You are on page 1of 15

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK

PADA Ny. SR DENGAN ARTRITIS

DI PANTI JOMPO AISYAH SUMBER SURAKARATA

I. PENGKAJIAN
Tanggal pengkajian : 10 Oktober 2018
A. KARAKTERISTIK DEMOGRAFI
1. Identitas Diri Pasien
Nama Lengkap : Ny. SR
Umur : 68 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Status Perkawinan : Janda
Agama : Islam
Suku Bangsa : Jawa
Pendidikan Terakhir : S1 Ekonomi
Diagnosa Medis : Artritis
Alamat :

2. Keluarga atau Orang lain yang lebih Penting/dekat yang dapat dihubungi
Nama : Ny. N
Alamat : Jakarta
No. Telepon : XXXXXXXXXXXX
Hubungan dengan Klien : Saudara sepupu

3. Riwayat Pekerjaan dan Status Ekonomi


Pekerjaan saat ini : tidak bekerja
Pekerjaan Sebelumnya : Sekretaris Real estate
Sumber Pendapatan : saudara
Kecukupan Pendapatan : kurang

4. Aktivitas Rekreasi
Hobi : Memasak
Bepergian/wisata : tidak pernah
Keanggotaan organisasi : tidak ada
Lain-lain :-

5. Riwayat Keluarga
a. Saudara kandung
No Nama Keadaan saat ini Keterangan
1 Joko S. S Eng Masih hidup Tinggal di Jerman
2 Sri Wuryani, S E Masih hidup Tinggal di Panti
wreda
3 Sri Rejeki ,SE Ak

b. Riwayat kematian dalam keluarga (1 tahun terakhir)


Nama : Tidak ada
Umur :-
Penyebab kematian :-

c. Kunjungan keluarga : Jarang , satu tahun 1 -2 kali

B. POLA KEBIASAAN SEHARI-HARI


1. Nutrisi
Frekuensi makan : 3x / hari
Nafsu makan : baik
Jenis Makanan : daging dan buah
Kebiasaan sebelum makan : berdo’a
Makanan yang tidak disukai : sayuran
Alergi terhadap makanan : Ayam
Pantangan makanan : kacang – kacangan
Keluhan yang berhubungan dengan makan : bila makan ayam kadang gatal
di sekitar mulut

2. Eliminasi
a. BAK
Frekuensi dan waktu : 7- 8 x / hari
Kebiasaan BAK pada malam hari : 2-3 kali
Keluhan yang berhubungan dengan BAK: Tidak ada
b. BAB
Frekuensi dan waktu : 1x hari. Pagi hari
Konsistensi : padat
Keluhan yang berhubungan dengan BAB: tidak ada
Pengalaman memakai laxantif/pencahar : belum pernah

3. Personal hygiene
a. Mandi
Frekuensi dan waktu mandi : 2 x perhari . pagi dan sore
Pemakaian sabun (ya/tidak) : iya
b. Oral hygiene
Frekuensi dan waktu gosok gigi : 3 x , saat mandi , dan sebelum
tidur
Menggunakan pasta gigi (ya/tidak) : iya
c. Cuci Rambut
Frekuensi : 2x / minggu
Penggunaan Sampho (ya/tidak) : iya
d. Kuku dan tangan
Frekuensi gunting kuku : I x / minggu
Kebiasaan cuti tangan dengan sabun : iya. Kadang tidak pakai sabun

4. Istirahat dan tidur


Lama tidur : 4-6 per hari
Tidur siang : 1jam
Keluhan yang berhubungan dengan tidur : sulit saat mau tidur

5. Kebiasaan mengisi waktu luang


Olahraga : senam, jalan – jalan
Nonton TV : kadang – kadang nonton TV
Berkebun/memasak : terkadang pasien memasak buat kakaknya
Lain-lain : kadang membantu ibu pengurus panti

6. Kebiasaan yang mempengaruhi kesehatan (Jenis/frekuensi/Jumlah/lama pakai)


a. Merokok (ya/tidak) : tidak
b. Minuman keras (ya/tidak) : tidak
c. Ketergantungan terhadap obat (ya/tidak) : terkadang harus minum obat
anti nyeri

