You are on page 1of 1

1. apa yang dimaksud dengan ps asa?

2. Apa tujuan dari ps asa ?


3. Mengapa kalian menggolongkan pasien ini kedalam golongan PS-ASA 1? Dan jelaskan
kriteria PS-ASA?
4. apa yang dimaksud dengan RA-SAB?
5. sebutkan apa apa saja teknik anastesi?
6. Apa saja trias anastesi?
7. Apa saja jenis jenis pilihan anastesi pada sectio caesaria?
8. Perbedaan anastesi spinal dan anastesi epidural?
9. Kenapa pada SC lebih dipilih tindakan anastesi spinal dari pada anstesi epidural?
10. Apa saja indikasi dilakukan tindakan General Anastesi pada SC?
11. Apasaja indikasi dilakukan tindakan anastesi RA-SAB?
12. Apa saja kontra indikasi dilakukannya anatesi RA-SAB?
13. Apa saja komplikasi tindakan RA-SAB?
14. Apa saja komplikasi pasca tindakan anastesi RA-SAB?
15. Kenapa tindakan RA-SAB bisa menyebabkan hipotensi?
16. Bagaimana pencegahan hipotensi pada tindakan RASAB?
17. Bagaimana penanganan jika terjadi hipotensi?
18. Kenapa jika hb<7 tidak dianjurkan untuk RA-SAB?
19. Mengapa sebelum dilakukan tindakan anastesi perlu dilakukan puasa terlebih dahulu?
20. Berapa lama sebaiknya puasa dilakukan sebelum tindakan anastesi?
21. Kenapa pada puasa makanan berat dilakukan selama 6-8 jam, dan untuk minuman
dilakukan selama 2 jam sebelum tidakan anastesi?
22. Apa saja jenis jenis muscle Relaxant?
23. Apa saja kriteria penilaian yang digunakan untuk menentukan
Bahwa pasien sudah dapat di di keluarkan dari recovery room?
24. Bagaimana mekanisme kerja obat bupivacain?
25. Apakah indikasi pemberian obat bupivacain pada ra sab?
26. Apakah perbedaan obat anastesi hipobarik,hiperbarik dan isobarik?
27. Apakah perbedaan bupivacain hiperbarik dengan bupivacain isobarik?
28. Kenapa pemberian obat anastesi spinal dengan bupivacain 0,5% hiperbarik di berikan
dengan terapi adjuvant obat opioid?
29. Apa saja obat opoid?