Вы находитесь на странице: 1из 16

BAB II

PEMBAHASAN

A. SUMBER DAYA

Sumber Daya merupakan unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber
daya manusia, sumber daya alam hayati, sumber daya alam non hayati, dan sumber
daya buatan (Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1982). Dengan
demikian, semua sumber baik manusia, materi maupun energi yang secara nyata
dan potensial dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia disebut
sumber daya (Manan, 1978). Jadi sumber daya adalah suatu nilai potensi yang
dimiliki oleh suatu materi atau unsur tertentu dalam kehidupan.

Sumber daya terbagi atas dua jenis yaitu sumber daya alam dan sumber daya
manusia. Sumber daya alam secara umum (biasa disingkat SDA) adalah segala
sesuatu yang muncul secara alami yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan
manusia pada umumnya. Sedangkan sumber daya manusia (biasa disingkat menjadi
SDM) adalah potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan
perannya sebagai makhluk sosial yang adaftif dan tranformatif yang mampu
mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju
tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan.

1. Sumber Daya Alam

Sumber Daya Alam dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu yang memiliki
fungsi lingkungan hidup yang berada di lingkungan alam dimana manusia dapat
menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan kata lain, Sumber
daya alam merupakan kekayaan alam baik itu biotik maupun abiotik yang dapat
dipergunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan hidupnya.

Terdapat dua komponen sumber daya alam yang ada di bumi ini, yaitu :

1) Sumber daya alam biotik – yaitu kekayaan alam yang hidup, baik itu mikro
maupun makro seperti manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan
2) Sumber Daya Alama abiotik – yaitu sumber kekayaan alam yang berupa benda
mati atau tidak hidup seperti air, tanah, logam, minyak bumi, dan lain sebagainya.
Pengelolaan sumber daya alam haruslah sedemikian rupa, sehingga sumber
daya alam itu selalu dapat ditingkatkan persediaannya melalui usaha eksplorasi
dan eksploitasi, peningkatan efisiensi proses produksi serta dengan bantuan
teknologi untuk dapat meningkatkan proses daur ulang. Berdasarkan hal tersebut
diatas, dalam pengelolaan sumber daya alam diperlukan suatu kebijakan yang
bertanggung jawab.

Klasifikasi jenis jenis sumber daya alam bisa dilihat dari berbagai sudut
pandang, seperti :

a. Sumber Daya Alam Berdasarkan sifatnya

Berdasarkan sifatnya jenis-jenis sumber daya alam yang harus kita ketahui ada
2 yang akan menjelaskan sumber daya alam dengan pengertianya satu persatu
.Berikut adalah penjelasan jenis-jenis sumber daya alam berdasarkan sifatnya :

1. Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui


Yaitu Sumber daya alam yang tidak akan pernah habis, karena kemampuan
yang dimiliki alam yang mampu melakukan pembaharuan terhadap sumber daya
tersebut dalam waktu yang relatif cepat. Contoh sumber daya alam yang dapat
diperbaharuai adalah hewan, tumbuh-tumbuhan, udara, air, sinar matahari, dan
mikroorganisme lainnya. Akan tetapi jika sumber daya tersebut dipergunakan secara
berlebihan, maka besar kemungkinan sumber daya alam tersebut dapat mengalami
kepunahan dan kita harus memiliki cara melestarikan flora dan fauna. Pembaharuan
yang dilakukan oleh alam terhadap sumber daya alam dilakukan dengan dua
mekanisme, yaitu :
1) Dengan jalan reproduksi – Ini terjadi pada sumber daya alam hayati, misalnya
hewan dan tumbuh-tumbuhan yang memiliki kemampuan untuk berkembang biak,
sehingga jumlahnya akan menjadi banyak.
2) Dengan jalan sirkulasi – Ini berlaku bagi sumber daya alam seperti air dan udara,
dimana keduanya terikat dengan sistem siklus.

