You are on page 1of 12

MAKALAH

Landasan Filosofis Pendidikan

Diajukan untuk Memenuhi tugas mata kuliah Landasan Pendidikan

yang Diampu oleh Dr. Ocih Setiasih, M. Pd.

DISUSUN OLEH :

Frans Rizki Gunawan (1604577)


Ghina Auliya (1607048)
Irvan Hidayatullah (1604441)
Nurul Mahmudah (1608097)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN

DEPARTEMEN PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL

FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

2017
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah tentang Landasan Filosofis Pendidikan ini.

Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan
dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu
kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah
berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.

Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu
dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar
kami dapat memperbaiki makalah ini.

Akhir kata kami berharap semoga makalah mengenai Landasan Filosofis


Pendidikan ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.

Bandung, Maret 2017

Penyusun
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ....................................................................................................


DAFTAR ISI ...................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang .................................................................................................... 1
1.2 Rumusan dan Pembatasan Masalah..................................................................... 1
1.3 Maksud Dan Tujuan Penulisan.......................... Error! Bookmark not defined.
1.4 Metode Penulisan ................................................................................................ 2
BAB II KAJIAN TEORI
2.1 Landasan Pendidikan ........................................................................................... 3
2.2 Landasan Filosofis Pendidikan ............................................................................ 4
BAB III PEMBAHASAN
3.1 Filsafat dan Landasan Filosofis Pendidikan ....................................................... 8
3.2 Landasan Filosofis Pendidikan …………………………………………………

3.2.1 Idealisme

3.2.2 Realisme

3.2.3 Pragmatisme

3.3 Landasan Filsafat Pendidikan Nasional : Pancasila……………………………

BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan ........................................................................................................ 10
4.2 Saran .................................................................................................................. 10
KATA PENUTUP ....................................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................. 12
BAB 1

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG


Pendidikan baik dalam wilayah kajian maupun praktik selalu mengacu pada
sumber atau landasan. Landasan inilah yang manjadi acuan, dasar, dan pijakan
dalam kajian pendidikan berikut praktiknya. Landasan pendidikan ibarat fondasi
yang menjadi pijakan kajian dan pelaksanaan pendidikan. Jika pijakannya kokoh
maka pendidikan bisa berjalan baik begitupun sebaliknya. Landasan pendidikan
perlu dipelajari dan dipahami secara menyeluruh guna memahami bagaimana
menjalankan pendidikan dengan baik sesuai acuannya.
1.2.RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang yang telah dikemukakan diatas, maka penulis
merumuskan beberapa rumusan masalah yang dapat disusun menjadi beberapa
pertanyaan, yaitu:
1. Apa yang dimaksud dengan Landasan Pendidikan?
2. Apa yang dimaksud filsafat dan landasan filosofis pendidikan?
3. Apa yang dimaksud dengan Idealisme, Realisme dan Pragmatisme dalam
Landasan Filosofis Pendidikan?
4. Apa itu Landasan Filsafat Pendidikan Nasional dalam Pancasila?

