You are on page 1of 14

PROPOSAL HOME VISIT PADA

PASIEN KELOLAAN DENGAN KASUS


PERILAKU KEKERASAN

O
L
E
H

Purnama Hawani (17.02.02.069)


Tubagus Hartono (17.02.02.086)

PROGRAM PROFESI NERS


FAKULTAS FARMASI DAN ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA MEDAN
TAHUN 2017
I.Identitas Klien
Nama : Tn.A
Umur : 38 Tahun
Ruangan : Sianggalang
Alamat : Jln.Ampera. 14
No.Hp : 081375190465
Tanggal Pengkajian : 4 September 2017

II.Tujuan Kunjungan Rumah ( Pertemuan Pertama )


1. Memvalidasi data melengkapi data klien
2. Mendapat informasi langsung dari keluarga mengenai penyakit yang
diderita klien. Alasan klien masuk Rumah Sakit Jiwa, kebiasaan dalam
merawat, faktor pendukung keluarga dan harapan keluarga pada pasien
3. Melakukan implementasi berdasarkan diagnosa keperawatan
4. Mengobservasi keadaan lingungan tempat tinggal klien

III.Diagnosa Keperawatan dan tujuan


1. Dx Keperawatan : Perilaku kekerasan
2. Tujuan : Agar keluarga dapat merawat klien di rumah

IV.Rencana Tindakan Keperawatan


Sp 1
Mengontrol perilaku kekerasan dengan cara
Latihan fisik 1 : Tarik nafas dalam
Latihan fisik 2 : pukul kasur bantal
SP 2
Mengontrol perilaku kekerasan dengan cara minum obat secara teratur
SP 3
Komunikasi secara verbal: Asertif/ bicara baik-baik
SP 4
spiritual
V.Proses Keperawatan
A. Salam dan Perkenalan ( Orientasi )
Selamat siang bu, perkenalkan saya Ners Purnama dan teman saya Ners
Tubagus, kami perawat dari keperawatan USM Indonesia yang ditugaskan
oleh RSJ.Prof.Dr.M.Ildrem Medan untuk berkunjung ke rumah ini. Tujuan
kami disini , kami ingin berbincang-bincang dengan keluarga Tn.A, ibu
ada waktu sebentar ? Berapa lama ? Bisa kita mulai sekarang?

B. Kaji dan validasi data tentang pasien


1. Anggota keluarga
Bu, kalau boleh tau, Tn.A anak keberapa? dan bagaimana
hubungan dengan anggota keluarga ?
2. Status kesehatan
Bagaimana dengan anggota keluarga yang lainnya? apakah pernah
mengalami sakit yang parah ? apakah ada keluarga yang
meninggal?
3. Status kesehatan mental
Sebelumnya maaf ya bu, kalau boleh tau apakah ada yang sanak
keluarga yang mengalami gangguan jiwa ?
4. Dampak sakit mental terhadap fungsi keluarga
Apa saja dampak dari penyakit ini ? apa ada perubahan ?
5. Status kesehatan keluarga
Bagaimana keadaan status kesehatan keluarga? apakah ada
perubahan dengan sakit Tn.A ?
6. Pola komunikasi
Bahasa apa yang biasa ibu pakai dirumah ? apakah sering
berkumpul untuk berbincang-bincang?

7. Stress dan koping


Buk, apa yang Tn. A lakukan pada peristiwa terakhir?
8. Keahlian memecahkan masalah
Bu,kalau boleh tau, siapa anggota keluarga yang mengambil
keputusan ? bagaimana penyelesainnya ?
9. Sistem dalam keluarga
a.komposisi keluarga
Tn.A berapa bersaudara ?
b.pola kesehatan dan penyakit
apakah ada sanak keluarga lain yang pernah di rawat di RSJ ?
c.status keuangan
sebelum masuk RSJ Tn.A pernah sakit ?