Meskipun dengan keberadaan yang sangat melimpah, akan tetapi perlu kehati-
hatian dalam menggunakan sumber daya alam ini, yaitu dengan membatasi serta
menjaga kelestariannya agar nantinya sumber daya alam ini dapat digunakan secara
berkelanjutan.

2. Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbaharui

Ini merupakan sumber daya alam yang memiliki jumlah yang terbatas. Hal ini
disebabkan karena proses pembentukannya membutuhkan waktu yang lebih lama
daripada proses pemanfaatannya, yaitu bisa memakan puluhan hingga jutaan tahun
lamanya yang bergantung juga pada pengaruh letak astronomis sehingga jika
digunakan secara terus menerus, kekayaan alam ini akan cepat habis.

Contoh dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah bahan-bahan
galian atau barang tambang.

a. Menurut proses terjadinya bahan galian ini dibedakan menjadi :

1) Bahan galian magmatik, yaitu bahan galian yang terbentuk dari magma, sehingga
keberadaannya bisa ditemukan di dalam atau didekat magma
2) Bahan galian pematit, yaitu bahan galian yang terjadi dalam proses instrusi di
dalam diatrema
3) Bahan galian hidrotermal, yaitu bahan galian yang terjadi karena resapan cairan
magma yang membeku di sela-sela struktur lapisan bumi atau pada lapisan bumi
yang memiliki suhu rendah.
4) Bahan galian yang terjadi sebagai hasil pengendapan – yang terjadi karena adanya
pengendapan di dasar sungai maupun genangan-genangan air lainnya baik melalui
proses pelarutan maupun tidak.
5) Bahan galian yang terjadi sebagai hasil metamorfose kontak – Ini merupakan
mineral ekonomik yang terjadi akibat persentuhan magma dengan bebatuan yang
berada disekitarnya.
6) Bahan galian hasil pengayaan sekunder – yang terjadi karena proses pelarutan
bebatuan yang merupakan hasil dari suatu proses pengendapan.

b. Sedang menurut daya pakainya, sumber daya alam ini dibedakan menjadi 2
jenis, yaitu :
1) Sumber daya alam yang cepat habis karena memiliki nilai konsumtif yang sangat
tinggi dan pemanfaatannya sering dalam jumlah yang besar.
2) Sumber daya alam yang tidak cepat habis karena memiliki nilai konsumtif yang relatif
rendah dan pemanfaatannya pun dalam jumlah yang kecil. Misalnya logam mulia,
intan, dan lain sebagainya.

b. Sumber Daya Alam Berdasarkan jenisnya

Berdasarkan jenisnya sumber daya alam yang harus kita ketahui ada 2 yang
akan menjelaskan sumber daya alam menurut jenis dan pengertiannya satu persatu.

Berikut adalah penjelasan sumber daya alam berdasarkan jenisnya :

a. Sumber Daya Alam Hayati (Biotik)

Yaitu sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup atau yang
berhubungan dengan ruang publik untuk kehidupan makhluk hidup yaitu hewan dan
tumbuh-tumbuhan.

Sumber daya alam ini dibedakan menjadi 2, yaitu :

1) Sumber daya alam hewani yang merupakan sumber daya alam yang berasal dari
hewan atau binatang. Contohnya telur, daging, ikan, dan lain sebagainya. Keberadaan
sumber daya alam ini biasanya dibudidayakan dengan berbagai cara, seperti :
peternakan maupun usaha perikanan.
2) Sumber daya alam nabati yang merupakan sumber daya alam yang berasal dari
tumbuh-tumbuhan yang merupakan produsen atau penyusun utama dari rantai
makanan.

