You are on page 1of 9

2.

8 Perencanaan Dimensi Profil Rangka Utama


2.8.1 Perhitungan Dimensi Batang Tekan

Dari hasil analisa SAP2000 V.14.2.2 didapat gaya aksial tekan terbesar pada
batang Pu = 374330 kg

Dimensi batang dicoba menggunakan profil WF 600 x 300 x 14 x 23


Data – data profil :
A = 222.4 cm2 ; ix = 24.9 cm
g = 175 kg/m ; iy = 6.9 cm
d = 600 mm ; Ix = 137000 cm4
b = 300 mm ; Iy = 10600 cm4
tf = 23 mm ; Zx = 4620 cm3
tb = 14 mm ; Zy = 701 cm3

Persyaratan kekuatan menurut LRFD untuk batang tekan dinyatakan sebagai


berikut.
∅𝑐𝑃𝑛 ≥ 𝑃𝑢
Dimana :
∅𝑐 = Faktor resistansi (0.85)
Pn = Kekuatan nominal batang tekan bahan (kg) = Fcr.Ag
Pu = Beban layan terfaktor (kg)
Adapun perhitungan dimensi batang tekan meliputi :
a. Menghitung Radius Girasi (r)
Dimana:
Ix = Momen inersia arah x (cm3)
Iy = Momen inersia arah y (cm3)
Ag = luas bruto penampang lintang (cm3)
𝑟𝑥 = Radius girasi arah x
𝑟𝑦 = Radius girasi arah y

Ix 137000
rx =√ =√ = 24,82 cm
Ag 222,4

Iy 10600
ry =√ =√ = 6,9 cm
Ag 222,4

b. Parameter kerampingan (λc)

YAKOBUS MENDROFA ( 15 101 194)


PERENCANAAN BANGUNAN SIPIL JEMBATAN 52
𝐸 200000 SNI 1729 – 2015 HAL 42
4,71√ = 4,71√ = 104,026
𝑓𝑦 410

𝐾𝑥𝐿 0,8 𝑥 540


λc = = = 62,6 < 104,026
𝑟𝑦 6,9
πxπ xE 3,14 x 3,14 x 200000
Fe = = = 503,199 Mpa
λc x λc (62,6 x 62,6)
𝐹𝑦 410
= = 0,815 < 2,25
𝐹𝑒 503,199

Dimana :
K = Faktor panjang efektif = 0,8
L = Panjang bentang yang ditinjau (cm)
Fy = Tegangan leleh baja = 4100 kg/cm2
E = Modulus elastisitas baja (2,1 x 106 kg/cm2 = 200000 Mpa)
λc = Parameter kerampingan
r = Radius girasi (cm)
Fe = tegangan tekuk kritis elastis
c. Menghitung tegangan Kritis penampang (Fcr)
𝐹𝑦
≤ 2,25
𝐹𝑒

Fcr = ( 0,6580,815 ) x fy = (0,6580,815 ) 𝑥 410 = 291,4996 𝑀𝑝𝑎


Maka : Øc Pn  Pu
0.85 x 291,4996 x 22240 ≥ 293978,56 kg
551050,84 kg ≥ 374330 kg (Profil aman)
2.8.2 Perhitungan Dimensi Batang Tarik

Dari hasil analisa analisa SAP2000 V.14.2.2 didapat gaya aksial tarik
terbesar pada batang Pu = 533155 kg
Dimensi batang dicoba menggunakan profil WF 600 x 300 x 14 x 23.
Data – data profil :
A = 222.4 cm2; ix = 24.9 cm
g = 175 kg/m ; iy = 6.9 cm
d = 600 mm ; Ix = 137000 cm4
b = 300 mm ; Iy = 10600 cm4
tf = 23 mm ; Zx = 4620 cm3
tb = 14 mm ; Zy = 701 cm3

YAKOBUS MENDROFA ( 15 101 194)


PERENCANAAN BANGUNAN SIPIL JEMBATAN 53
Persyaratan kekuatan menurut LRFD untuk batang tekan dinyatakansebagai
berikut.
Øc Pn  Pu
Dimana :
∅𝑐 = Faktor resistansi (0.85)
Pn = Kekuatan nominal batang tekan bahan (kg) = Fcr.Ag
Pu = Beban layan terfaktor (kg)

