiarto, dan Kusriyanto ;
- Bahwa pelaku dapat ditangkap saat saksi sedang jaga di Koramil, disebelah
Barat Koramil ada keributan yang saat itu ada Bus Kurnia yang sedang berhenti
setelah dirinya mendekat ternyata ada pengamen melakukan pemukulan
terhadap penumpangnya, kemudian ketiga pengamen tersebut dilerainya dan
diamankan selanjutnya menghubungi Polsek Cilongok melalui telepon selang
beberapa saat petugas dari Polsek Cilongok datang dan dirinya menyerahkan
para pelaku tersebut beserta alat berupa kayu yang diamankan untuk memukul
penumpang Bus Kurnia tersebut kepada Petugas Polsek Cilongok ;
Atas keterangan saksi tersebut Para terdakwa menyatakan benar ;
Menimbang, bahwa dipersidangan telah didengar pula keterangan para
terdakwa yang pada pokoknya sebagai berikut :
l. Terdakwa TENDI PRAMONO BIN. SUMARNO;
- Bahwa pada hari Rabu tanggal 28 Pebruari 2007 sekitar pukul l5.00 wib
Tendi Pramono bersama –sama dengan Budiarto dan Kusriyanto mengamen
diatas Bus Kurnia jursan Purwokerto Tegal ;
- Bahwa setelah selesai menyanyikan lagu, tepatnya diJl. Raya Cilongok,
terdakwa meminta uang kepada setiap penumpang , namun ada seorang
penumpang (saksi Hilman Faeruzi) tidak memberi uang kepada Para
terdakwa ;
- Setelah Para terdakwa tidak diberi uang , Tendi Pramnono meminta rokok,
juga tidak diberi maka Tendi Pramono tersiggung dan tiba-tiba para
terdakwa beramai-ramai membabi -buta memukul tubuh, wajah dan kepala
Hilman Faeruzi dengan menggunakan tangan dan setelah bus berhenti dan
saksi Hilman Faeruzi dikeluarkan dari Bus lalu Para terdakwa ada yang
memukul menggunakan kayu gelondongan panjang sekitar 80 Cm dan
modeling 5 Cm ;
- Bahwa sebelum Para terdakwa melarikan diri terlebih dahulu ditangkap
oleh saksi Cucipto yang waktu itu sedang piket di kantor Koramil
Cilongok ;

Halaman -8 - dari 14 halaman Put. No.74/Pid.B/2007/PN Pwt


- Bahwa terdakwa membenarkan barang bukti yang diajukan dipersidangan
yaitu berupa kayu yang waktu itu digunakan oleh Kusriyanto untuk
memukul saksi Hilman Faeruzi ;
- Bahwa terdakwa waktu itu sedang setengah mabuk karena habis minum-
minuman keras ;
- Bahwa Terdakwa belum pernah dihukum ;
II. Terdakwa . BUDIARTO BIN. NASIDI
- Bahwa pada hari Rabu tanggal 28 Pebruari 2007 sekitar pukul l5.00 wib
terdakwa bersama dengan Tendi Pramono dan Kusriyanto mengamen diatas
Bus Kurnia jurusan Purwokerto Tegal ;
- Bahwa setelah selesai menyanyikan lagu , tepatnya di Jl. Raya Cilongok
ikut Desa Pernasidi terdakwa meminta uang kepada setiap penumpang ,
namun ada yang tidak memberi ;
- Bahwa karena ada salah satu penumpang yang tidak memberi lalu Tendi
Pramono tersinggung lalu bertengkar kemudian para terdakwa beramai-
ramai membabi buta memukul tubuh , wajah dan kepala Hilman Faeruzi ;
- Bahwa seteleh saksi korban dipukul didalam Bus juga diturunkan di Jl
Cilongok tepatnya di sebelah barat Koramil waktu sudah diturunkan juga
masih dipukul bahkan ada yang menggunakan kayu gelondongan panjang
80 Cm dan modeling 5 Cm ;
- Bahwa sebelum Para terdakwa melarikan diri terlebih dahulu diamankan
oleh Sucipto petugas Koramil Cilongok yang waktu itu sedang jaga ;
III.Terdakwa. KUSRIYANTO BIN. KUSDIYANTO ;
- Bahwa pada hari Rabu tanggal 28 Pebruari 2007 sekitar pukul l5.00 wib
terdakwa bersama dengan Tendi Pramono dan Budiarto mengamen diatas
Bus Kurnia jurusan Purwoketo Tegal ;
- Bahwa setelah selesai menyanyikan lagu , tepatnya di Jl. Raya Cilongok
ikut Desa Pernasidi terdakwa meminta uang kepada setiap penumpang ,
namun ada yang tidak memberi ;
- Bahwa karena ada salah satu penumpang yang tidak memberi lalu Tendi
Pramono tersinggung lalu bertengkar kemudian para terdakwa beramai-
ramai membabi -buta memukul tubuh , wajah dan kepala Hilman Faeruzi ;
- Bahwa seteleh saksi korban dipukul didalam Bus juga diturunkan di Jl
Cilongok tepatnya di sebelah barat Koramil waktu sudah diturunkan juga
masih dipukul bahkan ada yang menggunakan kayu gelondongan panjang
80 Cm dan modeling 5 Cm ;
- Bahwa sebelum Para terdakwa melarikan diri terlebih dahulu diamankan
oleh Sucipto petugas Koramil Cilongok yang waktu itu sedang jaga ;