Pemanfaatan sumber daya alam nabati ini antara lain adalah :

a) Sebagai bahan pangan (misalnya padi, jagung, kedelai, tebu, buah-buahan, dan lain
sebagainya)
b) Sebagai bahan konstruksi bangunan (seperti kayu jati, mahoni, kayu ulin, dan lain
sebagainya)
c) Sebagai Bahan Bakar (seperti kelapa sawit yang dapat digunakan sebagai bahan
pembuat biosolar)
d) Sebagai bahan obat-obatan (seperti kunyit, jahe, lengkuas, daun dewa, dn lain
sebagainya)
e) Sebagai bahan pupuk organik (misalnya daun-daun yang telah membusuk)
f) Sebagai hiasan (seperti tanaman hias)

Sedangkan untuk pembudidayaan sumber daya alam nabati bisa dilakukan


melalui jalan pertanian maupun perkebunan. Indonesia merupakan salah satu negara
yang memiliki penduduk yang sebagian besar bermata pencaharian di bidang
pertanian atau bercocok tanam dan juga dalam bidang perkebunan. Di bidang
pertanian, Indonesia mampu menghasilkan berbagai komoditas seperti padi, jagung,
kedelai, ubi, singkong, dan masih banyak lagi. Sedangkan di bidang perkebunan,
Indonesia terkenal dengan perkebunan kelapa sawit, karet, kopi, tembakau, tebu,
kapas, dan masih banyak lagi.

b. Sumber Daya Alam non hayati (abiotik)

Yaitu sumber daya alam yang berasal dari benda-benda mati. Jenis sumber daya alam
ini adalah :

1) Tanah –merupakan salah satu komponen penyusun permukaan bumi yang


keberadaanya sangat vital dalam menunjang kehidupan serta kesejahteraan makhluk
hidup, khususnya manusia. Komponen pembentuk tanah adalah udara, mineral, air,
dan senyawa organik. Contoh pemanfaatan tanah diantaranya adalah sebagai tempat
untuk mendirikan bangunan, tempat bercocok tanam, dan lain sebagainya. (baca :
erosi tanah)
2) Air – merupakan salah satu kebutuhan makhluk hidup yang utama, dimana sebagian
besar dari bumi ini adalah terdiri dari wilayah perairan yang memiliki ciri-ciri air
tanah yang baik. Contoh pemanfaatan air antara lain adalah untuk minum, pengairan
sawah dan perkebunan, sarana transportasi, tempat rekreasi, tempat penambangan,dan
lain sebagainya.
3) Udara – ini merupakan salah satu kebutuhan vital bagi makhluk hidup yang akhir-
akhir ini penggunaannya semakin diperluas, yaitu untuk menghasilkan energi yang
nantinya dapat dipergunakan sebagai pembangkit turbin. Keberadaan angin mampu
menggantikan penggunaan bahan bakar penghasil energi seperti batu bara dan minyak
bumi yang semakin lama keberadaannya semakin langka.
4) Sinar matahari – pemanfaatan sinar matahari adalah sebagai salah satu penghasil
sumber energi yang nantinya akan bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia,
seperti untuk pembangkit listrik.
5) Hasil Tambang – ini merupakan salah satu kekayaan alam yang sangat melimpah dan
beraneka ragam di bumi ini, dimana dengan keberadaannya mampu menunjang
kesejahteraan makhluk hidup, khususnya manusia. Penggunaannya pun beraneka
ragam, mulai dari bahan bakar, sebagai bahan dasar infrastruktur, hingga sebagai
perhiasan. Contoh barang tambang antara lain adalah minyak bumi, gas alam,
tembaga, nikel, emas, perak, marmer, belerang, bauksit dan lain sebagainya.

c. Sumber Daya Alam Berdasarkan Pembentukannya

Berdasarkan bentuk dan potensi penggunaannya yang belum kita ketahui ada 4
macam yang akan menjelaskan sumber daya alam berdasarkan bentuknya dengan
pengertiannya satu persatu.

