You are on page 1of 10

MAKALAH

Keperawatan Komunitas
Sosial Khusus
(Panti asuhan, Panti werdah, Anak usia sekolah)

DI SUSUN OLEH:
Ester Tawaerubun
Elsha Tenda
Ayu Manangin
Marlin Posumah

AKADEMI KEPERAWATAN RUMKIT TK III MANADO


T.A 2018/2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa, karena atas
Rahmat dan Karunia-Nya lah sehingga kami dapat menyelesaikan makalah
tentang Keperawatan Komunitas Kelompok Sosial Khusus. Kami mencoba
berusaha menyusun makalah ini dengan sedemikian rupa dengan harapan dapat
membantu pembaca dalam memahami mata kuliah Keperawatan Komunitas.
Disamping itu, kami berharap bahwa makalah ini dapat dijadikan bekal
pengetahuan untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.
Kami menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini masih ada
kekurangan sehingga kami berharap saran dan kritik dari pembaca sekalian
khususnya dari Dosen Keperawatan Komunitas agar dapat meningkatkan mutu
dalam penyajian berikutnya.

Manado, 24 Maret 2019

Kelompok V

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR....................................................................................................i
DAFTAR ISI.................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................1
A. LATAR BELAKANG.......................................................................................1
B. TUJUAN PENULISAN....................................................................................1
C. MANFAAT PENULISAN................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN..............................................................................................2
A. PENGERTIAN..................................................................................................2
B. SASARAN........................................................................................................2
BAB III PENUTUP......................................................................................................6
A. KESIMPULAN.................................................................................................6
B. SARAN.............................................................................................................6
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................................7

2
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Keperawatan komunitas merupakan suatu sistem dari praktek keperawatan
dan praktik kesehatan masyarakat yang diterapkan untuk meningkatkan serta
memelihara kesehatan penduduk.
Panti jompo adalah hunian bersamaan dari parah lansia yang secara fisik atau
kesehatan masalah mandiri,akan tetapi telah mengalami keterbatasan dibidang
sosial sosial ekonomi. Kebutuhan harian dari para penghuni biasanya
disediakan oleh pengurus panti, yang selenggarakan oleh pemerintah atau
swasta. (Darmojo dan Martono,2006).
Menurut departemen soaial RI panti werdah adalah suatu tempat untuk
menampung lansia dan jompo terlantar dengan memberikan pelayanan
sehingga mereka merasa aman, tentram, tiada perasaan gelisa maupun kawatir
dalam menghadapi usia tua.
Di dalam kamus besar bahasa indonesia (2001) panti asuhan merupakan
sebuah tempat untuk merawat dan memelihara anak-anak yatin atau yatim
piatu. Jumlah panti asuhan di seluruh indonesia di perkirakan antara 5000-8000
yang mengasuh sampai setengah juta anak
Panti asuhan adalah lembaga yang berperan penting dalam melayani hak-
hak anak, terutama pada anak-anak yatim, yatim piatu, anak terlantar dan anak-
anak yang berasal dari keluarga tidak mampu. (Voekl, 2012).

B. Tujuan penulisan
Untuk mengetahui dan mampu dalam keperawatan komunitas
sosial.

C. Manfaat penulisan
1. Bagi Institusi
Di gunakan sebagai informasi bagi isntitusi pendidikan dalam
mengembangkan dan meningkatkan
2. Bagi penulis
Untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan dalam
keperawatan komunitas sosial ) khusus (panti werda, panti
asuhan, dan anak usia sekolah

