You are on page 1of 9

See discussions, stats, and author profiles for this publication at: https://www.researchgate.

net/publication/326958123

ANALYSIS OF IMPLEMENTATION OF SPRITUAL EMOTION FREEDOM


TECHNIQUE (SEFT) THERAPY IN PSYCHOLOGICAL DISORDERS (STRESS,
ANXIOUS AND DEPRESSION ) :A LITERATURE REVIEW

Article · August 2018

CITATIONS READS
0 353

1 author:

Muhammad Saleh Nuwa


STIKes Maranatha Kupang
5 PUBLICATIONS   0 CITATIONS   

SEE PROFILE

Some of the authors of this publication are also working on these related projects:

SEBUAH LITERATUR REVIEW INTERVENSI KEPERAWATAN YANG EFEKTIF DAN EFISIENSI DALAM PENCEGAHAN CAUTI PADA PASIEN DEWASA DENGAN PEMASANGAN
INDWELLING URINARY CATHETER View project

All content following this page was uploaded by Muhammad Saleh Nuwa on 10 August 2018.

The user has requested enhancement of the downloaded file.


ANALYSIS OF IMPLEMENTATION OF SPRITUAL EMOTION FREEDOM
TECHNIQUE (SEFT) THERAPY IN PSYCHOLOGICAL DISORDERS (STRESS,
ANXIOUS AND DEPRESSION ) :A LITERATURE REVIEW

Muhammad Saleh Nuwa*


*lecturer in Depatrment of nursing science, STIKes Maranatha Kupang
Jl. KAMP. BAJAWA NASIPANAF - BAUMATA BARAT – KAB. KUPANG
Telp/Fax : 0380 – 8552971 ; email : maranathastikes@gmail.com
Website:http//maranatha-ntt.ac.ad

Email : musa.nuwa@gmail.com

ABSTRACT

Introduction : In the last few decades, there has been an interesting increase in the study of the relationship between
psychosocial stressors and various health conditions. Changes that occur in a person's life after the disease will have
a wide impact and affect the health function of the tray physically, mentally, spiritually and socially if not managed
properly will cause disorders of adjustment, stress, anxiety, depression and even pain. There have been many therapies
to reduce anxiety, stress and depression but the level of stress still occurs and can not be explained. SEFT is an
alternative therapy that can reduce the level of depression, stress and anxiety.
Method : The method used is literature review. The literature search uses EBSCO, Science Direct, google scholar
and Proquest databases. In the early stages of searching of journal articles, 34 journal journals from 2007 to 2017 were
obtained using the keyword "SEFT in stroke patients", "SEFT in chronic patients", "SEFT" and "SEFT on management
stress." Of these, about 10 articles were considered relevant.
Result : The results showed that SEFT therapy is a therapy that provides an impact on psychological disorders,
especially to reduce the degrees of depression, anxiety, and stress. Bakara et al, 2013 states that SEFT is able to reduce
depression, anxiety, and stress levels, which shows the average difference between the control group and the treatment
group, before and after treatment. Puspitaningrum, 2012, SEFT is able to reduce anxiety, stress and depression in
patients with schizophrenia, while a study conducted by Ulfah Dwi Yuliani & Purwanti 2013 conducted on 32
menopausal women, showed decreased anxiety levels after intervention each week. In a study conducted by
Brahmantia & Huriah 2016 in post transurethral resection prostate (TURP) patients showed that the mean anxiety
values before and after intervention in the intervention group decreased. Aulianita & Sudarmiati study 2015 showed
that anxiety 30 respondents, after SEFT therapy showed no anxiety. From the results of research conducted by
Desmaniarti & Avianti 2014 shows that SEFT is able to reduce stress of cervical cancer patients significantly. Astuti
et al. 2015 found that there was a significant decrease in depression rates in the intervention group after being given
SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique).
Conclusion:
SEFT therapy is one of the alternative therapies that can reduce the level of anxiety, depression and stress on various
conditions and diseases. The disease is acute coronary syndrome, stroke, menopausal women, schizophrenia, HIV,
cervical cancer, chemotherapy and hemodialysis patients. SEFT can also reduce pain in patients post surgery.

