You are on page 1of 12

MAKALAH

ALPUKAT

Disusun Oleh :

Efa Faujiah

X IPS 1

SMA NEGERI 1 DARMA


KATA PENGANTAR

Dengan ini saya panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat
rahmatnya kami dapat menyusun dan menyelesaikan karya tulis yang berjudul “Manfaat
Buah Alpukat bagi Kesehatan” dengan baik. Karya tulis ini diajukan guna memenuhi tugas
mata kuliah Bahasa Indonesia.

Terima kasih saya ucapkan kepada pihak-pihak yang telah membantu dan mendukung
penulisan karya tulis ini.

Semoga karya tulis ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk
pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan tentang kesehatan bagi kita
semua.

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...................................................................................................i

DAFTAR ISI .................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN ..............................................................................................1

1.1 Latar Belakang Masalah ................................................................................1

1.2 Perumusan Masalah ......................................................................................1

1.3 Tujuan Penulisan ...........................................................................................1

1.4 Manfaat Penulisan .........................................................................................2

1.5 Metode Penelitian..........................................................................................2

1.6 Sistematika Penulisan ...................................................................................2

BAB II KAJIAN PUSTAKA ........................................................................................3

2.1 Pengertian.....................................................................................................3

2.2 Sistematika tumbuhan Alpukat ...................................................................3

BAB III PEMBAHASAN .............................................................................................4

3.1 Kandungan zat buah alpukat .........................................................................4

3.2 Manfaat Buah Alpukat ..................................................................................6

BAB IV PENUTUP .......................................................................................................8

4.1 Simpulan .......................................................................................................8

4.2 Saran ..............................................................................................................8

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................9

ii
BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Tidak terlalu banyak yang tahu tentang seluk beluk alpukat, lebih-lebih
pemanfaatannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Seseorang mengenal alpukat hanya
sebatas minuman jus pelepas dahaga. Terlebih jus ini mudah di konsumsi di tempat-
tempat penjual jus buah. Di samping rasanya yang khas, jus ini membuat peminumnya
betah hingga ia ingin meminum lagi. Barangkali tidak lebih orang mengatakan “Lebah
berguna bukan karena lebahnya, tetapi karena madunya”. Alpukat pun demikian, jika
dilihat dari buah dan pohonnya, tidak ada bedanya dengan buah-buah yang lain. Namun
tidak disangka bahwa buah ini mengundang teka-teki yang sukar untuk dipecahkan.

Menurut sejarahnya Nama apokat atau avokad (dari bahasa Inggris, avocado)
berasal dari bahasa Aztek, ahuacatl (dibaca kira-kira “awakatl”). Suku Aztek berada di
daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Karena itu, buah ini pada awalnya dikenal di
daerah tersebut.

Pada saat pasukan Spanyol memasuki wilayah tersebut sekitar awal abad ke-16,
berbagai tumbuhan dari daerah ini, termasuk apokat, diperkenalkan kepada penduduk
Eropa. Orang pertama yang memperkenalkan buah apokat kepada penduduk Eropa yaitu
Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol. Dia
memperkenalkan buah ini pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang
sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan
kakao, jagung, dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah apokat mulai
disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia. Apokat diperkenalkan ke Indonesia
oleh Belanda pada abad ke-19.

Untuk lebih mengenal lebih jauh lagi tentang alpukat, makalah ini akan
menyediakan paparan singkat tentang manfaat buah dan biji alpukat..

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah yang terdapat di dalam karya tulis ini adalah sebagai berikut:

1. Apa Manfaat Buah Alpukat?


2. Apa Manfaat Biji Alpukat?
3. Apa Sajakah Kandungan Gizi dalam Buah Alpukat?

1.3 Tujuan Penulisan

Tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan karya tulis ini adalah sebagai berikut:

1. Agar pembaca lebih mengenal manfaat buah alpukat.


2. Agar pembaca tahu kandungan gizi dalam buah alpukat.

1
1.4 Manfaat Penulisan

Manfaat penulisan karya tulis ini adalah sebagai berikut:

1. Untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang manfaat buah alpukat


2. Untuk memenuhi tugas mata kuliah bahasa Indonesia semester 1.

1.5 Metode Penulisan

Dalam menyusun karya tulis ini, penulis menggunakan beberapa metode. Hal ini
dimaksudkan untuk memperoleh teori yang diajarkan pada buku-buku yang berkaitan
dengan penulisan karya tulis serta mencari sumber-sumber yang ada pada buku referensi.

