You are on page 1of 4

STRUKTUR ORGANISASI STTM MUHAMMADIYAH TANGERANG

Malis Diktilitbang
PP Muhammadiyah

BPH
Ketua Senat Akademik

LPMI

Waket I Waket II Waket III


BAAK

LP3M
Ka.Prodi Teknik Industri Ka.Prodi Teknik Fisika
Sek.Prodi Teknik Industri Sek.Prodi Teknik Fisika

LPAIK

Dosen Teknik Industri Dosen Teknik


Fisika
BAUK Alumni

Ka.Lab Teknik Industri Ka.Lab Teknik Fisika

BAU BAK
I. STRUKTUR ORGANISASI

PIMPINAN
1. BADAN PELAKSANA HARIAN
Ketua : Dr. Moh. Ali Taher Parasong, SH, MH.
Sekretaris : Drs. Asep Warullah
2. PIMPINAN STTM MUHAMMADIYAH
Ketua : Ir. Djoko Agustono, Ah.T, M.Sc
Puket I : Drs. Rokhmadi, M.Eng
Puket II : Mahmud Iqbal Syam, SE
Puket III : H. Bunyamin, SH, M.Hum
II. VISI
Menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam bidang jaminan mutu dan sebagai rujukan
utama sektor industri hingga tahun 2020 serta mampu menghasilkan lulusan yang
beriman dan berakhlak mulia.

III. MISI
1. Menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar yang membekali dasar utama
kompetensi teknologi mutu dan instrumentasi dengan menggunakan sumber daya
yang ada secara optimal.
2. Melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta
mengembangkan ilmu, teknologi dan seni agar menjadi ilmu yang amaliah dan amal
yang ilmiah.
3. Sebagai rujukan utama dalam bidang jaminan mutu dan instrumentasi.
4. Menjadikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai rujukan dalam
mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

IV. TUJUAN

1. Menghasilkan Sarjana Teknik yang memiliki kemampuan dan keahlian dalam hal
pengelolaan sistem industri, baik industri manufaktur maupun jasa.
2. Membekali penunjang kompetensi, sehingga lulusan dapat mandiri dan bersaing
pada dunia industri.
3. Menghasilkan peneliti yang handal dalam bidang industri.
Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi dan mengupayakan
penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat
Sejarah Singkat
Sekolah Tinggi Teknologi Mutu (STTM) Muhammadiyah Tangerang didirikan
berdasarkan hasil Musyawarah Daerah (Musda) Muhammadiyah Kabupaten Tangerang, yang
merupakan Musda pertama setelah adanya pengembangan daerah menjadi Kota dan
Kabupaten Tangerang. Keputusan Musda yang diselenggarakan pada tanggal 6 Januari 1995
memutuskan untuk mengusahakan mendirikan amal usaha bidang PendidikanTinggi, dengan
konsentrasi pada bidang Teknologi Industri. Mengingat Kabupaten Tangerang telah
berkembang menjadi kota industri dan disisi lain sumberdaya yang dimiliki oleh
Muhammadiyah, baik anggota maupun simpatisan terutama yang bekerja di kawasan Puspiptek
Serpong sangat banyak, maka sumberdaya yang ada tersebut dapat digunakan sebagai tenaga
pengajar.
Drs. Asep Warullah yang ditunjuk sebagai Tim pendiri, melakukan pendekatan
kepada warga Muhammadiyah di PUSPIPTEK Serpong antara lain Dr.Ir.H.S. Farid Ruskanda,
MSc,APU dan Ir. Djoko Agustono, Ah.T,MSc. Dari hasil beberapa kali diskusi memutuskan
nama perguruan tinggi dan program studi. Nama perguruan tinggi tersebut adalah Sekolah
Tinggi Teknologi Mutu Muhammadiyah, dengan program studi Manajemen Mutu dan
program studi Instrumentasi dan Metrologi Pengendalian Mutu. Selanjutnya dalam
usulannya program studi tersebut tidak disetujui oleh Direktorat Perguruan Tinggi Swasta
(Dirgutiswa) karena tidak mengacu kepada program studi yang baku, yaitu yang telah
ditetapkan oleh Pemerintah/Depdikbud. Selanjutnya program studi dirubah menjadi Teknik
Industri dan Teknik Fisika.
Atas bantuan Ketua KOPERTIS IV Bandung Prof. Dr. Djuanda dan sekretaris
Hasanudin, SH, pendirian STTM Muhammadiyah dapat diproses yaitu dengan diterbitkannya
SK Mendikbud RI No. 62/D/O/1996 tanggal 22 Agustus 1996.
Ketua STTM Muhammadiyah pertama adalah Dr.Ir. H.S. FaridRuskanda, MSc, APU.
Aktivitas beliau sehari-hari adalah sebagai Ahli Peneliti Utama bidang Instrumentasi dan
Metrologi pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Beliau menjabat dua periode yaitu
tahun 1996-2006. Logo, warna dan mars STTM Muhammadiyah adalah ide dan ciptaan beliau.
Teknologi Mutu dilambangkan dengan huruf Q artinya Quality, artinya STTM Muhammadiyah
adalah Sekolah Tinggi Teknik yang bermutu sedangkan lulusannya digambarkan dengan
Motto : Insan Mermutu Pengatur Mutu artinya sebagai sarjana yang mempunyai kualitas dan
daya saing serta sebagai pelopor mutu pada dunia industri. Sedangkan warna ungu
melambangkan kecerdasan yaitu kecerdasan hati dan pikiran disamping juga lambang
Kabupaten Tangerang.
Karena Dr.Ir. H.S. FaridRuskanda, MSc, APU sudah menjabat dua periode maka
pada tahun 2006 dilakukan pergantian pimpinan. Rapat senat STTM Muhammadiyah
memutuskan Prof.Dr.Ir. M. Koesmawan, MSc,MBA,DBA sebagai ketua periode berikutnya
tahun 2006-2010. Beliau adalah Guru Besar bidang Manajemen Industri dari KOPERTIS
Wilayah IV, yang sekaligus sebagai dosen DPK pada STTM Muhammadiyah Tangerang.
Disamping menjabat sebagai Ketua STTM Muhammadiyah, beliau juga aktif mengajar pasca
sarjana di berbagai Perguruan Tinggi di Jakarta. Atas keberhasilannya, pada pertengahan
tahun 2010 beliau dipercaya kembali untuk menjadi Ketua STTM Muhammadiyah periode yang
kedua hingga tahun 2014.