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian
Kelompok khusus adalah sekelompok masyarakat atau individu
yang karena keadaan fisik, mental maupun social budaya dan
ekonominya perlu mendapatkan bantuan, bimbingan dan pelayanan
kesehatan dan asuhan keperawatan, karena ketidakmampuan dan
ketidaktahuan mereka dalam memelihara kesehatan dan
keperawatan terhadap dirinya sendiri.
Perawatan kelompok khusus adalah upaya dibidang keperawatan
kesehatan masyarakat yang ditujukan kepada kelompok-kelompok
individu yang mempunyai kesamaan jenis kelamin, umur,
permasalahan kesehatan dan kesehatan serta rawan terhadap
masalah tersebut yang dilaksanakan serta teroorganisir dengan
tujuan meningkatkan kemampuan kelompok dan derajat
kesehatannya, mengutamakan upaya promotif dan preventif dengan
tidak melupakan upaya kuratif dan rehabilitative yang ditujukan
kepada mereka yang tinggal dipanti dan kepada kelompok-
kelompok yang ada dimasyarakat, diberikan oleh tenaga
keperawatan dengan pendekatan pemecahan masalah melalui proses
keperawatan.

B. Sasaran
1. Pantai Asuhan
a. Pengertian
Panti asuhan adalah suatu lembaga usaha kesejahteraan sosial
pada anak terlantar dengan melaksanakan penyantunan dan
pengentasan anak terlantar, memberikan pelayanan pengganti
pengganti orang tua/wali anak dalam memenuhi kebutuhan fisik,
mental dan sosial kepada anak asuh sehingga memperoleh
kesempatan yang luas, tepat dan memadai bagi pengembangan
kepribadiannya sesuai dengan yang diharapkan sebagai bagian
dari generasi penerus cita-cita bangsa. (Depsos RI, 2004)
b. Fungsi
Menurut Departemen Sosial Republik Indonesia (1997), panti
asuhan memiliki fungsi sebagai berikut:

2
1).Pusat pelayanan kesejahteraan sosial anak. Panti asuhan
berfungsi sebgai pemulihan, perlindungan, pengembangan dan
pencegahan.

2).Pusat data dan informasi serta konsultasi kesejahteraan sosial


anak.

3).Pusat pengembangan keterampilan (yang merupakan fungsi


penunjang)

c. Tujuan

Menurut Departemen Sosial Republik Indonesia (1997) yaitu:


1). Memberikan pelayanan yang berdasrkan pada profesi pekerja
sosial kepada anak terlantar denga cara membantu dan
membimbing mereka ke arah perkembangan pribadi yang wajar
serta mempunyai keterampilan kerja, sehinga mereka menjadi
anggota masyarakat yang dapat hidup layak dan penuh tanggung
jawab.
2). Penyelenggara pelayanan kesejahteraan sosial anak dipanti
aasuhan sehungga terbentuk manusia-manusia yang berkeprinadia
matang dan berdedikasi, mempunya keterampilan kerja yang
mampu menopang hidup dan hidup keluarganya.

d. Manfaat
1).Setiap anggota anak binaan mendapatkan level standar
kesejahteraan dalam kehidupannya.
2).Memiliki mental yang kuat saat keluar dari panti asuhan
3).Memiliki modal ilmu pendidikan
4).Memiliki akhlak yang mulia
5).Memiliki pandangan tentang hidup masa depan

2. Panti Werda
a. Pengertian
Panti werda adalah sebuah rumah atau tempat penampungan untuk
manusia lanjut usia. Sebuah sarana dimana manula diberikan
fasilitas, layanan 24 jam, jadwal aktifitas, dan hiburan yang
dibutuhkan sesuai kebutuhan manula.
b. Fungsi
Secara umum panti werda memiliki fungsi sebagai berikut:
1).Pusat pelayanan kesejahteraan lanjut usia (dalam memenuhi
kebutuhan pokok lansia).

2).Menyediakan suatu wadah berupa kompleks bangunan dan


memberikan kesempatan pulah bagi lansia melakukan aktivita-
aktivitas sosial rekreasi.

3
3).Bertujuan membuat lansia dapat menjalani proses penuaannya
dengan sehat dan mandiri.

Berdasarkan peraturan daerah nomor 6 tahun 2008 yaitu


peraturan gubernur daerah istimewa yogyakarta nomor 44 tahun
2008 panti werdah tersebut memiliki fungsi sebgai berikut:

1). Pusat pelayanan pendampingan dan perlindungan bagi lanjut


usia.
2).Pusat informasi tentang kesejahteraan social lanjut usia.
3). Pusat pengembangan ilmu pengetahuan tentang usia lanjut.

