You are on page 1of 7

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI TINDAKAN KEPERAWATAN

Inisial Pasien : An.A Ruangan : Perawatan Anak


Kelas III

No. RM : 02.95.87

No Dx Tanggal Jam Implementasi Jam Evaluasi


1 10-10-2018 09.15 1. Memonitor tanda-tanda vital 11.25 S : Orangtua klien mengatakan
Hasil : Tekanan darah : - anaknya masih BAB 4-5 kali
Suhu badan : 37,9℃ sehari.
Nadi : 63 x/menit O : Klien masih BAB dan wajah
Respirasi : 46 x/ menit klien masih tampak pucat serta
2. Memberikan penjelasan kepada orangtua klien tampak masih lemah.
tentang menggunakan obat anti diare Tanda-tanda vital :
yang tepat. Tekanan darah : -
Hasil : Orangtua klien mengatakan sudah Nadi : 63 x/menit
mengetahui tentang obat Suhu badan : 37,9 ℃
antidiare Respirasi : 46 x/ menit
3. Menganjurkan orangtua klien untuk A : Masalah belum teratasi
minum air putih yang banyak pada P : Intervensi dilanjutkan
anaknya. 1. Monitor tanda-tanda vital
Hasil : Orangtua klien sudah melakukan 2. Berikan penjelasan kepada
apa yang diberitahu oleh perawat. orangtua tentang
4. Mengkolaborasi pemberian antibiotik menggunakan obat anti diare
dan pemberian cairan. yang tepat.
Hasil : IVFD asering 10 tpm. 3. Anjurkan orangtua klien
untuk minum air putih pada
anaknya.
4. Kolaborasi pemberian
antibiotik dan pemberian
cairan.

11-10-2018 10.35 1. Memonitor tanda-tanda vital 13.00 S : Orangtua klien mengatakan


Hasil : Tekanan darah : - anaknya sudah tidak BAB lagi.
Suhu badan : 37,0℃ O : Klien BAB-nya sudah berkurang
Nadi : 63 x/menit dan wajah klien sudah tidak
Respirasi : 46 x/ menit tampak pucat serta klien sudah
2. Memberikan penjelasan kepada orangtua tidak tampak lemah.
tentang menggunakan obat anti diare yang Tanda-tanda vital :
tepat. Tekanan darah : -
Hasil : Orangtua klien mengatakan sudah Nadi : 63 x/menit
mengetahui tentang obat Suhu badan : 37,0 ℃
antidiare. Respirasi : 46 x/ menit
3. Menganjurkan orangtua klien untuk A : Masalah teratasi
minum air putih yang banyak pada P : Pertahankan intervensi
anaknya. 1. Monitor tanda-tanda vital
Hasil : Orangtua klien sudah melakukan 2. Berikan penjelasan kepada
apa yang diberitahu oleh perawat. orangtua tentang
4. Mengkolaborasi pemberian antibiotik menggunakan obat anti diare
dan pemberian cairan. yang tepat.
Hasil : IVFD asering 10 tpm. 3. Anjurkan orangtua klien
untuk minum air putih pada
anaknya.
4. Kolaborasi pemberian
antibiotik dan pemberian
cairan.
2 10-10-2018 10.00 1. Mengobservasi tanda-tanda vital. 13.00 S : Orangtua klien mengatakan
Hasil : Tekanan darah : - demam anaknya naik turun.
Suhu badan : 37, 9℃ O : Klien tampak lemah
Respirasi : 46x/menit Tekanan darah : -
Nadi : 63x/menit Suhu badan : 37, 9℃
2. Memberi kompres air hangat dibeberapa Respirasi : 46x/menit
bagian. Nadi : 63x/menit
Hasil : Klien tidak rewel setelah A : Masalah belum teratasi
diberikan kompres hangat. P : Intervensi dilanjutkan
3. Menganjurkan klien untuk banyak 1. Observasi tanda-tanda vital.
minum. 2. Beri kompres air hangat
Hasil : Ibu klien memberikan banyak dibeberapa bagian.
minum pada klien 3. Anjurkan klien untuk banyak
4. Mengkolaborasi dalam pemberian obat minum.
Hasil : Demam berkurang dari 4. Kolaborasi dalam pemberian
sebelumnya obat

