You are on page 1of 1

Ratu Bagianda Ali nan Bijaksana

Pada Tahun 1800 ada seorang pangeran dari lampung merantau ke arah Utara.
Pangeran itu bernama Ratu Bagus Baginda Ali. Beliau adalah putra mahkota
dari lampung waykanan. Ratu Bagus Baginda Ali adalah seorang pangeran yang
sangat tampan dan sakti mandraguna, beliau juga terkenal baik dan sangat
bijaksana. Sesampai tempat perantauan Pangeran itu membuka peradapan
atau pemukiman. Tempat dimana pangeran itu bermukim adalah wilayah yang
sangat subur dan belum berpenduduk. Namun lama kelamaan daerah itu
didatangi orang-orang dari wilayah lain untuk menetap disana. Masyarakat
pendatang menganggap Bagus baginda Ali adalah seorang yang mumpuni dan
dianggap sebagai pemimpin yang membuat mereka hidup maju dan menjadi
kecukupan.

Ratu baginda Ali selalu memperhatikan masyarakatnya, setiap saat mau


bertanam beliau mengumpulkan warga sekitar untuk membicarakan ilmu
pertanian agar hasil panennya nanti melimpah, karena hidup mereka dengan
cara bercocok tanam padi. Pada suatu hari Ratu Bagus Baginda Ali
mengumpulkan warganya, di Pendopo desa beliau berkata,” saudara-saudaraku
saat ini kita sudah memulai bercocok tanam.” Marilah kita sama-sama
mengerjakannya dan kita tingkatkan gotong royong kita agar pekerjaan kita
menjadi ringan.” Lanjut Baginda Ali. “Apakah ada yang bermasalah tentang cara
bercocok tanam? Atau ada yang mau usul untuk memajukan pertanian kita?”
Tanya Bagus baginda Ratu. Ada Baginda? Jawab Seorang warga. Apa? Lanjut
Baginda Ali. “Begini kita ini mulai bercocok tanam tapi saat ini kan musim
kemarau jadi nanti bagaimana perairannya nanti? Kita semua harus
membutuhkan air untuk mengairi sawah.