You are on page 1of 7

MAKALAH

PENERAPAN KOMUNIKASI DALAM BISNIS

Diajukan sebagai salah satu tugas mata kuliah Komunikasi Bisnis

Di susun oleh :

1. Siti Alisah 161010000


2. Umi Dwi Rahayu 161010007
3. Faisal Amir 161010000
PENDAHULUAN

Masalah komunikasi bersifat melekat sehingga sangat penting bagi kebutuhan manusia.
Rasanya tidak mungkin seseorang hidup sempurna tanpa berkomunikasi dengan orang
lain. Komunikasi merupakan “darah sebagai sumber kehidupan” bagi setiap organisasi
dan merupakan kunci sukses dalam karir bisnis dan kehidupan pribadi seseorang.
Penerapan komunikasi dengan pasar menjadi syarat mutlak bagi setiap produsen yang
menghasilkan produk secara besar-besaran yang ditujukan kepada para konsumen yang
tidak dikenalnya. Penyelenggaraan komunikasi dengan pasar juga berarti suatu syarat
mutlak bagi setiap pengusaha yang ingin menjamin kelangsungan hidup perusahaannya
dan terus maju berkembang.
Dalam lingkungan bisnis, terdapat berbagai sarana komunikasi perdagangan yang dapat
dipergunakan para pengusaha untuk berkomunikasi dengan masyarakat konsumen.
Sarana-sarana komunikasi perdagangan yang tersedia diantaranya: pengiriman surat,
percakapan telepon, kunjungan pribadi, dan lain-lain.

Rumusan masalah :
1. Apakah yang dimaksud Komunikasi Bisnis?
2. Bagaimana cara penerapan komunikasi dalam Bisnis?

Tujuan :
KONSEP DASAR DAN TUJUAN KOMUNIKASI

Komunikasi merupakan suatu kegiatan menusia untuk berhubungan satu dengan yang
lain secara otomatis. Sehingga sering terlupakan bahwa keterampilan berkomunikasi
adalah merupakan suatu hasil dari belajar manusia.

Komunikasi pada umumnya diartikan sebagai hubungan atau kegiatan-kegiatan yang


kaitannya dengan masalah hubungan atau diartikan pula sebagai saling tukar menukar
pendapat. Komunikasi dapat juga diartikan hubungan kontak antara manusia baik
individu maupun kelompok.

Menurut James A. F. Stoner (Manajemen), Komunikasi adalah proses dimana seorang


berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan. Oleh karena itu
komunikasi merupakan dasar tindakan serta dasar kerjasama maka hanya adanya
kesepakatan atas dasar tindakan serta kerjasama itulah kegiatan yang ada di dalam setiap
lingkungan dapat berlangsung secara harmonis. Penjelasan mendalam tentang pengertian
komunikasi ini dapat dibaca di pengertian komunikasi menurut para ahli.

Yang menjadi tujuan dari setiap proses komunikasi adalah :

1. Menciptakan pengertian yang sama atas setiap pesan dan lambang yang
disampaikan
2. Merangsang pemikiran pihak penerima untuk memikirkan pesan dan rangsang
yang diterima.
3. Melakukan tindakan yang selaras sebagaimana diharapkan dengan adanya
penyampaian pesan tersebut yaitu untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu.
4. Memahami orang lain, kita sebagai komunikator harus mengerti benar aspirasi
masyarakat tentang apa yang diinginkan, jangan mereka menginginkan
kemauannya.

C. PENERAPAN KOMUNIKASI DALAM DUNIA BISNIS

Suatu perusahaan hanya akan merealisasikan tujuannya jika setiap petugas bekerja secara
efisien dan ada kerjasama antara petugas yang satu dengan yang lain. Salah satu factor
yang memungkinkan adalah hubungan yang baik antara pemimpin dengan bawahannya.
Bermacam cara untuk mengadakan hubungan komunikasi antara seorang dengan lainnya.
Demikian juga dalam perusahaan untuk mengadakan hubungan dengan orang lain, yaitu
dalam pertemuan-pertemuan, berbicara melalui telepon, mengirim surat, berbicara
langsung, pemberian laporan, pemberian petunjuk, dan pemberian perintah. Agar terdapat
suatu hubungan komunikasi yang baik antara atasan dengan bawahan, berkomunikasi itu
pimpinan haruslah tetap memelihara sikap baik.

Komunikasi bisnis dapat dilakukan di dalam perusahaan dan diluar perusahaan. Di dalam
perusahaan komunikasi perlu dibina dengan baik dengan para karyawan agar mereka
lebih yakin dengan produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Jika karyawan tidak yakin,
tidak mengenal secara lengkap akan produk yang dihasilkan maka mereka sulit
mengkomunikasikan produk tersebut kepada orang lain di luar perusahaan. Kemudikan
komunikasi intern ini sangat penting untuk menjaga kelancaran jalannya organisasi
perusahaan sehingga tidak akan timbul miskomunikasi antar bagian-bagian, seksi-seksi
dalam perusahaan. Komunikasi eksternal dilakukan perusahaan dalam hubungan dengan
masyarakat, pemerintah pada umumnya dan khususnya terhadap para konsumen atau
langganan.

