You are on page 1of 1

JAWABAN PR-1

TM2209 PETROFISIKA
24 Januari 2019

1. Apa yang dimaksud dengan sanstone reservoir dan carbonate reservoir?


 Sandstone reservoir adalah batuan atau lapisan batuan endapan klastik yang
terbentuk dari butir-butir pasir dengan ukuran butir yang dapat bervariasi < 2
mikron dan memiliki pori-pori dan atau rekahan sebagai tempat
terakumulasinya fluida hidrokarbon.
 Carbonate reservoir adalah batuan sedimen atau lapisan batuan endapan klastik
yang terbentuk dari mieral karbonat dan memiliki pori-pori dan atau rekahan
sebagai tempat terakumulasinya fluida hidrokarbon.

2. Jelaskan mengenai istilah original porosity dan induced porosity


 Original porosity adalah porositas yang terbentuk sejak dan saat pengendapan lapisan
batuan itu terbentuk
 Induced porosity adalah porositas yang telah mengalami perubahan akibat terjadinya
diagenesha misalnya proses pelarutan, transformasi dan perekahan alami.

3. Berikan contoh rentang nilai porositas untuk reservoir hidrokarbon produktif


komersial, masing-masing untuk reservoir konvensional dan un-convensional
 Porsitas reservoir konvensional yaitu 5%- 37 %
 Porositas reservoir un-conventional yaitu 4%-20%

4. Jelaskan mengenai apa yang disebut dengan whole core, core plug dan thin section
dan kegunaan dari masing-masing
 Whole core adalah sample core dengan ukuran diameter 1.75-5.25 in dan panjang 2
ft yang diperoleh dengan menggunakan core barrel dan PDC bit. Whole core digunakan
untuk mengalisa properti batuan dalam sekala besar.
 Core plug adalah core yang memiliki diameter 1- 1.5 in dan panjang 1-2 in.
Core plug digunakan untuk special core analysis dan routine core analysis
 Thin section adalah sayatan tipis dengan ukuran 20 mm pada batuan yang
digunakan untuk komposisi mineral batuan, ukuran butir, bentuk butir, jenis
pori-pori dan diagenesa yang terjadi pada batuan.

5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan russel volummeter dan jelaskan juga
bagaimana cara menggunakannya.
Russel volumeter adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur volume bulk
dari core sample. Cara menggunakannya yaitu dengan cara mensaturasi core
sample , kemudian di catat perbedaan fluid level pada volumeter saat sebelum dan
sesudah saturasi, perbedaan fluid level adalah volume dari bulk core sampel.