You are on page 1of 4

Soal mikrometer

1. Apa yang dimaksud dengan pengukuran?


2. Apa saja fungsi dari alat ukur mikrometer
3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam mikrometer berdasarkan fungsinya!
4. Sebutkan dan jelaskan fungsi dari bagian-bagian mikrometer dibawah ini!

5. Sebutkan kapasitas/ daerah pengukuran (range) dalam mikrometer!


6. Bagaimana cara mengukur menggunakan mikrometer?
7. Mengapa mikrometer harus di kalibrasi terlebih dahulu sebelum melakukan pengukuran?
8. Buatlah diagram alur prosedur/tahapan kerja dalam kalibrasi mikrometer!
9. Sebutkan contoh penggunaan mikrometer dalam bidang otomotif!
10. Bagaimana cara merawat alat ukur mikrometer?

Kunci Jawaban

1. Pengukuran dapat diartikan sebagai pemberian angka tehadap suatu atribut atau karakteristik
tertentu yang dimiliki oleh seseorang, hal, atau objek tertentu menurut aturan atau formulasi
yang jelas dan disepakati.
2. Fungsi mikrometer adalah untuk mengukur ketebalan, panjang dan mengukur diameter suatu
benda yang bentuknya sangat kecil semisal mengukur diameter kabel, kawat, lebar kertas dan
benda kecil lainnya yang tak bisa diukur oleh alat lain.
3. Macam-macam mikrometer
a) Mikrometer Luar.
Mikrometer luar dipakai untuk mengukur benda semisal kawat, blok-blok dan batang-
batangan.
b) Mikrometer Dalam.
Mikrometer dalam dipakai untuk mengukur garis bagian tengah lubang suatu benda.
c) Mikrometer Kedalaman.
Mikrometer kedalaman dipakai untuk mengukur suatu kerendahan dari slot-slot.
4. Bagian-bagian mikrometer
a) Frame (bingkai)
Frame ini menyerupai bentuk huruf C atau U. frame ini terbuat dari bahan logam tahan
panas dengan desain yang cukup tebal dan kuat bertujuan untuk meminimalisir terjadinya
pemuaian panjang yang bisa mengganggu proses pengukuran.
Selain itu, frame ini juga dilapisi dengan lapisan plastik guna menghindari terjadinya transfer
panas dari tangan pengukur terhadap logam saat pengukuran
b) Anvil (poros tetap)
Poros tetap berfungsi sebagai penahan saat sebuah benda akan diukur.
c) Spindle (poros gerak)
Poros gerak merupakan sebuah silinder logam yang dapat digerakkan maju-mundur, menjau
atau mendekati poros tetap.
d) Lock Nut (pengunci)
Pengunci berfungsi untuk menahan poros gerak agar tidak bergerak saat proses pengukuran
suatu benda.
e) Sleeve
Merupakan batang logam tempat terletaknya skala utama (dalam satuan mm)
f) Thimble
Merupakan batang logam yang dapat diputar, berukuran lebih besar dari sleeve dan
merupakan tempat terletaknya skala nonius atau skala putar (dalam satuan mm)
g) Ratchet
Berfungsi untuk mengencangkan poros gerak jika sudah menyentuh benda dengan cara
diputar searah jarum jam sampai terdengar suatu bunyi ketukan logam (tik). Untuk
memastika ujung poros gerak telah menempel sempurna dengan benda maka ratchet dapat
diputar sebanyak 2-3 putaran.
5. Kapasitas / Daerah pengukuran (range) biasanya : 0 – 25; 25 – 50; 50 – 75; 75 – 100
tergantung dari ukuran benda kerja.
6. Cara mengukur menggunakan mikrometer
1) Renggangkan/gerakan rahang jalan sebelum mengukur
2) Pegang benda kerja dengan tangan kiri ( kecuali yang kidal )
3) Tepatkan posisi ujung rahang tetap pada ulir
4) Putar poros micrometer dengan tangan kanan sampai ujung rahang gerak menyentuh
dengan tepat pada diameter dalam ulir
5) diakhiri dengan memutar gigi geser dengan telunjuk & ibu jariangan kanan
7. Tiga alasan penting, mengapa alat ukur perlu dikalibrasi
1) Memastikan bahwa penunjukan alat tersebut sesuai dengan hasil pengukuran lain.
2) Menentukan akurasi penunjukan alat.
3) Mengetahui keandalan alat,yaitu alat ukur dapat dipercaya.
8. Langkah-Langkah Kalibrasi
Apabila kesalahannya kurang dari 0,02 mm :
(a) Kuncilah spindle dengan lock clamp
(b) Putar outer sleeve dengan kunci penyetel sampai
tanda “0“ pada thimble lurus dengan garis horisontal pada outer sleeve.
(c) Periksa kembali tanda “0“ setelah penyetelan
Apabila kesalahannya lebih dari 0,02 mm :
(a) Kuncilah spindle dengan lock clamp
(b) Kendorkan ratchet stoper sampai thimble bebas.
(c) Luruskan tanda “ O “ thimble dengan garis pada
outer sleeve dan kencangkan kembali dengan ratchet stoper.
(d) Periksa kembali tanda “ O “ setelah selesai penyetelan.
9. Contoh penggunaan micrometer dalam bidang otomotif
1) Pengukuran diameter batang katup dengan mikrometer luar
2) Pengukuran tinggi nok dengan mikrometer luar
3) Pengukuran diameter jurnal dengan mikrometer luar
10. Cara merawat mikrometer
1) Gunakan mikrometer secara benar
2) Bersihkan micrometer setelah digunakan
3) Berilah pelumas / vaselin khusus alat ukur teliti terutama pada bagian yang bergerak
4) Tempatkan mikrometer secara aman agar tidak jatuh
5) Masukkan pada kotak micrometer setelah selesai digunakan