You are on page 1of 26

BAB 3

HASIL KEGIATAN

3.1. Gambaran Umum Institusi Magang

3.1.1. Sejarah Rumah Sakit

Gedung yang ditempati RSUD Sultan Abdul Aziz Syah yang

dahulunya disebut Rumah Sakit Rehabilitasi Medik Kabupaten Aceh

Timur merupakan Gedung yang dibangun pada masa Kolonial Belanda.

Pada periode tahun 1931-1971 gedung berstatus sebagai Rumah Sakit

Umum, kemudian pada tahun 1971 keluar Peraturan Menteri Kesehatan

Republik Indonesia tentang Kedudukan Rumah Sakit harus di Ibukota

Kabupaten, maka Rumah Sakit diturunkan status menjadi Puskesmas

Rawat Inap Peureulak sedangkan Rumah Sakit Langsa ditetapkan sebagai

Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Timur. Seiring berjalannya waktu

Kabupaten Aceh Timur sebagai kabupaten induk, Pemerintah Kota Langsa

dan Kabupaten Aceh Tamiang, masing-masing wilayah memiliki Rumah

Sakit Umum Daerah sendiri yaitu RSUD Aceh Tamiang, RSUD Langsa

dan RSUD dr.Zubir Mahmud Idi Aceh Timur.

Hasil kunjungan tanggal 21 Februari 2014 KEMENKES RI yang

diwakili oleh Kasubdit Rumah Sakit Khusus dengan Pemerintah Aceh

Timur serta hasil Visitasi oleh Tim Perizinan Rumah Sakit Dinas

Kesehatan Provinsi Aceh mengusulkan agar merubah Izin Operasional

Rumah Sakit dari Rumah Sakit Khusus menjadi Rumah Sakit Umum

Kelas C.

9
10

Berdasarkan perihal diatas maka tanggal 13 April 2015 Pemerintah

Daerah Kabupaten Aceh Timur mengeluarkan Surat Keputusan Bupati

Aceh Timur Nomor 445/455/2015 tentang Perubahan Izin Operasional

Rumah Sakit Kelas C dari Rumah Sakit Rehabilitasi Medik menjadi

Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Alaiddin Said Maulana Abdul Aziz

Syah Peureulak.

Selanjutnya tanggal 16 Desember 2015 diterbitkan Qanun

Kabupaten Aceh Timur Nomor 5 Tahun 2015 tentang Susunan Organisasi

dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Alaiddin Said Maulana

Abdul Aziz Syah Peureulak Kabupaten Aceh Timur yang disingkat

menjadi RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak berstatus Rumah Sakit

Umum Daerah Kelas C.

3.1.2. Letak Geografis

RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak yang dahulunya disebut

Rumah Sakit Rehabilitasi Medik Kabupaten Aceh Timur terletak pada

Garis Lintang 40.48’.23.65” U dan Garis Bujur 970.53’.9.35”.T.

RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak terletak di Jalan Monisa

Desa Lhok Dalam Kecamatan Peureulak Kota Kabupaten Aceh Timur,

lebih kurang 400 M dari kota pereulak (Jalan Medan – Banda Aceh).

Letak RSUD Sultan Abdul Aziz Syah berbatasan dengan :

a. Sebelah Barat berbatasan dengan sawah masyarakat

b. Sebelah Timur berbatasan dengan perumahan masyarakat

c. Sebelah Selatan berbatasan dengan kebun dan sawah masyarakat


11

d. Sebelah Utara berbatasan dengan jalan umum dan perumahan

masyarakat

Luas Lahan RSUD Sultan Abdul Aziz Syah adalah 38.000 M2.

3.1.3. Visi Dan Misi

3.1.3.1. Visi

“ Menjadi Rumah Sakit Umum yang handal dan bersahaja dengan

unggulan Spesialisasi Rehabilitasi Medik ”

3.1.3.2. Misi

a. Memelihara dan meningkatkan Pelayanan Kesehatan kepada

masyarakat dengan selalu mengikuti perkembangan IPTEK Aktual

b. Memudahkan Akses Pelayanan Kesehatan kepada masyarakat

c. Selain meningkatkan 4 (empat) pelayan dasar rumah sakit juga

menjadikan Pusat layanan Rehabilitasi dan Diagnostik serta

meningkatkan kualitas hidup bagi penderita Keterbatasan Fisik

d. Menjadikan Rumah Sakit sebagai Pusat Pelatihan, Penelitian,

Pendidikan dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan utamanya

dibidang Rehabilitasi Medik.

