You are on page 1of 2

Lalat buah (Drosophila melanogaster) merupakan Arthrophoda yang masuk ke dalam

kelas insekta. Metamorfosis pada Drosophila termasuk metamorfosis holometabola, yaitu


metamorfosis sempurna. Tahapan metamorfosisnya dari telur - larva instar I – larva instar II –
larva instar III – pupa – imago (Silvia 2003). Menurut Ashburner (1985), lama fase telur sekitar
19 jam, larva instar I sekitar 1 hari, larva instar 2 sekitar 1 hari, larva instar III sekitar 1 hari,
prepupa sekitar 2 hari, dan pupa selama 3 hari. Sehingga, lama siklus hidup Drosophila
melanogaster sejak telur hingga menjadi imago adalah sekitar 10-11 hari.
MenurutMenurut Shorrocks (1992), faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
pada siklus hidup Drosophila melanogaster diantaranya yaitu suhu lingkungan, tingkat
kepadatan botol pemeliharaan, intensitas cahaya dan jenis serta ketersediaan makanan.
Faktor–faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Lalat Buah (Drosophila
melanogaster)
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pada siklus hidup lalat buah (Drosophila
melanogaster) diantaranya sebagai berikut yaitu :
a. Suhu Lingkungan
Lalat buah (Drosophila melanogaster) mengalami siklus selama 8-11 hari
dalam kondisi ideal. Kondisi ideal yang dimaksud adalah suhu sekitar 25-28°C.
Pada suhu ini lalat akan mengalami satu putaran siklus secara optimal. Sedangkan
pada suhu rendah atau sekitar 180C, waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan
siklus hidupnya relatif lebih lama dan lambat yaitu sekitar 18-20 hari. Pada suhu
30°C, lalat dewasa yang tumbuh akan steril.
b. Ketersediaan Media Makanan
Jumlah telur lalat buah (Drosophila melanogaster) yang dikeluarkan akan
menurun apabila kekurangan makanan. Lalat buah dewasa yang kekurangan
makanan akan menghasilkan larva berukuran kecil. Larva ini mampu membentuk
pupa berukuran kecil, namun sering kali gagal berkembang menjadi individu
dewasa. Beberapa dapat menjadi dewasa yang hanya dapat menghasilkan sedikit
telur. Viabilitas dari telur-telur ini juga dipengaruhi oleh jenis dan jumlah makanan
yang dimakan oleh larva betina.
c. Tingkat Kepadatan Botol
Pemeliharaan Botol medium sebaiknya diisi dengan medium buah yang
cukup dan tidak terlalu padat. Selain itu, lalat buah yang dikembangbiakan di
dalam botol pun sebaiknya tidak terlalu banyak, cukup beberapa pasang saja.
Pada lalat buah (Drosophila melanogaster) dengan kondisi ideal dimana tersedia
cukup ruang (tidak terlalu padat) individu dewasa dapat hidup sampai kurang
lebih 40 hari. Namun apabila kondisi botol medium terlalu padat akan
menyebabkan menurunnya produksi telur dan meningkatnya jumlah kematian pada
individu dewasa.
d. Intensitas Cahaya
Lalat buah (Drosophila melanogaster) lebih menyukai cahaya remang-
remang dan akan mengalami pertumbuhan yang lambat selama berada di tempat
yang gelap.

Oktary, Ade Puti., dkk. 2015. EKSTRAK DAUN KIRINYUH (Eupatorium odoratum) DAN
LALAT BUAH (Drosophila melanogaster). Jurnal Serambi Akdemika. Vol. 3(2). ISSN :
2337 - 8085
Shorrocks B. 1972. Drosophila. London : Ginn & Company Limited.
Silvia Triana. 2003. Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Formaldehida Terhadap
Perkembangan Larva Drosophila. Bandung: Jurusan Biologi Universitas Padjadjaran.