Вы находитесь на странице: 1из 1

MENGAPA PROGRAM PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN BONDOWOSO PENTING?

Oleh: Adam Umbara

Sekilas tentang stunting Penyebab Stunting Mengapa perlu intervensi?


a. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada a. Pengasuhan yang kurang baik a. Indonesia saat ini mengalami masalah gizi ganda,
anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat dari b. Terbatasnya pelayanan kesehatan untuk ibu pemerintah tengah berupaya keras
kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu selama masa kehamilan yang berkualitas menyelesaikan gizi kurang masih tinggi, tetapi
pendek untuk usianya. c. Kurangnya akses rumah tangga/keluarga ke masalah Penyakit Tidak Menular justru turut
b. Kekurangan gizi sejak bayi dalam kandungan dan makanan bergizi. meningkat.
pada masa awal setelah bayi lahir, kondisi d. Kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi. b. Manfaat Investasi pada gizi yang didapat akan
stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 Program Pemerintah saat ini. sangat bermakna dalam peningkatan kesehatan,
tahun. a. Gizi Spesifik pendidikan, dan produktivitas manusia.
Kondisi Stunting saat ini  Program terkait Intervensi Ibu Hamil Daftar Pustaka
a. Indonesia termasuk 5 besar negara dengan  Program Ibu Menyusui dan Anak Usia 0-6 bulan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan
angka stunting terbesar di dunia yaitu 30,8%  Program Intervensi Ibu Menyusui dan Anak Usia Kemiskinan. 2017. 100 Kabupaten/Kota
(Riskesdas 2018). 7-23 bulan Prioritas Untuk Intervensi Anak Kerdil
b. Bondowoso menduduki posisi ke-3 di Provinsi b. Gizi Sensitif (Stunting),
Jawa Timur dengan 38,3% (Survei PSG 2017).  Menyediakan dan Memastikan Akses pada Air Picauly, T. 2013. Analisis Determinan Dan Pengaruh
c. Bondowoso merupakan 100 Kabupaten/Kota Bersih, dan Sanitasi. Stunting Terhadap Prestasi Belajar Anak
prioritas untuk Intervensi Stunting 2018.  Melakukan Fortifikasi Bahan Pangan (Garam, Sekolah Di Kupang Dan Sumba Timur, NTT.
Dampak Buruk Stunting Terigu, dan Minyak Goreng) Jurnal Gizi Dan Pangan. 8(1).
a. Mudah terserang penyakit.  Menyediakan Akses kepada Layanan Kesehatan Aridiyah, F O. 2015. Faktor-Faktor Yang
b. Menurunnya prestasi di sekolah. dan Keluarga Berencana (KB) Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Anak
c. Gangguan metabolisme tubuh.  Memberikan Pendidikan Pengasuhan dan Gizi Balita Di Wilayah Pedesaan Dan Perkotaan. E-
d. Menurunkan kualitas sumber daya manusia Masyarakat pada Orang tua, dan Pendidikan Jurnal Pustaka Kesehatan. 3(1).
Indonesia, produktifitas, dan daya saing bangsa. Anak Usia Dini. Aryastami, N K. 2017. Kajian Kebijakan dan
 Memberikan Edukasi Kesehatan Seksual dan Penanggulangan Masalah Gizi Stunting di
Reproduksi serta Gizi pada Remaja Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan. 4(4).