3.1.4. Sumber Daya Manusia

Sumber Daya Manusia yang ada pada RSUD Sultan Abdul Aziz Syah

Tahun 2017 dari berbagai pendidikan dan kepegawaiannya dapat dilihat pada

tabel berikut ini :


12

Tabel. 3.1.
Pola Ketenaga Kerjaan Per 01 Desember Tahun 2018
Pada RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak
Kabupaten Aceh Timur

STATUS

KONTRAK KONTRAK JUMLAH


NO TINGKAT PENDIDIKAN PNS KONTRAK BAKTI MAGANG KARYA
WKDS PPDS
WAN
LK PR LK PR LK PR LK PR LK PR LK PR

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 17
1 Magister Kedokteran Tropis 1 1
2 Magister Kesehatan 2 2
Magister Kep.Spesialis
3 Kep.Mat 1 1
Dokter Spesialis Rehabiliasi
4 Medik 1 1
Dokter Spesialis Penyakit
5 Dalam 1 1 1 3
6 Dokter Spesialis Anak 1 1 2
7 Dokter Spesialis Paru-paru 1 1
Dokter Patologi Klinik
8 Kunjungan 1 1
9 Dokter Anatomi Kunjungan 1 1
10 Dokter Spesialis Obgin 1 1
11 Dokter Spesialis Bedah 1 1 2
12 Dokter Spesialis Anestesi 1 1
13 Dokter Spesialis Mata 1 1
14 Dokter Umum 2 5 3 2 4 16
15 Dokter Gigi 1 1 2
16 Dokter Internship 3 7 10
17 Sarjana Ekonomi 1 5 1 2 1 10
18 Sarjana Hukum 1 2 3
19 Sarjana Hukum Islam 1 ,` 1
20 Sarjana Pendidikan Islam 2 1 3
21 Sarjana Pertanian 1 1 2
22 Sarjana Sosial 1 1 2
23 Sarjana Sosial Islam 0
24 Sarjana Akuntansi 1 1
Sarjana Informatika
25 Komputer 1 1 2
13

26 Sarjana Teknik Informatika 2 2 2 6


Sarjana Komunikasi dan
27 Penyiaran Islam 1 1
28 Sarjana Farmasi/Apoteker 1 1 1 3
29 Sarjana Fisioterapi 1 1 2
Sarjana Kesehatan
30 Masyarakat 1 4 2 3 1 2 13
31 Sarjana Keperawatan 1 5 2 12 5 25
32 Nurse Keperawatan 1 2 2 2 10 1 18
33 S-2 Psikolog 1 1
34 Sarjana Psikolog 1 1 2
35 D.IV Keuangan Perbankan 1 1
36 D.IV Teknik Elektro 0
37 D.IV Medikal Bedah 2 2
38 D.IV Anestesi 1 1 1 3
39 D.IV Kebidanan 1 5 2 8
40 D.IV. Okupasi Terapi 1 1
41 D.III Keperawatan 6 18 44 36 12 10 7 133
42 D.III Kebidanan 13 60 15 1 89
43 D.III Fisioterapi 2 3 3 8
44 D.III Analis Kesehatan 4 1 1 6 12
D.III Analis Farmasi dan
45 Makanan 2 2
46 D.III Farmasi 2 6 2 10
47 D.III Ortotik Prostetik 1 1
48 D.III Okupasi Therapi 1 1
49 D.III Gizi 1 3 1 1 1 2 1 10
50 D.III Terapi Wicara 0
51 D.III Radiologi 1 2 1 1 5
52 D.III Kesehatan Gigi 2 2 1 1 6
D.III Tehnik Medik
53 (AKTEM) 1 1 1 1 4
D.III Kesehatan
54 Lingkungan 1 1 2
D.III Perekam Informasi
55 Kesehatan 3 1 1 5
D.III Manajemen
56 Informatika 1 1 2 4
D.III Akuntansi dan
57 Keuangan Perbankan 1 1 2
58 D.III Elektro 1 1
59 D.III Teknik Kimia 1 1
60 D.III Mahir Anestesi 1 1 2
14

