You are on page 1of 6

SMK NEGERI 8 BANDUNG

JOB SHEET
Kompetensi Keahlian : Judul : Pemeriksaan dan Mata Pelajaran : Pemeliharaan
Teknik Kendaraan Ringan Penyetelan Motor Starter Kelistrikan Kendaraan Ringan
Kelompok :
Anggota :
Kelas :
No. Absen :

1. Persiapan
a. Untuk menjaga keselamatan, baju praktik dan sepatu praktik dipakai dengan benar.
- Baju praktek harus dikancing, tidak dilipat.
- Mamakai dan mengencangkan ikat pinggang.
- Tali sepatu diikat dan memakai kaos kaki.
b. Tempat kerja dipersiapkan siswa dengan benar. Bersih dari debu, kotor tanah, sampah, dan
minyak/oli bekas.
c. Lembar kerja/job sheet pemeliharaan motor starter disimak oleh siswa.
d. Benda kerja disiapkan.
e. Peralatan kerja disiapkan
- Multitester
- Growler
- Mikrometer – Mistar Sorong
- Dial indicator

2. Keselamatan Kerja
a. Alat yang digunakan sesuai dengan spesifikasi.
b. Tempat kerja harus bersih dari ceceran oli.
c. Bersihkan alat dari oli atau gemuk.
d. Hati- hati dengan komponen yang tajam.
e. Jangan menggunakan alat yang sudah rusak.
f. Gunakan alat sesuai fungsinya.

3. Waktu
a. Instruksi : 0,5 jam pelajaran
b. Latihan : 1,5 jam pelajaran
4. Proses Kerja
a. Pembongkaran
1) Keluarkan starter dari engine dan jepit starter pada ragum.
2) Buka mur pengikat klem kabel utama ke motor starter.
3) Lepas baut – mur pemegang selenoid.
4) Lepas selenoid dari motor starter.
5) Buka tutup bantalan.

Hal. 1 dari 6
6) Buka pelat pengunci, pegas, dan ring/ karet.
7) Buka dua baut panjang dan keluarkan kerangka ujung komutator.
8) Dengan sepotong kawat baja lepas pegas-pegas sikat dan lepas sikat-sikat dari pemegangnya.
9) Lepaskan pemegang sikat dari angker.
10) Buka kerangka kumparan medan dari rumah penggerak pinion.
11) Buka tuas penggerak dari rumah penggerak pinion.
12) Lepaskan angker dari rumah penggerak.
13) Dengan alat khusus keluarkan cincin penyetop dari ring pengunci.
14) Lepaskan ring pengunci, keluarkan pinion beserta kopling jalan bebas dab poros angker.

b. Pemeriksaan
1) Mengetes hubungan komutator (armature/anker) dengan massa menggunakan multitester.
Periksa gulungan anker terhadap hubungan singkat
dengan massa. Jika ada hubungan singkat dengan
massa anker diganti / diperbaiki
Hasil Pengetesan : ...................................
Kesimpulan : .............................................

2) Mengetes hubungan antar segmen pada komutator menggunakan multitester.

Periksa hubungan segmen – segmen komutator


terhadap kemungkinan putus pada gulungan.
Hasil Pengetesan : ...................................
Kesimpulan : ............................................

3) Mengetes armature dengan armature Growler


 Mengetes gulungan anker terhadap hubungan
singkat dengan massa menggunakan growler.
Letakkan anker pada tester dan tempelkan
sebilah plat atau daun gergaji di atas anker
bila plat bergetar keras, ada hubungan
singkat
Hasil Pengetesan : ...................................

Hal. 2 dari 6
Kesimpulan : ............................................

4) Memeriksa keolengan / run out komutator dengan dial indikator

 Periksa komutator terhadap kelonjongan


dengan dial indikator
Hasil Pengetesan : ...................................
Spec. Standar : 0,05 mm (0,0020 in)
Kesimpulan : ............................................

5) Memeriksa diameter komutator dengan jangka sorong

 Periksa diameter komutator dengan


jangka sorong sorong.
 Bandingkan hasil pengukuran
kelonjongan dan diameter dengan
ketentuan pada buku petunjuk
 Diameter standar : 32 mm
 Diameter minimum : 30 mm
Hasil Pengetesan : ...........................
Kesimpulan : .......................................

