You are on page 1of 4

1.

Kredit yang diberikan


a. Definisi
Kredit yang diberikan dalam PT BANK RAKYAT INDONESIA tbk dan
entitas pada anaknya adalah penyediaan uang atau tagiahn yang dapat
dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan
oijam- meminjam dengan debitur mewajibkan debitur untuk melunasi
utangnya setelah jangka waktu yang disepakatai dengan imbalan bunga.

b. Pengukuran
Kredit yang diberikan ini diukur pada nilai wajar melalui laba rugi di
tambah dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung

c. Penilaian
Kredit yang diberikan ini di amortisasi menggunakan metode suku bunga
efektif di kurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.

d. Pengakuan
Kredit yang diberikan ini diakui sebagai kelompok investasi tersedia
untuk dijual oleh PT BANK RAKYAT INDONESIA tbk dan entitas
pada anaknya dan dicatat dalam akun investasi tersedia untuk dijual.

e. Disklosur
Kredit yang diberikan ini diungkapkan dalam laporan neraca PT BANK
RAKYAT INDONESIA tbk dan entitas anaknya pada saat penerimaan
kas dan pada saat kredit yang diberikan dihapuskan dan diakui dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsilidasian.

f. Penjelasan tambahan
Kredit yang diberikan dengan pihak-pihak berelasi dengan memenuhi
peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan no.
IX.E.1.
Kredit yang diberikan disajikan sebesar nilai yang lebih rendah antara
nilai tercatat kredit pada tanggal jatuh tempo atau nilai tunai penerimaan
kas. Selisih antara nilai tercatat kredit dengan penerimaan kas
mengakibatkan kerugian yang akan di catat dalam laporan laba rugi
komprehensif.semua penerimaan kas dicatat sebagai pengembalian
pokok kredit yang diberikan dan juga pendapatan bunga dari imbalan
bunga kredit yang diberikan.
Ketika terdapat prospek mengenai pengembalian kredit yang diberikan
maka kredit yang diberikan akan di hapus bukukan dengan mendebit
cadangan kerugian penurunan nilai di laporan keuangan konsolidasian.

2. Piutang dan pembiayaan syariah


a. Definisi
Piutang pembiayaan berprinsip syariah dalam PT BANK RAKYAT
INDONESIA tbk dan entitas pada anaknya adalah penyediaan uang atau
tagihan yang timbul dari transaksi berdasarkan prinsip jual beli dan bagi
hasil antara kedua belah pihak selama jangka waktu tertentu.

b. Pengukuran
Piutang pembiyaan syariah ini diukur pada nilai wajar ditambah dengan
biaya transaksi yang daapat diatribusikan secara langsung.

c. Penilaian
Piutang pembiyaan syariah ini diamortisasi menggunakan metode margin
efektif dikurangi dengan cadangan kerugiaan penurunan nilai.

d. Pengakuan
Piutang dan pembiayaan syariah dalam PT BANK RAKYAT
INDONESIA tbk dan entitas pada anaknya diakui sebagai biaya
tambahan untuk memperoleh asset.

e. Disklosur
Piutang sewa pembiayaan diungkapkan dalam laporan keuangan PT
BANK RAKYAT INDONESIA tbk dan entitas pada anaknya pada saat
pembayaran piutang.

f. Penjelasan tambahan
Pada saat penerimaan piutang pembiayaan dinyatakan sebesar saldo
pembiayaan dikurangi dengan saldo cadangan kerugian penurunan nilai.

3. Piutang sewa pembiayaan


a. Definisi
Piutang pembiayaan sewa dalam PT BANK RAKYAT INDONESIA
tbk dan entitas anaknya merupakan suatu perjanjian sewa atau perjanjian
yang mengandung sewa didasarka atas perjanjian pada tanggal awal
sewa dan pemenuhan tergantung pada penggunaan suatu asset dan
perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk menggunakan asset
tersebut.

b. Pengukuran
Piutang sewa pembiayaan di ukur menggunakan nilai wajar dikurangi
pendapatan administrasi dan ditambah dengan biaya-biaya transaksi
yang dapat diatribusikan.

c. Penilaian
Piutang sewa pembiaayaan di amortisasi menggunakan metode tingkat
suku bunga efektif.

d. Pengakuan
Piutang sewa pembiayaan diakui sebagai sewa operasi dan simpanan
jaminan oleh PT BANK RAKYAT INDONESIA tbk dan entitas
anaknya.

e. Disklosur
Piutang sewa pembiayaan ini diungkapkan dalam laporan neraca PT
BANK RAKYAT INDONESIA tbk dan entitas anaknya pada saat
Piutang sewa pembiyaan di terima .

f. Penjelasan tambahan
Nilai wajar bersih dalam sewa pembiyaan merupakan piutang sewa
pembiayaan di tambah dengan nilai sisa yang akan diterima pada masa
akhir sewa dikurangi pendapatan sewa pembiayaan yang ditangguhkan
dan simpanan jaminan. Selisih antara nilai piutang dan nilai kini piutang
diakui sebagai pendapatan sewa pembiayaan dan akan dialokasikan
sebagai pendapatan tahun berjalan dengan menggunakan suku bunga
efektif.