61 D.III Kesekretariatan 9 9
62 D.I Kebidanan 1 1
63 Sekolah Perawat Kesehatan 3 3
Sekolah Menengah Analis
64 Kesehatan 1 1
65 SPPH 1 1
66 Sekolah Menengah Farmasi 1 1 2
67 SMA Sederajat 6 4 3 1 2 16
68 SMP Sederajat 1 1
69 SD Sederajat 1 1
70 Rohaniawan 1 1 2
71 Bilal Musholla 1 1
72 Petugas Kebersihan 1 19 10 30
73 Pesuruh 1 1 2
74 Petugas Kebun 3 2 5
75 Petugas Oksigen 3 3
76 Satuan Pengaman 7 1 8
77 Petugas Dapur 7 1 8
78 Pengemudi 6 6
79 Petugas Laundry 4 4
80 Petugas Kolam 2 2
81 Teknisi Listrik/Ginset 3 3
82 Pendorong Pasien 3 3
JUMLAH 30 91 110 194 5 7 1 1 33 83 0 11 566
JUMLAH KESELURUHAN 121 318 116 11 566
(Sumber : Tata Usaha RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak Tahun 2018)

3.1.5. Sarana dan Prasarana

Tabel. 3.2
Sarana dan Prasarana Fisik RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak
Tahun 2018
No Nama Sarana dan Prasarana Luas M² Sumber Dana/Tahun
1 Gedung Kelas III Wanita dan Pria ± 896, 40 M² OTSUS / 2015
2 Gedung PONEK ± 257, 75 M² DAK / 2015
3 Gedung Rawat Inap Anak OTSUS / 2016
4 Gedung Rawat Inap Bedah OTSUS / 2016
5 Gedung Mushalla OTSUS / 2016
6 Gedung Kamar Operasi 324, 87 M² APBK/ 2015
15

7 Gedung Radiologi DIPD / APBK /2011


8 Gedung Perawatan Neonatus DIPD / APBK /2011
9 Gedung Fisioterapi DIPD / APBK /2011
10 Gedung Kelas III Wanita dan Pria DIPD / APBK /2011
11 Gedung Bengkel Orthotic Prostetic APBK /2015
12 Gedung laboratorium 78,66 M² DIPD / APBK /2011
13 Gedung ICU DIPD / APBK /2011
14 Gedung NICU DIPD / APBK /2011
15 Gedung Instalasi Gawat darurat DIPD / APBK /2011
16 Gedung Poliklinik lantai I DIPD / APBK /2011
17 Gedung administrasi lantai II DIPD / APBK /2011
18 Gedung Gizi dan laundry 86,00 M² APBK/ 2016
19 Gedung IPSRS 45,00 M² APBK / 2016
20 Selasar Penghubung ± 21, 01 M² APBK / 2015
21 Pos Keamanan 1,739,70 M² APBK / 2016
22 Pagar 196,00 M² APBK / 2016
23 Rumah Dokter APBK / 2016
24 Gedung CCSD DAK/2016
25 Gedung Rawat Inap Kelas III Wanita 48,00 M² DAK/2017
26 Pembangunan Gedung Laundry 30,00 M² OTSUS/2017
27 Pengadaan Incenerator 966,00 M² OTSUS/2017
28 Pembangunan Selasar Rumah Sakit 425,82 M²
29 Rehab IPAL dan Pembuatan Kolam Kontrol 166,09 M²
30 PembangunanMenara/Bak Penampungan Air

3.1.6. Pelayanan Rumah Sakit

Pelayanan kesehatan yang terorganisir secara profesional merupakan

salah satu bentuk upaya dalam meningkatkan derajat kemakmuran

masyarakat. Pelayanan kesehatan dapat ditafsirkan sebagai aktivitas yang

secara individu atau juga golongan dalam rangka meningkatkan, memelihara,

pencegahan dan perawatan kesehatan. RSUD Sultan Abdul Aziz Syah

Peureulak pada saat ini telah menyediakan pelayanan kesehatan, antara lain :
16

1. Pelayanan Instalasi Gawat Darurat

- Melayani Pasien 24 jam

2. Pelayanan Rawat Jalan

- Poli Rehab Medik

- IGD

- Poli Gigi

- Poli Penyakit Dalam

- Poli Penyakit Anak

- Poli Kebidanan

- Poli Paru

- Poli Bedah

- Poli Mata

3. Pelayanan Rawat Inap

- VIP

- Rawat Inap Kelas I

- Rawat Inap Kelas II

- Rawat Inap Penyakit Dalam Kelas III

- Rawat Inap Anak Kelas III

- Rawat Inap Kamar Bersalin Kelas III

- Rawat Inap Neonatus Kelas III

- Rawat Inap ICU

- Rawat Inap NICU

- Rawat Inap Bedah Kelas III


17

- Rawat Inap Isolasi

4. Pelayanan Penunjang Medis

- Farmasi/Depot Obat (Pelayanan 24 jam)

