You are on page 1of 1

BAB III

ANALISIS KASUS

Seorang anak laki-laki, dengan usia 3 bulan, datang dibawa ibunya


dengan keluhan celah di bagian bibir, gusi, sampai ke langit-langit mulut kiri
sejak lahir dan ingin dioperasi. Tidak ada kelainan anatomis maupun fisiologis
lain yang tampak pada pasien.
Pasien lahir spontan, cukup bulan, dan langsung menangis, lahir ditolong
bidan setempat di Palembang. Dari hasil aloanamnesis, pasien sering tersedak saat
menetek dan minum susu dari botol susu, dan susu yang diminum sering keluar
dari hidung. Pada ibu pasien terdapat riwayat keguguran pada anak pertama, dan
ibu pasien sering mengkonsumsi obat mual dan jamu saat hamil. Riwayat ante
natal care saat hamil hanya 3x di bidan setempat. Dirumah pasien memelihara
beberapa kucing. Riwayat kelainan kongenital serupa dalam keluarga disangkal.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital normal, dan seluruh
keadaan spesifik yang normal kecuali pada pemeriksaan mulut, yaitu didapatkan
celah (+) pada bibir, gusi, hingga langit-langit mulut sebelah kiri.
Pada hasil pemeriksaan laboratorium tidak didapatkan hasil yang abnormal
yang berarti kelainan hanya difokuskan pada regio oris. Berdasarkan anamnesis,
pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, maka ditegakkan diagnosis kerja
labiognatopalatoschizis sinistra unilateral komplit.
Penatalaksanaan yang harus diberikan pada pasien ini yaitu edukasi pada
keluarga tentang penyakit tersebut, informed consent, dan direncanakan untuk
dilakukan tindakan labioplasty.
Prognosis pada pasien ini untuk quo ad vitam dan quo ad functionam yaitu
dubia ad bonam.

25