You are on page 1of 9

KATA PENGANTAR

Puji syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT., atas segala limpahan
Rahmat, Taufiq dan Inayah-Nya, sehingga makalah ini dapat selesai tepat waktu. Salawat dan
salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW., pembawa kabar gembira dan
peringatan, pembawa pelita penerang, penghulu para Nabi dan keturunan Adam.

Makalah ini merupakan tugas yang diberikan oleh dosen, adapun judul dari makalah
ini yaitu “BUDIDAYA IKAN HIAS AIR TAWAR”

Ucapan terima kasih tak lupa penulis sampaikan kepada Dosen pengampu mata
kuliah, atas ilmu dan bimbingannya. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih bersifat
sederhana isi, susunan kalimat dan tata bahasanya. Oleh karena itu, penulis mengharapkan
kritik dan saran yang membangun guna memperbaiki makalah ini.

Akhir kata, semoga makalah ini dapat menambah wawasn dan memberi manfaat
kepada semua pihak, khususnya bagi mahasiswa dalam pengembangan ilmu dan
pengetahuan.

Majene, 20 September 2018

Penyusun
DAFTAR ISI

Kata Pengantar...............................................................................................

Daftar Isi .........................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang ......................................................................................

B. Rumusan Msalah ..................................................................................

C. Tujuan ...................................................................................................

BAB II PEMBAHASAN

A. Nama-nama Ikan Hias Air Tawar ........................................................

B. Cara Merawat Ikan Hias Air Tawar......................................................

BAB III KESIMPULAN

A. Kesimpulan ........................................................................................

DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................


BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Ikan merupakan makanan yang banyak digemari. Tingginya permintaan akan


ikan di indonesia, dan kurangnya pasokan akan ikan. Maka Budidaya Ikan adalah
prospek yang cukup bagus untuk dilakukan. Disamping itu banyak pilihan akan
Budidaya ikan. Kita dapat memilih ikan apa yang cocok kita Budidayakan. Tidak
hanya ikan untuk komsumsi saja yang prospek budidayanya bagus tetapi ikan hias
tak kalah untuk dibudidayakan, selain permintaan tinggi, harga ikan hias juga cukup
tinggi, bahkan harganya dapat mencapai jutaan. Banyak pilihan ikan apa yang akan
kita budidayakan (Annonymous, 2011).

Budidaya perairan adalah bentuk perikanan budidaya, untuk dipertentangkan


dengan perikanan tangkap. Di Indonesia, Budidaya perairan dilakukan melalui
berbagai sarana. Kegiatan budidaya yang paling umum dilakukan adalah di kolam
atau empang, tambak, tangki, karamba, serta karamba apung (Wikipedia,2011)

1.2 Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dari makalah ini, yaitu :


a. Apa sejarah ikan hias air tawar
b. Bagaimana cara memelihara ikan hias air tawar

1.3 Tujuan

Adapun tujuandari makalah ini, yaitu :


a. Untuk mengetahui dan memahami sejarah ikan hias air tawar.
b. Untuk mengetahui dan memahami cara merawat ikan hias air tawar.
BAB I

PEMBAHASAN

A. Nama ikan hias air tawar beserta penjelasannya

1. Ikan koi

Ikan koi atau Cyprinus carpio L pertamakali dipopulerkan di Jepang. Sekitar


tahun 1820-an para penangar ikan negeri sakura berhasil menyilangkan beberapa
strain ikan mas menjadi ikan dengan warna merah dan putih yang menarik. Ikan
hasil persilangan ini dikenal dengan nama koi. Kemudian tahun-tahun berikutnya
berkembang ikan koi dengan berbagai varian warna menarik lainnya

Ikan koi merupakan ikan hias air tawar yang cocok dipelihara di kolam bukan
akuarium. Karena daya tarik ikan koi terdapat pada warna-warni yang indah bila
dilihat dari atas. Selain itu, ikan koi juga memerlukan ruang gerak yang luas. Jenis
ikan hias air tawar ini cukup mudah dikembangbiakan, namun sulit mendapatkan koi
berkualitas.