Cek rasio profil :


Karena dua elemen (Flens-flens) dari penampang lintang dihubungkan
sedangkan pada elemen badan tidak dihubungkan, maka profil dicek dengan
menggunakan persamaan :

b 170

2.tf √Fy
300 170

2.23 √410
6.522 ≤ 8.396
Adapun perhitungan dimensi batang tekan meliputi :
a. Menghitung luas nominal
7
Digunakan baut A325 dengan diameter = inchi = 2.22 cm
8
7 1
Lebar lubang baut = + = 1 inchi = 2.54 cm
8 8
Luas nominal pelat :
An = Ag – (lebar lubang baut x tebal flens)
=222.4 – (2.54 x 2.3)
=216.558 cm2
Luas bersih plat (Luas efektif penampang) berdasarkan :
Ac = U . An
Dimana :
U = Koefisien reduksi yang nilainya tidak boleh lebih dari 85%
Maka : Ac = U . An = 0.85 x 216.558= 184.074 cm2

b. Kontrol kekuatan Desain


 Didasarkan pada pelelehan penampang bruto :

YAKOBUS MENDROFA ( 15 101 194)


PERENCANAAN BANGUNAN SIPIL JEMBATAN 54
∅t Tn = ∅t . Fy . Ag
Dimana :
∅t = Faktor resistensi untuk keadaan batas pelelehan (0,90)
Tn = Kekuatan nominal batang tarik (kg)
Fy = Tegangan leleh baja = 4100 kg/cm2
Ag = Luas bruto penampang lintang = 222.4 cm2
Jadi : ∅t . Tn = ∅t . Fy . Ag ≥ Pu
0.90 x 4100 x 222.4 ≥ 533155 kg
820656 kg ≥ 533155 kg (Profil aman)

 Didasarkan pada retakan penampang bersih


∅t Tn = ∅t Fu . Ac = 0.9 Fu . Ac
Dimana :
∅t = Faktor resistensi untuk keadaan batas pelelehan (0,9)
Tn = Kekuatan nominal batang tarik (kg)
Fu = Kekuatan tarik baja struktur = 5500 kg/cm2
Ac = Luas bersih efektif antara batang tarik = 184.074 cm2
Jadi : 0.9 Fu . Ac ≥ Pu
0.9 x 5500 x 184.074 ≥ 533155 kg
911166,3 kg ≥ 533155 kg (Profil aman)
Dari hasil dua kriteria diatas, maka diambil kekuatan desain yang lebih kecil
yaitu : 820656 kg ≥ Pu = 533155 kg

2.9 Perencanaan Dimensi Ikatan Angin Atas


2.9.1 Perencanaan Dimensi Batang Vertikal
Dari hasil analisa SAP2000 V.14.2.2 didapat gaya aksial tekan terbesar pada
batang Pu = 12901,26 kg
Dimensi batang dicoba menggunakan profil WF 200 x 150 x 6 x 9.
Data – data profil :
A = 39.01 cm2 ; ix = 8.30 cm
g = 30,6 kg/m ; iy = 3.61 cm
d = 200 mm ; Ix = 2690 cm4
b = 150 mm ; Iy = 507 cm4
tf = 9 mm ; Zx = 277 cm3

YAKOBUS MENDROFA ( 15 101 194)


PERENCANAAN BANGUNAN SIPIL JEMBATAN 55
tb = 6 mm ; Zy = 67.6 cm3
Persyaratan kekuatan menurut LRFD untuk batang tekan dinyatakan
sebagaiberikut.
∅𝑐𝑃𝑛 ≥ 𝑃𝑢
Dimana :
∅𝑐 = Faktor resistansi (0.85)
Pn = Kekuatan nominal batang tekan bahan (kg) = Fcr.Ag
Pu = Beban layan terfaktor (kg)
Adapun perhitungan dimensi batang tekan meliputi :
a. Menghitung Radius Girasi (r)
Dimana:
Ix = Momen inersia arah x (cm3)
Iy = Momen inersia arah y (cm3)
Ag = luas bruto penampang lintang (cm3)
𝑟𝑥 = Radius girasi arah x
𝑟𝑦 = Radius girasi arah y