C. Fase Kerja
1. Mendiskusikan masalah yang dihadapi keluarga dalam menghadapi
“Coba ibu ceritakan kendala apa saja yang ibu hadapi saat merawat
Tn.A
2. Menjelaskan pengertian Perilaku Kekerasan, tanda dan gejala
Perilaku Kekerasan
“Bu, Tn. A di diagnosa keperawatan Perilaku Kekerasan yaitu:
respon yang dihadapi oleh seseorang yang ditunjukkan dengan
perilaku kekerasan baik pada diri sendiri maupun orang lain.
3. Menjelaskan cara merawat pasien Perilaku Kekerasan
“Baiklah bu, semua cara yang sudah saya ajarkan mohon
diterapkan ya”
4. Membantu keluarga membuat aktivitas sendiri
“Bu, ibu harus benar-benar mengontrol Tn.A saat kembali kerumah
dalam melakukan aktivitas harian, seperti Tarik nafas dalam
5. Menjelaskan follow up dan rujukan
“Baiklah bu, nanti tolong awasi Tn.A minum obat teratur ya, tidak
boleh putus. Bila Tn.A kambuh dan ibu tidak bisa mengatasinya
lagi, segera dibawa ke RSJ
6. Mengontrol Perilaku Kekerasan dengan cara tarik napas dalam
Baiklah bu, coba ibu nanti ajarkan tarik napas dalam secara
mandiri jika Tn.A penyakitnya kambuh
D. Fase Terminasi
1. Evaluasi
“Bagaimana perasaan ibu setelah kita berbincang-bincang ? bisa ibu
ulangi cara merawat Tn.A nanti dirumah ? oke bagus sekali
2. Rencana tindak lanjut
Saya harap ibu bisa menerapkannya
3. Kontrak yang akan datang
“Baiklah bu, cukup sampai disini ya pertemuan kita. Terima kasih
atas waktu dan perhatiannya, saya permisi dulu iya bu”

Diketahui Oleh :

Keluarga Dosen Pembimbing

( ) ( )

Mahasiswa

( )
LAPORAN HOME VISIT PADA
PASIEN KELOLAAN DENGAN KASUS
PERILAKU KEKERASAN

O
L
E
H

Purnama Hawani (17.02.02.069)


Tubagus Hartono (17.02.02.086)
PROGRAM STUDI NERS
FAKULTAS FARMASI DAN ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA MEDAN
TAHUN 2017

I.Identitas Klien
Nama : Tn.A
Umur : 38 Tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : membantu istri berjualan
Dx.Medis : Skizofrenia Paranoid Episod Berulang
Ruangan : Sianggalang
Alamat : Jln.Ampera No. 14
Tanggal pengkajian: 4 September 2017
No.Hp : 081375190465

II.Tujuan Kunjungan Rumah


1. Memvalidasi data melengkapi data klien
2. Mendapat informasi langsung dari keluarga mengenai penyakit yang
diderita klien, alasan pasien masuk ke RS, kebiasaan keluarga dalam
merawat, faktor pendukung keluarga dan harapan keluarga pada pasien
3. Melakukan implementasi berdasarkan diagnosa keperawatan
4. Mengobservasi keadaan lingkungan tempat tinggal klien

III.Diagnosa Keperawatan dan tujuan


1. Dx Keperawatan : Perilaku Kekerasan
2. Tujuan : Agar keluarga dapat merawat klien di rumah
IV.Rencana Tindakan Keperawatan
Sp 1
Mengontrol perilaku kekerasan dengan cara
Latihan fisik 1 : Tarik nafas dalam
Latihan fisik 2 : pukul kasur bantal
SP 2
Mengontrol perilaku kekerasan dengan cara minum obat secara teratur
SP 3
Komunikasi secara verbal: Asertif/ bicara baik-baik

V.Proses Keperawatan
a. Fase Orientasi
Salam dan Perkenalan
K : Ya, selamat siang juga, jadi selama ini yang merawat suami saya
suster ini yah ? Nama saya Ny S istri dari Tn.A

Kaji dan validasi data tentang pasien


1. Anggota keluarga
K : Tn.I anak ke 5 dari 3 bersaudara, sudah menikah dan
mempunyai satu orang anak, saya adalah istrinya
2. Status kesehatan
K : tidak ada anggota keluarga yang meninggal dunia
3. Status kesehatan mental
K : dalam anggota keluarga tidak ada yang mengalami
gangguan mental
4. Dampak sakit mental terhadap fungsi keluarga
K : itulah suster, jadi tambah kegiatan untuk mengawasi Tn.A

5. Status kesehatan/kehidupan keluarga


K : saya bekerja berdagang sayur, saya pagi dipasar
berdagang dan siang udah pulang ke rumah, dirumah kami selalu
kepikiran A terus
6. Pola komunikasi
K : anggota keluarga biasanya menggunakannya bahasa
Indonesia dalam kehidupan sehari-hari dan kami sering berkumpul
dengan adik-adik dan abang yang lain
7. Stress dan koping
K : keluarga masih cemas bila Tn A di rumah karena bila
kumat suka melamun, berbicara sendiri, tertawa sendiri, dan
mengamuk tanpa sebab
8. Keahlian dalam mengendalikan masalah dikeluarga
K : kalau ada masalah biasanya kami musyawarah untuk
mencari solusi
9. Sistem dalam keluarga
a.komposisi keluarga
Tn.A anak ke 5 dari 3 bersaudara, yang membawa ke RSJ adalah
Saya sendiri (istri)
b.pola kesehatan dan penyakit
tidak ada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa
c.status keuangan
sebelum sakit I tinggal dirumah ini. Biaya perawatan dengan
menggunakan BPJS

