You are on page 1of 3

Analisa Peran Guru terhadap Implementasi Kurikulum 2013 pada Pembelajaran Matematika di

SMP Muhammadiyah 10 Surabaya

Oleh : Azizah Kholili


azizahkholili@gmail.com

Abstrak.

1. Introduction
2. Method
Metode yang digunakan dalam meneliti peran guru terhadap implementasi kurikulum
2013 pada pembelajaran Matematika di SMP Muhammadiyah 10 Surabaya adalah
sebagai berikut;

1. Observation
Metode yang pertama yaitu melakukan pengamatan proses belajar
disetiap kelas yang ada di SMP Muhammadiyah 10 Surabaya. Metode ini dirasa
perlu untuk mengetahui cara mengajar guru matematika yang diteliti tersebut.
2. Study Literature
Dalam metode yang kedua ini, akan kami bandingkan cara guru
matematika mengajar pada beberapa kelas di SMP Muhammadiyah 10 Surabaya
dengan aturan pembelajaran yang ditetapkan dalam Kurikulum 2013.
Menurut observasi, berikut ada 5 kelas yang diajar oleh guru matematika
di SMP Muhammadiyah 10 Surabaya beserta cara pengajarannya;
- Kelas VII : guru mengawali pembelajaran dengan mengucap salam lalu
menyakan kembali materi yang telah diajarkan sebelumnya kepada siswa.
Setelah itu guru melanjutkan materi dengan menjelaskan materi tersebut dari
definisi hingga rumusnya. Kegiatan berikutnya ialah guru membentuk
beberapa kelompok diskusi yang beranggotakan 3 anak lalu memberikan
selembar kertas yang berisikan beberapa soal pada materi tersebut. Lalu guru
memberikan intruksi kepada siswa agar soal tersebut dikerjakan dengan cara
diskusi dengan anggota kelompoknya masing-masing dan mengerjakannya
dibatasi oleh waktu yang telah ditentukan. Serta setelah usai mengerjakan,
tiap kelompok harrus mempresentasikan hasil diskusi didepan kelas.
Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar. Setiap kelompok mampu
mempresentasikan hasil dari diskusi meskipun ada beberapa jawaban yang
sedikit keliru. Setelah semua kelompok maju, lalu guru meluruskan jawaban
yang kurang tepat tersebut dengan memberikan stimulus kepada siswa agar
siswa juga faham dimana letak kesalahan mereka. Guru menutup
pembelajaran dikelas VII dengan menanyakan ulang materi pada hari
tersebut lalu mengucap salam.
- Kelas VIII A : dalam pembelajaran di kelas VIII A, kami menemukan
kesamaan guru dalam mengajar dengan pembelajaran di kelas VII. Namun,
yang membedakannya adalah guru memberikan contoh materi dengan
dikaitkan dalam kehidupan sehari-hari, selebihnya sama dengan
pembelajaran di kelas VII yaitu diskusi dan presentasi yang dilanjut dengan
meluruskan hasil diskusi bersama-sama.
- Kelas VIII B :
- Kelas IX A : seperti biasa guru mengawali pembelajaran dengan mengucap
salam dan me-review materi pada pertemuan sebelumnya dengan
memberikan tebak-tebakan yang ditujukan kepada siswa supaya siswa dapat
lebih mengingat materi yang telah diajarkan. Guru juga menunjuk beberapa
siswa untuk mengerjakan soal yang diberikan didepan. Dalam pembelajaran
dikelas manapun pasti terdapat beberapa siswa yang tingkat memahami
sesuatu nya rendah, sehingga untuk mengatasi hal tersebut guru menerapkan
pembelajaran tutor sebaya. Pembelajaran dituutp dengan salam.
- Kelas IX B :
- Kelas IX C : guru mengawali pembelajaran dengan salam lalu menjelaskan
kembali sedikit materi yang minggu lalu telah diajarkan kepada siswa.
Namun, hampir semua siswa belum faham akan materi tersebut sehingga
guru menjelaskan kembali secara rinci. Usai dijelaskan kembali, bukan
membuat siswa semakin faham malah siswa merasa bingung dan tidak
mengerti. Lalu guru terus menjelaskan sampai habis kesabaran karena sudah
diajarkan berkali-kali tetap tidak faham. Hingga diakhir waktu pembelajaran,
guru memberikan pekerjaan rumah untuk melatih siswa supaya lebih faham
lalu pembelajaran ditutup dengan mengucap salam.

Dan berikut adalah peran guru dalam proses pembelajaran pada Kurikulum 2013;
- Dalam Bahan Uji Publik Kurikulum 2013, proses pembelajaran dirancang
berpusat pada peserta didik (student centered active learning), tidak lagi
berpusat pada guru (teacher centered learning). Selain itu, sifat pembelajaran
yang kontekstual artinya, guru tidak hanya beracuan pada buku teks saja
tetapi juga harus mampu mengkaitkan materi yang disampaikannya secara
kontekstual.

3. Result and Discusion


Hasil dari penelitian dengan beberapa metode pengumpulan data diatas didapat
bahwa:
- Guru Matematika di SMP Muhammadiyah 10 Surabaya dominan sudah
mengimplementasikan Kurikulum 2013 walaupun tidak dengan sempurna.
- Ada ….. kelas yang belum mengimplementasikan Kurikulum 2013, sehingga
perlu adanya evaluasi kembali terhadap guru tersebut.

4. Acknowledgement
Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Sekolah Menengah
Pertama Muhammadiyah 10 Surabaya yang telah mendukung adanya penelitian
kami serta bersedia menjadi tempat penelitian ini.

5. References