1.3 MAKSUD DAN TUJUAN PENELITIAN


Adapun maksud dan tujuan dalam penulisan makalah ini, yaitu:
1. Untuk mengetahui tentang Landasan Pendidikan.
2. Untuk mengetahui filsafat dan landasan filosofis pendidikan.
3. Untuk mengetahui macam-macam filsafat dan landasan filosofis pendidikan .
4. Untuk mengetahui Landasan Filsafat Pendidikan Nasional dalam Pancasila
1.4 METODE PENULISAN
Dalam rangka mempersiapkan penyusunan makalah ini, metode penulisan
yang digunakan untuk mengumpulkan data, fakta, dan keterangan bahan-bahan yang
ada hubungannya dengan masalah yang akan dibahas, maka penulis melakukan
penulisan dengan metode normatif, yakni penulis mempelajari masalah bersumber
pada teori, buku, dan internet. Penulisan ini dimaksudkan untuk memperoleh data
secara teoritis untuk penyusunan karya tulis ini.
BAB 2
KAJIAN TEORI
2.1 LANDASAN PENDIDIKAN
Dalam Bahasa Inggris istilah pendidikan dipergunakan perkatan education,
yang biasanya istilah tersebut dihubungkan dengan pendidikan disekolah, dengan
alasan bahwa di sekolah tempatnya anak di didik oleh para ahli yang khusus
mengalami pendidikan dan latihan sebagai profesi. Yang selanjutnya makna
pendidikan dapat dilihat dalam pengertiab secara khusus dan pengertian secara luas.
Dalam arti khusus, Langeveld mengemukakan bahwa pendidikan ialah bimbingan
yang diberikan oleh seorang dewasa kepada anak yang belum dewasa untuk mencapai
kedewasaanya. Ahmad dan Uhbiyati “1991” mengemukakan definisi pendidikan,
menurut Prof. S, Brojonegoro pendidikan adalah Mendidik yang berarti memberi
tuntutan kepada manusia yang belum dewasa dalam pertumbuhan dan perkembangan,
sampai tercapainya kedewasaan dalam arti rohani dan jasmani.
Sedangkan pendidikan dalam arti khusus ini menggambarkan upaya
pendidikan yang terpusat dalam lingkungan keluarga, dalam arti tanggung jawab
keluarga. Hal tersebut lebih jelas dikemukakan oleh drijarkara (Ahmadi, Uhbiyati
1991) bahwa pendidikan ialah hidup bersama dalam kesatuan tritunggal ayah-ibu-
anak dimana terjadi pemanusiaan anak. Dia berproses untuk memanusiakan sendiri
sebagai manusia purnawa.
BAB 3
PEMBAHASAN
3.1. FILSAFAT DAN LANDASAN FILOSOFIS PENDIDIKAN
3.1.1. Filsafat
a. Definisi Filsafat
Istilah filsafat (philosophy) berasal dari dua suku kata dalam Bahasa
Yunani Kuno, yaitu philein (cinta) dan shopia (kebijaksanaan). Jadi secara
etimologis filsafat adalah cinta kepada kebijaksanaan (Dagobert D. Runes,
1981).
b. Karakteristik Filsafat
Dapat diidentifikasi enam hal berkenaan dengan karakteristik filsafat,
yaitu :
1) Objek yang dipelajari filsafat (objek studi)
Objek studi filsafat adalah segala sesuatu, meliputi segala sesuatu
yang telah tergelar dengan sendirinya (ciptaan tuhan) maupun segala
sesuatu sebagai hasil kreasi manusia. Pendek kata objek studi filsafat
bersifat komprehensif mendasar.
2) Proses berfilsafat (proses studi)
Proses studi atau proses berfilsafat dimulai dengan ketakjuban,
ketidakpuasan, hasrat bertanya, dan keraguan seorang filsuf terhadap
sesuatu yang dialaminya.
3) Tujuan berfilsafat
Tujuan para filsuf berpikir sedemikian rupa mengenai apa yang
dipertanyakannya tiada lain adalah untuk memperoleh kebenaran.
4) Hasil berfilsafat
Hasil berfilsafat tiada lain adalah system teori, system pikiran atau konsep
yang bersifat normative atau preskriptif dan individualistic-unik. Hasil
berfilsafat normative atau preskriptif artinya bahwa system gagasan
filsafat menunjukkan tentang apa yang dicita-citakan atau apa yang
seharusnya.
3.1.2 Landasan Filosofis Pendidikan
Landasan filosofis pendidikan adalah seperangkat asumsi yang bersumber dari
filsafat yang dijadikan titik tolak dalam pendidikan. Landasan filosofis pendidikan
sesungguhnya merupakan suatu system gagasan tentang pendidikan yang dideduksi
atau dijabarkan dari suatu system gagasan filsafat umum yang dianjurkan oleh suatu
aliran filsafat tertentu.
KONSEP FILSAFAT UMUM KONSEP PENDIDIKAN
- Hakikat Realitas - Tujuan Pendidikan
- Hakikat Manusia - Kurikulum Pendidikan
- Hakikat Pengetahuan - Metode Pendidikan
- Hakikat Nilai - Peranan Pendidik dan Peserta Dididik