1.6 Sistematika Penulisan

Dalam menyusun karya tulis ini penulis membagi atas beberapa bab dan tiap-tiap
bab penulis bagi menjadi beberapa bagian. Adapun isi dari tiap-tiap bagian tersebut
adalah:

1. a) Bagian formalitas, terdiri dari halaman judul, abstrak, lembar pengesahan, motto
dan pesembahan, kata pengantar, daftar isi.
2. b) Bagian isi terdiri dari:

BAB I pendahuluan, meliputi: Latar Belakang Masalah, Rumusan Masalah, Tujuan


penulisan, Manfaat Penulisan, Metode Penelitian, Sistematika Penulisan.

BAB II kajian pustaka, meliputi: pengertian, kandungan zat buah alpukat.

BAB III pembahasan, meliputi: Manfaat buah alpukat, Manfaat biji alpukat.

BAB IV penutup, meliputi: Simpulan, saran.

1. c) Bagian akhir, berisi daftar pustaka, daftar gambar, glosarium.

2
BAB II

KAJIAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Alpukat

Buah bertipe buni ini, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga
ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda
dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut. sebagai tanaman
perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika
lainnya di dunia, termasuk di Indonesia.

Tanaman ini dapat berbuah di dataran rendah, tapi akan lebih memuaskan bila
ditanam pada ketinggian 200 s.d. 1000 m di atas permukaan laut (dpl), pada daerah
tropik dari subtropik yang banyak curah hujannya. Pohon kecil, tinggi 3-10 m, berakar
tunggang, batang berkayu, bulat, warnanya cokelat kotor, banyak bercabang. Daun
tunggal, bertangkai yang panjangnya 5-20 cm, warna hijau atau hijau kekuningan,
berbintik-bintik ungu atau ungu sama sekali berbiji satu, daging buah jika sudah masak
lunak, warnanya hijau, kekuningan. Biji bulat seperti bola, diameter 2,5-5 cm, keping biji
putih kemerahan. Buah alpukat yang masak daging buahnya lunak, berlemak, biasanya
dimakan sebagai es campur atau dibuat jus. Minyaknya digunakan antara lain untuk
keperluan kosmetik. (M. Wijoyo Padmiarso. 2008: 18).

2.2 Sistematika tumbuhan Alpukat

Sistematika tumbuhan Alpukat adalah sebagai berikut :

Kingdom : Plantae

Devisi : Spermatophyta

Class : Dicotylendonae

Ordo : Ranunculales

Family : Lauraceace

Genus : Persea

Spesies : Persea gratissima Gaertn.

3
BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Kandungan Zat Buah Alpukat

Selain enak dimakan dan dibuat jus, buah alpukat juga mengandung senyawa
yang bermanfaat bagi kesehatan. Buah alpukat mengandung banyak lemak yang cukup
tinggi yang mirip dengan lemak pada minyak yaitun yang sangat sehat. Lemak yang
dikandung dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang berdampak positif dalam tubuh.

Berikut ini kandungan gizi buah alpukat per 100 g (3.5 oz)

 Kalori 85,00 kal


 Protein 0,90 g
 Lemak 6,50 g
 Karbohidrat 8,53 g
 Kalsium (Ca) 10,00 mg
 Fosfor (P) 20,00 mg
 Energi 670 kJ (160 kcal)
 Gula 0,66 g
 monounsaturated 9,80 g
 polyunsaturated 1,82 g
 Thiamine (Vit. B1) 0,067 mg (5%)
 Riboflavin (Vit. B2) 0,130 mg(9%)
 Niacin (Vit. B3) 1.738 mg (12%)
 Magnesium 29 mg (8%)
 Besi 0,55 mg (4%)
 Zat Besi (Fe) 0,90 mg
 Vitamin A 180,00 S.I.
 Vitamin B6 0,257 mg (20%)
 Vitamin C 13,00 mg
 Folat (Vit. B9) 81 mg (20%)
 Air 84,30 mg
 Kalium 485 mg (10%)
 Seng 0,64 mg (6%)
 Diet serat 6,7 g

Berikut ini penjelasan beberapa zat dalam alpukat yang bermanfaat bagi tubuh kita:

 Vitamin E dan vitamin A

4
Vitamin E dikenal sebagai vitamin yang berguna untuk menghaluskan kulit.
Campuran vitamin E dan vitamin A sangat berguna dalam perawatan kulit. Kombinasi
vitamin E dan vitamin A membuat kulit menjadi kenyal, menghilangkan kerut, membuat
kulit terlihat muda dan segar.

 Potasium atau Kalium

Potasium (dikenal juga sabagai kalium) yang ada dalam alpukat dapat mengurangi
depresi, mencegah pengendapan cairan dalam tubuh dan dapat menurunkan tekanan
darah.