- Laboratorium (Pelayanan 24 jam)

- Radiologi

- Gizi

- Laundry

- Orthotic Prostetic

- Fisioterapy

5. Diagnostik dan Uji Medik

- EKG (Elektrokardigrafi)

- USG (Ultra Sonografi)

6. Pelayanan Kamar Bedah (Operasi)

7. Pelayanan Intensive Care Unit (ICU)

8. Pelayanan Umum

- Penyediaan Ambulance Sebanyak 3 Unit

- Kantin

- Area Parkir

- Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL)

- Sarana Air Bersih

3.1.7. Indikator Pelayanan Rawat Inap

Ruang rawat inap di RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak terus

mengalami penambahan dan renovasi guna meningkatkan pelayanan serta


18

memenuhi kebutuhan masyarakat. Pasien yang membutuhkan pelayanan

kesehatan melalui rawat inap dengan klasifikasi penyakit untuk semua umur

dalam 1 (satu) tahun terakhir, seperti data tabel di bawah ini :

Tabel 3.3
Klasifikasi Ruang/Kelas Berdasarkan Tempat Tidur
RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak Tahun 2018

No Ruang/Kelas Jumlah
1 VIP 1 TT
2 Rawat Inap Kelas I 2 TT
3 Rawat Inap Kelas II 8 TT
4 Rawat Inap Penyakit Dalam Kelas 24 TT
III
5 Rawat Inap Anak Kelas II 8 TT
6 Rawat Inap Anak Kelas III 4 TT
7 Rawat Inap Kamar Bersalin/ Nifas 1 TT
Kelas II
8 Rawat Inap Kamar Bersalin/ Nifas 6 TT
Kelas III
9 Rawat Inap Neonatus Kelas III 5 TT
10 Rawat Inap ICU 5 TT
11 Rawat Inap NICU 2 TT
12 Rawat Inap Bedah Kelas III 21 TT
13 Ruang Rawat Inap Isolasi 3 TT
Jumlah 90 TT
(Sumber Rekam Medik RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak)

Berdasarkan tabel diatas jumlah tempat tidur di RSUD Sultan Abdul

Aziz Syah Peureulak Kabupaten Aceh Timur tahun 2018 sebanyak (90 TT),

yang terbanyak berada diruang Rawat Inap Penyakit Dalam Kelas III

sebanyak (24 TT) dan yang paling sedikit berada di ruang VIP dan ruang

Rawat Inap Kamar Bersalin/Nifas Kelas II sebanyak (1 TT).


19

Tabel 3.4
Jumlah Pasien Rawat Inap di perinci menurut Ruangan
RSUD Sultan Abdul Aziz syah Peureulak Tahun 2018
No Jenis Pelayanan Jumlah Pasien
1 Rawat Inap Kelas III Pria 1.058
2 Rawat Inap Kelas III Wanita 1.442
3 Rawat Inap Kelas III Anak 536
4 Rawat Inap Nifas 592
5 Rawat Inap ICU 85
6 Rawat Inap Neonatus 81
7 Rawat Inap NICU 29
8 Rawat Inap Bedah Kelas III 719
Jumlah 4542
(Sumber Rekam Medik RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak)

Bila dilihat berdasarkan ruang pelayanan yang ada di RSUD Sultan

Abdul Aziz Syah Peureulak Kabupaten Aceh Timur Jumlah Kunjungan

pasien Rawat Inap Tahun 2018 yang terbanyak berada diruang Rawat Inap

Kelas III Wanita yaitu 1.442 pasien, sedangkan yang paling sedikit

kunjungannya berada diruang pelayanan Rawat Inap NICU yaitu 29 pasien.


