You are on page 1of 4

ARTIKEL GO GREEN

Pergerakan Go Green
Demi Masa Depan yang Berharga

Oleh
AGISTA RAHARDIYANI / B4110020
Semester 4
JURUSAN KESEHATAN
PROGRAM STUDI GIZI KLINIK

POLITEKNIK NEGERI JEMBER


2012
Artikel GO GREEN !
Oleh : Agista Rahardiyani
Jurusan Kesehatan
Program Studi Gizi Klinik

PERGERAKAN GO GREEN !
DEMI MASA DEPAN YANG BERHARGA
Apa yang dibutuhkan bumi kita saat ini? Apa yang harus kita lakukan untuk bumi kita? Apa
kewajiban kita sebagai penduduk bumi?

GO GREEN. Itulah yang dibutuhkan bumi kita, itulah yang harus kita lakukan, dan itulah
kewajiban kita sebagai penghuni bumi. Mari Let’s Go Green. Lakukan perubahan untuk bumi
hari ini juga. Karena aksi kita sekecil apapun, sangat berdampak bagi dunia.

Kerusakan ekosistem alam yang dilakukan manusia menjadikan gerakan penghijauan ini
terbentuk. Polusi udara, menipisnya lapisan ozon yang termasuk ke dalam penyebab global
warming membuat pergerakan “Go Green” semakin gencar dilakukan. Salah satunya adalah Go
Green yang diterapkan oleh kampus kami tercinta POLITEKNIK NEGERI JEMBER. Dalam
aplikasi Go Green ini, diharapkan segenap pegawai dan mahasiswa melaksanakan kegiatan:
menanam pohon, membuang sampah dengan baik dan benar, merokok pada tempatnya,
mematikan lampu jika tidak diperlukan, mengurangi penggunaan kertas, memarkir kendaraan
pada lahan parkir yang tersedia, mempergunakan dan membeli produk-produk yang ramah
lingkungan, memperbaiki barang elektronik sebelum dibuang, mengajak, menyuarakan dan
mempromosikan Go Green ke sesama rekan kerja, untuk menciptakan kampus yang hijau dan
bersih, dan serta mendengungkan GO GREEN POLIJE-KU sebagai semangat untuk meraih
prestasi unggul. Bumi bukanlah sekedar rumah bagi kita, tetapi bumi ialah tempat kita belajar
dan berbagi dengan sesama.

Kegiatan ini cukup baik karena, mengajarkan kepada mahasiswa terhadap pentingnya
penghijauan, melatih mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan reboisasi dan juga mendidik mahasiswa
untuk peduli dan cinta terhadap lingkungan serta masih banyak manfaat positif lainnya
Penanaman pohon di Lingkungan POLIJE yang dilakukan oleh Direktur Politeknik Negeri
Jember.

Seperti yang kita ketahui salah satu cara untuk ikut serta dalam proses pencegahan
Global Warming adalah dengan Reboisasi. Tapi banyak di antara kita berfikir jika ikut
berpartisipasi dalam kegiatan reboisasi akan membutuhkan biaya yang cukup besar karena kita
harus membeli bibit tanaman. Sehingga kita dengan mudah mengambil kesimpulan bahwa
melakukan reboisasi akan menambah pengeluaran pribadi dan bukan cara yang baik untuk
dilakukan secara individu/perorangan. Di sini apabila kita cermati lebih lanjut sebenarnya
penghijauan tidak harus dilakukan secara instant yang memerlukan biaya besar. Langsung saja
cara yang dimaksudkan yaitu dengan menerapkan proses pengembangbiakan vegetatif buatan.
Cara ini ada beberapa macam yaitu stek, cangkok, okulasi, mengenten dan merunduk.

Manusia memang terkadang tenggelam dalam rangkaian kegiatan yang terlalu berlebihan
dan tidak memperhatikan kepentingan lainnya. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menata
dan memelihara kelestarian lingkungan, telah mengakibatkan kemerosotan kualitas lingkungan
yang begitu parah. Hal ini hendaklah menjadi perhatian khusus bagi kita dalam menata kembali
penghijauan bumi kita dari segala bentuk berbagai kerusakan lingkungan, disamping
menciptakan dan membangun budaya masyarakat dalam berwawasan lingkungan.

Masalah lingkungan, seperti halnya banjir, tanah longsor dan kelangkaan air bersih yang
sering terjadi di sebagian wilayah di Indonesia, memang merupakan permasalahan global. Bukan
saja menimpa Indonesia, namun di negara-negara lain pun juga ikut merasakan. Walaupun sering
dilanda banjir di musim penghujan, Indonesia dalam waktu tertentu juga mengalami kelangkaan
air bersih. Hal ini merupakan bukti konkret akibat kurangnya kesadaran masyarakat kita dalam
berwawasan lingkungan. Jika hal ini dibiarkan, akan berpengaruh pula terhadap kualitas
kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Oleh karena itu, untuk menjaga lingkungan kita ini, lingkungan Bumi kita yang tercinta
ini, lakukanlah suatu hal yang kecil karena sesuatu yang besar itu tidak ada sebelum ada hal yang
kecil. Jika hal kecil itu dilakukan oleh banyak orang, maka hal kecil itu akan menjadi hal yang
besar. Jika seribu orang membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan, maka
daerah tersebut akan menjadi bersih. Tetapi jika seribu orang membuang sampah sembarangan,
maka tentunya daerah itu akan sangat kotor sekali. Juga terjadi sedemikian rupa bila seribu orang
menanam pohon maka banyak hal positif yang akan kita rasakan, namun jika seribu orang
menebang pohon maka akan beribu-ribu bencana yang kita rasakan.

Dengan adanya penerapan penghijauan lingkungan di Indonesia diharapkan bisa menjadi


salah satu alternatif dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan hidup di wilayah
Indonesia. Disamping adanya kesadaran masyarakat yang tinggi dalam memelihara dan
melestarikan lingkungan hidup dalam rangka mengantisipasi dari segala bentuk pengrusakan dan
pencemaran lingkungan. Pembangunan Indonesia yang berwawasan lingkungan merupakan
dasar dalam menciptakan suasana keindahan dan kenyamanan lingkungan, terutama dalam
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia yang optimal.

Jadi, jangan pernah meremehkan hal-hal kecil seperti menghemat listrik, menghemat air,
membuang sampah pada tempatnya, atau menanam pohon. Lakukan mulai dari diri sendiri lalu
tularkanlah pada orang-orang disekitar anda. Jadilah sahabat Bumi dan cintailah Bumi ini.
Semoga jika kita telah melakukan hal terbaik yang bisa kita lakukan, Bumi ini kembali indah,
sejuk, segar dan udaranya nyaman sehingga ita semakin senang hidup di Bumi ini. JADILAH
SAHABAT BUMI!

“Cintailah bumi dan inspirasinya akan menguntungkan Anda”

Oleh : Agista Rahardiyani ( Jurusan Kesehatan, Prodi Gizi Klinik’10 )

Mahasiswa Program Unggulan Politeknik Negeri Jember