You are on page 1of 3

Penyakit jantung

penyakit terbanyak di Indonesia

Penyakit jantung atau yang juga dikenal dengan istilah penyakit kardiovaskuler adalah salah satu penyakit
penyebab kematian terbesar di seluruh dunia. Penyakit ini dapat disebabkan oleh banyak hal, mulai dari
penyumbatan pada pembuluh darah, gangguan irama jantung, cacat jantung bawaan, hingga kondisi
jantung lainnya. Semua orang di segala usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan gaya hidup dapat terkena
penyakit ini.

Jika tidak mendapatkan pengobatan yang tepat, penyakit jantung dapat memicu gagal jantung, serangan
jantung, stroke, dan bahkan kematian.

Umumnya, gejala penyakit jantung termasuk nyeri dada, napas terengah-engah, dan nyeri atau mati rasa
pada kaki. Penyakit ini juga menyebabkan sakit kepala ringan, pusing, detak jantung cepat atau lambat,
serta pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau tangan.

Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit degeneratif yang tidak bisa disembuhkan. Pengobatan
yang ada hanya bertujuan untuk meringankan gejala yang dialami pasien. Secara umum, kunci utama
perawatan untuk penyakit jantung adalah perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Dalam kasus yang
parah, operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki katup, membuka pembuluh darah atau
memasukkan alat pacu jantung. Kadang-kadang, transplantasi jantung adalah satu-satunya pilihan untuk
pengobatan yang berhasil.

2. Osteoporosis

puasa untuk orang osteoporosis

Osteoporosis adalah penyakit degeneratif yang menyerang tulang. Penyakit ini menyebabkan tulang
Anda menjadi lemah dan rapuh karena kerusakan jaringan tulang terjadi lebih cepat daripada produksi
sel-sel tulang baru.

Pada tahap awal, Anda mungkin tidak tahu jika terkena penyakit ini karena gejalanya cenderung samar.
Namun setelah tulang semakin lemah, Anda mungkin baru menyadari adanya:
Sakit punggung, yang disebabkan oleh tulang belakang retak

Berkurangnya tinggi badan dari waktu ke waktu

Postur tubuh membungkuk

Tulang mudah patah bahkan hanya karena benturan kecil

Ada banyak faktor penyebab osteoporosis. Asupan kalsium yang rendah, kurangnya hormon estrogen
selama menopause, gaya hidup sedentari (malas gerak), merokok, minum obat tertentu, dan bahkan
pengaruh penyakit kronis juga dapat menjadi penyebab osteoporosis.

Pengobatan osteoporosis melibatkan penggunaan obat-obatan terapi hormon dan suplemen kalsium
serta vitamin D.

3. Diabetes tipe 2

efek samping obat diabetes

Penyakit degeneratif lain yang paling sering ditemui adalah diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 atau yang
juga dikenal dengan penyakit kencing manis adalah kondisi ketika kadar gula dalam darah Anda terlalu
tinggi. Jika kondisi tersebut dibiarkan terus-menerus tanpa pengobatan, akan meyebabkan terjadinya
komplikasi yang akan memengaruhi banyak organ dalam tubuh, seperti saraf, ginjal, jantung, hati, dan
mata.

Dalam banyak kasus, diabetes tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup yang buruk. Ya, banyak makan makanan
manis dan tinggi lemak jenuh, jarang olahraga, kelebihan berat badan, sering minum alkohol, dan lain
sebagainya dapat memicu gangguan sistem pengaturan kadar gula darah dalam tubuh. Tak hanya itu,
riwayat keluarga juga bisa menjadi penyebab diabetes tipe 2.

Jika Anda menderita diabetes dan tidak mengobatinya dengan tepat, Anda memiliki risiko yang lebih
tinggi untuk mengalami komplikasi diabetes, seperti gagal ginjal dan stroke.

4. Hipertensi

penyebab hipertensi
Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah Anda selalu berada di atas 140/90 milimeter merkuri
(mmHG). Tekanan darah itu sendiri adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong dinding
pembuluh darah. Kekuatan tekanan darah ini idealnya selalu berubah, dipengaruhi oleh aktivitas yang
dilakukan jantung (misalnya sedang berolahraga atau dalam keadaan normal/istirahat) dan daya tahan
pembuluh darahnya. Normalnya, tekanan darah manusia biasanya berada di angka 120/80 mmHg.

Hipertensi yang penyebabnya tidak jelas disebut hipertensi primer. Namun, tekanan darah tinggi juga
bisa disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang buruk. Penyakit ini sering disebut dengan silent
killer disease atau pembunuh diam-diam, karena gejala penyakit ini cenderung samar. Cara terbaik untuk
mengetahui apakah Anda terkena penyakit ini atau tidak adalah dengan melakukan pengecekan tekanan
darah secara teratur.

Jika tekanan darah dibiarkan tinggi terus-menerus, kondisi ini dapat memicu berbagai komplikasi yang
mengancam nyawa layaknya penyakit jantung yang tidak diobati dengan baik. Beberapa komplikasi
serius akibat penyakit hipertensi adalah penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, gagal ginjal,
kebutaan, diabetes, dan banyak penyakit berbahaya lainnya.

5. Kanker

gangguan tidur pada kanker

Penyakit kanker terjadi karena pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkendali sehingga
menyebabkan jaringan tubuh yang sehat mengalami kerusakan. Penyebab penyakit ini adalah adanya
perubahan (mutasi) pada gen dalam sel. Mutasi gen dapat dipicu oleh banyak faktor, seperti merokok,
paparan radiasi, virus, bahan kimia penyebab kanker (karsinogen), obesitas, hormon, peradangan kronis,
dan jarang olahraga.

Meski para ilmuwan tidak mengetahui seberapa banyak mutasi gen yang harus terakumulasi agar bisa
jadi penyebab kanker, mereka meyakini bahwa penyebab kanker akan bervariasi pada setiap orang
bergantung jenis kanker yang dialaminya. Penyakit degeneratif ini bisa menyerang siapa pun tanpa
pandang bulu. Mulai dari balita hingga lanjut usia, wanita maupun laki-laki, bahkan mereka yang gaya
hidupnya cukup sehat.