You are on page 1of 2

Gerakan fleksi

Yaitu gerakan lengan ke depan, ke arah atas mendekati kepala, bergerak pada bidang sagital d
an axisnya melalui pusat caput humeri dan tegak lurus bidang sagital. Otot penggerak utaman
ya adalah otot deltoid anterior dan oto supraspinatus dari 0 – 90 derajat, sedangkan untuk 90
– 180 derajat di bantu oleh otot pectoralis mayor, otot coracobrachialis, dan otot bicep brachii
. Gerakan ekstensi Yaitu gerakan lengan ke belakang yang menjauhi dari posisi anatomis, ber
gerak pada bidang sagital. Otot penggerak utamanya adalah latissimus dorsi dan teras mayor.
Sedankan pada gerakan hiper ekstensi teres mayor tidak berfungsi lagi, hanya sampai 90 dera
jat dan digantikan fungsinya oleh deltoid posterior. Gerakan abduksi Yaitu gerakan pada bida
ng frontal dengan axisnya horisontal. Otot penggerak utamanya adalah otot deltoid midle dan
supraspinatur. Abduksi sendi bahu meliputi tiga fase, yaitu: abduksi 0o – 90o akan diikuti ger
akan eksternal rotasi. Otot-otot yang berkerja pada fase ini adalah deltoid, seratusanterior, da
n trapezius ascenden desenden. Gerakan ini dihambat oleh adanya tahanan peregangan dari la
tisimus dorsi dan pektoralis mayor. Abduksi 120o – 180o melibatkan otot deltoid, trapezius d
an erector spine. Gerakan ini dikombinasikan abduksi, fleksi dan vertebra. Gerakan adduksi
Yaitu suatu gerakan yang merupakan kebalikan dari gerakan abduksi. Otot penggerak utaman
ya adalah pectoralis mayor dibantu oleh otot latisimus dorsi, teres mayor serta otot subscapul
ari.
Finger ladder adalah alat untuk memfasilitasi pasien dengan penguatan obyektif dan memotiv
asi pasien melakukan latihan untuk meningkatkan LGS bahu. Finger ladder biasanya dibuat d
ari kayu yang ditempelkan pada dinding. Latihan dengan finger ladder bertujuan untuk menin
gkatkan LGS bahu pada gerakan fleksi dan abduksi. Ladder terkunci pada dinding dengan titi
k yang paling rendah + 30 inchi dari lantai. Finger ladder mempunyai step- step seperti gerigi
yang digunakan untuk rambatan jari-jari tangan saat menggerakkan lengan ke atas. Jari yang
digunakan untuk merambat adalah jari II (jari telunjuk) dan III (jari tengah). Setiap step beruk
uran 2 inchi (Kisner & Colby, 1996).

MICROWAVE DIATHERMY UNIT


(MWD) adalah suatu alat terapy yang memancarkan gelombang micro (micro wave), untuk
memanaskan jaringan di dalam kulit. Micro Wave Diathermy merupakan suatu pengobatan d
engan menggunakan stessor fisis berupa energy elektromagnetik yang dihasilkan oleh arus bo
lak-balik frekuensi 2450 MHz dengan panjang gelombang 12,25 cm MWD ( Microwave Diat
hermy ) adalah salah satu modalitas fisioterapi yang bermanfaat untuk mengurangi nyeri, M
WD cocok untuk jaringan superfical dan struktur artikuler yang dekat dengan permukaaan ku
lit. Salah satu tujuan utama dari terapi MWD adalah untuk memanaskan jaringan otot sehingg
a akan memberi efek relaksasi pada otot dan meningkatkan aliran darah intramuskul Pada alat
mwd terdapat tiga bagian utama yaitu oscillator, amplifier, dan elektroda. Yang pertama oscil
lator menghasilkan frekuensi tinggi dan dimana timer berguna untuk membatasi waktu pema
kaian. Amplifier menguatkan arus, lalu outputnya diukur kemudian dihasilkan pada display at
au parameter. Dan yang terakhir Elektroda mengalirkan energy yang dari amplifier ke pasien
selama proses terapi