Ix 2690
rx =√ =√ = 8,30 cm
Ag 39,01

Iy 507
ry =√ =√ = 3,61 cm
Ag 39,01

b. Parameter kerampingan (λc)


SNI 1729 – 2015 HAL 42
𝐸 200000
4,71√ = 4,71√ = 104,026
𝑓𝑦 410

𝐾𝑥𝐿 0,8 𝑥 9200


λc = = = 20,39 < 104,026
𝑟𝑦 361
πxπ xE 3,14 x 3,14 x 200000
Fe = = = 4743,02 Mpa
λc x λc (20,39 x 20,39)
𝐹𝑦 410
= = 0,086 < 2,25
𝐹𝑒 4743,02
Dimana :
K = Faktor panjang efektif = 0,8
L = Panjang bentang yang ditinjau (mm)

YAKOBUS MENDROFA ( 15 101 194)


PERENCANAAN BANGUNAN SIPIL JEMBATAN 56
Fy = Tegangan leleh baja = 4100 kg/cm2
E = Modulus elastisitas baja (2,1 x 106 kg/cm2) = 200000 Mpa
λc = Parameter kerampingan
r = Radius girasi (cm)
Fe = tegangan tekuk kritis elastis
c. Menghitung tegangan Kritis penampang (Fcr)
𝐹𝑦
≤ 2,25 Fcr = ( 0.658Fy/fe). Fy
𝐹𝑒

Fcr = (0.658(0,086) ) x 410 = 395,504 Mpa

Maka : ∅𝑐 𝑃𝑛 ≥ 𝑃𝑢
0.85 x 395,504 x 3901 ≥ 12901,26 kg
131143,2 kg ≥ 12901,26 kg (Profil aman)

2.9.2 Perencanaan Dimensi Batang Diagonal Tekan


Dari hasil analisa SAP2000 V.14.2.2 didapat gaya aksial tekan terbesar pada
batang Pu = 7479,72 kg
Dimensi batang dicoba menggunakan profil L 100 x 100 x 10.
Data – data profil :
A = 19.2cm2; Ix = 177 cm
g = 15.1 kg/m ; L = 1066,77 cm
Persyaratan kekuatan menurut LRFD untuk batang tekan dinyatakansebagai
berikut.
∅𝑐𝑃𝑛 ≥ 𝑃𝑢
Dimana :
∅𝑐 = Faktor resistansi (0.85)
Pn = Kekuatan nominal batang tekan bahan (kg) = Fcr.Ag
Pu = Beban layan terfaktor (kg)
Adapun perhitungan dimensi batang tekan meliputi :
a. Menghitung Radius Girasi (r)
Dimana:
Ix = Momen inersia arah x (cm3)
Iy = Momen inersia arah y (cm3)
Ag = luas bruto penampang lintang (cm3)

YAKOBUS MENDROFA ( 15 101 194)


PERENCANAAN BANGUNAN SIPIL JEMBATAN 57
𝑟𝑥 = Radius girasi arah x
𝑟𝑦 = Radius girasi arah y

Ix 177
rx =√ =√ = 3,04 cm
Ag 19,2

b. Parameter kerampingan (λc)

𝐸 200000
4,71√ = 4,71√ = 104,026
𝑓𝑦 410

𝐾𝑥𝐿 0,8 𝑥 10667,7


λc = = = 28,07 < 104,026
𝑟𝑦 304

πxπ xE 3,14 x 3,14 x 200000


Fe = = = 2502,68 Mpa
λc x λc (28,07 x 28,07)
𝐹𝑦 410
= = 0,1638 < 2,25
𝐹𝑒 2502,68

Dimana :
K = Faktor panjang efektif = 0,8
L = Panjang bentang yang ditinjau (mm)
Fy = Tegangan leleh baja = 4100 kg/cm2
E = Modulus elastisitas baja (2,1 x 106 kg/cm2) = 200000 Mpa
λc = Parameter kerampingan
r = Radius girasi (cm)
Fe = tegangan tekuk kritis elastis
c. Menghitung tegangan Kritis penampang (Fcr)
𝐹𝑦
≤ 2,25 Fcr = ( 0.6580,1638). Fy
𝐹𝑒