Berikut adalah penjelasan mengenai sumber daya alam berdasarkan bentuk dan
potensi penggunannya :

a. Sumber daya alam materi


Yaitu sumber daya alam berupa benda mati yang bisa didapatkan dari alam
secara langsung yang dapat melalui beberapa proses seperti penambangan dan
pengolahan sehingga memiliki daya guna bagi kelangsungan hidup manusia maupun
tanpa melewati proses sama sekali. Contoh :
1) Sumber daya alam materi yang melewati proses penambangan maupun pengolahan
contohnya barang-barang tambang seperti minyak bumi yang diolah menjadi berbagai
bahan bakar seperti bensin, solar, pertamax, bensol, dan lain sebagainya
2) Sumber daya alam materi yang dalam memperolehnya tanpa melalui proses
penambangan dan pengolahan contohnya adalah, udara, air, dan sinar matahari

b. Sumber Daya Alam Energi


Yaitu sumber daya alam yang dapat menghasilkan energi yang nantinya dapat
dimanfaatkan untuk menunjang dna memberikan fungsi lingkungan hidup pada
kehidupan manusia. Contohnya dalah minyak bumi, batu bara, gas bumi, air, udara,
sinar matahari, dan lain sebagainya.
c. Sumber Daya Alam Ruang
Yaitu sumber daya alam yang berupa ruang, tempat, atau wilayah yang dapat
dipergunakan oleh manusia untuk kelangsungan hidupnya. Sumber daya ini
dipengaruhi oleh beberapa hal seperti letak astronomis, topografi, maupun reliefnya.
Contoh gunung, lembah, dan lain sebagainya.

4. Sumber Daya Waktu

Yaitu sumber daya alam yang keberadaannya terikat oleh waktu atau musim.
Contohnya adalah Air yang mana di musim kemarau keberdaannya sangat sulit
ditemukan, sehingga lahan-lahan pertanian banyak yang kekeringan dan mengalami
gagal panen. Sedangkan di musim penghujan, keberadaannya justru begitu melimpah
hingga dapat menimbulkan bencana banjir dan erosi.

d. Berdasarkan Daya Pakai dan Nilai Ekonomisnya

Berdasarkan daya pakai dan nilai ekonomisnya sumber daya alam yang tidak
banyak kita ketahui terbagi menjadi 4 macam yang akan menjelaskan sumber daya
alam menurut daya pakai dan nilai ekonomisnya .

Berikut adalah penjelasannya mengenai daya pakai dan nilai ekonomisnya :

a. Sumber Daya Alam ekonomis – Yaitu sumber daya alam yang memiliki nilai
ekonomis, memiliki nilai jual yang tinggi, dan dianggap sebagai barang-barang
berharga. Selain itu, untuk mendapatkannya diperlukan biaya yang relatif tinggi.
Contohnya adalah emas, perak, minyak bumi, batu bara, timah, dan lain sebagainya.

b. Sumber Daya Alam Non Ekonomis – Yaitu sumber daya alam yang dapat didapatkan
dengan biaya yang sangat kecil, atau bahkan tanpa biaya sama sekali. Contohnya sinar
matahari, udara, dan air.

e. Berdasarkan Lokasinya

Berdasarkan lokasinya sumber daya alam di bedakan menjadi 2 macam yang


tidak banyak kita ketahui jenis sumber daya alam berdasarkan lokasinya yang akan
dijelaskan pengertiannya satu persatu.

Berikut adalah penjelasan mengenai sumber daya alam berdasarkan lokasinya :

a. Sumber Daya Alam Akuatik – Yaitu sumber daya alam yang bisa dijumpai di daerah
atau wilayah perairan. Contohnya adalah ikan, rumput laut, terumbu karang, udang,
kepiting, dan lain sebagainya.
b. Sumber daya Alam terrestial – Yaitu sumber daya alam yang dapat kita jumpai di
daerah atau wilayah di daratan. Contohnya adalah hasil hutan, bahan-bahan tambang,
dan lain sebagainya

2. Sumber Daya Manusia


Sumber Daya Manusia – Suatu negara pasti mempunyai dan membutuhkan
sumber daya manusia untuk memenuhi tujuan yang ingin dicapai oleh negara tersebut,
misalnya dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan, dan sebagainya. sumber daya
manusia ini harus dikelola dengan baik agar bakat dan kemampuannya dapat
bermanfaat secara utuh, maksimal, dan tepat sasaran melalui metode-metode dan
sistem yang efektif dan efisien.
Sumber daya manusia terdiri dari dua hal, yaitu daya fisik dan daya pikir yang
nantinya akan menentukan kemampuan manusia. Dalam suatu aktivitas, manusia
adalah unsur utamanya, tidak peduli meskipun banyak peralatan canggih yang sudah
bisa bekerja secara instan, namun peralatan tersebut tidak akan bisa berfungsi jika
tidak dikelola oleh manusia.