Keywords: Spritual Emotion Freedom Technique, stress, anxiety and depression

PENDAHULUAN mempelajari hubungan antara stresor


Dalam beberapa dekade terakhir ini, psikososial dengan berbagai macam kondisi
ada peningkatan yang menarik dalam kesehatan. Perubahan yang terjadi dalam
hidup seseorang sesudah terkena penyakit urutan terbawah sebagai faktor paling
akan membawa dampak secara luas dan berpengaruh terhadap terjadinya stroke. Hasil
mempengaruhi fungsi kesehatan baki secara studi dari berbagai penelitian menunjukkan
fisik, mental, spiritual maupun sosial yang bahwa stres merupakan salah satu faktor
jika tidak dikelolah dengan baik akan utama pemicu hipertensi, yang merupakan
menyebabkan gangguan penyesuaian diri, faktor terbesar penyebab terjadinya serangan
stres, cemas, depresi bahkan sakit (Sargowo stroke (Musradinur 2016).
2010; Musradinur 2016). Menurut Taylor Menurut Brian. J Sharley 2003 dalam
(2003) stres adalah pengalaman emosional (Sembiring 2010) pada pasien pasca
negatif yang disertai dengan perubahan stroke, depresi merupakan gangguan emosi
fisiologis, biokimiawi, kognisi, dan perilaku yang paling sering ditemukan. Sekitar 15%-
yang bertujuan untuk mengubah atau 25% pasien stroke dalam komunitas
menyesuaikan diri terhadap situasi yang menderita depresi. sedangkan yang sedang
menyebabkan stress. Dalam perkembangan dirawat di rumah sakit, sekitar 30%-40%
selanjutnya stres yang dialami akan menderita depresi. Gangguan depresi dapat
berdampak tidak hanya mengenai gangguan menurunkan kualitas hidup penderitanya. Ia
fungsional hingga kelainan organ tubuh dapat pula mecetuskan, memperlambat
tetapi juga berdampak pada aspek kejiwaan penyembuhan atau memperberat penyakit
misalnya kecemasan dan depresi. fisik. Selain itu, depresi dapat pula
Cemas merupakan reaksi terhadap meningkatkan beban ekonomi.
persepsi adanya bahaya baik yang nyata Stress, cemas dan depresi juga terjadi
maupun yang hanya dibayangkan. Rasa paada pasien kanker sebagai akibat dari
khawatir, gelisah, takut, was-was, tidak diagnosis kanker, pengobatan serta
tentram, panik dan sebagainya merupakan perawatannya. Saat didiagnosa menderita
gejala umum akibat cemas. Sering kali cemas kanker pasien kanker sangat sulit untuk
menimbulkan keluhan fisik berupa berdebar- menerimanya. Dampak jangka panjang
debar, berkeringat, sakit kepala, bahkan kanker di kalangan remaja dan usia dewasa
gangguan fungsi seksual (Smeltzer et al. muda telah diketahui mengganggu proses
2013). Sementara itu depresi merupakan perkembangan normal, kesehatan mental
gangguan alam perasaan (mood) yang yang buruk , gangguan kualitas hidup, isolasi
ditandai dengan kemurungan dan kesedihan sosial, dan terhambatnya pendidikan. Pasien
yang mendalam dan berkelanjutan sehingga kanker yang mengalami tekanan psikologis
hilangnya kegairahan hidup (Stuart 2013) dalam kondisi seperti ini secara substansial
Beberpa penelitian menunjukkan bahwa menurunkan kualitas hidup mereka serta
stres memberi kontribusi 50 % sampai 70 % berpotensi mengganggu kepatuhan
terhadap timbulnya sebagian besar penyakit pengobatan (Rosenberg et al. 2017).
seperti penyakit kardiovaskuler, hipertensi, Stres juga terjdi pada penderita HIV
kanker, penyakit kulit, infeksi, penyakit akibat diagnosis HIV dan Stigma masyarakat