3.2. LANDASAN FILOSOFIS PENDIDIKAN IDEALISME, REALISME, DAN


PRAGMATISME
1. Idealisme
a. Konsep filsafat umum idealisme
 Metafisika : para filosof Idealisme mengklaim bahwa realitas
hakikatnya bersifat spiritual.
 Manusia : manusia adalah makhluk spiritual, makhluk berpikir,
memiliki tujuan hidup dan hidup dalam dunia dengan suatu aturan
moral yang jelas.
 Epistemologi : pengetahuan diperoleh dengan cara mengingat kembali
atau berpikir dan melalui intuisi.
 Aksiologi : manusia diperintah oleh nilai moral imperatif yang
bersumber dari realitas yang absolute. Nilai itu bersifat absolut dan
tidak berubah.
b. Implikasi terhadap pendidikan
Tujuan pendidikan adalah pembentukan karakter, pengembangan
bakat insani, dan kebijakan sosial.
 Kurikulum/isi pendidikan : pengembangan kemampuan berpikir
melalui pendidikan liberal, penyiapan keterampilan bekerja sesuatu
mata pencaharian melalui pendidikan praktis.
 Peranan pendidik dan peserta didik : pendidik bertanggng jawab untuk
menciptakan lingkungan pendidikan bagi peserta didik. Pendidik harus
unggul agar dapat menjadi teladan baik dalam hal moral maupun
intelektual.
2. Realisme
a. Konsep Filsafat Umum Realisme
 Metafisika : para filosof realisme umumnya memandang duni dalam
pengertian materi yang hadir dengan sendirinya, tertata dalam
hubungan-hubungan yang teratur di luar campur tangan manusia.
 Manusia : hakikat manusia terletak pada apa yang dikerjakannya.
Pikiran atau jiwa merupakan suatu organisme yang sangat rumit yang
mampu berpikir. Manusia bisa bebas atau tidak bebas.
 Epistemology : pengetahun diperoleh manusia melalui pengalaman
dria dari penggunaan akal.
 Aksiologi : tingkah laku manusia diatur oleh hukum alam dan pada
taraf yang lebih rendah diatur oleh kebijaksanaan yang telah teruji.
3. Pragmatisme
a. Konsep Filsafat Umum Pragmatisme
 Metafisika : pragmatism anti metafisika. Suatu teori umum tentang
kenyataan tidaklah mungkin dan tidak perlu. Kenyataan yang
sebenarnya adalah kenyataan fisik, plural dan berubah (becoming).
 Manusia : manusia adalah hasil evolusi biologis, psikologis dan sosial.
Setiap orang lahir tidak dewasa, tak berdaya, tanpa dibekali dengan
Bahasa, keyakinan-keyakinan, gagasan-gagasan atau norma-norma
sosial.
 Epistemologi : pengetahuan yang ebnar diperoleh melalui pengalaman
dan berpikir (scientific method). Pengetahuan adalah relatif.
Pengetahuan yang benar adalah yang berguna dalam kehidupan
(instrumentalisme).
 Aksiologi : ukuran tingkah laku individual dan sosial ditentukan secara
eksperimental dalam pengelaman hidup. Jika hasilnya berguna tingkah
laku tersebut adalah baik (eksperimentalisme), karena itu nilai bersifat
relative dan kondisional.

3.3.LANDASAN FILSAFAT PENDIDIKAN NASIONAL : PANCASILA


Pancasila adalah dasar Negara Republik Indonesia. Pancasila yang dimaksud
adalah Pancasila yang rumusannya termaktub dalam “Pembukaan” Undang-Undang
Dasar Republik Indonesia Tahun 1945. Pancasila adalah dasar Negara Indonesia,
implikasinya maka Pancasila juga adalah dasar pendidikan nasional. Sejalan dengan
ini Pasal 2 Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang “Sistem Pendidikan
Nasional” menyatakan bahwa : “Pendidikan Nasional adalah pendidikan yang
berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945”.
Sehubungan dengan hal diatas, bangsa Indonesia memiliki landasan filosofis
pendidikan tersendiri dalam system pendidikan nasionalnya, yaitu Pancasila. Kita
perlu mengkaji nilai-nilai Pancasila untuk dijadikan titik tolak dalam rangka praktik
pendidikan maupun studi pendidikan.
BAB 4
PENUTUP
4.1.KESIMPULAN
Dari uraian di atas dapat disimpulkan sebagai berikut :
a. Filsafat membahas sesuatu dari segala aspeknya yang mendalam
sampai ke akar-akarnya, sedang kebenaran ilmu itu bersifat relative,
karena kebenaran ilmu hanya ditinjau dari segi yang diamati dan hanya
sebagian kecil saja.
b. Untuk mengembangkan ilmu Pendidikan yang bercorak Indonesia
secara valid, terlebih dahulu dibutuhkan pemikiran dan perenungan itu
adalah filsafat yang khusus membahas pendidikan yang tepat diterpkan
dibumi Indonesia.
c. Di Indonesia belum punya teori tentang pendidikan guru dan
tenaga kependidikanyang bercorak Indonesia.

4.2.SARAN
a. Makalah ini merupakan resume dari berbagai sumber, untuk lebih

mendalami isi makalah kiranya dapat merujuk pada sumber aslinya yang

tercantum dalam daftar pustaka.

b. Kritik dan saran yang membangun tentunya sangat diharapkan untuk

kesempurnaan makalah ini.


DAFTAR PUSTAKA
Bahri, Syamsul. 2007. Landasan Pendidikan. (http://www.wordpress.com/
syamsulbolg.html, diakses tanggal 20 April 2017)
Buku paket landasan pendidikan