b. Fase Kerja
1. Mendiskusikan masalah yang dihadapi keluarga dalam menghadapi
K : A sering marah-marah, memecahkan piring, A
mengatakan sering merasa jantung berdebar-debar, dan sering
keluar rumah tanpa tujuan dan kami takut terus kami bawa ke RSJ
2. Mendengarkan penjelasan perawat mengenai cara untuk merawat
pasien dengan perilaku kekerasan
K : baik suster, kami akan melakukan cara merawat A bila dia
pulang
3. Membantu keluarga membuat harian dirumah
K : baik suster, kami akan merencanakan kegiatan rumah
untuk A
4. Menjelaskan follow up dan rujukan
K : biasanya bila ada yang sakit, kami berobat ke puskesmas. Nanti
kami akan lebih sering memantau A .
5. Mengontrol halusinasi pendengaran dengan cara Tarik napas dalam
K : baiklah suster kami akan menganjurkan untuk mengajarkan Tarik
napas dalam pada A.

c. Fase Terminasi
1. Evaluasi
K : kami merasa senang suster datang kesini dan memberi
banyak masukan
2. Rencana tindak lanjut
K : baik lah suster dan mantri, akan kami lakukan yang sudah
suster ajarkan.
3. Kontrak yang akan datang
K : iya suster, doakan A ya supaya cepat sembuh dan bisa
beraktivitas seperti biasanya lagi. Sampai berjumpa besok ya
LAPORAN HOME VISIT PADA
PASIEN KELOLAAN DENGAN KASUS
PERILAKU KEKERASAN

O
L
E
H

Purnama Hawani (17.02.02.069)


Tubagus Hartono (17.02.02.086)

PROGRAM STUDI NERS


FAKULTAS FARMASI DAN ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA MEDAN
TAHUN 2017

I.Identitas Klien
Nama : Tn.I
Umur : 38 Tahun
Ruangan : Poli ( Rawat jalan )
Alamat : Jln Ampera No.14
No.Hp :
Tanggal Pengkajian : 4 September 2017

II.Tujuan Kunjungan Rumah


1. Melakukan tindakan keperawatan kembali pada keluarga Tn. A

III.Diagnosa Keperawatan dan tujuan


3. Dx Keperawatan : perilaku kekerasan
4. Tujuan : Agar keluarga dapat merawat klien di rumah

IV.Rencana Tindakan Keperawatan


Sp 1
Mengontrol perilaku kekerasan dengan cara
Latihan fisik 1 : Tarik nafas dalam
Latihan fisik 2 : pukul kasur bantal
SP 2
Mengontrol perilaku kekerasan dengan cara minum obat secara teratur
SP 3
Komunikasi secara verbal: Asertif/ bicara baik-baik
V. Terminasi

1. Evaluasi
P : Selamat siang bu, sesuai dengan kontrak kita kemarin kami akan
mengevaluasi atau mengulang kembali apa yang kita praktekkan
kemarin yaitu cara merawat Tn.A untuk mengontrol Perilaku kekerasan

“Bagaimana perasaan ibu setelah kita berbincang-bincang ? Bisa ibu


ulangi cara merawat Tn. A ?

2. Rencana Tindak Lanjut


K : Iya suster, kami telah menerapkan dan mengingatkan kepada Tn.A
seperti yang suster ajarkan yaitu dengan cara tarik nafas dalam pukul
kasur/bantal, meminum obat dengan teratur, berbicara dengan baik, dan
spritual

P : Oke bagus sekali ibu, sudah semakin mengerti dengan apa yang saya
ajarkan kemarin. “Saya harap ibu bisa melaksanakan apa yang saya
ajarkan kepada Tn. A dan saya akan mengajarkan kembali kepada ibu
agar ibu semakin paham tentang penyakit dan cara penanganan Tn. A di
rumah.”

“Baiklah bu, cukup sampai di sini pertemuan kita hari ini. Semoga apa
yang kami ajarkan dapat bermanfaat kepada keluarga dan Tn A.
Selamat Sore bu.

K : selamat sore juga suster kami senang atas masukan yang telah suster
dan mantri berikan, doakan Tn.A cepat sembuh dan dapat beraktivitas
kembali seperti biasanya. Terimakasih kami dari keluarga Tn.A.