metabolik dan hormon. Stres merupakan yang akan diterimanya. Sekitar 50% laki-laki
salah satu faktor resiko yang berada pada dan perempuan mengalami stigma dan
perlakuan diskriminasi terkait dengan status tangga dengan HIV/AIDS, Desmaniarti &
HIV nya di 35% negara di dunia. Selain pada Avianti (2014) SEFT mampu menurunkan
pasien HIV, Kanker, hipertensi dan penyakit Stres pada Pasien Kanker Serviks.
lainnya stres bisa terjadi pada berbagai Efektifitas SEFT juga bukan hanya
kondisi dan menimbulkan dampak atau pada aspek psikisis tetapi juga pada berbagai
respon yang berbeda pada setiap individu kondisi fisik, telah diketahui dengan baik
(Handayani & Ardani 2017). diantaranya penelitian pada pasien stroke
Tingginya insidensi stress, cemas dan Rohimah (2014) latihan ROM dengan SEFT
depresi pada berbagai kasus penyakit terbukti lebih cepat meningkatkan kekuatan
menjadi suatu alasan mengapa stres harus otot pasien hemiparese akibat stroke iskemik
diprioritaskan penanganannya (Musradinur dari pada ROM tanpa SEFT. Penelitian
2016) Salah satu penanganan yang dapat Anggorowati (2014), SEFT mampu
dilakukan adalah penerapan mind body spirit menghilangkan kecanduan pada perokok,
terapi yaitu Spiritual Emotional Freedom selanjutnya Budianto (2015) SEFT mampu
Technique. SEFT adalah salah satu varian mengurangi frekuensi kekambuhan pada
dari cabang ilmu baru yang merupakan pasien dengan keluhan migren. Penelitian
gabungan antara Spiritual power dan Energy Susanti (2015) diketahui terapi SEFT dapat
Psychology. Spiritual Power memiliki lima menurunkan tekanan darah pada pasien
prinsip utama yaitu ikhlas, yakin, syukur, hipertensi. Penelitian Verasari (2014) Terapi
sabar dan khusyu, sedangkan energy Spritual Emotion Freedom Technique
Psychology merupakan seperangkat prinsip (SEFT) diketahui dapat menurunkan
dan teknik memanfaatkan sistem energi insomnia pada remaja residen NAPZA.
tubuh untuk memperbaiki kondisi pikiran, Menurut zainuddin (2012) terapi
emosi dan perilaku (Zainuddin 2012 ; Astuti SEFT bisa dilakukan oleh siapa saja dan tidak
et al. 2015) perlu mengeluarkan biaya yang besar. Salah
Penelitian mengenai efektifitas satu hal yang membuat terapi ini beda adalah
penggunaan terapi SEFT dalam mengatasi karna terapi ini memiliki kekuatan
stres, cemas dan depresi telah banyak penyembuhan yang super dahsyat yaitu doa.
dilakukan diantaranya Bakara et al. (2013) Berdasarkan uraian dan pemikiran tersebut
SEFT mampu menurunkan gejala depresi, diatas penulis ingin melakukan analisis
kecemasan, dan stres pada pasien SKA penerapan Terapi Spritual Emotion Freedom
(Sindrom Koroner Akut) yang dirawat di Technique (SEFT) pada penatalaksanaan
ruang rawat intensif jantung, Ulfah Dwi gangguan psikologi ( stres, cemas dan
Yuliani & Purwanti (2013) SEFT mampu depresi) dalam berbagai kondisi dengan
menurunkan kecemasan pada wanita memanfaatkan bukti penelitian yang ada.
menopause, Safitri & Sadif (2013) SEFT
menurunkan depresi pada pasien gagal ginjal BAHAN DAN METODE
kronik yang menjalani hemodialysis. Metode yang digunakan dalam
selanjutnya Astuti et al. (2015) SEFT mampu penulisan ini adalah literature review.
menurunkan tingkat depresi pada ibu rumah Pencarian literatur baik internasional maupun
nasional yang dilakukan dengan dilakukan pada 32 wanita menopause,
menggunakan database EBSCO, menunjukkan penurunan tingkat kecemasan