Halaman -9 - dari 14 halaman Put. No.74/Pid.B/2007/PN Pwt


- Bahwa terdakwa belum pernah dihukum ;
Menimbang, bahwa Para terdakwa diajukan kepersidangan oleh Jaksa
Penuntut Umum dengan dakwaan alternatif yaitu :
- Primair : Pasal l70 ayat (l) KUHP ;
- Subsidair : Pasal 351 ayat (l) jo. Pasal 55 ayat (l) ke-1 KUHP ;
- Lebih Subsidair : Pasal 335 ayat (l) ke-1 jo. Pasal 55 ayat (l) ke-1 KUHP ;
Menimbang, oleh karena dakwaan Jaksa Penuntut Umum tersebut
disusun secara alternatif, maka Majelis Hakim terlebih dahulu akan
mempertimbangkan dakwaan Primair dan apabila telah terbukti maka dakwaan
Subsidair dan Lebih Subsidair tidak perlu lagi untuk dibuktikan ;
Menimbang, bahwa pasal l70 ayat (l) KUHP mengandung unsur-unsur
sebagai berikut :
l. Unsur Barang Siapa ;
2. Unsur dimuka umum ;
3. Unsur Bersama-sama melakukan kekerasan
4. Unsur Terhadap orang atau Barang ;
Ad.1. Unsur Barang Siapa ;
Bahwa yang dimaksud unsur barang siapa adalah menunjuk pada subyek
hukum yaitu setiap orang yang telah melakukan perbuatan pidana dan mampu
mempertanggung jawabkan perbuatannya dan akibatnya , dari fakta yang
terungkap dipersidangan menurut keterangan saksi-saksi yang dibenarkan oleh
Para Terdakwa serta menurut keterangan Para Terdakwa dan dikaitkan dengan
barang bukti yang diajukan dipersidangan , bahwa pelaku tindak pidana
tersebut adalah l. TENDI PRAMONO Bin. SUMARNO, 2. BUDIARTO Bin.
NASIDI, 3. KUSRIYANTO Bin. KUSDIYANTO ;
Dengan demikian unsur pertama ini telah terpenuhi ;
Ad.2. Unsur Dimuka Umum ;
Bahwa di muka umum artinya ditempat publik dapat melihatnya ;
Bahwa fakta yang terungkap dipersidangan, berdasarkan keterangan saksi
Hilman Faeruzi, keterangan saksi Mustiyani, Sucipto dan Eko Abriono serta
keterangan Para terdakwa sendiri menerangkan bahwa tempat kejadian perkara
adalah diatas Bus jurusan Purwokerto Tegal yang waktu itu banyak penumpang
lain di Jl. Ikut Desa Pernasidi , Kecamatan Cilongok dan sampai turun di depan
Koramil Cilongok ;
Dengan demikian unsur kedua ini telah terpenuhi ;
Ad.3. Unsur Bersama-sama melakukan kekerasan ;