Fcr = ( 0.658(0,1638) ) x 410 = 382,833 Mpa

Maka : ∅𝑐 𝑃𝑛 ≥ 𝑃𝑢
0.85 x 382,833x 1920 ≥ 6393,88 kg
62478,35 kg ≥ 6393,88 kg (Profil aman)

2.9.3 Perencanaan Dimensi Batang Diagonal Tarik


Dari hasil analisa analisa SAP2000 V.14.2.2 didapat gaya aksial tarik
terbesar pada batang Pu = 7479,72 kg.
Dimensi batang dicoba menggunakan profil L 100 x 100 x 10.
Data – data profil :
YAKOBUS MENDROFA ( 15 101 194)
PERENCANAAN BANGUNAN SIPIL JEMBATAN 58
A = 19.2 cm2 ; Ix = 177 cm
g = 15.1 kg/m ; L = 1066,77 cm
Persyaratan kekuatan menurut LRFD untuk batang tekan dinyatakan
sebagai berikut.
∅𝑐𝑃𝑛 ≥ 𝑃𝑢
Dimana :
∅𝑐 = Faktor resistansi (0.85)
Pn = Kekuatan nominal batang tekan bahan (kg) = Fcr.Ag
Pu = Beban layan terfaktor (kg)

Cek rasio profil :


Karena dua elemen (Flens-flens) dari penampang lintang dihubungkan
sedangkan pada elemen badan tidak dihubungkan, maka profil dicek dengan
menggunakan persamaan :
b 170

2.tf √Fy

100 170

2.10 √410

5,00 ≤ 8,396

Adapun perhitungan dimensi batang tekan meliputi :


a. Menghitung luas nominal
3
Digunakan baut A325 dengan diameter = inchi = 1.91 cm
4
3 1
Lebar lubang baut = + = 1 inchi = 2.54 cm
4 4
Luas nominal pelat :
An = Ag – (lebar lubang baut x tebal flens)
= 19.2 – (2.54 x 1) = 16.66 cm2
Luas bersih plat (Luas efektif penampang) berdasarkan :
Ac = U . An
Dimana :
U = Koefisien reduksi yang nilainya tidak boleh lebih dari 85%
Maka : Ac = U . An = 0.85 x 16.66 = 14.16 cm2

b. Kontrol kekuatan Desain

YAKOBUS MENDROFA ( 15 101 194)


PERENCANAAN BANGUNAN SIPIL JEMBATAN 59
 Didasarkan pada pelelehan penampang bruto :
∅t Tn = ∅t Fy Ag
Dimana :
∅t = Faktor resistensi untuk keadaan batas pelelehan (0,90)
Tn = Kekuatan nominal batang tarik (kg)
Fy = Tegangan leleh baja = 4100 kg/cm2
Ag = Luas bruto penampang lintang = 19.20 cm2
Jadi : ∅t Tn = ∅t Fy Ag ≥ Pu
0.90 x 4100 x 19.2 ≥ 7479,72 kg
70848 kg ≥ 7479,72 kg (Profil aman)

 Didasarkan pada retakan penampang bersih


∅t Tn = ∅t Fu Ac = 0.9 Fu . Ac
Dimana :
∅t = Faktor resistensi untuk keadaan batas pelelehan (0,9)
Tn = Kekuatan nominal batang tarik (kg)
Fu = Kekuatan tarik baja struktur = 5500 kg/cm2
Ac = Luas bersih efektif antara batang tarik = 14.16 cm2

Jadi : 0.9 Fu . Ac ≥ Pu
0.9 x 5500 x 14.16 ≥ 7479,72 kg
72270 kg ≥ 7479,72 kg (Profil aman)

Dari hasil dua Kriteria diatas, maka diambil kekuatan desain yang lebih kecil yaitu 70848
kg ≥ 6393,88 kg.

YAKOBUS MENDROFA ( 15 101 194)


PERENCANAAN BANGUNAN SIPIL JEMBATAN 60