ScienceDirect, google scholar dan Proquest. setelah dilakukan intervensi, pada minggu
Pada tahap awal pencarian artikel jurnal ke-1 setelah dilakukan spiritual healing
diperoleh 34 jurnal artikel dari 2007 sampai responden mengalami kecemasan ringan
2017 menggunakan kata kunci "SEFT pada sebanyak 14 (43,8%), pada minggu ke-2
pasien stroke” , “SEFT pada pasien kronis”, setelah dilakukan spiritual healing responden
"SEFT" dan “SEFT pada management menyatakan tidak mengalami kecemasan
stress”. Dari jumlah tersebut sekitar 10 artikel sebanyak 27 (84,4%) dan pada minggu ke-3
yang dianggap relevan. responden menyatakan tidak mengalami
kecemasan sebanyak 32 (100%). Hal ini
HASIL menunjukkan bahwa terapi SEFT sangat
SEFT merupakan varian dari cabang efektif untuk menurunkan derajat kecemasan.
ilmu baru yang merupakan gabungan antara Pada penelitian yang dilakukan oleh
Spiritual power dan Energy Psychology. Brahmantia & Huriah 2016 yang dilakukkan
Spiritual Power memiliki lima prinsip utama pada pasien post transurethral resection
yaitu ikhlas, yakin, syukur, sabar dan khusyu, prostate (TURP) menunjukkan bahwa rata-
sedangkan energy psychology merupakan rata nilai kecemasan sebelum dan sesudah
seperangkat prinsip dan teknik intervensi pada kelompok intervensi
memanfaatkan sistem energi tubuh untuk mengalami penurunan. Hal ini didukung oleh
memperbaiki kondisi pikiran, emosi dan hasil penelitian Aulianita & Sudarmiati 2015
perilaku (Zainuddin 2012 ; Astuti et al. yang menunjukkan bahwa kecemasan 30
2015). SEFT digunakan untuk mengatasi responden, setelah dilakukan terapi SEFT
keluhan gangguan psikologis diantaranya menunjukkan tidak ada kecemasan. Dari
stress, cemas dan depresi. Studi kuantitatif hasil penelitian yang dilakukan oleh
memberikan kontribusi yang bermakna pada Desmaniarti & Avianti 2014 menunjukkan
penelitian penggunaan SEFT sebagai terapi bahwa SEFT mampu menurunkan stres
yang memberikan dampak terhadap pasien kanker serviks secara bermakna.
gangguan psikologis. Diantaranya studi yang Penelitian yang dilakukan oleh Astuti et al.
dilakukan oleh Bakara et al, 2013 2015 menemukan bahwa terdapat penurunan
menyatakan bahwa SEFT mampu secara signifikan tingkat depresi pada
menurunkan tingkat depresi, kecemasan, dan kelompok intervensi setelah diberikan SEFT
stres, yang ditunjukkan dengan perbedaan (Spiritual Emotional Freedom Technique).
rerata antara kelompok kontrol dan kelompok Penurunan tersebut terjadi sesudah
perlakuan, sebelum dan sesudah diberikan intervensi, dari tingkat depresi berat menjadi
terapi. Menurut Puspitaningrum & W 2012, depresi sedang, kemudian dari tingkat
SEFT ini mampu menurunkan kecemasan, depresi sedang menjadi gangguan mood
stres dan depresi pada pasien schizophrenia, biasa, dan dari garis batas klinis depresi
sedangkan studi yang dilakukan oleh Ulfah menjadi wajar atau normal. Bahkan ada salah
Dwi Yuliani & Purwanti 2013 yang satu responden yang mengalami depresi
berat, setelah dilakukan intervensi tingkat dan saat Gary Craig menawarkan para
depresinya menurun menjadi tingkat depresi veteran perang Vietnam yang telah puluhan
wajar. Hasil penelitian diatas menunjukkan tahun mengalami PTSD dan hanya dengan 6
bahwa terapi SEFT merupakan terapi yang hari ia telah membebaskan sekitar 20 orang