20

3.2. Stuktur Organisasi RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak Serta Uraian

Tugas Masing-Masing

3.2.1. Struktur Organisasi

Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) RSUD Sultan Abdul Aziz Syah
Peureulak Tahun 2019
21

3.2.2. Uraian Tugas

3.2.2.1. Direktur

a. Memimpin penyusunan rencana kerja bidang administrasi, keuangan,

pelayanan, serta pengembangan dengan menyesuaikan renstra Rumah

Sakit.

b. Merumuskan kebijakan-kebijakan untuk pelaksanaan operasional di

lingkungan Rumah Sakit dengan cara menganalisis rancangan usulan

program yang telah disusun.

c. Merumuskan rancangan anggaran dilingkungan Rumah Sakit

d. Memberikan bimbingan dan pengarahan kepada bawahan dalam hal

pelaksanaan kegiatan operasional Rumah Sakit

e. Mengkoordinasikan penyusunan kebutuhan ketenagaan Rumah Sakit

sesuai dengan analisis jabatan dan beban kerja

f. Merumuskan usulan peningkatan dan pengembangan Rumah Sakit

g. Mengadakan hubungan kerjasama dengan instansi/lembaga lain untuk

penyelenggaraan kegiatan yang berkaitan dengan tugas pokok Rumah

Sakit

h. Mengupayakan anggaran belanja Rumah Sakit

i. Memimpin dan merumuskan rancangan usulan kebutuhan

pemeliharaan sarana dan prasarana Rumah Sakit

j. Memimpin penyelenggaraan pengawasan dan pengendalian semua

kegiatan Rumah Sakit


22

k. Memimpin penyelenggaraan penyusunan rancangan usulan

penyesuaian tarif pelayanan Rumah Sakit dengan cara menganalisis

rancangan usulan.

l. Menandatangani Surat Keputusan Direktur untuk kelancaran tugas

Rumah Sakit dan yang berhubungan dengan kepegawaian

m. Memimpin penyusunan laporan akuntabilitas dan kinerja Rumah Sakit

n. Melaksanakan tugas lain yang berhubungan dengan tugas Rumah Sakit

3.2.2.2. Kepala Bagian Tata Usaha

a. penyelenggaraan perencanaan pada Subbagian Perencanaan Program,

Subbagian Keuangan dan Perlengkapan, Subbagian Umum dan

Kepegawaian.

b. Penyelenggaraan pelaksanaan tugas pada Subbagian Perencanaan

Program, Keuangan dan Perlengkapan, Subbagian Umum dan

Kepegawaian

c.

c. Penyelenggaraan koordinasi dan fasilitasi dalam rangka

penyelenggaraan tugas dan fungsi pada Subbagian Perencanaan

Program, Subbagian Keuangan dan Perlengkapan, Subbagian Umum

dan Kepegawaian.

d. Penyelenggaraan pemantauan, evaluasi dan pelaporan dalam rangka

penyelenggaraan tugas dan fungsi pada Subbagian Perencanaan

Program, Subbagian Keuangan dan Perlengkapan, Subbagian Umum

dan Kepegawaian.
23

e. Penyusunan rencana dan program kerja pengelolaan pelayanan

ketatausahaan.

f. Pelaksanaan kegiatan pengawasan, evaluasi dan pembinaan

pelaksanaan administrasi ketatausahaan.

g. penyelenggaraan tugas dan fungsi lain sesuai dengan tugas dan

fungsinya berdasarkan peraturan perundang-undangan.

3.2.2.3. Kepala Bidang penunjang Medik

a. Menyusun rencana kegiatan seksi pengembangan fasilitas medik

sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas.

b. Mendistribusikan tugas-tugas tertentu dan memberi petunjuk

pelaksanaan tugas kepada bawahan sehingga pelaksanaan tugas

berjalan lancar.

c. Memantau, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas dan

kegiatan bawahan untuk mengetahui tugas-tugas yang telah dan belum

dilaksanakan.

d. Membuat konsep, mengoreksi, memaraf dan atau menandatangani

naskah dinas.

e. Mengikuti rapat-rapat sesuai dengan bidang tugasnya.

f. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan petunjuk teknis

pelaksanaan di bidang penunjang medik.

g. Menyusun standar prosedur operasional pada instalasi Laboratorium,

Radiologi, Gizi, Dan Farmasi Prasarana Rumah Sakit Umum Daerah.