1) Pengertian Sumber Daya Manusia menurut Para Ahli

Beberapa ahli telah merumuskan arti dari sumber daya manusia (SDM) yaitu sebagai
berikut.

1. Sonny Sumarsono
Sonny Sumarsono (2003) mengartikan bahwa sumber daya manusia
mempuyai beberapa pengertian yaitu sumber daya manusia adalah usaha kerja yang
bermanfaat bagi keberlangsungan produksi. Sedangkan makna yang kedua, sumber
daya manusia merupakan kelompok manusia yang terdiri dari manusia yang memiliki
kemampuan untuk memberikan jasa.
2. M.T.E Hariandja
Sumber daya manusia oleh Hariandja dimaknai sebagai salah satu faktor
penting bagi sebuah perusahaan selain faktor modal. Faktor sumber daya manusia ini
dianggap penting karena membutuhkan pengelolaan yang baik dalam rangka
peningkatan mutu organisasi maupun perusahaan.
3. Mathis dan Jackson
Menurut Mathis dan Jackson (2006), sumber daya manusia merupakan suatu
rancangan berbagai sistem formal dalam perusahaan maupun organisasi yang
berfungsi untuk menjaga agar penggunaan bakat dan minat manusia dapat digunakan
untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan tersebut secara efektif dan efisien.
4. Hasibuan
Sumber daya manusia menurut Hasibuan adalah manusia yang mempunyai
kemampuan terpadu yang dicirikan dengan pola pikir dan daya fisik yang baik.
Perilaku dan watak sumber daya manusia berasal dari lingkungannya sedangkan
prestasi dan motivasi kerja berasal dari keinginan dirinya sendiri.
5. Ermaya
Pengertian sumber daya manusia menurut Ermaya adalah suatu faktor utama
yang penting dalam tiap proses pembangunan negara, perusahaan, maupun organisasi.
Di dalam pembangunan ini sumber daya manusia memberi pengaruh yang bermanfaat
sehingga harus diatur dan dijaga. Peran yang dimiliki sumber daya manusia ada dua
yaitu sebagai objek serta subjek dari proses pembangunan.
6. Abdurrahmant Fathoni
Abdurrahmant Fathoni mengartikan sumber daya manusia sebagai kekayaan
atau modal suatu negara yang penting bagi segala aktivitas manusia sehingga
mencapai tujuan yang ingin dicapai. Untuk itu, diperlukan analisis pengembangan
dengan metode yang sesuai dengan memperhatikan beberapa unsur seperti waktu,
skill (kemampuan), dan daya yang dimiliki oleh setiap manusia.
7. Gouzali Syadam
Gouzali Syadam mengartikan sumber daya manusia sebagai human resource
yang merupakan sumber utama dalam proses kegiatan di lingkungan sekitar.
Beberapa ahli menyampaikan bahwa sumber daya manusia adalah sekelompok tenaga
kerja yang memberikan daya dan upayanya kepada sebuah organisasi maupun
perusahaan secara luas.