memberikan dampak terhadap gangguan veteran dari penderitaan emosinya yang telah
psikologis, terutama untuk menurunkan ditangani oleh belasan psikoterapis tanpa
derajat depresi, kecemasan, dan stres. menunjukkan hasil yang signifikan.
Menurut Kozier, Erb, Berman, dan
PEMBAHASAN Snyder (2010), keyakinan spiritual ini akan
Setiap individu mempunyai persepsi memberikan rasa tenang dan harapan positif
dan respons yang berbeda terhadap suatu bagi yang mengalami sakit, sehingga
rangsang atau stresor. Stresor bisa memicu diharapkan dapat menurunkan
seseorang untuk lebih maju, di tingkat kecemasannya. Menurut Lewis, Dirkse,
biomolekuler bahkan dapat merangsang Heitkemper, Bucher, dan Camera (2004),
neurogenesis. Di lain pihak, stresor dapat pendekatan spiritual dapat dan membantu
mengakibatkan seseorang patah semangat mengatasi permasalahan psikososial akibat
bahkan bunuh diri, di tingkat seluler dapat penyakit. Syed (2003), terapi spiritual
ditemukan kematian sel atau menimbulkan respons relaksasi dan
apoptosis. Sering kali istilah stres kesehatan, dapat menimbulkan keyakinan
dikonotasikan ke hal yang negatif, padahal dalam perawatan diri,dan bermanfaat
tidak selalu demikian. terhadap kecemasan dan panik pada pasien
Beberapa studi telah membuktikan terminal yang dapat menimbulkan
bahwa stresor adalah suatu modulator yang ketenangan. Hasil penelitian lain
poten di otak dan berguna untuk fungsi menyebutkan terdapat perbedaan penurunan
kognisi. Pada saat belajar maka aktivasi stres tingkat depresi pada pasien gagal jantung
fisiologis dapat merangsang konsolidasi yang mendapatkan
memori. Di lain pihak, stresor kronis dapat bimbingan spiritual, dimana bimbingan
mengakibatkan gangguan siklus sirkadian, spiritual dapat meningkatkan motivasi sosial,
gangguan hormonal, dan penurunan fungsi gejala fisik dan peningkatan status kesehatan
kognisi. Stresor dan kesehatan mempunyai yang berhubungan dengan depresi
hubungan bi-direktional, yang dipengaruhi (Bekelman, dkk., 2007).
olehintensitas, lama dan frekuensi paparan Penelitian yang dilakukan oleh
stresor serta mekanisme koping otak. Bakara et al. 2013 pada 42 responden
Terapi SEFT merupakan metode baru Sindrom Koroner Akut menyatakan bahwa
dalam melakukan terapi EFT (Emotional Intervensi SEFT dapat menurunkan tingkat
Freedom Technique) yaitu dengan depresi, kecemasan dan stres pada pasien
menyertakan energi spiritual dalam SKA sekaligus SEFT dapat menjadi salah
pelaksanaannya.EFT di kemukakan oleh satu intervensi alternativ dalam
Gary Craig. Tehnik ini telah di uji cobakan penatalaksanaan pada pasien depresi,
sejak tahun 1991 dengan berkeliling Amerika cemasan dan stres pada pasien SKA. Hasil
penelitian lain yang dilakukan oleh Penyakit tersebut dapat berupa penyakit
(Puspitaningrum & W, 2012) menunjukkan kronis maupun akut, yaitu sindrom koroner
SEFT menurunkan Stres, cemas dan depresi akut, stroke, wanita menupause, skizofrenia,
) Pada pasien Schizophrenia dengan nilai p HIV, kanker serviks, pasien kemoterapi dan
(0,017). hemodialisis. SEFT dapat pula menurunkan
Hasil penelitian yang dilakukan oleh nyeri pada pasien pasca bedah.
(Aulianita & Sudarmiati, 2015) pada 30
responden wanita klimakterium yang SARAN
mengalami kecemasan menunjukkan bahwa Terapi SEFT merupakan salah satu
setelah dilakukan terapi SEFT adalah tidak terapi alternative yang dapat dilakukan pada
