You are on page 1of 2

Pingsan atau yang dalam bahasa kedokteran disebut sinkop/syncope, adalah suatu keadaan

di mana terjadi kehilangan kesadaran dan postur tubuh (menyebabkan penderita jatuh)
secara sementara. Pingsan merupakan suatu gejala dan bukan penyakit, sehingga pada
kasus pingsan harus diketahui penyebab pingsan tersebut
Mitral valve prolapse (MVP) adalah katup mitral, yang menebal, menyembul kembali ke
dalam atrium. Terkadang, MVP menyebabkan darah masuk kembali ke dalam atrium dari
ventrikel, atau regurgitasi. MVP seringkali tidak mematikan dan tidak memerlukan
pengobatan atau perubahan gaya hidup
Prolaps katup mitral adalah suatu sindrom klinik yang disebabkan oleh berbaliknya satu
atau lebih apparatus katup mitral, daun katup, korda tendinea, muskulus papilaris, dan
anulus katup dengan atau tanpa regurgitasi mitral. Pada prolaps katup mitral, selama
ventrikel berkontraksi, daun katup menonjol ke atrium kiri, kadang-kadang memungkinkan
terjadinya kebocoran (regurgitasi) sejumlah kecil darah ke dalam atrium.
Gampangan e
selama ventrikel berkontraksi, daun katup menonjol ke dalam atrium kiri selama sistole,
kadang-kadang memungkinkan terjadinya kebocoran (regurgitasi) sejumlah kecil darah ke
dalam atrium
Penyebab:

 Herediter/keturunan, khususnya mereka yang memiliki penyakit jaringan


penyambung yang disebut Sindroma Marfan yang menyebabkan gangguan
pertumbuhan tubuh, sendi-sendi longgar, dan aneurisma aorta.
 Stres
 Kelelahan
 Wanita kurus yang memiliki kelainan dinding dada (misalnya skoliosis)
 Penderita kelainan septum atrial yang letaknya tinggi pada dinding jantung (ostium
sekundum)
 Kehamilan (karena meningkatnya volume darah dan beban kerja jantung)
Pingsan oleh bradi dan takikardia
Irama jantung yang terlalu lambat (bradikardia) umumnya disebabkan oleh faktor usia dan
efek samping obat-obatan. Sementara pingsan akibat irama jantung terlalu cepat
(takikardia) biasanya disebabkan karena riwayat penyakit jantung dan dapat mengancam
jiwa. Penyempitan katup jantung seperti penyempitan katup aorta (pembuluh darah besar
yang keluar dari jantung) dan pembesaran otot jantung (hipertrofi kardiomiopati) dapat
menyebabkan pingsan pada seseorang akibat darah terhambat saat akan keluar dari
jantung. Penyempitan katup jantung disebabkan oleh kelainan bawaan, proses penuaan,
atau penyakit rematik jantung.
pingsan karena berkurangnya volume darah yang mengalir ke otak.
Saat detak jantung lebih cepat atau lambat dari biasanya, atau detak jantung berubah tiba-
tiba tanpa adanya perubahan aktivitas tubuh, maka kondisi ini disebut sebagai aritmia.