Sambutan Ketua
Masa sekarang ini kebutuhan akan insinyur sangat banyak. Menurut pendapat saya,
mayoritas sarjana kita, adalah non-eksakta, artinya jumlah insinyur di Indonesia ini
sedikit dibandingkan dengan ekonom, sarjana hukum atau sarjana politik. Biarkanlah
para sarjana politik atau sarjana yang berdebat soal pilkada, pilpres, undang-undang,
poligami, aborsi dan berbagai masalah sosila politik lainnya, kita para insinyur, mari kita
fokus kepada peningkatan mutu, baik mutu kelilmuan teknik industry dan teknik fisika
dan mutu kemmpuan praktek keinsinyuran maupun mutu SDM para insinyur. Dikaitkan
dengan sekolah kita yang bernafaskan islam, maka kita bangun para insinyur yang
berahlaqmulia dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, apapun agama mereka.
Maaf ini saya sampaikan sebab di STTM Muhammadiyah ini, alumninya selain
beragama islam, banyak pula non-muslim. Sebab, persyarikatan Muhammadiyah,
berkiprah untuk nusa, bangsa dan Negara tanpa memasalahkan suku maupu
agamanya. Para insinyur muda selamat berjuang, semoga Allah SWT, Tuhan yang
Maha Kuasa, melindungi perjuangan kalian dan membimbingnya kearah yang benar.
Carilah kepuasan yang bersifat abadi dan menjadikan jiwamu tenang dan tentram,
jangan mencari kepuasan sementara yang membuat perasaan galau dan akhirnya
tertangkap KPK.

Terima kasih kepada rekan-rekan dosen pejuang, yang walupun dengan honor yang
minim, lokasi yang jauh dari tempat tinggal, ternyata bapak dan ibu dosen ini, tulus dan
ikhlas berjuang bersama mencerdaskan kehidupan bangsa, inilah hasil perjuangan
bapak bapak, mereka akan segera dilantik menjadi insinyur pada wisuda kali ini.
Kepada pimpinan Muhammadiyah, kepada Kopertis dan pemerintah daerah yang
membatu semua. Saya atas nama pimpinan STTM mengucapkan terima kasih.
Semoga Allah SWT Membalas segaala kebaikkan yang kami rasakan. Wabillahit taufik
Walhidayah, Wassalam Wr.Wb.