24

h. Melakukan layanan administrasi yang berkaitan dengan pelayanan

penunjang medik.

i. Melakukan koordinasi dengan unit terkait untuk sinkronisasi kegiatan

pelaksanaan program perencanaan dan pengembangan penunjang

medik.

j. Melakukan evaluasi pelaksanaan program dengan unit terkait melalui

rapat, kunjungan atau pertemuan untuk mengetahui masalah, hambatan

dan upaya tindak lanjut.

k. Mengajukan usul peserta pelatihan yang berhubungan dengan

pelayanan penunjang medik.

l. Menyusun konsep kebutuhan tenaga penunjang medik sesuai standar

ketenagaan yang ditetapkan.

m. Mengkoordinasikan usulan kebutuhan fasilitas penunjang medic dan

pemeliharaan sarana dan prasarana penunjang medic (kalibrasi alat)

n. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas seksi pengembangan

fasilitas medic dan keperawatan untuk memberiikan saran

pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan.

o. Melakukan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai

bidang tugasnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

3.2.2.4. Kepala Bidang Keperawatan

a. Menyusun rencana kegiatan seksi pengembangan pelayanan

keperawatan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas.


25

b. Menyusun konsep perencanaan program dan kegiatan pelaksanaan

pengembangan pelayanan keperawatan.

c. Menyusun konsep system prosedur operasional pelayanan keperawatan

pada instalasi rawat jalan, instalasi rawat inap, instalasi rawat darurat,

instalasi rawat intensif dan instalasi bedah sentral.

d. Melakukan koordinasi yang berkaitan dengan pelayanan keperawatan

pada instalasi farmasi, instalasi laboratorium patologi klinik, instalasi

laboratorium patologi anatomi, instalasi radiologi.

e. Mendistribusikan tugas-tugas tertentu dan memberi petunjuk

pelaksanaan tugas kepada bawahan sehingga palaksanaan tugas

berjalan lancar.

f. Memantau, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas dan

kegiatan bawahan untuk mengetahui tugas-tugas yang telah dan belum

dilaksanakan.

g. Membuat konsep, mengoreksi, memaraf dan atau menandatangani

naskah dinas.

h. Mengikuti rapat-rapat sesuai dengan bidang tugasnya.

i. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan petunjuk teknis

pelaksanaan di bidang pengembangan pelayanan keperawatan.

j. Menyusun jadwal jaga tenaga keperawatan pada instalasi pelayanan

yang di koordinasikan.

k. Melakukan pelayanan administrasi yang berkaitan dengan perencanaan

dan pengembangan pelayanan keperawatan.


26

l. Mengoordinasikan pelaksanaan program perencanan dan

pengembangan pelayanan keperawatan dengan unit terkait agar

diperoleh sinkronisasi dalam pelaksanaan programnya.

m. Melakukan evaluasi pelaksanaan program pelayanan keperawatan

dengan unit terkait melalui rapat, kunjungan atau pertemuan untuk

mengetahui masalah, hambatan dan upaya tindak lanjut.

n. Mengoordinasikan dan menghimpun laporan kegiatan pelayanan setiap

instalasi untuk bahan penyempurnaan kegiatan yang akan datang.

o. Menyusun konsep standar pelayanan keperawatan untuk pedoman

pelaksanaan dan pengawasan.

p. Mengajukan usul peserta pelatihan bidang pelayanan keperawatan.

q. Menyusun konsep kebutuhan tenaga keperawatan sesuai standar

ketenagaan yang ditetapkan.

r. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas seksi perencanaan dan

pengembangan pelayanan keperawatan dan memberiikan saran

pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan.

s. Melakukan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai

bidang tugasnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas

3.2.2.5.Kepala Bidang pelayanan Medis

a. Menyusun rencana kegiatan seksi pengembangan pelayanan medik

sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas.


27

b. Mendistribusikan tugas-tugas tertentu dan memberi petunjuk

pelaksanaan tugas kepada instalasi-instalasi sehingga pelaksanaan

tugas berjalan lancar.

c. Memantau, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas dan

kegiatan bawahan untuk mengetahui tugas-tugas yang telah dan belum

dilaksanakan.

d. Membuat konsep, mengoreksi, memaraf dan atau menandatangani

naskah dinas.

e. Mengikuti rapat-rapat sesuai bidang tugasnya.

f. Menyusun konsep Standar Prosedur Operasional pengembangan

pelayanan medik untuk instalasi-instalasi.

g. Mengkoordinasikan dan menyusun jadwal jaga tenaga medis pada

instalasi pelayanan.

h. Melakukan penataan arsip yang berkaitan dengan perencanaan dan

pengembangan pelayanan medik

i. Mengkoordinasikan pelaksanaan program rencana dan pengembangan

pelayanan medik dengan unik terkait agar diperoleh sinkronisasi dalam

pelaksanaan kegiatan/program.

j. Melakukan evaluasi pelaksanaan program pelayanan medik dengan

unit terkait melalui rapat, kunjungan atau pertemuan untuk mengetahui

masalah, hambatan dan upaya tindak lanjutnya.

k. Mengkoordinasikan dan menghimpun laporan kegiatan pelayan

instalasi-instalasi untuk bahan penyempurnaan pelaksanaan kegiatan.


