You are on page 1of 1

Bahan yang digunakan :

1. NaOH 0.1 N
2. Larutan ferri nitrat 1 % dalam asam nitrit 1 %
3. Salep yang mengandung asam benzoate dan asam salisilat
4. Aquades
5. Indicator PP

Alat yang digunakan :


1. Neraca analitik
2. Gelas kimia 250 ml
3. Pipet tetes
4. Gelas ukur
5. Labu takar 250 ml
6. Kertas saring
7. Pipet ukur
8. Labu takar 50 ml
9. Botol semprot
Prosedur kerja :
a. Analisis asam salisilat
Timbang secara saksama 1 gram salep, masukkan kedalam gelas kimia 250 ml. tambahkan
100 ml aquades (75 C) dan 2 tetes fenoftalein. Kemudian tambahkan NaOH 0.1 secukupnya
(sekitar 7 mL) sehingga campuran berwarna pink muda. Panaskan campuran pada suhu 85 C,
dan tambahkan larutan NaOH, jika diperlukan, sampai warna menjadi pink muda. Dinginkan
campuran pada suhu kamar, pindahkan kedalam labu takar 250 ml dan tambahkan aquades
hingga tanda batas. Saring, buang beberapa filtrat yang pertama keluar dan pipet 16 mL
filtrate pindahkan kedalam labu takar 50 mL. tambahkan 5 ml larutan ferri nitrat dan
tambahkan aquades. Ukur absorbansi pada 525 nm
b. Analisis asam benzoate
Timbang secara saksama 2 gram salep dan ukur pH dengan metode yang telah ditentukan.
Dan timbang secara akurat (dalam gram) dari dasar salep kemudian tentukan pH.
Berdasarkan perbedaan, tentukan volume natrium hidroksida yang digunakan terhadap
kedua asam. volume larutan natrium hidroksida yang digunakan x normalitas =
milliequivalents dari total asam yang ada dalam salep. Hitung milliequivalents dari (I)
menggunakan equivalents (II) dan kurangi dari total milliequivalents untuk mendapatkan
jumlah milliequivalents dari (II) yang terkandung dalam salep yang ditimbang.