3. Anak Usia Sekolah


a. Pengertia Anak Usia Sekolah
Menurut Wong (2009), usia sekolah adalah anak pada usia 6-12
tahun.
b. perawat komunitas terkait anak usia sekolah
Keperawatan kesehatan komu itas (CHN) merupakan spesialis
pelayanan keperawatan yang berbasiskan pada masyarakat dimana
perawat mengambil tnggung jawab untuk berkontribusi
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
c. fingsi dan perawat perawat komunitas anak usia sekolah anatara
lain:
1) kolaborator
perawat bekerja sama dengan lintas program dan lintas sektoral
dalam membuat keputusan dan melaksanakn tindakan untuk
menyelesaikan masalah anak sekolah.
2) kordinator
mengkoordinir pelaksanaan konfrensi kasus sesuai kebutuhan
anak sekolah, menetapkan penyediaan pelayanan untuk anak
usia sekolah
3) case finder
mengembangkan tanda dan gejala kesehatan yang terjadi pada
agregat anak usia sekolah, menggunakan proses diagnostik
untuk mengidentifikasi potensial kasus penyakit dan resiko
pada anak usia sekolah
4) case manajer
mengidentifikasi kebutuhan anak usia sekolah, merancang
rencana perawat untuk memenuhi kebutuhan anak usia
sekolah, mengawasi pelaksanaan pelayanan dan mengevaluasi
dampak pelayanan.
5) Pendidik
mengembangkan rencana pendidikan kepada keluarga dengan
anak usia sekolah dimasyarakat dan anak usia sekolah

4
diinstitusi formal, memberikan pendidikan kesehatan sesuai
kebutuhan, mengevaluasi dampak pendidikan kesehatan.

6) Konselor
membantu anak usia sekolah mengidentifikasi masalah dan
alternatif sosial, membantu anak usia sekolah mengevaluasi
efek solusi dan pencegahan masalah.
7) Peneliti
merancang riset terkait anak usia sekolah, mengaplikasikan
hasil riset pada anak usia sekolah, mendesimininasikan hasil
riset.
8) care giver
mengkaji status kesehatan komunitas anak usia seklolah,
menetapkan diagnosa keperawatan, merencenakan intervensi
keperawatan, melaksanakan rencana tindakan dan
mengevaluasi hasil intervensi.
9) Pembelah
memperoleh fakta terkait situasi yang dihadapi anak usia
sekolah, menentuka kebutuhan advokasi, menyampaikan kasus
anak usia sekolah terhadap pengambilan keputusan,
mempersiapkan anak usia sekolah untuk mandiri.

5
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Kelompok khusus adalah sekelompok masyarakat atau individu
yang karena keadaan fisik, mental maupun social budaya dan
ekonominya perlu mendapatkan bantuan, bimbingan dan pelayanan
kesehatan dan asuhan keperawatan, karena ketidakmampuan dan
ketidaktahuan mereka dalam memelihara kesehatan dan keperawatan
terhadap dirinya sendiri.
Panti asuhan adalah suatu lembaga usaha kesejahteraan sosial pada
anak terlantar dengan melaksanakan penyantunan dan pengentasan anak
terlantar. Panti werda adalah sebuah rumah atau tempat penampungan untuk
manusia lanjut usia. Anak Usia Sekolah adalah anak pada usia 6-12 tahun.

6
DAFTAR PUSTAKA

https://www.academia.edu/36633731/ASUHAN_KEPERAWATAN_KOMUNITAS
_PADA_KELOMPOK_ANAK_USIA_SEKOLAH_6_12_TAHUN

https://www.academia.edu/31113993/BAB_11
_LANDASAN_TEORI_2_1keperawatan_komunitas
_2.1.1.pengertian_keperawatan_komunitas