7. Uraian Kronologis kegiatan sehari-hari

Lama waktu untuk setiap


No Jenis kegiatan
kegiatan

1 Sholat tahajud , sholat shubuh 03.00 – 04.30

Beres- beres kamar, Mandi dan mencuci 04,30 – 05.30


pakaian

Jalan – jalan 05.30 – 06.30

Istirahat , sarapan 06.30 – 07.30

Membantu membersihkan ruangan, 07.30 – 09.00


membereskan alat makan

Sholat dhuha , mengaji 09.00 – 09.30

Membantu mengurus kakak 09.30 – 11.30

Sholat dhuhur , makan siang ,membantu 11.30 – 12.30


Membereskan alat makan

Istirahat siang 14.00 – 15.00


Sholat ashar 15.00 - 15 . 20

Mandi , membantu kakak menyiapkan 15. 20 – 16.30


makan sore

Nonton TV 16.30 – 17.30

Sholat magrib , mengaji 17.30 – 18.30

Sholat isya’, nonton TV , membantu 19.00 - 20.00


kakak

Tidur malam 22.00 – 03.00

C. STATUS KESEHATAN
1. Status kesehatan saat ini
a. Keluhan utama dalam satu tahun terakhir: nyeri lutut , penglihatan kurang
tajam
b. Gejala yang dirasakan : nyeri lutut
c. Faktor pencetus : bila kecapean nyeri muncul
d. Timbul keluhan : Mendadak ( - ) bertahap ( √ )
e. Waktu mulai timbulnya keluhan : bila kecapaian

f. Upaya mengatasi :
Pergi ke RS/Klinik pengobatan/dokter praktek ( - )
Pergi ke bidan/perawat ( - )
Mengkonsumsi obat-obatan sendiri ( √ )
Mengkonsumsi obat-obatan tradisional ( √ )
Lain-lain :

2. Riwayat Kesehatan masa lalu


a. Penyakit yang pernah diderita : hypertensi
b. Riwayat alergi
(obat, makanan, binatang, debu, dll) :
c. Riwayat kecelakaan : jatuh
d. Riwayat dirawat di rumah sakit :-
e. Riwayat pemakaian obat : obat anti nyeri, anti hypertensi

D. LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL


1. Kebersihan dan kerapian ruangan
Bagian depan panti bersih dan rapi, tetapi bagian belakang tampak kurang rapi
dan berbau pesing
2. Penerangan
Penerangan cukup di setiap kamar ada lampu yang cukup
3. Sirkulasi udara
Sirkulasi udara cukup
4. Keadaan kamar mandi dan WC
Kondisi kamar bersih tidak licin
5. Pembuangan air kotor
Pembuangan air limbah sudah ada saluran , tidak ada pencemaran air limbah
rumah tangga
6. Sumber air minum
Air minum ada gallon dispenser untuk memasak menggunaka air PAM
7. Pembuangan sampah
.Pembuangan sampah di depan rumah ada petugas yang mengambil sampah
8. Sumber pencemaran
Terdapat polusi udara dari ruang isolasi ada pasien yang mengompol sehingga
bauya menyengat
9. Penataan Halaman
Ukuran Halaman cukup.
10. Privasi
Privacy kurang karena satu kamar untuk 9 pasien tidak ada penyekat ruangan
11. Risiko Injury
Terdapat risiko jatuh, karena pasien mengalami artritis , dan penglihtan kurang
tajan oleh karena katarak, pasien tidak memahami tentag risiko jatuh

E. PENGKAJIAN STATUS UMUM LANSIA

Kejadian : contoh dalam sebulan ini


Komponen
(tanggal, berapa kali, masalahnya)
Sleep disorder Pasien kadang mengalami gangguan tidur, saat menjelang
(gangguan tidur) tidur
Problem eating Tidak ada gangguan makan
(gangguan makan)
Incontinensia Pasien tidak mengalami inkotinensia
(inkontenensia)
Confusion Pasien tidak mengalami kebingungan , kesadaran baik
(kebingungan)
Evidence fall Terkadang pasien jatuh saat mengalami nyeri lutut
(kejadian jatuh)
Skin break down Tidak ada kerusakan kulit
(kerusakan kulit)