28

l. Menyusun standar pelayanan medik untuk pedoman pelaksanaan dan

pengawasan.

m. Mengajukan usul peserta pelatihan bidang pengembangan pelayanan

medik.

n. Menyusun konsep kebutuhan tenaga medis sesuai standar rumah sakit.

o. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas seksi pelayanan medik dan

memberiikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan

rumusan kebijakan.

p. Mengevaluasi kegiatan bawahan dengan menilai hasil pelaksanaan

tugas serta menilai hasil perstasi kerja bawahan kedalam DP3 untuk

pengembangan pegawai

q. Melakukan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai

bidang tugasnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.


29

3.3.Struktur Organisasi dan Uraian Tugas Ruang Penyakit Dalam Wanita

3.3.1. Struktur Organisasi Ruang Penyakit Dalam Wanita Tahun 2019

KEPALA RUANGAN

Ns. EVITA, S. Kep

KATIM II
KATIM 1 KATIM III

BADRIAH ULUL LAIFAH, Amd.


YULIANTI,AMD. KEP BAGAHIA NURHAYATI, Amd. Kep
Kep

PERAWAT PELAKSANA PERAWAT PELAKSANA


PERAWAT PELAKSANA

IRVAN ALGA, Amd. Kep FAJAR, WAHYUNII, Amd. Kep


AGUS MAHADI, Amd. Kep
FAISAL, S. Kep WAHYUNII, Amd. Kep
M. RIZKI, Amd. Kep
BAMBANG IRWANSYAH, Amd. MASRAN ADAMI, Amd. Kep
Kep ASNAWIYAH, Amd. Kep
NURKAMARA, Amd. Kep
SITI SUPRA, Amd. Kep AGUS JUANDA, Amd. Kep
Ns. MUKSALMINA, S. Kep

3.3.2. Uraian Tugas Ruang Penyakit Dalam wanita

3.3.2.1. Kepala Ruangan

a. Merencanakan jumlah dan kategori tenaga, jumlah dan jenis peralatan,

jenis kegiatan / asuhan keperawatan.

b. Mengatur dan mengkoordinasikan seluruh pelayanan

c. Menyusun dan mengatur jadwal dinas

d. Melaksanakan orientasi tenaga baru

e. Memberikan pengarahan dan motivasi kepada tenaga keperawatan dan

tenaga lainnya.
30

f. Bekerja sama dengan berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan di

ruangan

g. Mengadakan pertemuan berkala dengan tenaga keperawatan dan

kebidanan.

h. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan

i. Mengenal dan mengetahui penggunaan barang/alat serta

mengusahakan pengadaannya.

j. Menyusun permintaan rutin (alat, obat dan bahan lainnya)

k. Mengatur pemeliharaan alat

l. Mempertanggung jawabkan pemeliharaan alat/inventaris peralatan.

m. Melaksanakan orientasi kepada pasien dan keluarganya tentang

peraturan, fasilitas dan kegiatan rutin ruangan.

n. Mengatur penempatan pasien diruangan

o. Membantu memecahkan masalah yang dihadapi pasien dan

keluarganya sehubungan dengan perawatannya.

p. Menjaga perasaan pasien dan petugas agar merasa aman dan

terlindungi

q. Memelihara dan mengembangkan system pencatatan dan pelaporan.

r. Memberikan penyuluhan pada pasien dan kelurganya sebatas

kewenangannya.

s. Bekerja sama dengan seluruh sub unit dan profesi di Rumah Sakit

t. Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik.


