You are on page 1of 14

JOB SHEET

PEMASANGAN AC SPLIT

A. Tujuan pembelajaran
Setelah melakukan proses pembelajaran diharapkan peserta didik dapat
memahami mengenai :
1. Cara pemasangan Air Conditioning (AC) Split.
2. Mengoperasikan Air Conditioning (AC) Split.

B. Persiapan alat dan bahan


1. Alat :
a. Bor listrik
b. Cutting Tube
c. Flarring Tool
d. Kunci inggris
e. Kunci pas (paket)
f. Kunci L
g. Swagging Tool
h. Water pass

2. Bahan
a. AC
b. Dyna Bolt
c. fisher
d. Kabel ukuran 0.9 mm, 1.5 mm, 2.5 mm, dan 4 mm.
e. Mata bor
f. Pipa tembaga diameter 3/8” dan ¼ “
g. Pensil/ Spidol

C. Keselamatan kerja
a. Baju kerja
b. Safety shoes
c. Sarung tangan

D. Teori Dasar AC Split

Jelaskan tentang AC split

E. Langkah-langkah cara memasang Air conditioner Split


1. Persiapan peserta didik :

Sumber : https://lapakbelanjaku.wordpress.com
Gambar 1.1. baju kerja

Sumber : http://olx.co.id/iklan/
Gambar 1.2. safety shoes
Sumber : http://www.ralali.com/honeywell-dumocut-sivacut-830-cut-protection-4-5
Gambar 1.3. sarung tangan

2. Menyiapkan alat dan bahan


a. Alat
1) Bor listrik

Gambar 2.1. bor listrik

2) waterpass

Gambar 2.2. waterpass

3) kunci inggris
Gambar 2.3 kunci inggris

4) Kunci Pas (Paket)


Gambar 2.4. Kunci Pas (Paket)

5) Kunci L

Gambar 2.5. Kunci L

6) Obeng

Gambar 2.6. Obeng

7) Cutting Tube

Sumber : http://www.wkiri.com/today/
Gambar 2.7. Cutting Tube
b. Bahan
1) 1 unit ac

Gambar 2.8. unit AC


http://olx.co.id/iklan/ac-unit-baru-panasonic-3-4-pk-pasang-ID6nfxu.html

2) Pipa diameter 3/8”, ¼ “

Gambar 2.9. pipa diameter 3/8”

Gambar 2.10. pipa diameter ¼ “

3) Kabel ukuran 0.9 mm, 1.5 mm, 2.5 mm, dan 4 mm


4) Mata bor
Gambar 2.12. mata bor

5) Pensil/spidol

Gambar 2.13.spidol

6) Dynabolt
Gambar 2.14. Dinabolt
7) Fisher

Gambar 2.15. fisher


3. Indoor AC

a. Siapkan unit AC Split (indoor dan outdoor) yang akan dipasang

Gambar 3.1
b. Tentukan posisi bracket indoor, gunakan waterpass untuk
menghasilkan letak horizontal yang seimbang. (Perlu diperhatikan,
jarak plafon dengan unit indoor minimal 24 mm, jarak dari indoor unit
dan outdoor unit minimal 3 m).

Gambar 3.2. Penggunaan Water Pass


c. Beri tanda pada tembok (menggunakan spidol) untuk posisi lubang
bracket.

d. Gunakan bor (mata bor berukuran 6”) untuk melubangi tembok yang
sudah ditandai.

Gambar 3.4. Pengeboran Tembok


e. Pasang fisher pada tiap lubang, lalu kencangkan bracket dengan sekrup
menggunakan obeng +.

Gambar 3.5. Pemasangan Bracket


f. Letakkan indoor unit pada bracket yang sudah terpasang.

Gambar 3.6. Pemasangan Indoor Unit


g. Tentukan posisi lubang (penghubung pipa indoor unit ke outdoor unit)
pada tembok. Ukur diameter lubang (± 65 mm) lalu tandai
menggunakan spidol. Lubangi tembok menggunakan bor.
h. Tentukan posisi outdoor unit. Gunakan waterpass untuk menghasilkan
letak horizontal yang seimbang.Jarak tembok dengan belakang outdoor
minimal 15 cm. Jarak tembok dengan sisi outdoor unit minimal 25 cm.
i. Beri tanda pada tembok (menggunakan spidol) untuk posisi lubang
bracket.
j. Gunakan bor (mata bor berukuran 12”) untuk melubangi tembok yang
sudah ditandai.

Gambar 3.10. Pengeboran Tembok


k. Pasang dyna bolt pada tiap lubang, lalu kencangkan bracket dengan
kunci pass.
l. Letakkan outdoor unit di atas bracket yang sudah terpasang.

Gambar 3.12. Pemasangan Outdoor Unit


m. Kencangkan outdoor unit menggunakan baut (biasanya 17”).
Gambar 3.13. Pemasangan Baut Outdoor Unit
n. Masukkan flare nut pada tiap ujung pipa dan lakukan proses flaring
pada tiap ujung pipa.

Gambar 3.16. Proses Flarring


o. Sambungkan pipa 1/4” dan 3/8” pada pipa yang sudah terpasang di
unit indoor (sesuai ukuran pipa masing-masing).
Gambar 3.17. Pemasangan Pipa
p. Kencangkan setiap flare nut menggunakan kunci inggris (sesuai
ukuran flare nut).

Gambar 3.18. Pengencangan Baut Pipa

q. Pasang pipa pembuangan air dan arahkan ke bawah (agar air mengalir
ke bawah).
Gambar 3.20. Pemasangan Hidrenase
r. Pasang kabel (usahakan berbeda warna) pada bagian power dan
control panel menggunakan obeng .

Gambar 3.21. Pemasangan Kabel


s. Baluti seluruh pipa dengan armaplex, lalu baluti pipa, kabel dan pipa
pembuangan air secara bersamaan menggunakan duct tape.

Gambar 3.22.2 Pemasangan Insulasi


t. Untuk pemeriksaan, pasang mesin vakum pada bagian katup servis
(pada outdoor unit).

Gambar 3.23. Pemasangan Mesin Vakum


u. Colokkan steker mesin vakum pada stop kontak dan operasikan.
Tunggu minimal 15 menit agar udara luar yang masuk sistim AC dapat
dibuang ke lingkungan.
Gambar 3.24. Pemakuman 15 menit
v. Matikan kerja mesin vakum dan lepas stekernya.
w. Buka katup refrigeran (mulai dari pipa 3/8” lalu pipa ¼”)
menggunakan kunci L.

Gambar 3.26. Pembukaan Katup Menggunakan Kunci L


x. Cek tekanan pada discharge line dan suction line menggunakan
manifold gauge.