 Lemak tak jenuh

Dalam alpukat ada lemak nabati yang tinggi yang tak januh. Lemak ini berguna
untuk menurunkan kadar kolesterol darah (LDL), yang berarti dapat mencegah penyakit
stroke, darah tinggi, kanker atau penyakit jantung. Lemak tak jenuh pada alpukat juga
mudah dicerna tubuh sehingga dapat memberikan hasil maksimal pada tubuh. Lemak tak
jenuh pada alpukat juga mengandung zat anti bakteri dan anti jamur.

 Asam oleat

Asam oleat merupakan antioksidan yang sangat kuat dapat menangkap radikal
bebas dalam tubuh akibat polusi, radikal bebas dalam tubuh akan menimbulkan berbagai
macam keluhan kesehatan.

 Vitamin B6

Vitamin ini berkhasiat untuk meredakan sindrom pra-haid atau pra-menstruasi


(PMS) yang umumnya diderita wanita setiap bulan.

 Zat Besi dan Tembaga

Zat ini diperlukan dalam proses regenerasi darah sehingga mencegah penyakit anemia.

 Mineral Mangan dan Seng

Unsur ini bermanfaat untuk meredakan tekanan darah tinggi, memantau detak
jantung dan menjaga fungsi saraf tetap terjaga.

 Karotenoid

Alpukat merupakan sumber terbaik dari karotenoid dan phytonutrient. Alpukat,


juga dikenal sebagai buah yang menawarkan beragam jenis karotenoid tidak hanya seperti
beta-karoten, alfa-karoten dan lutein, tetapi juga varietas yang kurang dikenal dari jenis
phytonutrient seperti neoxanthin, zeaxanthin, chrysanthemaxanthin, neochrome, beta-
cryptoxanthin dan violaxanthin.

Setiap kali Anda mengkonsumsi makanan yang kaya karotenoid, tubuh Anda akan
menerima banyak asupan vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Karotenoid juga
meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan fungsi sistem

5
reproduksi. Karotenoid dapat larut dalam lemak, sehingga mengoptimalkan penyerapan
nutrisi.

 Sumber Vitamin B1

Kehadiran tiamin dalam alpukat membuatnya bermanfaat dalam meningkatkan


metabolisme lemak dan karbohidrat. Selain itu, buah ini juga dapat membantu
meningkatkan fungsi pencernaan, peredaran darah, dan sistem saraf. Tiamin juga dapat
meningkatkan kesehatan seksual pria dan menyembuhkan disfungsi ereksi.

 Sumber Vitamin B2

Riboflavin yang hadir dalam alpukat dapat mendorong pembentukan sel darah
merah dan membantu untuk meningkatkan sirkulasi darah. Vitamin ini juga mendukung
pertumbuhan dan perkembangan organ seksual, serta membantu menyembuhkan
disfungsi ereksi dengan meningkatkan aliran darah ke alat kelamin.

 Sumber Protein

Alpukat menyediakan semua 18 asam amino esensial yang diperlukan bagi tubuh
untuk membentuk protein lengkap. Berbeda dengan protein dalam daging yang sulit
untuk dicerna bagi kebanyakan orang, protein alpukat sangat mudah diserap oleh tubuh
karena ia juga mengandung serat. Jika Anda mencoba untuk mengurangi sumber protein
hewani dalam diet, atau jika Anda seorang vegetarian dan ingin mencari lebih banyak
protein, alpukat bisa menjadi pilihan nutrisi yang baik.

 Kaya Nutrisi

Kandungan gizi yang tinggi dalam buah ini membuatnya menjadi obat alami
untuk disfungsi ereksi. Ahli gizi percaya bahwa kehadiran beta-karoten, magnesium,
vitamin E, dan kalium dalam alpukat dapat membantu meningkatkan hasrat seksual pria
dan memerangi impotensi.

3.2 Manfaat Buah Alpukat bagi Kesehatan

Buah alpukat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Tidak heran jika sejak
dulu buah ini merupakan buah yang sangat populer. bukan cuma karena rasanya, tapi
juga karena khasiatnya yang dapat mengobati sariawan dan melembabkan kulit yang
kering. Daun apokat digunakan untuk mengobati kencing batu, darah tinggi, sakit kepala,
nyeri saraf, nyeri lambung, saluran napas membengkak dan menstruasi yang tidak
teratur. Bijinya dapat digunakan untuk mengobati sakit gigi dan kencing manis.