2. Ikan cupang

Ikan cupang atau Betta sp. merupakan salah satu jenis ikan air tawar endemik
negara-negara di Asia Tenggara. Ikan ini berkembang baik di rawa-rawa daerah
tropis. Ikan cupang sanggup hidup dalam volume air yang sedikit dan
minim oksigen. Cupang dapat dipelihara dalam toples kecil dan tidak perlu mesin
penghasil gelembung (aerotor).

Ikan cupang dipelihara sebagai ikan hias dan ikan aduan. Selain warna sisik
dan siripnya yang berkilauan, ikan ini mempunyai sifat agresif. Cupang bisa
merobek-robek sesamanya dalam pertempuran yang berlangsung berjam-jam
lamanya.
3. Ikan arwana

Nama latin ikan hias air tawar ini adalah Scleropages sp. Arwana merupakan
salah satu ikan endemik Indonesia. Ikan ini banyak ditemukan di perairan air tawar
Kalimantan dan Papua. Dahulu, ikan arwana didapat dari perburuan di alam bebas.
Namun saat ini sudah bisa dibudidayakan.

Ikan arwana merupakan salah satu ikan hias air tawar yang berharga tinggi.
Harga per ekornya mencapai jutaan rupiah, terutama untuk jenis-jenis tertentu.
Sentra produksi ikan arwana ada di Kalimantan dan Sumatera.

4. Ikan koki

Ikan koki (Carrasius auratus) masih satu keluarga dengan ikan mas.
Pertamakali dikenal sebagai ikan hias di Cina. Namun yang mempopulerkan ikan
koki adalah bangsa Jepang. Dari negeri ini, ikan koki menjadi semakin variatif
dengan berbagai warna dan bentuknya.

Ikan koki sudah lama masuk ke Indonesia dan dibudidayakan meluas. Sentra
produksi koki terbesar ada di Tulungagung, Jawa Timur. Kota ini memproduksi
lebih dari 55 juta ekor ikan koki setiap tahunnya. Sebagian besar ditujukan untuk
pasar domestik, sebagian lainnya untuk ekspor.

5. Ikan guppy

Ikan guppy (Poecilia reticulate) merupakan ikan asli wilayah Amerika Tengah
dan Selatan. Ikan ini sangat mudah beradaptasi sehingga penyebarannya bisa meluas
ke seluruh bumi. Masuk ke Indonesia sekitar tahun 1920-an. Saat ini guppy bisa
ditemukan dengan mudah di perairan air tawar di Indonesia.

Ikan guppy merupakan jenis ikan hias air tawar yang gampang dibudidayakan.
Bereproduksi secara internal dengan melahirkan anak. Guppy kawin dengan
memasukan organ gondopodium yang berada pada sirip anal ke dalam organ telur
betina.

6. Ikan louhan

Ikan louhan termasuk dalam keluarga Cichild dan tidak ditemukan di alam
bebas. Ikan hias air tawar ini merupakan hasil persilangan dari berbagai jenis ikan
Cichlid. Louhan pertama kali dikembangkan di Malaysia. Banyak orang menyukai
ikan ini karena warna sisik dan benjolan dikepalanya. Selain di Malaysia, ikan ini
dikembangkan juga di Taiwan.

Kini ikan louhan menyebar ke berbagai negara. Iklan louhan mempunyai sifat
agresif dan bila lepas ke perairan umum bisa menjadi predator bagi ikan
lainnya. Banyak kritik yang dialamatkan pada ikan ini, diantaranya dianggap
merusak strain-strain ikan Cichlid.

7. Ikan discus

Ikan discus (Symphysodon discus) berasal dari perairan Amazon. Disebut


discus karena bentuknya seperti piringan (disc) dengan warna-warni yang atraktif.
Pembawaan ikan hias air tawar ini sangat tenang dan gerakannya lembut, sehingga
disebut raja akuarium. Ikan yang paling besar bisa mencapai diameter 15 cm.

Discus cocok dikembangbiakan di iklim tropis dengan suhu air 25-30oC.


Untuk pemeliharaan dalam akuarium harus sedikit telaten, karena ikan discus mudah
stress.