F. PENGKAJIAN AKTIVITAS SEHARI-HARI

Komponen Keterangan
Bathing (mandi) Mandiri
Dressing (berpakaian) Mandiri
Toileting (melakukan eliminasi) Mandiri
Transfering (berpindah) Mandiri
Continence (kontrol terhadap eliminasi) Mandiri
Feeding (makan) Mandiri
Kategori :
A : Mandiri untuk 6 aktivitas
B : Mandiri untuk 5 aktivitas
C : Mandiri, Kecuali “bathing” dan fungsi yang lain
D : Mandiri, Kecuali “bathing, dressing” dan fungsi yang lain
E : Mandiri, Kecuali “bathing, dressing, Toileting” dan fungsi yang lain
F : Mandiri, Kecuali “bathing, dressing, Toileting, transfering” & fungsi yang lain
G : Tergantung pada orang lain untuk 6 aktivitas

G. PENGKAJIAN KOGNITIF LANSIA (MINI MENTAL EXAMINATION)


Mini Mental State Examination

No Daftar pertanyaan Penilaian


1. Tanggal berapakah hari ini? (Bulan, Tahun) 0-2 kesalahan :
2. Hari apakah hari ini? baik
3. Apakah nama tempat ini? 3- 4 kesalahan :
4. Berapa Nomor Telepon bapak/ibu? (bila tidak Gangguan intelek ringan
5-7 Kesalahan :
ada telepon, di jalan apakah rumah bapak/ibu?) Gangguan intelek sedang
5. Berapa umur bapak/ibu? 8-10 kesalahan :
6. Kapan bapak/ibu lahir? (Tanggal, bulan, tahun) Gangguan intelek berat
7. Siapakah nama gubernur saat ini?
(walikota/lurah/camat) Bila penderita tak pernah
8. Siapakah nama gubernur sebelum ini? sekolah, kesalahan
diperbolehkan +1 dari
(walikota/lurah/camat) nilai di atas
9. Siapakah nama gadis ibu anda?
10. 20 dikurangi 3 dan seterusnya Bila penderita sekolah
lebih dari SMA,
Kesalahan yang
diperbolehkan -1 dari
nilai diatas

Hasil pengkajian :
Salah 1

H. PENGKAJIAN STRESS (GERIATRIC DEPRESSION SCALE)


Skore 6. Terdapat depresi ringan

I. PENGKAJIAN/PEMERIKSAAN FISIK
(Observasi, Pengukuran, Auskultasi, Perkusi, Palpasi)

Keadaan umum Baik, kesadaran compos mentis,


Tanda vital T : 130 /90 Mm Hg , N : 84 X/m
S: 36,6 0 C; RR 20 x/m

Kepala Rambut bersih, keramas 2 x /m


Kulit kepala bersih , tidak ada ketombe
:

 Mata Sclera tidak ikterik, konjungtiva tidak


 anemis. terdapat katarak pada mata kiri ,
 Hidung Hidung bersih tidak ada polip
 Gigi dan mulut Tidak ada karies, tidak ada
 Telinga Telinga bersih
 Muka Muka bersih , terkadang tampak menahan
nyeri

Leher Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid

Dada Bentuk simetris

Abdomen Tidak ada ascites, tidak ada nyeri . turgor


elastis

Extremitas atas Kekuatan otot 5 baik tangan kanan dan


kiri , tidak ada oedema

Extremitas bawah Kekuatan otot kaki kanan . 5 , sebelah kiri


4 . lutut sebalah kiri tampak sedikit lebih
besar dari pada yang kiri
Terdapat nyeri pada lutut sebalah kiri
skala 3, hilang timbul, muncul bila
kebanyakan aktivitas,

II. DIAGNOSA KEPERAWATAN


ANALISA DATA

DATA PROBLEM ETIOLOGI


DS : nyeri skala 3, riwayat minum obat Nyeri kronis Agen injury biologis ;
anti nyeri proses inflamasi

DO : expresi wajah tampak menahan


nyeri
T : 130/ 90mmHg . N : 84x/m

DS : pasien mengeluh kadang nyeri Hambatan mobilitas nyeri, penurunan,


lutut , pasien mengeluh kadang kalau fisik kekuatan otot
cape lutut terasa nyeri

DO : lutut sebelah kiri tampak lebih


besar, kekuatan otot sebelah kiri 4

DO : Lutut terkadang nyeri Risiko injury Kuangnya


terdapat katarak pada mata kiri
pengetahuan tentang
DS : ada riwayat jatuh, riwayat
risiko jatuh ,
hypertensi
Penurunan kekuatan
otot, nyeri, penurunan
ketajaman penglihatan

PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN :


1. Nyeri kronis bd Agen injury biologis ; proses inflamasi
2. Hambatan mobilitas fisik bd deformitas lutut , nyeri, penurunan, kekuatan otot
3. Risiko injury bd kurang nya pengetahuan tentang risiko jatuh , nyeri, penurunan
ketajaman penglihatan

III. RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN

NO. TUJUAN DAN


RENCANA TINDAKAN
DX. KRITERIA HASIL
1 Setelah dilakukan tindakan  Kaji keluhan nyeri, catat lokasi dan
keperawatan selama 3x24 jam intensitas (skala 0-10). Catat faktor-
diharapkan tidak ada Keluhan faktor yang mempercepat dan tanda-
nyeri, dengan kriteria : tanda rasa sakit non verbal
ü Menunjukkan nyeri hilang/
terkontrol  Berikan matras/ kasur keras, bantal
 Terlihat rileks, dapat kecil,. Tinggikan linen tempat tidur
tidur/beristirahat dan
berpartisipasi dalam sesuai kebutuhan
aktivitas sesuai
kemampuan.  Tempatkan/ pantau penggunaan bantl,
 Mengikuti program karung pasir, gulungan trokhanter,
farmakologis yang bebat, brace.
diresepkan
 Dorong untuk sering mengubah posisi,.
 Menggabungkan Bantu untuk bergerak di tempat
keterampilan relaksasi tidur, sokong sendi yang sakit di atas
dan aktivitas hiburan ke dan bawah, hindari gerakan yang
dalam program kontrol menyentak.
nyeri.
 Anjurkan pasien untuk mandi air
hangat atau mandi pancuran pada
waktu bangun dan/atau pada waktu
tidur. Sediakan waslap hangat untuk
mengompres sendi-sendi yang sakit
beberapa kali sehari. Pantau suhu air
kompres, air mandi, dan sebagainya.

 Berikan masase yang lembut

 Ajarkan teknik non farmakologi


(relaksasi, distraksi, relaksasi
progresif)

 Kolaborasi: Berikan obat-obatan sesuai


petunjuk (mis:asetil salisilat)

 Berikan kompres dingin jika


dibutuhkan
 Diskusi dengan pasien tentang
suplemen makanan yang bisa
menghilangkan penyebab atau pun
mengurangi nyeri
2 Setelah dilakukan tindakan  Evaluasi/ lanjutkan pemantauan
keperawatan selama 3x24 jam tingkat inflamasi/ rasa sakit pada
diharapkan mobilitas fisik baik sendi
dengan kriteria :
 Mempertahankan fungsi  Pertahankan istirahat tirah
posisi dengan tidak baring/ duduk jika diperlukan
hadirnya/ pembatasan jadwal aktivitas untuk memberikan
kontraktur. periode istirahat yang terus menerus
 Mempertahankan ataupun dan tidur malam hari yang tidak
meningkatkan kekuatan terganmggu.
dan fungsi dari dan/ atau
kompensasi bagian tubuh  Dorong pasien mempertahankan
postur tegak dan duduk tinggi,
berdiri, dan berjalan

 Mendemonstrasikan
tehnik/ perilaku yang
memungkinkan  Berikan lingkungan yang aman,
melakukan aktivitas misalnya menaikkan kursi,
menggunakan pegangan tangga pada
toilet, penggunaan kursi roda.
 Kolaborasi: konsul dengan
fisoterapi.

 Kolaborasi: Berikan matras busa/


pengubah tekanan.

 Kolaborasi: berikan obat-obatan


sesuai indikasi (steroid).
3 Setelah dilakukan tindakan  kaji skala risiko jatuh pasien
keperawatan selama 3x 24 jam
diharapkan tidak terjadi injury  diskusi dengan pasien tentang factor
dengan kriteria : risiko jatuh

 beri informasi tentang kondisi yang


 Pasien tidak terjatuh bisa menyebabkan jatuh
 Pasien bisa melakukan
upaya – upaya pencegahan  beri informasi upaya untuk
jatuh pencegahan jatuh

 beri kesempatan pasien untuk


bertanya

 edukasi ke pasien untuk pencegahan


jatuh
IV. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
CATATAN PERKEMBANGAN