2) komponen Data Sumber Daya Manusia


Adapun komponen data-data SDM untuk meningkatkan dan mengelola SDM dalam
mengembangkan usaha yaitu :
1. Kualitas pekerjaan dan inovatifnya
kualitas kerja adalah suatu hasil yang dapat diukur dengan efektifitas dan efisiensi
suatu pekerjaan yang dilakukan oleh sumber daya manusia atau sumber daya lainnya
dalam pencapaian tujuan atau sasaran perusahaan dengan baik dan berdaya
guna. Inovatif yaitu Kemampuan seseorang dalam mendayagunakan kemampuan dan
keahlian untuk menghasilkan karya baru.
2. Kejujuran dalam bekerja
Kejujuran selain membawa banyak dampak positif juga membawa kepada kehidupan
yang jauh lebih baik. Pentingnya kejujuran dalam bekerja wajib kita terapkan sejak
usia dini agar senantiasa bersikap jujur dalam berbagai tindakan.
3. Kehadiran dalam bekerja
Kehadiran seorang karyawan sebagai sebuah kewajiban yang harus dilakukan kecuali
ada hal-hal lain yang sifatnya penting dan hal tersebut dapat dipertanggung jawabkan
oleh yang bersangkutan. Sistem kehadiran karyawan sudah ditentukan dan diatur dari
perusahaan dan kemudian duterapkan di masing-masing bagian.
4. Sikap dalam bekerja
Sikap positif diperlukan terutama jika menemukan masalah dalam pekerjaan. Jangan
langsung pasrah melainkan berusaha mencari berbagai jalan untuk mencari solusi
permasalahannya. Bisa jadi ini langkah untuk mencapai posisi yang lebih tinggi jadi
selesaikan dengan hati yang jernih.
5. Inisiatif dan kreatif
Seseorang akan dikatakan kreatif apabila dia mampu membuat atau menciptakan
sesuatu, entah itu hasil pemikiran atau asumsi dari orang” yang belum pernah melihat
hal yang dibuatnya, namun orang yang kreatif belum tentu inisiatif, Sedangkan
seseorang akan dikatakan mempunyai inisiatif apabila dia mampu melakukan sesuatu
tanpa disadari oleh orang lain disekitarnya, mungkin pula dia selalu mengandalkan
dirinya sendiri dalam melakukan hal apapun, namun orang yang punya inisiatif belum
tentu kreatif. Kerjasama dengan pihak lain
Kerjasama dengan pihak lain sangat diperlukan dalam bekerja, karena kerjasama akan
membantu kelancaran dalam bekerja dan berjalannya suatu pekerjaan.
6. Keandalan dalam bekerja
Keandalan dalam menjaga pekerjaan berarti mampu menjalani kepatuhan terhadap
prinsip-prinsip moral dan etika kerja; mampu mengembangkan karakter diri yang taat
moral dan etika; mampu menjaga kejujuran dan keikhlasan hati untuk berkontribusi
terhadap kemajuan perusahaan, serta mampu membebaskan diri dari kontrol dan
pengaruh negatif orang lain.
7. Pengetahuan tentang pekerjaan
Pengetahuan yang harus dimiliki oleh seorang tenaga kerja agar dapat melakukan
kerja dengan wajar, Pengalaman kerja ini sebelum ditempatkan dan harus diperoleh
pada ia bekerja dalam pekerjaan tersebut.
8. Tanggung jawab terhadap pekerjaan
Dalam bertanggung jawab berarti kita sedang menyelesaikan sebuah masalah. Di
dalam bekerja selalu saja ada kesalahan yang kita perbuat. Dan kesalahan tersebut
harus dipertanggung jawabkan, harus diselesaikan. Di saat kita menyelesaikan
masalah itu kita harus bijaksana dalam memilih cara untuk menyelesaikan masalah
tersebut. Hal tersebut agar rasa tanggung jawab yang telah kita kerjakan dapat berhasil
dengan baik. Sehingga masalah itu kita dapat selesaikan dengan bijaksana.
9. Pemanfaatan waktu dalam bekerja
Waktu tidak hanya setara dengan uang, namun lebih dari itu. Waktu merupakan aset
tak kasat mata yang paling sulit untuk dikendalikan penggunaannya. Untuk itulah kita
harus memanfaatkan waktu dengan lebih efisien lagi.

3) Manfaat Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Sedangkan manfaat dan tujuan dari kegiatan pengembangan sumber daya manusia
menurut Schuler (1992), yaitu :

1) Mengurangi dan menghilangkan kinerja yang buruk


Dalam hal ini kegiatan pengembangan akan meningkatkan kinerja pegawai saat ini,
yang dirasakan kurang dapat bekerja secara efektif dan ditujukan untuk dapat
mencapai efektivitas kerja sebagaimana yang diharapkan oleh organisasi.