ada kecemasan sebanyak 4 responden berbagai penyakit. Diperlukan penelitian
(13,3%). Rata-rata skorkecemasan (pre-test) lebih lanjut pada penyakit kronis, akut dan
sebesar 21,50 dan rata- rata skor kecemasan infeksius. Terapi SEFT dapat digunakan di
(post-test) sebesar 19,43. Hasil uji statistik lingkungan komunitas untuk mengurangi
dengan Wilcoxon signed rank test diperoleh tingkat depresi yang tidak terdata.
nilai p = 0,000.
Terapi spiritual berpengaruh terhadap DAFTAR PUSTAKA
aktivitas sistem saraf simpatis, dampak dari
Anggorowati, P., 2014. Evaluasi hasil
relaksasi tersebut pernapasan menjadi lebih
metode terapi spiritual emotional
lambat iramanya, nadi lambat, tekanan darah freedom technique ( seft) bagi pecandu
turun, menurunkan konsumsi oksigen otot rokok. UNIVERSITAS ISLAM
jantung dan ketegangan otot. Respons NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH.
relaksasi juga berpengaruh pada kondisi Available at:
mental dan menurunkan ketegangan otot http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bits
sehingga menimbulkan suasana yang tream/123456789/26386/1/Prapti
Anggorowati-FDK.pdf.
nyaman,dapat menurunkan stres juga
Astuti, R., Yosep, I. & Susanti, R.D., 2015.
memengaruhi interaksi dari Pengaruh Intervensi SEFT (Spiritual
psychoneuroendocrine (Halm,2009). Emotional Freedom Technique)
Respons relaksasi dapat memperbaiki terhadap Penurunan Tingkat Depresi
prognosis pada penyakit jantung koroner dan Ibu Rumah Tangga dengan HIV. jurnal
meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, keperawatan padjajaran, 3(April
relaksasi dapat mengurangi intervensi sistem 2015), pp.44–56.
Aulianita, Y. & Sudarmiati, S., 2015.
saraf simpatis dan meningkatkan aktivitas Pengaruh spiritual emotional freedom
sistem saraf parasimpatis (Jacobs, 2001). technique terhadap kecemasan wanita
klimakterium di rw 6 kelurahan
KESIMPULAN pedalangan kecamatan banyumanik
Terapi SEFT merupakan salah satu kota semarang jawa tengah. In
terapi alternatif yang dapat menurunkan Prosiding Seminar Nasional
Keperawatan Komunitas. pp. 178–185.
tingkat kecemasan, depresi dan stress pada
Available at:
berbagai macam kondisi dan penyakit. http://eprints.undip.ac.id/47133/.
Bakara, D.M., Ibrahim, K. & Sriati, A., AACN, 18, 169–172. doi:
2013. Efek Spiritual Emotional 10.4037/ajcc2009867
Freedom Technique terhadap Cemas Jacobs, D,G. (2001). Clinical applications of
dan Depresi , Sindrom Koroner Akut. the relaxation responsse and mind-body
jurnak keperawatan padjajaran, 1(1), interventions. The Journal Of
pp.1–8. Available at: Altrenative and Complementary
http://jkp.fkep.unpad.ac.id/index.php/jk Medicine, 3, 93–101
p/article/view/51/48. Kozier, B., Erb, G., Berman, A., & Snyder,
Brahmantia, B. & Huriah, T., 2016. S. (2010). Buku ajar fundamental
Pengaruh spiritual emotional freedom keperawatan : konsep, proses dan
technique (SEFT) Terhadap penurunan praktik. Jakarta: EGC.
nyeri dan kecemasan pada pasien Pasca Musradinur, 2016. STRES DAN CARA
bedah transurethral resection prostate MENGATASINYA DALAM
(TURP) DI RSUD DR. Soekardjo Kota PERSPEKTIF PSIKOLOGI. Jurnal
Tasikmalaya. Edukasi, 2(July), pp.183–200.
Budianto, Z., 2015. EFEKTIVITAS Puspitaningrum, I. & W, D.Y., 2012.
SPRITUAL EMOTIONAL FREEDOM Effectiveness of spiritual emotional