HARI/ NO. EVALUASI


JAM IMPLEMENTASI
TANGGAL DX. FORMATIF
Rabu , 10 Jam 1 Mengkaji nyeri PQRST S : P : agen injury
oktober 2018 15.30 biologi
Q : tertusuk
Mengukur vital sign
R : lutut kiri
S : Nyeri skala 3,
Q : hilang timbul,
O : T : 130 / 90.mmHg
N : 80 /m
RR : 20 x /m

2 Mengkaji mobilitas fisik


S : ada aktivitas naik
pasien
turun tangga
Mengajurkan ke pasien
O : pasien kooperatif
3 untuk melakukan aktivitas
S : ada riwayat
seperlunya saja
Mengkaji skala risiko jatuh hypertensi , riwayat
pasien jatuh. Skala risiko
jatuh
nyeri ringan sedang
O:
Penglihatan
berkurang
Diskusi dengan pasien
S; pasien mengatakan
tentang faktor risiko jatuh
Memberikan edukasi karena kecapean
O : pasien kooperatif
tentang risiko jatuh dan
Pasien bisa
upaya – upaya pencegahan
menyebut kembali
jatuh
tentang fakotr risiko
jatuh,
Pasien dapat
menyebutkan upaya
untuk mencegah
terjadinya jatuh
Kamis , 11 1 Mengkaji karakterisitik S : P : agen injury
Oktober nyeri pasien PQRST biologi
Q : tertusuk
2018
R : lutut kiri
S : Nyeri skala 2,
Q : hilang timbul,
Mengukur vital sign O : T : 130 / 80.mmHg
N : 80 /m
RR : 20 x /m

S : pasien mengatakan
2
Menganjurkan pasien untuk
akan mengurangi
mengurangi aktivitas fisik
aktivitas nya
nya
O : pasien bersedia
Dsikusi dengan pasien
untuk melakukan
3 aktivitas yang dilakukan
aktivitas
sehari – hari
seperlunya saja
Berdiskusi dengan pasien
S : pasiensenang bisa
tentang risiko jatuh
berdiskusi
Mengevaluasi tentang
O : pasien bisa
manajemen risiko jatuh
menyebutkan
Memberikan reinfocement kembali apa yang
positif telah disampaikan
kemarin dan
berusaha
melakukannya

EVALUASI SUMATIF

HARI/ NO.
JAM EVALUASI SUMATIF
TANGGAL DX
Rabu , 10 16.40 1 S : skala nyeri
P : agen injury biologis
Oktober
Q : tertusuk tusuk
2018 R : Lutut kiri
S : skala nyeri 3
T : hilangbtimbul
O : T : 130 / 90 Mm Hg. N : 80 x/m RR : 20 x/m
S; 36 ,6◦C
A : Nyeri ringan
2 P : Nyeri 1-0 pada hari ke 3

S : Pasien mengatakan harus naik turun tangga


O : pasien nampak sedang membantu kakak nya akan ke
kamar mandi
3 A : keterbatasan mobilitas fisik
P : Mobilitas fisik baik

S : Pasien mengatakan nyeri masih, mengeluh


pandangan berkurang tajam,
O : pasien memahami ttg factor risiko jatuh
Pasien dapat menjelaskan skala jatuh dirinya
Pasien memahami tentang risiko jatuh , dan upaya –
upaya pencegahan terjadinya jatuh
A : risiko injury
P : tidak terjadi injury

Kamis, 1 S : skala nyeri


11 Oktober P : agen injury biologis
Q : tertusuk tusuk
2018
R : Lutut kiri
S : skala nyeri 2
T : hilangbtimbul
O : T : 130 / 80 Mm Hg. N : 80 x/m RR : 20 x/m
S; 36 ,6 0C
A : Nyeri ringan
2 P : Nyeri 1-0 pada hari ke 3

S : pasien mengatakan akan melakukan aktivitas


seperlunya saja
O : pasien nampak sedang beristirahat
pasien berdiskusi tentang aktivitas sehari - hari
3 A : keterbatasan mobilitas fisik
P : Mobilitas fisik baik

S : Pasien mengatakan nyeri masih, mengeluh


pandangan berkurang tajam,
O : pasien memahami ttg factor risiko jatuh
Pasien dapat menjelaskan skala jatuh dirinya
Pasien memahami tentang risiko jatuh , dan upaya –
upaya pencegahan terjadinya jatuh
A : risiko injury
P : tidak terjadi injury