2) Meningkatkan produktivitas
Dengan mengikuti kegiatan pengembangan berarti pegawai juga memperoleh
tambahan ketrampilan dan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi pelaksanaan
pekerjaan mereka. Dengan semikian diharapkan juga secara tidak langsung akan
meningkatkan produktivitas kerjanya.

3) Meningkatkan fleksibilitas dari angkatan kerja


Dengan semakin banyaknya ketrampilan yang dimiliki pegawai, maka akan lebih
fleksibel dan mudah untuk menyesuaikan diri dengan kemungkinan adanya perubahan
yang terjadi dilingkungan organisasi. Misalnya bila organisasi memerlukan pegawai
dengan kualifikasi tertentu, maka organisasi tidak perlu lagi menambah pegawai yang
baru, oleh Karena pegawai yang dimiliki sudah cukup memenuhi syarat untuk
pekerjaan tersebut.

4) Meningkatkan komitmen karyawan

Dengan melalui kegiatan pengembangan, pegawai diharapkan akan memiliki persepsi


yang baik tentang organisasi yang secara tidak langsung akan meningkatkan
komitmen kerja pegawai serta dapat memotivasi mereka untuk menampilkan kinerja
yang baik.

5) Mengurangi turn over dan absensi


Bahwa dengan semakin besarnya komitmen pegawai terhadap organisasi akan
memberikan dampak terhadap adanya pengurangan tingkat turn over absensi. Dengan
demikian juga berarti meningkatkan produktivitas organisasi.

B. Kekuatan Negara

Menurut Hans J. Morgenthau (dalam Sri Hayati, 2007) faktor yang mempengaruhi
kekuatan negara yaitu:

1. Faktor geografi, faktor yang lebih menekankan kepada letak geografi suatu negara.
Seberapa besar pengaruh dari letak geografi terhadap negara khususnya dalam hal
kekuatan ke luar.
2. Sumber pendapatan alami, sumber alami adalah sumber daya alam yang berasaldari
dalam negara yang biasanya berupa bahan makanan, bahan mineral, sumberenergi,
sumber daya air, sumber daya tanah dan sebagainya.
3. Kemampuan industri, adalah kemampuan suatu negara untuk memproduksi
suatu barang yang berguna.
4. Militer, kekuatan militer sering kali menjadi kekuatan yang paling ditonjolkanoleh
suatu negara setelah tidak ada masalah dengan ekonominya.
5. Populasi, adalah sejumlah penduduk yang menempati suatu negara dengan berbagai
kehidupannya.
6. Karakter nasional, karakter merupakan sifat-sifat kejiwaan, akhlak dan budi pekerti
manusia, watak.
7. Moral nasional, berarti moral yang dimiliki oleh keseluruhan warga negara, baikatau
buruknya moral nasional mempengaruhi terhadap pandangan warga negaralain
terhadap negara tersebut.
8. Kualitas diplomasi, diplomasi merupakan urusan atau penyelenggaraan perhubungan
antara 2 negara atau lebih dan bersifat resmi.
9. Kualitas pemerintahan, pemerintahan selaku pihak yang mengurus atau
mengendalikan negara merupakan faktor yang tidak kalah penting dalam menentukan
kekuatan.

Faktor geografi (luas, bentuk, batas negara) merupakan variabel


kekuatannegara. Luas negara menggambarkan berapa besar kekayaan dan potensi
yang dimiliki. Hal ini memberikan kemungkinan yang lebih besar bila
dibandingkandengan negara kecil. Rata-rata negara yang berbatasan di darat sering
bersengketa dengan negara tetangga.