Halaman -10 - dari 14 halaman Put. No.74/Pid.B/2007/PN Pwt


Menimbang, bahwa bersama –sama maksudnya dilakukan oleh dua orang atau
lebih, sedangkan melakukan kekerasan artinya mempergunakan tenaga atau
kekuatan jasmani tidak kecil secara tidak sah ;
Menimbang, bahwa dari fakta yang terungkap dipersidangan, berupa
keterangan saksi Hilman Faeruzi, keterangan saksi Mustiyani , Sucipto dan Eko
Abriono serta keterangan para terdakwa sendiri bahwa para terdakwa
melakukan pemukulan tersebut secara bersama-sama dan ada yang
menggunakan sepotong kayu dipukulkan kepada saksio Hilman Faeruzi ;
Dengan demikian unsur ini telah terpenuhi ;
Ad.4. Unsur Terhadap orang atau barang ;
Bahwa berdasarkan keteranghan saksi Hilman Faeruzi dan Mustiyani
menerangkan bahwa yang menjadi korban pemukulan para terdakwa adalah
Hilman Faeruzi demikain pula yang diterangkan oleh para terdakwa ;
Dengan demikian unsur inipun telah terpenuhi ;
Menimbang bahwa oleh karena semua unsur yang terkandung dalam pasal
170 ayat (l) KUHP telah terpenuhi, maka sudah cukup alasan untuk menyatakan
perbuatan terdakwa tersebut telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar
pasal sebagaimana dalam dakwaan Primair ;
Menimbang, bahwa oleh karena dakwaan Primair telah terbukti, maka
dakwaan Subsidair dan Lebih Subsidair tidak perlu lagi untuk dibuktikan ;
Menimbang, bahwa selama pemeriksaan persidangan Majelis Hakim tidak
menemukan alasan-alasan yang dapat menghapuskan kesalahan Terdakwa oleh
karena itu dianggap mampu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ;
Menimbang, bahwa selama proses pemeriksaan perkara ini terdakwa
berada dalam tahanan, maka masa penahan yang telah dijalani tersebut harus
dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan dan Para Terdakwa tetap
ditahan ;
Menimbang, bahwa barang bukti yang diajukan dalam perkara ini
berupa :l (satu) buah kayu glondong ukuran panjang 80 Cm dan modeling 5 Cm
,akan ditentukan statusnya sesuai dengan Pasal l94 KUHAP ;
Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa dinyatakan bersalah maka harus
dibebani membayar ongkos perkara sesuai dengan ketentuan pasal 222 ayat (l)
KUHAP ;
Menimbang, bahwa sebelum Majelis menjatuhkan putusan dan untuk
menetapkan putusan yang benar dan adil atas diri Para terdakwa, maka perlu
dipertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan hal-hal yang meringankan ;
Hal-hal yang memberatkan :

Halaman -11 - dari 14 halaman Put. No.74/Pid.B/2007/PN Pwt


- Perbuatan Para terdakwa mencerminkan jiwa premanisme dan para terdakwa
dalam keadaan minum-minuman keras ;
Hal-hal yang meringankan :
- Para terdakwa berlaku sopan dan terus terang mengakui perbuatannya ;
- Para terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi
- Para Terdakwa belum pernah dihukum ;
Menimbang, Majelis Hakim setelah memperhatikan hal-hal yang
memberatkan dan hal-hal yang meringankan atas diri Terdakwa, kemudian
dihubungkan dengan faktor lain yaitu tujuan dari pemidanaan itu sendiri yang
semata-mata bukan bertujuan untuk memberikan pembalasan berupa pidana
kepada Terdakwa, tetapi juga memberikan suatu pelajaran bagi terdakwa agar ia
dapat memperbaiki kelakuannya dan dapat kembali kepada masyarakat ;
Menimbang, mengingat pasal l70 ayat (l) KUHP, Undang Undang Nomor
8 Tahun l98l tentang KUHAP serta peraturan-peraturan lain yang berkenaan
dengan perkara ini

M E N GAD I LI :

1. Menyatakan Terdakwa : 1. TENDI PRAMONO BIN. SUMARNO, 2.


BUDIARTO BIN. NASIDI, 3. KUSRIYANTO BIN. KUSDIYANTO
tersebut diatas, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan
tindak pidana “SECARA BERSAMA-SAMA DIMUKA UMUM
MELAKUKAN KEKERASAN TERHADAP ORANG “
2. Memidana ParaTerdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara masing-
masing selama 3 (tiga) tahun ;
3. Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani Para Terdakwa tersebut
akan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan ;
4. Menetapkan Para Terdakwa tersebut tetap ditahan ;
5. Menetapkan barang bukti berupa : l (satu) buah kayu glondong ukuran
panjang 80 Cm dan modeling 5 Cm ,dirampas untuk dimusnahkan ;
6. Membebankan pula kepada Para Terdakwa untuk membayar biaya perkara
ini masing-masing sebesar Rp 2.500,- (dua ribu lima ratus rupiah) ;

Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Majelis Hakim


Pengadilan Negeri Purwokerto pada Hari : RABU Tanggal 30 Mei 2007 dengan
AMSER SIMANJUNTAK, SH. sebagai Hakim Ketua Sidang, DWI WINARKO,
SH. dan DODONG IMAN R, SH.MH sebagai Hakim- Hakim Anggota, dan

Halaman -12 - dari 14 halaman Put. No.74/Pid.B/2007/PN Pwt


diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari itu juga oleh Hakim Ketua
Sidang, dengan dihadiri oleh Hakim-HakimAnggota tersebut, SISWOYO, SH
Panitera Pengganti dan AGUS SUHARTANTO, SH.MH Jaksa Penuntut Umum
dan Para Terdakwa.

Hakim-Hakim Anggota, Hakim Ketua sidang,

l. DWI WINARKO, SH. AMSER SIMANJUNTAK, SH..

2. DODONG IMAN R, SH.MH. Panitera Pengganti,

SISWOYO, SH.

Halaman -13 - dari 14 halaman Put. No.74/Pid.B/2007/PN Pwt