1. Mengobservasi tanda-tanda vital. S : Orangtua klien mengatakan


11-10-2018 08.30 10.30
Hasil : Tekanan darah : - demam anaknya sudah turun.
Suhu badan : 37, 0℃ O : Klien sudah tidak tampak
Respirasi : 46x/menit lemah
Nadi : 63x/menit Tekanan darah : -
2. Memberi kompres air hangat dibeberapa Suhu badan : 37, 0℃
bagian. Respirasi : 46x/menit
Hasil : Klien tidak rewel setelah Nadi : 63x/menit
diberikan kompres hangat. A : Masalah teratasi
3. Menganjurkan klien untuk banyak P : Pertahankan intervensi
minum. 1. Observasi tanda-tanda vital.
Hasil : Ibu klien memberikan banyak 2. Beri kompres air hangat
minum pada klien dibeberapa bagian.
4. Mengkolaborasi dalam pemberian obat 3. Anjurkan klien untuk banyak
Hasil : Demam berkurang dari minum.
sebelumnya 4. Kolaborasi dalam pemberian
obat.
3 10-10-2018 09.30 1. Memonitor kulit adanya kemerahan 10.30 S : Orangtua klien mengatakan kulit
Hasil : Tampak adanya kemerahan pada. bagian rectal/anus anaknya
kulit bagian rectal/anus masih kemerahan.
2. Memberikan lotion atau minyak baby oil O : Kulit bagian rectal/anus klien
pada daerah yang tertekan. masih tampak kemerahan.
Hasil : Keluarga mengoleskan minyak Tanda-tanda vital :
baby oil/lotion pada anak di Tekanan darah : -
daerah kulit yang kemerahan Suhu badan : 37,9 ℃
yaitu rectal/anus. Nadi : 63 x/menit
3. Menganjurkan klien untuk menggunakan Respirasi : 46 x/menit
pakaian yang longgar. A : Masalah belum teratasi
Hasil : Keluarga tampak mengenakan P : Intervensi dilanjutkan
pakaian yang longgar pada 1. Monitor kulit adanya
klien atau anaknya. kemerahan.
2. Berikan lotion atau minyak
4. Mengkolaborasi dengan tim medis dalam baby oil pada daerah yang
memberikan salep. tertekan.
Hasil : Salep betamethasone untuk 3. Anjurkan klien untuk
menghilangkan warna menggunakan pakaian yang
kemerahan pada kulit. longgar.
4. Kolaborasi dengan tim medis
dengan memberikan salep.

1. Memonitor kulit adanya kemerahan S : Orangtua klien mengatakan kulit


11-10-2018 08.45
Hasil : Tampak adanya kemerahan pada. 11.30 bagian rectal/anus anaknya
kulit bagian rectal/anus sudah membaik sedikit demi
2. Memberikan lotion atau minyak baby oil sedikit.
pada daerah yang tertekan. O : Kulit klien sudah tidak tampak
Hasil : Keluarga mengoleskan minyak kemerahan.
baby oil/lotion pada anak di Tanda-tanda vital :
daerah kulit yang kemerahan Tekanan darah : -
yaitu rectal/anus. Suhu badan : 37,0 ℃
3. Menganjurkan klien untuk menggunakan Nadi : 63 x/menit
pakaian yang longgar. Respirasi : 46 x/menit
Hasil : Keluarga tampak mengenakan A : Masalah teratasi
pakaian yang longgar pada P : Pertahankan intervensi
klien atau anaknya. 1. Monitor kulit adanya
4. Mengkolaborasi dengan tim medis dalam kemerahan.
memberikan salep. 2. Berikan lotion atau minyak
baby oil pada daerah yang
Hasil : Salep betamethasone untuk tertekan.
menghilangkan warna 3. Anjurkan klien untuk
kemerahan pada kulit. menggunakan pakaian yang
longgar.
4. Kolaborasi dengan tim medis
dengan memberikan salep.