You are on page 1of 2

(MAKSIMILIANUS KOSDIANTA)

Kita akan menggunakan pembuktian dengan kontradiksi dengan langkah-


langkah sebagaik berikut:
1. Asumsikan pernyataan sebagai sebuah proposisi p
2. Asumsikan bahwa ~p benar
3. Tunjukkan bahwa ~p → (r˄~r)
4. Perhatikan bahwa (r˄~r) merupakan konjungsi yang bernilai salah
5. Perhatikan bahwa nilai dari ~p → (r˄~r) harus benar
6. kita memiliki ~p benar dan (r˄~r) salah
7. Agar nilai dari ~p → (r˄~r), maka
8. ~p harus salah karena (r˄~r) selalu salah, namun asumsi awal ~p
benar. Akibatnya kontradiksi dengan pernyataan awal yang
menyatakan ~p benar.
9. Dengan demikian terbukti pernyataan p
Kita akan membuktikan bahwa adalah bilangan irasional itu benar.
Misalkan:
p: adalah bilangan irasional
~p: adalah bilangan rasional (kita asumsikan ~P benar)
Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk
a
,b  0
b
a
2 ,b  0 dan a,b tidak memiliki faktor persekutuan
b
Kita misalkan:
r : a,b tidak memiliki faktor persekutuan

a
2
b

a2
2
b2

2b 2  a 2 ...........(1)

2b2 adalah bilangan genap (sesuai definisi bilangan genap), maka


a2 adalah bilangan genap, maka
a adalah bilangan genap
jika a genap, maka:
a = 2m (definisi bilangan genap), maka
a2 = 4m2 .........(2)

(1) Dan (2)

2b2 = 4m2
b2 = 2 m2 (sesuai definisi bilangan genap), maka
b adalah bilangan genap

a
karena a genap dan b genap, maka dari 2 , a,b memiliki faktor
b
persekutuan

~r: a,b memiliki faktor persekutuan

Selanjutnya kita peroleh:

~p → (r˄~r)

Kita tahu asumsi awal ~p (benar) dan (r˄~r) selalu salah.


Agar implikasinya atau (r˄~r) bernilai benar, maka ~p harus salah.
Hal ini kontradiksi dengan asumsi awal yang menyatakan bahwa ~p benar.
Sehingga kita bisa simpulkan bahwa p benar.