Trending Topics di Dunia Internasional umumnya berbicara


mengenai Kekuatan Nasional suatu Negara. Baik yang menunjukkan kekuatan dalam
Bidang Ekonomi maupun dalam Bidang Militer. Negara-negara yang memiliki
sebagian besar kekuatan dari salah satu atau kedua bidang tersebut dapat
dikategorikan sebagai berikut :

1. Kekuatan Tengah ( Middle Power )

Mengacu kepada Negara “tingkat kedua” dalam dunia internasional yang tidak
bisa digambarkan sebagai “Great Power”. Contoh : Australia, Belgia, Brazil,
Kanada, Jerman, India, Italia, Jepang, Meksiko, dll.

2. Kekuatan Besar ( Great Power )


Mengacu kepada setiap Negara yang memiliki pengaruh politik, budaya dan
ekonomi yang kuat terhadap Negara-negara disekitarnya ataupun di belahan dunia
lain.
Contoh : China, Prancis, Rusia, Kerajaan Inggris dan Amerika Serikat.
3. Kekuatan Super/Negara Adidaya ( Super Power )
Fox (1944) mendifinisikan Adidaya sebagai “KEKUATAN TERBESAR
DITAMBAH MOBILITAS BESAR KEKUASAAN”.
Contoh : Amerika Serikat, Uni Soviet dan Kerajaan Inggris.

1. Kekuatan suatu negara tergantung pada beberapa elemen


Sumber daya manusia, sumber daya alam, kekuatan militer, dan teritorial negara
tersebut.

Beberapa kekuatan elemen negara adalah sebagai berikut:

a. Sumber daya manusia


Kekuatan negara tergantung pada jumlah penduduk, tingkat pendidikan warga,
nilai budaya masyarakat, dan kondisi kesehatan masyarakat. Semakin banyak jumlah
penduduk, semakin berkualitas SDM, dan semakin tinggi tingkat kesehatan, maka
negara akan semakin maju.
b. Teritorial negeri
Kekuatan negara juga tergantung seberapa luas wilayah negara, yang terdiri
atas darat dan laut, letak geografis dan situasi negara tetangga. Semakin luas dan
semakin strategis, maka negara tersebut akan semakin kuat.
c. Sumber Daya Alam
Kekuatan negara tergantung pada kondisi alam atau material buminya, berupa
kandungan mineral, kesuburan, kekayaan laut, dan hutan. Semakin tinggi tingggi
kekayaan alam, maka negara tersebut akan semakin kuat, negara yang akan semakin
kuat, negara yang kaya akan minyak, agroindustri, dan manufaktur akan menjadi
negara yang tangguh.
d. Kapasitas Pertanian dan Industri
Sektor pertanian memengaruhi kekuatan negara, karena pertanian memasok
kebutuhan pokok seperti beras, sayur mayur, dan lauk pauk. Tingkat budaya, usaha
warga negara dalam bidang pertanian, industri dan perdagangan yang maju, menjamin
kecukupan pangan atau swasembada pangan sehingga negara semakin kuat.
e. Kekuatan Militer dan Mobilitas
Kekuata militer dan mobilitasnya sangat menetukan kekuatan negara. Negara
yang mempunyai jumlah anggota militer, dan kualitas personel dan peralatan yang
baik akan meningkatkan kemampuan militer dalam mempertahankan kedaulatan
Negara.
f. Elemen Kekuatan yang Tidak Terwujud
Segala faktor yang mendukung kedaulatan negara, berupa kepribadian dan
kepemimpinan, efisiensi birokrasi, persatuan bangsa, dukungan internasional, reputasi
bangsa (nasionalisme), dan sebagainya.
BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Berdasarkan uraian pembahasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa
sumber daya alam dan sumber daya manusia memiliki peranan yang sangat
penting dalam pembangunan ekonomi suatu Negara dan dapat menstabilkan
perekonomian suatu Negara. Dari hasil yang di peroleh dan dilihat dari
peranannya terhadap pembangunan ekonomi, sejarah mencatat bahwa masyarakat
dapat mencapai kemakmuran karena berhasil memanfaatkan sumber daya alam
yang dimiliki. Sampai sekarang masih ada orang-orang yang mengatakan bahwa
salah satu faktor yang menyebabkan suatu negara mengalami kemiskinan karena
tidak cukup sumber-sumber alam yang dimilikinya.