PROSES KOMUNIKASI DALAM PERUSAHAAN

Sebagai suatu organisasi, setiap perusahaan mempunyai tingkatan yang mengakibatkan


komunikasi di dalamnya. Apabila ada satu pihak kegiatan komunikasi menjadi suatu
mekanisme sosialisasi, integrasi dan peningkatan kerjasama, maka pada pihak yang lain
kegiatan itu merupakan pencerminan dari situasi sosialisasi dan kerjasama yang
dimaksud. Dengan demikian, maka setiap kegiatan komunikasi mempunyai dua aspek,
yaitu aspek aktif dan aspek pasif. Aspek aktif berupa kegiatan yang bertujuan
mempengaruhi situasi dan dapat mengubahnya, sedangkan aspek pasif adalah
pencerminan situasi social yang memanfaatkan komunikasi tersebut. Karena itu,
pengaruh komunikasi tergantung dari sikap komunikator itu sendiri, yaitu untuk tujuan
apa komunikasi itu dilakukan dengan maksud damai atau menimbulkan pertentangan.

Setiap proses komunikasi sekurang-kurangnya mempunyai 5 komponen, yaitu :

a. Ide atau kejadian yang akan diberitakan


b. Komunikator yang mengadakan kegiatan perumusan berita
c. Pesan yang dirumuskan dan disalurkan
d. Mengintepretasikan pesan
e. Tujuan kegiatan pemberitaan

Suatu lembaga bisnis, harus mampu menciptakan komunikasi antar manusia (human
relation) yang kondusif, baik yang bersifat internal (menjalin hubungna baik dengan
anggota komunitas) maupun yang bersifat eksternal (menjalin hubungan dengan orang di
luar komunitasnya).
Komunikasi antar manusia yang bersifat internal bertujuan mempertahankan integrasi
secara psikologis maupun social. Efek dari stabilitas ini adalah tingkat produktivitas (
baik kuantitas maupun kualitasnya) yang akan meningkat.

Komunikasi antar manusia yang bersifat eksternal diperlukan karena pusat pembelian
biasanya terdiri dari beberapa orang dengan kedudukan, wewenang, empati dan sikap
yang berbeda-beda. Maksudnya tentu saja bahwa diperlukan pendekatan komunikasi
yang berbeda-beda agar dapat mencapai orang – orang itu.

KOMUNIKASI UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH

Tujuannya adalah untuk mempelajari kapan komunikasi tepat untuk berhubungan dengan
masalah-masalah bisnis, untuk mempelajari bagaimana cara menciptakan suasana agar
pertemuan-pertemuan dapat berhasil, untuk mempelajari bagaimana menyusun agenda
rapat, untuk mempelajari bagaimana menyusun sebuah kelompok diskusi, untuk
mempelajari yang bersifat sebagai pimpinan dan untuk mengetahui keadaan suatu
kelompok.
Metode yang digunakan adalah penting untuk berhati-hati dalam menentukan pilihan
metode untuk membuat keputusan. Banyak organisasi yang menggunakan metode
kelompok secara luas untuk informasi komunikasi yang penting dan membuat keputusan-
keputusan.

Ada keuntungan dan kerugian dalam metode kelompok. Alasan utama yang sering
disebutkan untuk menggunakan metode kelompok antara lain :

1. Keputusan yang berkualitas lebih baik


2. Keputusan kelompok membuat pengembangan dukungan yang lebih besar.
3. Keputusan kelompok dapat menghasilkan suatu tekad yang kuat untuk
melaksanakan keputusan tersebut.
4. Metode rapat atau kelompok menimbulkan resiko yang lebih efektif dalam proses
pengambilan keputusan.

Adapun kerugian metode kolompok ini ada sejumlah pembatasan untuk


mempertimbangkannya :
1. Metode kelompok memakan waktu yang cukup panjang.
2. Metode kelompok atau rapat meminta keahlian atau keterampilan pemimpin.
3. Keputusan kelompok kadang-kadang menggambarkan rata-rata keahlian dalam
kelompok
4. Keputusan kelompok dapat membuat kesalahan dalam menghasilkan dugaan.
PENUTUP

Secara umum komunikasi sangat berperan penting dalam suatu bisnis, karena bisnis tanpa
melakukan komunikasi akan sangat merugikan perusahaan. Keberhasilan suatu produk
ditentukan oleh citra (image) yang positif dari konsumen (pemakai). Bila citra sebuah
produk sudah tertanam, konsumen akan mengalami ketergantungan yang sangat kuat
akan produk tersebut. Oleh sebab itu, bila ekspansi pasar telah dilakukan, harus segera
dilakukan juga penelitian (action research) untuk mengetahui posisi produk berdasarkan
citraya di masyarakat.
DAFTAR PUSTAKA

Nawangsari Sri, SE. Komunikasi Bisnis, Edisi Diktat Kuliah Universitas Gunadarma.
Jakarta.
Redi Panuju, Drs. Komunikasi Bisnis, Bisnis Sebagai Proses Komunikasi, Komunikasi
Sebagai Kegiatan Bisnis, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1995
https://araisyahfitria.wordpress.com/2015/04/18/tugas-komunikasi-bisnis-komunikasi-
dalam-bisnis/

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/komunikasi_bisnis/bab6-
komunikasi_dalam_bisnis.pdf