B. Cara merawat ikan hias air laut

1. Perhatikan tempat budidayanya

Untuk budidaya ikan hias air tawar tempat yang dibutuhkan bisa dalam bentuk
aquarium atau wadah pemeliharaan. Asal ukuran aquarium atau wadahnya kudu luas
panjang ya. Supaya bisa menampung banyak air di dalam aquarium. Dan juga ikan
hias air tawarnya bisa lebih leluasa.

Untuk wadah pemeliharaan yang ditampatkan di bawah, pilih ikan hias air
tawar seperti ikan koki atau mas koki, ikan koi, ikan arwana, atau ikan komet.
Tapi kalau wadah pemeliharaannya ditampatkan di atas seperti di atas meja,
maka pilih ikan hias air tawar seperti ikan oskar, ikan diskus, ikan lauhan, dan
lainnya.

2. Air yang dibutuhkan juga harus diperhatikan

Budidaya ikan hias air tawar memang harus diperhatikan secara jeli. Untuk air
harus dalam kondisi bersih dan cerah. Meskipun di dalam aquarium kamu udah
menyediakan filter air. Tapi sudah menjadi keharusan untuk memiliki kondisi air
yang bersih.

3. Bersihkan aqurium dan air secara rutin

Kalau kamu udah berhasil memperhatikan aquarium dan airnya, bukan berarti
tugas kamu selesai. Kamu harus mengecek kondisi aquarium dan air secara rutin.

Karena pada masa budidaya ikan hias air tawar, kondisi aquarium akan
gampang kotor karena ikan hias air tawar lebih banyak menghasilkan kotoran.
Terutama di saat sedang masa pertumbuhan.

4. Untuk pemijahannya

Pemijahan adalah bagian dari reproduksi ikan untuk menjadikan mata rantai
daur hidup demi kelangsungan hidup spesies.

Untuk pemijahan ikan hias air tawar, kamu harus memilih ikan hias yang
usianya sudah matang untuk dibudidayakan. Cara menilainya bisa dilihat dari pola
warna kelaminnya. Yang warnanya udah merona itulah yang layak untuk budidaya.

5. Setelah itu biarkan mereka bertelur dan telur itu akan melakukan pembesaran

Ini ketika proses pemijahan yang dilakukan ikan hias selesai. Mereka nanti akan
bertelur tapi telurnya masih dalam wujud larva.

Larva-larva ini nggak butuh makan. Karena kuning telur yang terkandung di
dalam larva udah menjadi stok makanannya dalam masa pembesaran. Dan ketika
besar, larva ini akan membentuk sendirinya sebagai sosok ikan hias kecil. Di sinilah
kamu bisa memberi makanan seperti cacing sutra atau pelet.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Ikan merupakan makanan yang banyak digemari. Tingginya permintaan akan
ikan di indonesia, dan kurangnya pasokan akan ikan. Maka Budidaya Ikan adalah
prospek yang cukup bagus untuk dilakukan. Disamping itu banyak pilihan akan
Budidaya ikan. Kita dapat memilih ikan apa yang cocok kita Budidayakan. Tidak
hanya ikan untuk komsumsi saja yang prospek budidayanya bagus tetapi ikan hias tak
kalah untuk dibudidayakan, selain permintaan tinggi, harga ikan hias juga cukup
tinggi, bahkan harganya dapat mencapai jutaan. Banyak pilihan ikan apa yang akan
kita budidayakan (Annonymous, 2011).

Ini ketika proses pemijahan yang dilakukan ikan hias selesai. Mereka nanti akan
bertelur tapi telurnya masih dalam wujud larva. Larva-larva ini nggak butuh makan.
Karena kuning telur yang terkandung di dalam larva udah menjadi stok makanannya
dalam masa pembesaran. Dan ketika besar, larva ini akan membentuk sendirinya
sebagai sosok ikan hias kecil. Di sinilah kamu bisa memberi makanan seperti cacing
sutra atau pelet.
DAFTAR PUSTAKA

https://www.raparapa.com/budidaya-ikan-hias/

http://kampoengilmu.com/budidaya-ikan-hias/