You are on page 1of 1

BAB II

PEMBAHASAN
A. Pengertian Ragam Bahasa
Ragam bahasa dapat diartikan sebagai variasi bahasa dalam penggunaannya sebagai alat
komunikasi. Keragaman bahasa terjadi disebabkan oleh beberapa hal, yaitu: media yang
digunakan, hubungan pembicaraan, dan topic yang dibicarakan. Ragam bahasa terjadi karena
pemilihan corak/gaya bahasa yang dipakai oleh seseorang untuk menyapaikan sesuatu.
Pemilihan ragam bahasa bergntung pada tiga factor, yaitu: (1) cara berkomunikasi; (2) cara
pandang penutur terhadap mitra komunikasinya; dan (3) topic yang dibicarakan/dituliskan.
Ragam lisan menghendaki adanya lawan bicara yang siap mendegar apa yang diucapkan
oleh penutur, sedangkan ragam tulis tidak selalu memerlukan “lawan bicara”. Dalam ragam
lisan, unsur – unsur fungsi gramatikal seperti subjek, predikat, objek, dan keterangan tidak
selalu dinyatakan dengan kata – kata. Akan tetapi, dapat dengan gerak tubuh dak mimic muka
(ekspresi). Didalam ragam tulis, fungsi – fungsi gramatikal harus dinyatakan secara eksplisit
agar orang yang membaca tulisan dapat memahami makna yang terkandung didalamnya,
misalnya dalam surat kabar, majalah, atau buku.

B. Pentingnya Ragam Bahasa


Bahasa merupakan alat bantu untuk mengomunikasikan berbgai hal. Sebagai contoh,
seorang penulis mempelajari bahasa dalam Kamus Tesaurus untuk mendapatkan gaya bahasa
yang unik dan khas, sehingga pembaca terkesan dengan tulisannya yang hidup dan menarik.
Selanjutnya seorang politis mempelajari bahasa untuk menemukan ciri kata/ kalimat yang khas
serta gaya bahasa yang dapat menyentuh hati orang – orang disekitarnya, sehingga dapat
mempengaruhi mereka. Para ahli ilmu jiwa (psikologi dan psikater) mempelajari bahasa agar
dapat menemukan kata – kata/kalimat positif yang dapat membantu penyembuhan pasiennya.

C. Fungsi Ragam Bahasa

D. Jenis – Jenis Ragam Bahasa