6) Pemeriksaan kedalaman alur pada komutator menggunakan jangka sorong


 Periksa segmen – segmen komutator
terhadap kebersihan alur – alur segmen
 Jika alur – alur segmen kedalamannya
kurang dari minimum
perbaiki dengan gergaji atau frais
komutator
Hasil Pengetesan : ..............................
Spec. Standar : 0,6 mm
Kedalaman minimum : 0,2 mm

Hal. 3 dari 6
Kesimpulan : .......................................

7) Pemeriksaan panjang pegas dengan menggunakan jangka sorong


 Periksa permukaan bidang kontak sikat –
sikat bersihkan
 Ukur panjang pegas, bandingkan dengan
ukuran minimal pada buku petunjuk, kalau
terlalu pendek ganti dengan yang baru
Hasil Pengetesan : ..............................
Spec. Standar : 18 mm
Panjang minimum: 12 mm
Kesimpulan : ..................................

8) Pemeriksaan kopling starter dan pinion gear.

 Periksa roda gigi pinion dan poros ulir


memanjang terhadap aus dan cacat
 Periksa kopling jalan bebas
diputar searah jarum jam pinion berputar
bebas ; diputar berlawanan arah jarum jam
pinion terkunci
Hasil Pengetesan : ..........................
Kesimpulan : .......................................

9) Mengetes kumparan medan/ field coil dengan alat Ohmmeter.

 Periksa kumparan medan terhadap


kemungkinan putus gulungan. Jika ada
hubungan berarti masih baik
Hasil Pengetesan : ..............................
Kesimpulan : .......................................

10) Mengetes kumparan medan/field coil dengan massa.

Hal. 4 dari 6
 Periksa kumparan medan terhadap hubungan
singkat dengan massa. Jika ada hubungan
berarti tidak baik
Hasil Pengetesan : ..............................
Kesimpulan : .......................................

11) Memeriksa pemegang sikat.


Menggunakan ohmmeter periksa
kontinuitas/hubungan antara pemegang sikat positif
(+) dan negatif (-). Jika ada kontinuitas/hubungan,
perbaiki/ganti pemegang sikat.
Hasil pengetesan : .................................
Kesimpulan : ..........................................

12) Melakukan pengujian sirkuit hold in coil pada switch magnet

Menggunakan ohmmeter, periksa kontinuitas antara


terminal 50 dan bodi switch. Jika ada kontinuitas,
ganti switch magnet.
Hasil pengetesan : .................................
Kesimpulan : ..........................................

c. Pemasangan
1) Tempatkan pinion pada poros angker.
2) Tempatkan cincin penyetop pada poros angker.
3) Pasang ring pengunci.
4) Dengan ragum, tekan ring pengunci dan periksa bahwa ring pengunci terpasang dengan benar.
5) Dengan obeng, pukul pinion dalam usaha memasukan cincinpenyetop ke dalam ring pengunci.
6) Pasang tuas penggerak pinion pada rumah penggerak.
7) Pasang angker beserta pinion pada rumah penggerak.
8) Pasang kerangka kumparan medan pada angker.
9) Tempatkan pemegang sikat di atas poros angker.
10) Dengan sepotong kawat baja, pegang pegas sikat serta pasang sikat pada pemegang sikat.
11) Pasang kerangka ujung pada poros angker dan pasang dua baut panjang.
12) Pasang karet, pegas, dan pelat pengunci.

Hal. 5 dari 6
13) Ukur celah samping angker antara pelat pengunci dan kerangka ujung.
14) Pasang tutup bantalan dengan dua sekrup.
15) Kaitkan solenoid pada tuas penggerak. Pasang baut/ mur pengikat solenoid.
16) Pasang klem kabel utama ke motor starter.

5. Produk Kerja
a. Memeriksa keolengan / run out komutator, Spec. Standar : 0,05 mm (0,0020 in)
b. Memeriksa diameter komutator
- Diameter standar : 32 mm
- Diameter minimum : 30 mm
c. Memeriksa kedalaman alur pada komutator
- Spec. Standar : 0,6 mm
- Kedalaman minimum : 0,2 mm
d. Memeriksa panjang pegas
- Spec. Standar : 18 mm
- Panjang minimum: 12 mm

Hal. 6 dari 6