3.2.1 Manfaat Buah Alpukat untuk Mencegah dan Mengobati Penyakit

1. Membantu menurunkan berat badan


2. Mencegah Penyakit Stroke
3. Membantu Menurunkan Kolesterol
4. Untuk mata yang bengkak
5. Mencegah anemia dan serangan jantung
6. Menjaga dan melindungi kesehatan mata

6
7. Melindungi tubuh dari serangan kanker prostat
8. Menangkal Radikal Bebas
9. Mencegah atau mangurangi rematik
10. Kejantanan Pria

3.2.2 Manfaat Alpukat bagi Sperma

Manfaat Alpukat bagi Sperma kaitannya dengan kualitas sperma, kandungan


antioksidan dalam alpukat terbukti memberikan lebih banyak manfaat dibandingkan
kopi dan teh. Fakta ini dibuktikan dalam penelitian para ahli dari University of
Western Australia dan Monash University. Menurut penelitian tersebut, sperma yang
memiliki lapisan antioksidan di permukaannya akan lebih mudah mencapai sel telur.
Tanpa adanya lapisan antioksidan, sperma akan dianggap benda asing sehingga
kehadirannya akan selalu ditolak oleh sistem kekebalan pada tubuh wanita. Selain
harus berjuang menembus pertahanan sistem kekebalan tubuh wanita, sperma juga
harus berkompetisi dengan sesama sperma yang jumlahnya jutaan dan sama-sama
berjuang untuk mencapai sel telur. Makin banyak antioksidan yang melapisinya,
makin lincah pergerakan sperma. Sperma yang bergerak paling lincah akan
memenangkan kompetisi tersebut.

3.2.3 Manfaat Buah Alpukat Bagi Ibu Hamil

1. Menjaga keadaan kulit wanita hamil yang sensitif karena perubahan hormon agar
terlihat lebih lembab.
2. Mengandung zat anti aging yang dapat mencegah penuaan dini.
3. Buah alpukat mengandung berbagai zat dan vitamin yang dibutuhkan kulit dalam
pembentukkan jaringan kolagen.
4. Buah alpukat juga berguna untuk mencegah penyakit Spina Bifida pada janin yang
dikandung. Spina Bifida adalah keluarnya jaringan sumsum tulang belakang dari
punggung. Resiko tersebut akan dihambat oleh Asam Folat yang terkandung dalam
buah alpukat.
5. Mengandung asam folat yang penting dikonsumsi untuk ibu hamil agar calon buah
hati terhindar dari cacat otak dan kerusakan sumsum tulang belakang.

3.2.4 Manfaat Buah Alpukat untuk Kecantikan

Selain khasiatnya untuk kesehatan, buah alpukat juga berkhasiat untuk


perawatan kecantikan, seperti wajah, rambut dan kulit.

1. Untuk mata yang bengkak.


2. Masker wajah
3. Masker rambut
4. Menghaluskan Kulit.
5. Buah Alpukat Sumber vitamin E

7
BAB IV

PENUTUP

4.1 Simpulan

Seperti yang telah dijelaskan pada bagian latar belakang bahwa alpukat bukanlah
tanaman biasa atau tanaman sekedar hiasan halaman rumah. Melainkan tanaman ini
memiliki manfaat penting bagi kesehatan tubuh kita. Sebagai contoh, bijinya digunakan
dalam industri pakaian sebagai pewarna yang tidak mudah luntur. Daging buahnya dapat
dijadikan hidangan serta menjadi bahan dasar untuk beberapa produk kosmetik dan
kecantikan. Selain itu, daging buah alpukat untuk mengobati sariawan dan melembabkan
kulit yang kering. Daun alpukat digunakan untuk mengobati kencing batu, darah tinggi,
sakit kepala, nyeri saraf, nyeri lambung, saluran napas membengkak dan menstruasi yang
tidak teratur. Bijinya dapat digunakan untuk mengobati sakit gigi dan kencing manis.

4.2 Saran dan Kritik

Sudah sangat lazim bahwa dalam setiap penyusunan makalah atau karya tulis
lainnya, tentu saja tidak terlepas dari kekurangan baik referensi, alur bahasa, penggunaan
kalimat, prosedur penulisan dan yang lebih penting adalah substansinya. Hal ini berarti
tidak ada pengklaiman bahwa makalah ini sudah mewakili judul yang sebenarnya. Oleh
karena itu, penyusun mengharapkan adanya masukkan, sumbangsih saran ataupun
kritikan yang bersifat melengkapi isi makalah ini.

8
DAFTAR PUSTAKA

1. (online)Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1994. SNI 01-3541-1994. Jakarta


2. (online)Gardner,Franklin.P,dkk.1985. Fisiologi Tanaman Budidaya.Jakarta :
Universitas Indonesia.
3. (online)http://manfaatdankandungan.blogspot.com/2012/11/manfaat-daun-buah-dan-
biji-alpukat.html
4. (online)http://www.tubuhwanita.com/manfaat-biji-alpukat-untuk-kesehatan
5. (online)http://id.wikipedia.org/wiki/Apokat
6. (online)http://www.lesibobi.blogspot.com