TECHNIQUE ( SEFT ) UNTUK freedom technique (seft) intervention in
MENGURANGI FREKUENSI schizophrenia with depression anxiety
KEKAMBUHAN PADA PASIEN stress. nursing intervention
PENYAKIT MIGRAIN. Jurnal ilmiah complementary and alternative
psikologi terapan, 3(2), pp.215–248. therapy, p.47. Available at:
Available at: http://eprints.undip.ac.id/40379.
http://ejournal.umm.ac.id/index.php/jipt Rohimah, S., 2014. EFEKTIFITAS
/article/view/3530. LATIHAN ROM DENGAN
Desmaniarti, Z. & Avianti, N., 2014. LATIHAN ROM + SEFT TERHADAP
Spiritual Emotional Freedom KEKUATAN OTOT PASIEN
Technique (SEFT) Menurunkan Stres STROKE DI V RSUD
Pasien Kanker Serviks. Jurnal Ners, TASIKMALAYA. Jurnal Kesehatan
9(1), pp.91–96. Bakti Tunas Husada, 12(1), pp.28–40.
Fenny L. Yudiarto. 2008. STRES dan Rosenberg, A.R. et al., 2017. Intimacy ,
ADAPTASI OTAK. Substance Use , and Communication
Handayani, S. & Ardani, I., 2017. Stigma Needs During Cancer Therapy : A
terhadap Orang dengan HIV / AIDS ( Report From the “ Resilience in
ODHA ) sebagai Hambatan Pencarian Adolescents and Young Adults ” Study.
Pengobatan : Studi Kasus pada Pecandu Journal of Adolescent Health, 60(1),
Narkoba Suntik di Jakarta. Buletin pp.93–99. Available at:
Penelitian Kesehatan, 44(2), pp.81–88. http://dx.doi.org/10.1016/j.jadohealth.2
Available at: 016.08.017.
https://media.neliti.com/media/publicati Safitri, R.P. & Sadif, R.S., 2013. Spiritual
ons/68043-ID-stigma-terhadap-orang- Emotional Freedom Technique (SEFT)
dengan-hivaids-odh.pdf. to Reduce Depression for Chronic
Halm, M.A. (2009), Relaxation: A self-care Renal Failure Patients are in Cilacap
healing modality reduces harmful Hospital to Undergo Hemodialysis.
effects of anxiety. The American International Journal of Social Science
Association of Critical-Care Nurses and Humanity, 3(3), pp.300–303.
Available at: TERHADAP PENURUNAN
http://www.ijssh.org/index.php?m=cont INSOMNIA PADA REMAJA
ent&c=index&a=show&catid=39&id= SEBAGAI RESIDEN NAPZA. Jurnal
531. Sosio-Humaniora, 5(1).
Sargowo, D., 2010. Penelitian Zainuddin, A.F., 2012. SEFT for healing,
Psikoneuroimunologi: Apakah Stress success, happiness, and greatnes,
Mempengaruhi Imunitas Dan Jakarta: Afzan Publishing.
Menyebabkan Penyakit Arteri Koroner,
Sembiring, A., 2010. COPING STRESS
PADA INSAN PASCA STROKE
YANG MENGIKUTI KLUB STROKE
DI RUMAH SAKIT JAKARTA.
Jurnal Psikologi, 8(1).
Smeltzer, S.C.O. et al., 2013. Brunner &
Suddarth’s Textbook of Medical-
Surgical Nursing 10th ed., USA:
Wolters Kluwer Health/Lippincott
Williams & Wilkins, 530 Walnut
Street, Philadelphia,.
Stuart, G.W., 2013. Principles an Practice
of Psichiatric Nursing 10th ed., St
Louis, Missouri 63043: Mosby, an
imprint of Elsevier Inc.
Susanti, D., 2015. PENGARUH
SPIRITUAL EMOTIONAL
FREEDOM TECHNIQUE (SEFT)
TERHADAP PENURUNAN
TEKANAN DARAH PADA
PENDERITA HIPERTENSI DI
WILAYAH KERJA PUSKESMAS
PAUH KOTA PADANG. Repositori
Universitas Andalas.
Taylor, 2003. Health Psychology. In New
York: McGraw Hill.
Ulfah Dwi Yuliani & Purwanti, S., 2013.
EFEKTIVITAS SPIRITUAL
HEALING TERHADAP
PENURUNAN TINGKAT
KECEMASAN PADA WANITA
MENOPAUSE. jurnal kebidanan, 5(2).
Available at:
http://jkp.fkep.unpad.ac.id/index.php/jk
p/article/view/51/48.
Verasari, M., 2014. EFEKTIVITAS
TERAPI SPRITUAL EMOTION
FREEDOM TECHNIQUE (SEFT)

View publication stats