31

u. Memotivasi tenaga perawatan dan non perawatan dalam

menjaga kebersihan

v. Meneliti pengisian sensus harian pasien

w. Memeriksa dan meneliti daftar permintaan dan penyajian diet pasien

x. Memelihara buku register dan berkas medik

y. Membuat laporan harian dan bulanan

z. Menilai pelaksanaan asuhan keperawatan

3.3.2.2.Katim

a. Mengikuti serahterima pasien dari shift sebelumnya bersama kepala

ruangan

b. bersama kepala ruangan melakukan pembagian tugas untuk anggota

tim/pelaksana

c. menyusun rencana asuhan keperawatan

d. menyiapkan keperluan untuk pelaksanaan asuhan keperawatan

e. memberi pertolongan segera pada pasien dengan masalah kedaruratan

f. melakukan ronde keperawatan bersama kepala ruangan

g. mengorientasikan pasien baru

h. pelakukan pelaporan dan pendokumentasian

i. Merumuskan tujuan dari metode penugasan keperawatan tim

j. bersama kepala ruangan membuat rincian tugas untuk anggota

tim/pelaksana sesuai dengan perencanaan terhadap pasien yang

menjadi tanggungjawabnya dalam pemberian asuhan keperawatan


32

k. melakukan pembagian kerja anggota tim/pelaksana sesuai dengan

tingkat ketergantungan pasien

l. melakukan koordinasi pekerjaan dengan tim kesehatan lain

m. mengatur waktu istirahat untuk anggota tim/pelaksana

n. mendelegasikan tugas pelaksanaan proses keperawatan kepada anggota

tim / pelaksana

o. melakukan pelaporan dan pendokumentasian

p. Memberikan pengarahan tentang tugas setiap anggota tim/pelaksana

q. Memberikan informasi kepada anggota tim / pelaksana yang

berhubungan dengan asuhan keperawatan.

r. Melakukan bimbingan kepada anggota tim / pelaksana yang

berhubungan dengan asuhan keperawatan.

s. Memberikan pujian kepada anggota tim/pelaksana yang melaksanakan

tugasnya dengan baik, tepat waktu, berdasarkan prinsip rasional dan

kebutuhan pasien.

t. Memberi teguran kepada anggota tim/pelaksana yang melalaikan tugas

atau membuat kesalahan.

u. Memberi motivasi kepada anggota tim/pelaksana

v. Melakukan pelaporan dan pendokumentasian.

3.4. Kegiatan Magang

Pada tanggal 21 Januari 2019 hari senin, menjumpai Direktur RSUD

Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak untuk Untuk membahas tentang kegiatan

magang dari STIKes SU jurusan sarjana kesehatan masyarakat analisis


33

kebijakan kesehatan (AKK) untuk magang di RSUD Sultan Abdul Aziz Syah

Peureulak di Ruang Penyakit Dalam wanita dan Langsung Melaksanakan

Kegiatan Magang.

Pada tanggal 22 Januari 2019 hari Selasa, melakukan pengambilan

data di ruang penyakit dalam wanita tentang penempatan tenaga perawat di

ruang penyakit dalam wanita dan mengambil data kunjungan pasien.

Tanggal 23 Januari 2019 hari Rabu melakukan analisis data tentang

jumlah perawat yang ada di ruang Penyakit Dalam wanita dengan jumlah

kunjungan pasien Ruang Penyakit Dalam wanita.

Tanggal 24 Januari 2019 melakukan pemantauan langsung ke ruang

penyakit dalam wanita tentang proses pelayanan di ruang penyakit dalam

wanita.

Tanggal 25 Januari 2019 hari Kamis mengusulkan kepada Kabid

keperawatan untuk tenaga kerja perawat di ruang penyakit dalam wanita biar

sesuai antara jumlah pasien dengan jumlah tenaga perawat.

Hari terakhir magang tanggal 26 Januari 2019 hari Sabtu selesai

melakukan kegiatan magang dan membuat laporan magang.

3.5. Permasalahan Pada Penempatan Tugas Perawat Di Ruang Penyakit Dalam

wanita Di Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz Syah Tahun 2019

3.5.1. Perencanaan

Perlu adanya peninjauan tentang perencanaan tenaga keperawatan

di ruang penyakit dalam wanita.


34

3.5.2. Perngorganisasian

Dalam menyusun persetujuan pelaksanaan tugas delegasi

wewenang dan pekerjaan perawatan tidak ada koordinasi dengan bawahan

3.5.3. Pelaksanaan

Pelaksanaan penempatan tenaga keperawatan perlu ditinjau

kembali apakah sesuai dengan jumlah pasien.

3.5.4. Monitoring dan Evaluasi

Perlu adanya pemantauan dan evaluasi apakah staf yang

ditempatkan di ruang penyakit dalam wanita sudah sesuai dengan

kapasitas dan teori yang ada.